Tugas KBA Kelompok 3- Steroid PPT

download Tugas KBA Kelompok 3- Steroid PPT

of 51

  • date post

    14-Oct-2015
  • Category

    Documents

  • view

    330
  • download

    18

Embed Size (px)

description

kba

Transcript of Tugas KBA Kelompok 3- Steroid PPT

Slide 1

STEROIDKelompok 3

Yogi Mandala(1111013041)Nurwahidah(1111013003)Atika Tirta Sari(1111013048)1Biosintesa STEROIDOleh:Yogi Mandala1111013041Steroid adalah kelompok senyawa triterpenoid termodifikasi dengan struktur dasar sterana jenuh.Percobaan-percobaan biogenetik menunjukkan bahwa steroid yang terdapat di alam, berasal dari triterpenoidJadi, pembentukan/ biosintesa Steroid adalah sama dengan jalur pembentukan Triterpenoid secara umum, namun dengan sedikit modifikasi.

Pembentukan Triterpenoid

Biosintesa Lanosterol dan Sikloartenol

Tahap Pembentukan SteroidPenggabungan 2 molekul (secara ekor-ekor) dari Farnesyl PP, membentuk 2,3-epoksiskualen 2,3-epoksiskualen yang mengandung lima ikatan rangkap melakukan siklisasi ganda, membentuk Lanosterol dan SikloartenolLanosterol termodifikasi membentuk senyawa Steroid pada jaringan HewanSikloartenol termodifikasi membentuk senyawa Steroid pada jaringan Tumbuhan

Contoh Biosintesa Senyawa Steroid dari LanosterolContoh Senyawa Steroid dari Lanosterol adalah Kolesterol (C27)Pembentukan Kolesterol yaitu:Dengan adanya penyingkiran 3 gugus metil dari molekul Lanosterol yakni dua dari atom karbon C-4 dan satu dari atom karbon C-14. Kedua gugus metil pada kedua C-4 disingkirkan sebagai karbon dioksida, setelah keduanya mengalami oksidasi menjadi gugus karboksilat. Sedangkan gugus metil pada C-14 disingkirkan sebagai asam format setelah gugus metil itu mengalami oksidasi menjadi gugus aldehid.

Kesimpulan Jadi, biosintesa senyawa Steroid, berasal dari Triterpenoid Lanosterol dan Sikloartenol (atau disebut juga sebagai senyawa antara) yang mengalami modifikasi pada atom C nya..

Pembagian SteroidOleh Nama: Atika Tirta SariBp : 1111013048

Hormon steroid dibagi menjadi dua golongan yaitu hormon adrenokortikoid dan hormon kelamin.1. Hormon AdrenokortikoidHormon adenokortikoid merupakan hormon steroid yang disintesis dari kolesterol dan diproduksi oleh kelenjar adrenalis bagian korteks. Pengeluaran hormon ini dipengaruhi oleh adreno cortico tropin hormon (ACTH) yang berasal dari pituitary anterior. Hormon ini disebut pula dengan nama adrenokortikosteroid, adrenokortikal, kortikosteroid atau kortikoid. Beberapa fungsi fisiologinya behubungan dengan sistem kardiovaskular dan darah, sistem sraf pusat, otot polos dan stress.Hormon adrenokortikoid dibagi menjadi dua kelompok yaitu hormon mineralokortikoid dan glukokortikoid..

a. Hormon mineralokortikoidHormon ini terutama digunakan untuk pengobatan penyakit Addison kronik, suatu penyakit yang disebabkan oleh gangguan fungsi kelenjar adrenalis karena sesuatu hal, mis: Tumor kelenjar, sehingga produksi hormon menurun. Karena penyakit Addison sukar disembuhkan, maka pengobatan dapat berlangsung seumur hidup. Hormon ini dapat meningkatkan pemasukan ion natrium dan pengeluaran kalium ditubulus ginjal.a. Hormon androgen testosteron dan dihidrotestosteron terutama dihasilkan oleh testis, dan dalam jumlah yang lebih kecil oleh korteks adrenalin dan ovarium. Pada laki-laki, hormon androgen mempunyai fungsi fisiologis seperti :Hormon androgen a. mengontrol perkembangan dan pemeliharaan organ kelaminb. mempengaruhi kemampuan penampilan seksualc. pertumbuhan tulang rangka dan otot rangkad. merangsang perkembangan masa pubertasPenggunaan utama hormon androgen yaitu :a. pengobatan keadaan ketidakcukupan hormon pada laki-laki (hipogonadisme, hipopituitarisme)b. impotensic. osteoporosisd. tumor payudarae. sebagai anabolik steroid untuk meningkatkan pertumbuhan (pada anak-anak) karena mempercepat anabolisme proteinf. merangsang hematopoiesis untuk pengobatan anemiaContoh senyawa androgenik :1. Metiltestosteron dalam sediaan sering dikombinasi dengan vitamin (Androtol, Neo-testophos, Hormoviton), untuk pengobatan impotensi pada laki-laki 2. Fluoksimesteron (Halotestin), androgen dengan aktivitas tinggi, 5-10 kali lebih aktif dibanding dengan testosterone. Dapat diberikan secara per oral, terutama digunakan untuk pengobatan pria yang kekurangan androgen 3. Mesterolon (Proviron), androgen yang dapat digunakan secara oral

Contoh senyawa anabolik :1. Etilestrenol (Orgabolin), selain sebagai anabolik juga digunakan untuk pengobatan penyakit debil yang kronik pada usia lanjut 2. Nandrolon fenilpropionat (Durabolin), digunakan untuk anabolik pada anak-anak, pengobatan osteoporosis dan penyakit debil yang kronik 3. Stanozolol (Winstrol), anabolik yang kuat dan dapat diberikan secara oral. Anabolic ini sering disalahgunakan sebagai doping

b. Hormon estrogenEstrogen adalah hormon kelamin wanita, pada wanita diproduksi oleh ovarium, plasenta dan korteks adrenalis. Pada laki-laki diproduksi oleh testis dan korteks adrenalis. Sebagian besar estrogen alami pada manusia adalah estradiol, estron, dan estriol. Estradiol dikeluarkan oleh ovarium dan segera mengalami dehidrogenasi menjadi estron, kemudian dimetabolisis menjadi estriol dan dikeluarkan melalui urin. Estron adalah hormon estrogen alami yang paling banyak terdapat di dalam darah.Di klinik hormon estrogen digunakan untuk pengobatan ketidaknormalan system reproduksi wanita, pengobatan karsinoma tertentu seperti tumor prostat dan payudara, dan untuk kontrasepsi oral biasanya dikombinasi dengan hormon progestin.Estrogen juga sangat berguna untuk pengobatan dismenorhu, amenorhu, endometriosis, menstruasi yang tidak normal, osteoporosis, kegagalan pengembangan ovarium dan untuk mengontrol sindrom sesudah menopausa.Beberapa indikasi dari estrogen, antara lain:1. Kontrasepsi. Estrogen sintetik paling banyak digunakan untuk kontrasepsi oral dalam kombinasi dengan progestin.2. Menopause. Pada usia sekitar 45 tahun umumnya fungsi ovarium menurun. Terapi pengganti estrogen dapat mengatasi keluhan akibat gangguan vasomotor, antara lain hot flushes, vaginitis atropikans dan mencegah osteoporosis.3. Vaginitis Senilis atau Atropikans. Radang pada vagina ini sering berhubungan dengan adanya infeksi kronik pada jaringan yang mengalami atrofi. Dalam hal ini, estrogen lebih berperan untuk mencegah daripada mengobati.4. Osteoporosis. Keadaan ini terjadi karena bertambahnya resorpsi tulang disertai berkurangnya pembentukan tulang. Pemberian estrogen dapat mencegah osteoporosis berkelanjuitan atau dapat pula diberikan estriol.5. Karsinoma Prostat. Karena estrogen menghambat sekresi androgen secara tidak langsung maka hormon ini digunakan sebagai terapi paliatif karsinoma prostat

Berdasarkan sumbernya estrogen dapat dibagi menjadi beberapa kelompok sebagai berikut :a. Estrogen Steroid1. Estrogen alamiContoh : estradiol, estriol, dan estron2. Estrogen teresterifikasiContoh : estradiol benzot, estradiol propionat, esrtradiol valerat, estradiol sipionat dan estradiol sinantat.3. Estrogen terkonjugasiContoh : senyawa estrogen terkonjugasi4. Turunan semi sintetikContoh : asam doisinolat, etinilestradiol, mestranol dan kuinestrol.b. Estrogen Non SteroidContoh : benzestrol, dienestrol, dietilstilbestrol, heksestrol, klorotrianisen dan metalenestril.

ESTROGEN STEROIDEstrogen steroid adalah senyawa yang dapat menimbulkan efek estrogenik dan mengandung inti steroid. Contoh : estron, estriol, etinilestradiol, metranol dan kuinestrol.

Bentuk eter estradiol memiliki kelarutan dalam lemak lebih besar, penembusan membran biologis menjadi lebih baik sehingga dapat meningkatkan aktivitas estrogenik dan memperpanjang masa kerja obat.

Contoh hormon estrogen steroid :1. premarin, mengandung campuran sodium estron sulfat 50%-60% dan sodium ekuilin sulfat 20%-23%. Didapat dengan cara ekstraksi urin kuda hamil. Premarin digunakan untuk gejala-gejala yang tidak menyenangkan sesudah menopause, osteoporosis dan atropi vaginitis dan uretritis. 2. estradiol, aktivitasnya 3 kali lebih besar dibandingkan estron. Pada umumnya digunakan dalam bentuk ester benzoat, valerat, sipionat, atau dipropionat dan diberikan secara intramuskular untuk meningkatkan masa kerja obat. 3. etinilestradiol (Lynoral), secara oral aktivitasnya 20 kali lebih besar dibanding estradiol. Etinilestradiol digunakan untuk pengobatan kekurangan estrogen. Kombinasi dengan hormon progestin efektif untuk kontrasepsi oral.4. Mestranol, adalah bentuk 3-metilester dari etinil estradiol. Mestranol digunakan sebagai kontrasepsi oral,, dikombinasi dengan hormon progestin seperti noretindron.

B. HORMON ESTROGEN NON STEROIDAdalah senyawa yang dapat menimbulkan efek estrogenik dan strukturnya tidak mengandung inti steroid. Contoh dietilstilbestrol, heksestrol, benzestrol dan klorotrianisen

Lemak sterol (bahasa Yunani: stereos, padat) adalah steroid tak jenuh dengan kerangka kolestana yang mengandung gugus hidroksil-3b dan rantai sisi alifatik dengan minimal 8 atom karbon yang terikat. Lemak sterol merupakan kelompok penting di dalam steroid.Lemak sterol juga dikenal sebagai alkohol steroid, sebuah subkelompok steroid dengan gugus hidroksil pada posisi ketiga dari cincin-A. Lemak sterol bersifat amfipatik yang terbentuk dari acetyl-coenzyme A melalui jalur HMG-CoA reductase. Biosintesis sterol selalu dianggap sebagai proses eukariotik karena kekerapannya terjadi pada bakteri. Hanya diperlukan dua enzim, squalene monooxygenase dan oxidosqualene cyclase untuk menghasilkan sterol dari skualena. Sekresi sterol dilakukan oleh astrosit dalam bentuk partikel lipoprotein berjenis kolesterol, desmosterol dan latosterol. Lemak sterol nabati disebut fitosterol dan yang hewani disebut zoosterol. Jenis zoosterol yang penting antara lain adalah kolesterol dan hormon steroid. Sedangkan pada fitosterol dikenal kampesterol, sitosterol dan stigmasterol. Ergosterol adalah lemak sterol yang ditemukan pada membran sel fungi yang berfungsi layaknya kolesterol pada hewan.Sterol dapat dijumpai sebagai sterol bebas, ester sterol (terasilasi), eter alkil steril (teralkilasi), sterol sulfat, dan steril glikosida yang kemudiannya dapat terasilasi menjadi glikosida sterol berasil.