Kehamilan Dengan Penyakit Penyerta

Click here to load reader

download Kehamilan Dengan Penyakit Penyerta

of 45

  • date post

    10-Nov-2015
  • Category

    Documents

  • view

    236
  • download

    1

Embed Size (px)

description

wewe

Transcript of Kehamilan Dengan Penyakit Penyerta

KEHAMILAN DENGAN PENYAKIT PENYERTA

KEHAMILAN DENGAN PENYAKIT PENYERTAOleh: Dewi Seftiani Nugrahini, S.Kep.,Ners.PRE TESTApa yang Anda ketahui tentang Diabetes Mellitus Gestasional? Jelaskan!Apa yang Anda ketahui tentang perubahan fisiologis ibu hamil dan janin yang berkaitan dengan kebutuhan glukosa dan insulin? Jelaskan!Apa yang Anda ketahui tentang Anemia pada ibu hamil? Jelaskan!Apa yang Anda ketahui tentang hipertiroid dan hipotiroid? Jelaskan!

Diabetes GestasionalDefinisiEtiologiTanda dan gejalaPatofisiologiKomplikasiDiagnosisPenatalaksanaanAsuhan Keperawatan

DEFINISI DIABETES MELITUS GESTASIONALDiabetese melitus adalah suatu kelompok penyakit metabolik yang ditandai dengan hiperglikemia yang disebebkan oleh defek pada sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya (American Diabetes Association [ADA], 2008)Diabetes melitus gestasional adalah intoleransi glukosa yang mulai timbul atau mulai diketahui selama pasien hamil. Suatu derajat intoleransi glukosa dengan onset atau pertama kali diketahui pada saat hamil (ADA, 2008).

Fisiologis Kehamilan NormalPerubahan yang kompleks dalam metabolisme glukosa, produksi insulin, dan homeostasis metabolik.Penyesuaian metabolisme ibu memungkinkan nutrisi yang cukup untuk janin dan ibu.Glukosa dari ibu (sumber energi utama janin) difusi plasenta kadar glukosa janin proporsional dg ibu.Glukosa mampu menembus plasenta, insulin tidak bisa.Usia 10 mg janin memproduksi insulin untuk menggunakan glukosa ibu.

EtiologiRetensi insulin yang meningkat akibat efek antagonis insulin pada hormone plasenta , kortisol dan insulinase.

Pancreas tidak mampu memproduksi insulin yang cukup atau jika insulin tidak digunakan dengan efektif (Dickson & Palmer, 1990).

Faktor Risiko Hamil di usia tua Etnik Obesitas Riwayat keluarga Sebelumnya melahirkan bayi lbh dari 4 kg Riwayat GDM pada kehamilan sebelumnya dan pola makan

Tanda dan GejalaPoliuriPolidipsiPolifagiaKelemahan yang berlebihanGlikosuria(American Diabetes Association, 1990).Diagnosis

Penyaringan satu tahapcara WHOcara: sama dengan pemeriksaan pada wanita yg tadk hamilpuasa: tes darah pd pagi hari (normal 110-126 mg%)Sewaktu: diberi beban glukosa 75 gr. Darah diambil 2 jam setelahnya (140-200 mg%)

Penyaringan dua tahap dikenal dengan cara OSullivan-MahanTes Tantangan Glukosa (TTG)Klien diberikan beban glukosa 50 grdilarutkan dlm 200 ml air dan segera diminum1 jam kemudian darah diperiksaHasil: < 140 mg% (negatif); 140 mg% (positif: diagnosa sementara, perlu dilakukan tes glukosa puasa); 200 mg% (positif)

2. Tes Toleransi Glukosa Oral (TTGO)Klien harus makan yg mengandung cukup karbohidrat beberapa hari sebelumnyaSemalam sebelumnya harus berpuasa selama 8-12 jamTes dilakukan pada pagi hari dalam keadaan puasa. kemudian diberikan glukosa 100 gram, dilarutkan dalam 200 ml air. Pengambilan contoh darah berikutnya dilakukan pada satu, dua dan tiga jam setelah pemberianKadar normal adalah puasa < 105 mg%, satu jam < 190 mg%, dua jam < 165 mg% dan tiga jam 145 mg%.

Disebut DMG apabila sedikitnya ditemukan dua angka yang abnormal.

Patofisiologis DMG

Kebutuhan insulin selama kehamilan

PatoisiologiDalam kehamilan terjadi perubahan metabolisme endokrin dan karbohidrat yg menunjang pemasokan makan bgi janin serta persiapan untk menyusui.Menjelang aterm kebutuhan insulin meningkat sehingga mencapai 3 kali dari keadaan normal, hal ini disebut tekanan deabetogenik dlm kehamilan.Secara fisiologis telah terjadi resistensi insulin yaitu bila ia ditambah dgn insulin eksogen ia tdak mdh menjadi hipoglikemia yg menjadi masalah ialah bila seorang ibu tidak mampu meningkatkan produksi insulin sehingga ia relatif hipoinsulin yg mengakibatkan hiperglikemia atau diabetes kehamilan. .

ContKadar kortisol plasma wanita hamil meningkat dan mencapai 3 kali dari keadaan normal hal ini mengakibatkan kebutuhan insulin menjadi lebih tinggi, demikian juga dengan human plasenta laktogen (HPL) yang dihasilkan oleh plasenta yang mempunyai sifat kerja mirip pada hormon tubuh yang bersifat diabetogenik. Pembentukan HPL meningkat sesuai dengan umur kehamilan. Hormon tersebut mempengaruhi reseptor insulin pada sel sehingga mempengaruhi afinitas insulinpathwayKomplikasiMaternal: infeksi saluran kemih, hidroamnion, hipertensi kronik, preeklampsia, kematian ibu.Fetal: abortus spontan, kelainan kongenital (jantung, muskuloskeletal, hidrosefalus), makrosomia (wajah bulat tomat atau cushngoid, tubuh montok, memerah, organ dalam membesar, peningkatan lemak terutama disekitar bahu), kematian intaruterin, distosia bahuNeonatal: prematuritas, kematian neonatal, taruma lahir, sandorma gawat napas.

Bayi Makrosomia

Penatalaksanaan Tujuan pengobatan adalah untuk menurunkan angka kesakitan maternal, kesakitan dan kematian perinatal Sasaran normoglikemia puasa < 105 mg% dan dua jam sesudah makan < 120 mg%. Untuk mencapainya dapat dilakukan dengan :Pengaturan diet yang sesuai dengan kebutuhan yang diatur oleh ahli gizi. Memantau glukosa darah sendiri di rumah dan edukasiPemberian insulin bila belum tercapai normoglikemia dengan diet

PengkajianRiwayat kesehatanTingkat pengetahuan tentang DMGPemeriksaan fisik ibu hamil (persistem/ head to toe):TTVPengukuran tinggi fundus uteriMendengarkan denyut jantung janin secara khusus memakai ultrasonografi (USG) dan kardiotokografis (KTG).Penilaian menyeluruh janin untuk mengetahui keadaan gawat janinADL (nutrisi: makan & minum, eliminasi: BAK & BAB, istirahat tidur, personal hygine, akitivitas)Hasil pemeriksaan penunjang Status stress dan koping

Diagnosa KeperawatanKurang pengetahuan b.d diabtes, penatalaksanaan diabetes, dan efek potensial diabetes pada wanita hamil dan janinAnsietas b.d ancaman terhadap kesejahteraan ibu dan janin.Resiko tinggi ketidakseimbangan nutrisi: kurang dari kebutuhan berhubungan dengan ketidakmampuan mencerna dan menggunakan nutrisi kurang tepat.Resiko Tinggi cidera janin berhubungan dengan peningkatan kadar glukosa maternal, perubahan pada sirkulasi.

Hasil yang diharapkanKlien dan keluarganya akan mendemonstrasikan/ memverbalisasi pemahaman tentang kehamilan dengan DMG, rencana perawatannya, dan pentingnya kontrol glikemia.Klien akan mematuhi rencana perawatanKlien akan mencapai dan mempertahankan kontrol glikemiKlien mendemonstrasikan koping yang efektifKlien dan janin tidak akan mengalamai komplikasi, morbiditas/ mortalitas akan dicegah

IntervensiDiagnosIntervensiRasionalKurang pengetahuanKaji pengetahuan ttg kehamilan dg GDM, terapi, diet, dll

Menjelaskan efek DMG, akibat potensial, mendiskusikan penatalaksanaan GDMBerikan informasi ttg cara kerja insulin

Pemahaman yg adekuat ttg kehamilan dg GDM, penatalaksanaannya akan meningkatkan kepatuhan thd renvana perawatanPemahaman membantu mengurangi rasa ingin tahu dan cemas

3. Perubahan metabilik prenatal menyebabkan kebutuhan insulin berubah. Trimester 1 kebutuhan insulin rendah ttpi menjadi 2 atau 3 kali selama trimester 2 dan 3.

DiagnosaIntervensi RasionalAnsietas b.d ancaman terhadap kesejahteraan ibu dan janin.

Meningkatkan hubungan terbuka dan saling percayaMenyediakan ruangan khusus saat berbincang-bincangMengkaji perasaan klien ttg kehamilan diabetik yg dialamiMendorong klien untuk membedakan ancaman nyata dan bayanganMeninjau kemabli bahaya akibat DMG pada ibu dan janinMendorong klien untuk berbagi kekhawatiran dg tenaga perawat & keluargaDengan memverbalisasi kecemasan, klien akan terbantu dalam mengatasi perasaan2 tsb. Penting untuk mengurangi rasa takut & cemas krn perasaan tsb mengganggu kemampuan klien dlm mengembangkan koping , stres dapat menimbulkan komplikasi DMG.DiagnosaIntervensiRasionalResiko tinggi ketidakseimbangan nutrisi: kurang dari kebutuhan berhubungan dengan ketidakmampuan mencerna dan menggunakan nutrisi kurang tepat.Timbang berat badan setiap kunjungan prenatal.Kaji masukan kalori dan pola makan dalam 24 jam.Tinjau ulang dan berikan informasi mengenai perubahan yang diperlukan pada penatalaksanaan diabetik.Tinjau ulang tentang pentingnya makanan yang teratur bila memakai insulin.Perhatikan adanya mual dan muntah khususnya pada trimester pertama.Kaji pemahaman stress pada diabetik.

Penambahan berat badan adalah kunci petunjuk untuk memutuskan penyesuaian kebutuhan kalori.Membantu dalam mengevaluasi pemahaman pasien tentang aturan diet.Kebutuhan metabolisme dari janin dan ibu membutuhkan perubahan besar selama gestasi memerlukan pemantauan ketat dan adaptasiMakan sedikit dan sering menghindari hiperglikemia , sesudah makan dan kelaparan.Mual dan muntah dapat mengakibatkan defisiensi karbohidrat yang dapat mengakibatkan metabolisme lemak dan terjadinya ketosis.Stress dapat mengakibatkan peningkatan kadar glukosa, menciptakan fluktuasi kebutuhan insulin. DiagnosaIntervensiRasionalResiko Tinggi cidera janin berhubungan dengan peningkatan kadar glukosa maternal, perubahan pada sirkulasi.

Kaji control diabetik sebelum konsepsi.Tentukan klasifikasi white terhadap diabetes.Kaji gerakan janin dan denyut janin setiap kunjungan. Observasi tinggi fundus uteri setiap kunjungan.Observasi urine terhadap keton.Berikan informasi dan buatkan prosedur untuk pemantauan glukosa dan penatalaksanaan diabetes di rumah. Pantauan adanya tanda tanda edema, proteinuria, peningkatan tekanan darah.Pengontrolan secara ketat sebelum konsepsi membantu menurunkan resiko mortalitas janin dan abnormal konginental.Janin kurang beresiko bila klasifikasi white adalah A, B, C dan apabila D adalah beresiko tinggi. Terjadi insufisiensi plasenta dan ketosis maternal mungkin secara negatif mempengaruhi gerakan janin dan denyut jantung janin.Untuk mengidentifikasi pola pertumbuhan abnormal.Benda keton dapat mengakibatkan kerusakan susunan syaraf pusat yang tidak dapat diperbaikiPenurunan mortalitas dan kompl