Cedera dan kematian sel

Click here to load reader

download Cedera dan kematian sel

of 125

  • date post

    26-Jun-2015
  • Category

    Education

  • view

    14.054
  • download

    10

Embed Size (px)

description

Bahan kuliah patologi Akademi Keperawatan Pemda Kapuas, Jalan Kapten Pierre Tendean, Kuala Kapuas, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Indonesia.

Transcript of Cedera dan kematian sel

  • 1. Cedera dan Kematian SelEd Friedlander, M.D., Pathologist (http://www.pathguy.com) Translated by Jumatil Fajar

2. Learn First Nekrosis adalah perubahan anatomis yangdisebabkan oleh kematian sel yang tidak normaldalam tubuh makhluk hidup. Mikroskop cahayapertama membuktikan bahwa sebuah sel yangmati intinya mengecil dan terfragmentasi. Sebagian besar nekrosis disebabkan olehkehilangan suplai darah ke bagian dari tubuh.Hipoksia adalah ketidakmampuan tubuh untukmengeluarkan fosforilasi oksidatif. 3. Nekrosis koagulasi mempertahankan batas sel. Nekrosis liquefaksi biasa terjadi sesudahkehilangan seluruh darah yang menuju keotak, atau bila netrofil memakan jaringansebagaimana yang terjadi pada sebagian besarinfeksi bakteri. Nekrosis kaseosa adalah hancurnya jaringan, danpaling sering terjadi pada tuberculosis. Nekrosis lemak enzimatik disebabkan oleh aksidari lipase pancreas pada lemak pinggang. 4. Apoptosis adalah aktivasi program kematian sel-tunggal, seringkali atas perintah dari programperkembangan atau sel T-killer atau pada kondisicedera sel yang sublethal, dengan kata lain, tubuhmenyingkirkan sel-sel yang tidak diinginkan. Hipertrofi berarti sel-sel tumbuh menjadi lebihbesar. Hiperplasia berarti pertumbuhan sel-sel menjadilebih banyak. 5. Atrofi berarti organ menjadi mengecil. Metaplasia adalah perubahan dari satu jenisjaringan menjadi jenis lain yang normal,karena gen-gen telah dinyalakan secarafisiologis dan/atau dimutasi. Anaplasia adalah sel-sel yang aneh. Ini berartibahwa genom menjadi tidak stabil. 6. Displasia adalah anaplasia yang mengecil dandibungkus oleh sebuah epitel, dengan katalain prekanker. Definisi dan pengertian ini akanmenjadi penting ketika kita mendiskusikanneoplasia pembentukan organ baru yangtidak berguna 7. APA YANG MEMBUAT SEL TERLUKA? 8. Skin necrosis, Brown recluse spider bite 9. Nekrosis adalah kematian dari sel sebelumkematian dari organisme, dan dia dapat dilihat(secara kasat mata dan/atau secaramikroskopik). Hipoksia, atau kehilangan kemampuan untukmembawa pernapasan aerobic oksidatif yangmencukupi, adalah penyebab terbanyak daricedera dan kematian sel. Hal ini masihmenjadi model. 10. Penyebab hipoksia Iskemia (hipoksia iskemik; hipoksia stagnan):kehilangan aliran darah arteri Penyebab local Tertutupnya arteri yang membawa darah segar Tertutupnya vena yang memungkinkan darah untuk keluar, sehingga darah segar dapat masuk Adanya hubungan antara darah arteri disuatu tempat (sindrom pencurian; sindrom Robin Hood) Penyebab sistemik Kegagalan jantung untuk memompa darah dalam jumlah yang mencukupi 11. Hipoksemia: terlalu sedikit oksigen yang tersediadalam darah Masalah oksigen (Hipoksia hipoksik) Terlalu sedikit oksigen di udara Gagal untuk memventilasi paru-paru secara baik Kegagalan paru-paru untuk mengoksigenasi darah secara baik Kegagalan jantung untuk memompa cukup darah melalui paru-paru Ruang mati di paru-paru bertambahah sangat banyak (ada udara tetapi tidak ada darah, biasanya karena tromboembolus paru) 12. Masalah hemoglobin (hipoksia anemia) Tidak adekuatnya massa sel darah merah yangbersirkulasi (anemia) Ketidakmampuan hemoglobin untuk membawa oksigen(keracunan karbon monoksida, methemoglobinemia) Hemoglobin yang tinggi affinitasnya yang tidak akanmelepaskan oksigen mereka ke jaringan. 13. Kegagalan sitokrom (hipoksia histotoksik) Keracunan sianida Keracunan dinitrophenol Keracunan bahan lain 14. Belum diketahui mengapa sel harus mati hanyakarena mereka tidak dapat melakukan pernapasan aerobic. Lihat dibawah. Neuron mengalami frank nekrosis sesudah kekuranganoksigen selama 3-5 menit pada suhu normal (dansecara klinis, kerusakan otak terjadi dalam intervalyang lebih singkat) Sel-sel otot jantung dapat bertahan sampai 30-60menit Sel-sel hati dan sel-sel tubulus ginjal dapat bertahanselama 1-2 jam tanpa oksigen sebelum merekamengalami kerusakan yang irreversible Sebuah kaki dapat bertahan selama beberapa jam 15. Nutrisi yang buruk mempengaruhi selsebagaimana orang biasa. Sel-sel yangberbeda bereaksi secara berbeda terhadapkondisi kelaparan. Sebagai contoh, kekuranganglukosa menghasilkan kerusakan otak yangsama dengan hipoksia. Sel-sel yang lain Cumamengecil dan mati. 16. Agen-agen infeksius mencederai sel denganberbagai macam cara. Topik Penyakit Infeksi Cedera imun (dengan kata lain, antibody atau T-cell mediated). Agen-agen kimia dan agen-agen fisik meliputi api,pembekuan, listrik, trauma tekanan, dan radiasiyang mengionisasi adalah penyebab cedera selyang tidak terlalu sulit untuk dianalisa. 17. CEDERA HIPOKSIA 18. Pada cedera hipoksia, rangkaian kejadian cederadan kematian sel masih mengungkapkanrahasianya. Perubahan pertama adalah kehilangan produksiATP oleh mitokondria. Kandungan ATP selulermenurun secara cepat dan berhenti bekerja.(Sebagai contoh, sebuah serat otot jantungberhenti berdenyut dalam waktu 60 detiksesudah berhentinya aliran darah). 19. Rangkaian kejadian mematikan mungkindimulai dengan pergantian ke metabolismanaerobic. Peningkatan jumlah AMPmerangsang glikolisis anaerobic, glikogenberkurang, asam laktat dan fosforberakumulasi, dan pH sel menurun secaradrastic, menghancurkan protein. 20. Ketika sel menjalani metabolism anaerobic, untukbeberapa alas an membrane sel kehilangankemampuan untuk menahan sodium dan air yangberdifusi ke dalam sel. Mungkin ada sebagian hidrolisisdari makromolekul yang berlangsung segera, dan halini meningkatkan tarikan osmotic. Terjadipembengkakan seluler akut (cellular edema).Sebagian besar cairan ini berada dalam reticulumendoplasma, dan hal ini terlihat sebagai dilatasi padamikroskop electron. Pada waktu yang sama, pompasodium gagal karena kekurangan ATP. Sodiummemasuki sel dan potassium keluar. Enzim mulaitumpah dari sitoplasma ke aliran darah. 21. Berikutnya, ribosom mulai terlepas darireticulum endoplasma kasar. Translasi RNAberhenti. Mikrovili (jika ada)mendatar, gelembung terbentuk padapermukaan sel, dan membrane dari organelyang hancur membentuk gambaran lapisantahan air (seperti myelin) dalam sitoplasmayang cedera. 22. Myelin figures, Chinese pathology site 23. Myelin figures, Acute muscle cell injury 24. Sampai titik ini, semua perubahan bersifatreversible jika fosforilasi oksidatif dipulihkan.Tanda yang membedakan dari cedera hipoksiayang irreversible yang dini dalah pengapurandari mitokondria. Mitokondria menjadipermeable terhadap kalsium (bahan-bahan yanglain juga masuk dan keluar), yang bergabungdengan fosfat setempat (ADP & ATP) sebagaisebuah amorphous density yang tidak larut. Halini membuat mereka rusak secara permanen. 25. Pada waktu yang sama, lisosom juga rupturedan mulai mencerna sel. Jelasnya, ketika gensudah menjadi potongan-potongan kecil,kerusakan sudah irreversible. 26. Perubahan inti merupakan tanda pembeda padamikroskop cahaya bagi cedera yang irreversible.Pyknosis adalah pengecilan dan penggelapan intikarena terlalu rendahnya pH. Tanda yangmeyakinkan yang lain dari kematian sel meliputikaryorrhexis, atau fragmentasi dari nucleus yangmengecil (menjadi debu inti), dan karyolysis,yang sederhananya berarti bahwa tidak adasatupun inti yang dapat dilihat lagi, kecuali kabuttipis yang berwarna ungu. 27. Necrosis, nuclear changes 28. Pada tahun 1990-an ada ketertarikan yang cukup besarpada radikal bebas sebagai mediator dari cederareperfusi, dengan kata lain hal-hal berbahayatambahan yang terjadi hanya bila darah dikembalikanke organ yang rusak. Kemudian, bila aliran darahdikembalikan ke sel yang rusak, kalsium yang barutersedia akan mengucur melalui membran sel yangrusak dan masuk ke dalam mitokondria, hal inimembunuh sel lebih cepat lagi.Selanjutnya, neutrofil, yang memerangi penyakitmenggunakan radikal bebas, berakumulasi di tempatcedera jaringan. Tentu saja, jika aliran darah tidakdipulihkan, jaringan akan mati juga. 29. RADIKAL BEBAS 30. Cara terakhir yang sering terjadi padaberbagai bentuk cedera sel, meliputi cederayang dibawa oleh sel-sel peradangan, adapembentukan radikal bebas. Radikal bebastunggal mencetuskan reaksi berantai yangmerusak sejumlah besar dari molekul organic. 31. Akibat dari pembentukan radikal bebas Oksidasi dari asam lemak tidak bebas dalammembrane Cross-linking dari protein kelompok sulfhidril Mutasi genetic 32. Radikal bebas dapat dibentuk dengan cara-cara sebagai berikut: Dengan menyerap energy cahaya (ultraviolet,rontgen) Sebagai bagian dari metabolism normal Sebagai bagian dari metabolisme obat danracun 33. Radikal bebas yang paling penting adalah yangditurunkan dari oksigen, dengan katalain, superoksida (O-2) dan radikal hidroksil(OH); hydrogen peroksida, meskipun bukansebuah radikal bebas, dua radikal hidroksilbergabung. 34. Kita memiliki kemampuan yang terbatasuntuk membuang radikal bebas. Molekul-molekul tertentu (antioksidan) membuangradikal bebas. Yang perlu diingat adalah vitaminE, senyawa sulfhydryl, asam askorbat (vitaminC), melatonin dan metalloprotein ceruloplasmin dantransferrin. Semuanya kecuali obat-obatan adalahantioksidan endogen. Superoksida biasanya didetoksifikasi oleh superoksidadismutase menjadi H2O2. Katalase membantu kita dengan mengubah H2O2menjadi oksigen dan air. Gluthathion peroksidase sangat mempercepatkonsumsi dari radikal bebas 35. Radikal bebas bertanggung jawab terhadapberbagai mutasi genetic yang menyebabkankanker dan cacat lahir. 36. Membakar lemak dengan berolahragamembentuk radikal bebas. Jika fit secarafisik, anda memproduksi lebih sedikit radikalbebas saat anda berolahraga karena andamembakar lemak lebih efisien. Jika jantunganda gagal dan mencoba untukberolahraga, anda menghasilkan lebih banyakradikal bebas. 37. CEDERA KIMIA 38. Asam dan alkali menghidrolisis membrane,dan racun yang mengerikan seperti ion airraksa mengikat kelompok sulfhydry danmenghancurkan sel. Formalin/formaldehydecrosslink kelompok amino pada protein danasam nukleat 39. Racun klasik lain mempengaruhi bagian selyang lebih rentan, bergantung pada racun dandosis, nek