TUGAS SPA OK.docx

Click here to load reader

  • date post

    25-Oct-2015
  • Category

    Documents

  • view

    326
  • download

    16

Embed Size (px)

description

yf

Transcript of TUGAS SPA OK.docx

.

94APARTEMEN (HISTORY, HISTORICISM, AND STUDY OF PRESEDENT)BAB I PENDAHULUANI.1. Latar Belakang Permasalahan

Gambar 1. Peta Palangkaraya

Kota Palangka Raya adalah ibu Kota Kalimantan Tengah yang pada saat ini merupakan salah satu kota yang sedang berkembang. Diasumsikan bahwa dua puluh tahun ke depan telah menjadi kota besar dan maju yang mampu menyediakan berbagai macam kemudahan dalam kegiatan perekonomian, bisnis, dan jasa yang dengan alasan inilah menjadi sebuah penarik masyarakat desa untuk pindah ke kota sehingga efek samping dari perkembangan urban yang timbul pun akan beraneka ragam. Mulai dari masalah sosial, persaingan dalam mencari pekerjaan untuk sekedar bertahan hidup, kependudukan dan permukiman kumuh di beberapa titik dan lain-lainnya.Selain permasalahan masyarakat pinggiran pemerintah kota Palangkaraya pun juga harus dapat menampung dan melayani berbagai kebutuhan penduduknya lainnya, salah satunya dengan menyediakan wadah/tempat tinggal baik untuk sementara maupun menetap menunjang dan menampung penduduk atau tenaga kerja, baik yang sifatnya bekerja menetap ataupun sementara. Perkembangan pembangunan yang juga berkembang dengan pesat mengakibatkan lahan-lahan menjadi semakin terbatas sehingga tidak memungkinkan untuk pengembangan suatu komplek perumahan/hunian secara horizontal melainkan pengembangan suatu hunian secara vertikal. Hunian tersebut diperuntukan bagi masyarakat pengusaha maupun para pejabat pemerintah dan mahasiswa yang berasal dari luar Palangka Raya dengan kemampuan ekonomi menengah ke atas.Kebutuhan akan sebuah hunian yang direncanakan adalah Apartemen dalam satu bangunan dimana setiap fungsi bangunan itu saling mendukung dan menunjang. Bangunan ini menjadi bagian penting dalam perkembangan Kota karena letaknya yang strategis, mudah di akses dari segala penjuru kota. Apartemen pada umumnya adalah merupakan bangunan vertikal yang terdiri dari unit-unit hunian dengan fasilitas yang memadai serta memiliki lokasi yang strategis sehingga apartemen merupakan alternatif pilihan yang tepat sebagai tempat tinggal.Menurut penelitian bahwa Kalimantan merupakan tempat yang cocok untuk berbagai pengembangan hal ini dikarenakan luasnya lahan yang ada. Kalimantan Tengah yang memiliki luas 153.800 km2 dan jumlah penduduknya yang telah mencapai 1.719.241 jiwa.(**)Diperkirakan jumlah penduduk kota Palangka Raya 20 tahun yang akan datang adalah sekitar 533,908. Dengan peningkatan jumlah penduduk rata-rata 7.2494/tahun. Sedangkan menurut buku pedoman Perencanaan Lingkungan Pemukiman Kota, Direktorat Tata Kota dan Tata Daerah, tahun 1983 dinyatakan bahwa dengan jumlah penduduk sekitar 480.000 sebuah kota sudah layak untuk memiliki sebuah Apartemen. Oleh karena jumlah penduduk kota Palangka Raya pada 20 tahun mendatang sudah melebihi dari 480,000 maka dirasa sangat layak untuk membangun sebuah sarana dan prasarana berupa sebuah Apartemen untuk memenuhi kebutuhan barang bagi masyarakat.

I.2. Latar Belakang DesainSalah satu hal mengapa apartemen lebih dipilih untuk dijadikan sebagai tempat tinggal dibandingkan jenis hunian yang lainnya yaitu karena faktor lokasi. Pada umumnya apartemen yang dibangun letaknya dekat dengan pusat kota yang merupakan jantung pertumbuhan bisnis sehingga dekat dengan perkantoran, pusat perbelanjaan, pendidikan, dan hiburan. Selain itu, tinggal di apartemen lebih praktis, dimana penghuni yang tinggal cukup merawat dan menjaga bagian apartemen nya saja karena bagian luar sudah diatur oleh pengelolanya. Begitu juga sistem keamanan yang baik sehingga menjamin keamanan penghuni untuk tinggal lebih nyaman. Konteks nyaman itu sendiri bisa memunculkan berbagai macam persepsi sebab kata nyaman (comfort) sangat erat kaitannya cita rasa individual dalam memaknainya.Palangkaraya memiliki nilai sejarah dan budaya yang kuat, secara lokal maupun nasional. Namun kenyataannya di Palangkaraya sendiri pada umumnya masih jarang terdapat bangunan yang dapat memunculkan bangunan sesuai dengan proses kreativitas seperti di atas. Sedangkan History, historicism, and study of precedent merupakan sebuah jembatan kreativitas dalam dunia arsitektur yang bertujuan untuk memunculkan kembali nilai-nilai sejarah tentang masa lalu, maupun kebudayaan dan diinterpretasikan ke dalam sebuah karya arsitektur yang nantinya akan menjadikan objek tersebut memiliki sebuah nilai identitas tersendiri. Di harapkan apartemen yang akan di rancang ini tidak hanya cukup di nilai dari segi venustas, firmitas, dan utilitas saja tetapi juga bisa memberi stimulan sebuah frame historis terkait pemahaman terhadap sejarah Kalimantan Tengah khususnya Palangkaraya, yang mampu menawarkan pandangan berharga bagi para pengguna apartemen dan bisa memperoleh pengetahuan dalam parameter budaya dan filosofis sehingga desain bangunan apartemen itu mampu dikategorikan sebagai petunjuk peradaban di masanya.

1.3. Rumusan MasalahDari latar belakang tersebut dapat di tarik sebuah rumusan masalah yaitu Bagaimana merancang sebuah apartemen yang bisa merepresentasikan bangunannya itu sendiri terkait dengan guna sekaligus mampu membentuk sebuah citra yang berangkat dari sebuah kearifan sejarah lokal yang tercermin dari hasil desainnya kelak?

1.4. Tujuan dan SasaranTujuan yang ingin di capai adalah:Merencanakan sebuah apartemen terkait citra dan guna, dimana setiap fungsi bangunan itu saling mendukung dan dilengkapi fasilitas penunjang yang baik sehingga dapat dinikmati oleh para pengguna dengan berlandaskan pada proses kreativitas history, historicism, and study of precedent sehingga bisa menjadi sebuah apartemen yang memiliki nilai-nilai history dan mampu menjadi sign dan symbol dari peradaban sejarah masyarakat kota Palangkaraya ke depan.Sedangkan sasarannya adalah: Konsep lokasi Apartemen Konsep pengolahan pencapaian dan sirkulasi. Konsep program ruang Konsep penampilan (fasade) bangunan Konsep utilitas bangunan.

1.5. Kerangka Berpikir

TOR APARTEMEN

Latar BelakangKebutuhan akan hunian vertikal akibat terbatasnya lahan untuk pemenuhan kebutuhan hunian masyarakat kelas menengah ke atasMenghadirkan nilai historis yang berangkat dari sejarah dan mampu mengangkat nilai sejarah tersebut

Rumusan MasalahBagaimana merancang sebuah apartemen yang bisa merepresentasikan bangunannya itu sendiri terkait dengan guna sekaligus mampu membentuk sebuah citra yang berangkat dari sebuah kearifan sejarah lokal yang tercermin dari hasil desainnya kelak?

Tujuan dan sasaran

DATA PRIMER dan SEKUNDERSurvey dan Observasi

Studi literatur

SITE terpilihSITERUANGANALISA

KONSEP DESAINPenataan dan gubahan massaPerolehan dan gubahan bentukpenataan Fasadepenataan sirkulasi tapakpenataan ruang luar (lansekap)struktur dan utilitasKegiatan/aktivitasProgram dan kebutuhan ruangPersyaratan dan organisasi ruangHubungan ruangZoningTautan lingkunganKeistimewaan tapakSirkulasiUtilitasIklim (matahari, hujan, angin)KebisinganVegetasi

1.6. Sistematika PenulisanBAB I PENDAHULUAN,Bab ini memuat tentang latar belakang permasalahan, latar belakang desain, Rumusan masalah, tujuan dan sasaran, kerangka berpikir, serta sistematika penulisanBAB IITINJAUAN PUSTAKA.Berisi kajian pustaka tentang tinjauan serta teori yang relevan dengan materi perancanganBAB IIISTUDI KASUSBerisi studi kasus mengenai lokasi /bangunan yang di tinjau dari materi perancangan.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA2. APARTEMEN2.1. Pengertian ApartemenPengertian apartemen dari berbagai sumber yang dapat dijadikan sebagai acuan adalah sebagai berikut:a. Apartemen adalah tempat tinggal yang terdiri dari kamar duduk, kamar tidur, kamar mandi, dapur dan sebagainya yang berada pada satu lantai bangunan bertingkat. (Sumber: Kamus Bahasa Indonesia Depdikbud, Balai Pustaka. Jakarta. 1990).b. Apartemen adalah suatu ruang atau kumpulan ruang yang dapat digunakan sebagai unit tempat tinggal yang sifatnya dapat digunakan untuk milik sendiri ataupun disewakan (sumber: New International dictionary of the English Language).c. Apartemen adalah suatu bangunan yang terdiri dari satu unit hunian atau rumah tinggal didalamnya yang merupakan suatu kehidupan bersama dalam lingkungan terbatas. Masing-masing unit dapat digunakan secara terpisah. (The American People Encyclopedia. Glolier Incorporated. NY . 1926).d. Apartemen adalah gedung yang terbagi dalam kamar-kamar yang disesuaikan dengan unit tempat tinggal. (Lexicon. W. Dictionary).e. Apartemen adalah Komplek hunian dan bukan rumah tinggal yang berdiri sendiri. (Time Server Standard for Building Type. Joseph De Chiera).f. Apartemen adalah sekelompok unit hunian/tempat tinggal yang disusun secara vertikal, sehingga merupakan suatu blok yang utuh dan berdiri pada bidang tanah. (Direktorat PU dan Cipta Karya).g. Apartemen adalah sebuah kumpulan dari ruang-ruang yang dirancang sebagai tempat tinggal bagi satu orang atau satu keluarga di bangunan yang sama. (Dictionary of Architecture and Construction. Me. Grew Hill Book Company. Cyril M. Haris).Berdasarkan pengertian-pengertian apartemen tersebut diatas maka dapat ditarik kesimpulan tentang pengertian Apartemen yaitu : suatu wadah atau tempat tinggal berupa bangunan bertingkat dalam satu lingkungan yang terbagi lagi dalam bagian kecil yang diarahkan secara fungsional, serta merupakan satuan yang terpisahkan ( hunian / tempat tinggal perorang atau suatu keluarga) yang dilengkapi dengan fasilitas bersama.

2.2. Fungsi ApartemenHasil Riset Nasional University Of Singapore menunjukan bahwa peminat apartemen menentukan pilihannya mengacu pada banyaknya fasilitas yang tersedia di dalam apartemen tersebut. Selain itu bentuk desain dari bangunan berhubungan dengan kualitas finishing, jumlah atau kapasitas dalam ruangan seperti jumlah tempat tidur, dan macam-macam ruang yang tersedia juga menjadi suatu pertimbangan mengapa orang memilih apartemen.Berdasarkan penelitian yang dilakukan, ada beberapa tujuan mengapa orang mem