kelompok-6 Ok.docx

download kelompok-6 Ok.docx

of 20

  • date post

    14-Sep-2015
  • Category

    Documents

  • view

    7
  • download

    2

Embed Size (px)

Transcript of kelompok-6 Ok.docx

License #23F55

TUGAS DINAMIKA STRUKTUR

GEDUNG 17 BAJA LANTAI

SAP2000

Oleh:

M. YUSUF AGUSTAMAR(1107114324)MOCHAMAD ROMI(1107114127)RENDY DWI JULIASMAN(1107114331)REZKY YUSMAN EFENDY(1107111922)VINDY SALIM(1107135664)YOGI GUNTARA (1107114201)

Kelompok 6

FAKULTAS TEKNIKUNIVERSITAS RIAU20151. Geometri Model Gedung Baja 17 Lantai Gedung ini memiliki 17 lantai dengan tinggi tiap lantai adalah 4 meter dengan total tinggi 68 meter.

Gambar 1. Model Gedung 17 Lantai

2. Analisis ModalHasil run modal menunjukkan bahwa persen dinamik diatas 90% dengan jumlah MODE 12.

MODPeriode (T)Frekuensi (f)Ragam GetarKeterangan

12.717770.36795

Translasi arah y

21.437240.69578

Puntir arah z

31.049590.95275

Translasi arah x

40.897231.11454

Translasi arah y

50.544051.83807

Puntir arah z

60.515401.94025

Translasi arah y

70.378342.64311

Puntir arah z

80.361102.76929

Translasi arah y

90.343642.91002

Translasi arah x

100.320053.12455

Puntir arah z

3. Analisis Getaran Paksa

Beban dinamik yang digunakan berupa beban periodik dengan variasi bentuk sembarang dengan nama beban trapesium yang dibuat oleh kelompok 6. Bentuk beban tersebut dapat dilihat pada Gambar 2.

Gambar 2. Beban periodikSelanjutnya Load Cases Dead diubah ke Nonlinear Static. Kemudian dibuat Load Cases Time History U1 (arah x) dengan memasukkan beban trapesium yang dapat dilihat pada Gambar 3.

Gambar 3. Load Cases Time History U1Kemudian Time History U1 tersebut di run analysis. Analisa tersebut membutuhkan waktu 51 detik dengan total steps sebanyak 100 step yang dapat dilihat pada Gambar 3.

Gambar 4. Hasil Run Analyisis U1Kemudian akan ditinjau perpindahan (displacement), kecepatan (velocity), dan percepatan (acceleration) U1 dengan memilih 3 joint yang akan ditinjau. Joint yang dipilih adalah joint 58, 72, 300 yang dapat dilihat pada Gambar dibawah ini.

Gambar 5. Joint 58, 72 dan 300

Gambar 6. Hasil Analisa Time vs Displacement U1 di Excel

Gambar 7. Hasil Analisa Time vs Displacement U1 di SAP2000

Gambar 8. Hasil Analisa Time vs Velocity U1 di Excel

Gambar 9. Hasil Analisa Time vs Velocity U1 di SAP2000

Gambar 10. Hasil Analisa Time vs Acceleration U1 di Excel

Gambar 11. Hasil Analisa Time vs Acceleration U1 di SAP2000Selanjutnya untuk membandingkan perpindahan (displacement), kecepatan (velocity), dan percepatan (acceleration) U1 (arah x), maka dibuat lagi Load Cases Time History U2 (arah y) dengan memasukkan beban trapesium yang dapat dilihat pada Gambar 12. Adapun joint yang ditinjau hanya joint 66, 293, dan 306.

Gambar 12. Load Cases Time History U2

Gambar 13. Hasil Run Analyisis U2

Gambar 14. Joint 66, 293 dan 306.

Gambar 15. Hasil Analisa Time vs Velocity U2 di Excel

Gambar 16. Hasil Analisa Time vs Displacement U2 di SAP2000

Gambar 17. Hasil Analisa Time vs Velocity U2 di Excel

Gambar 18. Hasil Analisa Time vs Velocity U2 di SAP2000

Gambar 19. Hasil Analisa Time vs Acceleration U2 di Excel

Gambar 11. Hasil Analisa Time vs Acceleration U2 di SAP20004. KesimpulanAdapun kesimpulan yang didapatkan adalah:1. Hasil run modal menunjukkan bahwa persen dinamik diatas 90% dengan jumlah MOD 12.2. Perpindahan U1 (arah x) terbesar terjadi pada joint 58 pada detik ke 5.2 dengan perpindahan sebesar 0.10169 mm, joint 72 pada detik ke 5.2 dengan perpindahan sebesar 0.37147 mm dan joint 300 pada detik ke 5.2 dengan perpindahan sebesar 0.29213 mm. Tanda + dan hanya menunjukkan arah perpindahannya.3. Kecepatan U1 (arah x) terbesar terjadi pada joint 58 pada detik ke 4.9 dengan kecepatan sebesar 0.61154 mm/s, , joint 72 pada detik ke 4.9 dengan perpindahan sebesar 2.29001 mm/s dan joint 300 pada detik ke 4.9 dengan kecepatan sebesar -2.16283 mm/s. Tanda + dan hanya menunjukkan arah kecepatannya.4. Percepatan U1 (arah x) terbesar terjadi pada joint 58 pada detik ke 4.6 dengan percepatan sebesar 3.72976 mm/s, joint 72 pada detik ke 4.7 dengan percepatan sebesar 13.70391 mm/s dan joint 300 pada detik ke 4.6 dengan percepatan sebesar 10.83713 mm/s. Tanda + dan hanya menunjukkan arah percepatannya.5. Perpindahan U2 (arah y) terbesar terjadi pada joint 66 pada detik ke 2.2 dengan perpindahan sebesar 0.12681 mm, joint 293 pada detik ke 4.9 dengan perpindahan sebesar 0.10976 mm dan joint 306 pada detik ke 5.3 dengan perpindahan sebesar 0.18771 mm. Tanda + dan hanya menunjukkan arah perpindahannya.6. Kecepatan U2 (arah y) terbesar terjadi pada joint 66 pada detik ke 4 dengan kecepatan sebesar 0.46266 mm/s, , joint 293 pada detik ke 3.7 dengan perpindahan sebesar 0.47791 mm/s dan joint 306 pada detik ke 4.1 dengan kecepatan sebesar -0.96523 mm/s. Tanda + dan hanya menunjukkan arah kecepatannya.7. Percepatan U2 (arah y) terbesar terjadi pada joint 66 pada detik ke 0.7 dengan percepatan sebesar 1.99071 mm/s, joint 293 pada detik ke 5.3 dengan percepatan sebesar 3.29568 mm/s dan joint 306 pada detik ke 3.9 dengan percepatan sebesar 4.87414 mm/s. Tanda + dan hanya menunjukkan arah percepatannya.