Presentasi Kasus TB Milier

download Presentasi Kasus TB Milier

of 51

  • date post

    05-Jul-2018
  • Category

    Documents

  • view

    218
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Presentasi Kasus TB Milier

  • 8/16/2019 Presentasi Kasus TB Milier

    1/51

    Presentasi Kasus Medik 

    Laki-Laki 21 Tahun dengan Drug (OAT)

    induced hepatitis, TB milier, Laringitis TB dan Riwayat kasus TB

    Drop ut

    Pem!im!ing

    dr" #le$ %antana, %pPD

    Pendamping

    dr" M Pratiknyo

    Disusun leh

    dr" Martinus &uherwan Desyardi

    K'M'&T'R(#& K'%')#T#& R'P*BL(K (&D&'%(#

    D'P#RT'M'& K'%')#T#& K#B*P#T'& %'M#R#&+

    R%*D #MB#R##

     21.

    1

  • 8/16/2019 Presentasi Kasus TB Milier

    2/51

    Laki-Laki 21 Tahun dengan Drug /#T0

    indued hepatitis dan TB relaps dengan TB milier dan Laringitis

    TB"

    Ambarawa, 26 Januari 2016

      Pembimbing, Pendamping,

    dr. Alex Santana, SpPD dr. M. Pratiknyo

    B#B (

    T(&#*#& P*%T#K#

    (" T*B'RK*L%(%

    #" De3inisi

    2

    opik ! Medik  

    "a#u# ! Drug $%A& indu'ed (epatiti#, ) milier, *aringiti# ) dan +iwayat ) D%

    %le( ! dr. Martinu# u(erwan De#yardi

    Pembimbing ! dr. Alex Santana, SpPD

    Pendamping ! dr. M. Pratiknyo

    %b-ekti ! /lmu Penyakit Dalam

    De#krip#i ! Seorang lakilaki 21 ta(un datang dengan kelu(an lema# dan dengan riwayat

    )

    u-uan ! Mampu mengidentiika#i dan melakukan pengelolaan pada ka#u# drug

    indu'ed (epatiti#, ) relap#, ) Milier dan laringiti# ).

    )a(an )a(a#an ! in-auan Pu#taka dan "a#u#

  • 8/16/2019 Presentasi Kasus TB Milier

    3/51

    uberkulo#i# adala( penyakit yang di#ebabkan ole( inek#i Mycobacterium tuberkulosis

    complex.

    B" 'pidemiologi

    uberkulo#i# $)& merupakan ma#ala( ke#e(atan ma#yarakat yang penting di dunia ini.

    Pada ta(un 12 World   Health Organization $3%& tela( men'anangkan tuberkulo#i#

    #ebagai Global Emergency. Setiap detik ada #atu orang yang terinek#i tuberkulo#i# di dunia

    ini, dan #epertiga penduduk dunia tela( terinek#i kuman tuberkulo#i#. Jumla( terbe#ar ka#u#

    ) ter-adi di A#ia tenggara yaitu 44 5 dari #eluru( ka#u# ) di dunia, namun bila dili(at dari

     -umla( pendduduk, terdapat 12 ka#u# per 100.000 penduduk.Di Arika (ampir 2 kali lebi(

     be#ar dari A#ia tenggara yaitu 470 per 100.000 pendduduk. Diperkirakan terdapat 2 -uta

    kematian akibat tuberkulo#i# pada ta(un 2002. Jumla( terbe#ar kematian akibat ) terdapat

    di A#ia tenggara yaitu 627.000 orang atau angka mortalita# #ebe#ar 4 orang per 100.000

     penduduk. Angka mortalita# tertinggi terdapat di Arika yaitu 4 per 100.000 penduduk,

    dimana pre8alen#i 3/9 yang 'ukup tinggi mengakibatkan peningkatan 'epat ka#u# ) yang

    mun'ul.

    Di /ndone#ia, berda#arkan Sur8ei "e#e(atan +uma( angga $S"+& ta(un 2001

    didapatkan ba(wa penyakit pada #i#tem pernapa#an merupakan penyebab kematian kedua

    #etela( #y#tem #irkula#i. Pada S"+ 12 di#ebutkan ba(wa penyakit ) merupakan

     penyebab kematian kedua, #ementara S"+ 2001 menyebutkan ba(wa tuberkulo#i# adala(

     penyebab kematian pertama pada golongan penyakit inek#i. Sementara itu dari (a#il laporan

    yang ma#uk ke #ubdit ) P2MP* Departemen "e#e(atan ta(un 2001, terdapat 70.::4

     penderita )A po#iti yang diobati $245 dari -umla( perkiraan penderita )A po#iti &. iga

     perempat dari ka#u# ) ini beru#ia 17 ; : ta(un. Pada ta(un 200: 3% memperkirakan

    #etiap ta(unnya mun'ul 117 orang penderita tuberkulo#i# paru menular $)A po#iti& pada

    #etiap 100.000 penduduk. Saat ini /ndone#ia menduduki urutan ke 2 di dunia untuk -umla(

    ka#u# ) #etela( /ndia dan diikuti ole(

  • 8/16/2019 Presentasi Kasus TB Milier

    4/51

    ) paru dibagi ata#!

    a. uberkulo#i# paru )A $=& adala(!

    - Sekurangkurangnya 2 dari 4 #pe#imen da(ak menun-ukkan (a#il )A po#iti.

    - 3a#il pemerik#aan #atu #pe#imen da(ak menun-ukkan )A po#iti dan

    kelainan radiologi menun-ukkan gambaran tuberkulo#i# akti.

     b. uberkulo#i# paru )A $& - 3a#il pemerik#aan da(ak 4 kali menun-ukkan )A negati, gambaran klini#

    dan kelainan radiologi menun-ukkan tuberkulo#i# akti.

    - 3a#il pemerik#aan da(ak 4 kali menun-ukkan )A negati dan biakan M.

    tuberkulosis $PDP/, 2006&.

    2" Berdasarkan tipe pasien

    ipe pa#ien ditentukan berda#arkan riwayat pengobatan #ebelumnya. Ada beberapa tipe

     pa#ien yaitu !

    a. "a#u# baru

    Adala( pa#ien yang belum perna( mendapat pengobatan dengan %A atau

    #uda( perna( menelan %A kurang dari #atu bulan.

     b. "a#u# kambu( $relap#&

    Adala( pa#ien tuberkulo#i# yang #ebelumnya perna( mendapat pengobatan

    tuberkulo#i# dan tela( dinyatakan #embu( atau pengobatan lengkap, kemudian

    kembali lagi berobat dengan (a#il pemerik#aan da(ak )A po#iti atau biakan

     po#iti.

    )ila )A negati atau biakan negati tetapi gambaran radiologi di'urigai le#i akti>perburukan dan terdapat ge-ala klini# maka (aru# dipikirkan beberapa

    kemungkinan!

    o *e#i nontuberkulo#i# $pneumonia, bronkiekta#i#, -amur, kegana#an

    dll&.

    o ) paru kambu( yang ditentukan ole( dokter #pe#iali# yang

     berkompeten menangani ka#u# tuberkulo#i#. c. "a#u# defaulted  atau drop out 

    Adala( pa#ien yang tela( men-alani pengobatan ? 1 bulan dan tidak  mengambil obat 2 bulan berturutturut atau lebi( #ebelum ma#a pengobatannya

    #ele#ai.

    d. "a#u# gagal

    :

  • 8/16/2019 Presentasi Kasus TB Milier

    5/51

    Adala( pa#ien )A po#iti yang ma#i( tetap po#iti atau kembali men-adi

     po#iti pada ak(ir bulan ke7 $#atu bulan #ebelum ak(ir pengobatan& atau ak(ir 

     pengobatan.

    e. "a#u# kronik 

    Adala( pa#ien dengan (a#il pemerik#aan )A ma#i( po#iti #etela( #ele#ai

     pengobatan ulang dengan pengobatan kategori 2 dengan pengawa#an yang baik.

    . "a#u# )eka# )

    3a#il pemerik#aan )A negati $biakan -uga negati bila ada ) dan gambaran

    radiologi paru menun-ukkan le#i ) yang tidak akti, atau oto #erial menun-ukkan

    gambaran yang menetap. +iwayat pengobatan %A adekuat akan lebi(

    mendukung.

    Pada ka#u# dengan gambaran radiologi meragukan dan tela( mendapat

     pengobatan %A 2 bulan #erta pada oto torak# ulang tidak ada peruba(an

    gambaran radiologi $PDP/, 2006&.

    D" Tu!erkulosis 'kstraparu

    1. Deini#i

    @ang dimak#ud dengan ) ek#traparu adala( tuberkulo#i# yang menyerang organ

    tubu( lain #elain paru, mi#alnya, kelen-ar lime, pleura, #elaput otak, #elaput -antung

    $perikardium&, tulang, per#endian, kulit, u#u#, gin-al, #aluran kemi(, alat kelamin, dan

    lainlain.

    2. pidemiologi

    Manie#ta#i klini# ) ber8aria#i dan bergantung pada #e-umla( aktor yang

     ber(ubungan dengan mikroba, pe-amu dan lingkungan. Peran aktoraktor yang

     ber(ubungan dengan pe-amu yang bertanggung -awab ata# ter-adinya ) pada #itu#

    ek#traparu adala( terbata#. )eberapa #tudi tela( melaporkan ba(wa propor#i )

    ek#traparu meningkat di#ebabkan epidemi 3/9 dan mungkin -uga ole( perkembangan

    dalam a#ilita# diagno#tik.

    7

  • 8/16/2019 Presentasi Kasus TB Milier

    6/51

    Pada pa#ien terinek#i 3/9, rekuen#i ) ek#traparu tergantung pada dera-at

     penurunan imunita# #elular. Pada pa#ien dengan B100

  • 8/16/2019 Presentasi Kasus TB Milier

    7/51

     pengke-uan di le#i primer dan di kelen-ar lime (ilu#. Aek primer dan limadeniti#

    regionali# ini di#ebut komplek# primer yang bi#a mengalami re#olu#i dan #embu( tanpa

    meninggalkan 'a'at, atau membentuk ibro#i# dan kal#iika#i $75&.

    Me#kipun demikian, komplek# primer dapat mengalami komplika#i berupa

     penyebaran milier melalui pembulu( dara( dan penyebaran melalui bronku#. Penyebaran

    milier menyebabkan ) di #eluru( paruparu, tulang, dan meningen, #edangkan

     penyebaran bronkogen lang#ung ke bronku# dan bagian paru, dan menyebabkan

     bronkopneumonia tuberkulo#i#. Penyebaran (ematogen itu ber#amaan dengan per-alanan

    ) primer ke paru merupakan a#e kedua. /nek#i ini dapat berkembang teru#, dapat -uga

    mengalami re#olu#i dengan pembentukan -aringan parut dan ba#il #elan-utnya Etidur F.

     Ga#e dengan kuman yang tidur ini yang di#ebut a#e laten, a#e 4. )a#il yang tidur 

    ini bi#a terdapat di tulang pan-ang, 8ertebra, tuba allopii, otak, kelen-ar lime (ilu# dan

    le(er, #erta di gin-al. "uman ini bi#a tetap tidur #elama berta(unta(un, ba(kan #eumur 

    (idup $inek#i laten&, tetapi bi#a mengalami reakti8a#i bila ter-adi peruba(an

    ke#eimbangan daya ta(an tubu(, mi#alnya pada tindak beda( be#ar, atau pada inek#i

    3/9. ) a#e keempat dapat ter-adi di paru atau di luar paru. Dalam per-alanan

    #elan-utnya, pro#e# ini dapat #embu( tanpa 'a'at, #embu( dengan meninggalkan ibro#i#

    dan kal#iika#i, membentuk ka8ita# $ka8erne&, ba(kan dapat menyebabkan bronkiekta#i#

    melalui ero#i bronku#.

    Grekuen#i penyebaran ke gin-al amat #ering. "uman ber(enti dan ber#arang pada

    kortek# gin-al, yai