KOMUNIKASI MANAJEMEN KEPERAWATAN

of 13

  • date post

    06-Jul-2018
  • Category

    Documents

  • view

    226
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of KOMUNIKASI MANAJEMEN KEPERAWATAN

  • 8/17/2019 KOMUNIKASI MANAJEMEN KEPERAWATAN

    1/13

    MANAJEMEN KEPERAWATAN KOMUNIKASI DALAM

    MANAJEMEN KEPERAWATAN 

    Kelompok 1 6-b1

  • 8/17/2019 KOMUNIKASI MANAJEMEN KEPERAWATAN

    2/13

    Komunikai

    Merupakan suatu seni untuk dapat menyusun dan menghantarkan suatu pesan dengan cara yang gampang sehingga orang lain dapat mengerti dan menerima (Suarli,

    2009).

    Berdasarkan hasil penelitian Swanburg (990), bahwa lebih dari !0" waktu digunakan mana#er untuk berkomunikasi, $" untuk membaca, dan 9" untuk

    menulis. %engembangan keterampilan dalam komunikasi merupakan kiat sukses bagi seorang mana#er keperawatan

    %raktik keperawatan adalah praktik yang

    berorientasi pada kelompok&hubungan interpersonal dalam mencapai suatu tu#uan organisasi. 'leh sebab itu, untuk menciptakan komitmen dan rasa kebersamaan, perlu ditun#ang keterampilan mana#er dalam berkomunikasi

  • 8/17/2019 KOMUNIKASI MANAJEMEN KEPERAWATAN

    3/13

    Tujuan komunikasi

    ntuk membangun &menciptakan pemahaman atau pengertian bersama

    Saling memahami atau mengerti

    bukan berarti harus menyetu#ui, tetapi mungkin dengan komunikasi ter#adi suatu perubahan sikap, pendapat, perilaku ataupun perubahan secara sosial.

  • 8/17/2019 KOMUNIKASI MANAJEMEN KEPERAWATAN

    4/13

    !en"ukkomunikai  Aggressive Communication

    iri*ciri dari #enis komunikasi ini adalah sebagai berikut+

    . ngin kemauan dan pendapatnya diikuti.

    2. Memaksakan orang untuk

    melakukan hal*hal yang tidak ingin dilakukan.

    -. eras dan bermusuhan. /. Menyerang seccara sik atau

    1erbal. . nterupsi. $. ntimidasi. 3. ngin menang dengan segala cara. !. Suka memakai kambing hitam.

    9. Suka memakai gur 4Big Boss5

  • 8/17/2019 KOMUNIKASI MANAJEMEN KEPERAWATAN

    5/13

    Passive Communication (Submissiv

    iri*ciri komunikasi ini adalah sebagai berikut+

    .'rang yang #arang mengungkapkan keinginan dan

    kebutuhan atau perasaan. 2. Mengikuti tuntutan dan

    kemauan orang lain, ingin menghindari kon6ik.

    -. 7idak mampu menhankan hak dan pribadinya.

    /. Selalu mengedepankan orang lain.

    .Minta maa8 berlebihan.

    $. Marah, kecewa, dan 8rustasi dipendam.

    3. 7idak tahu apa yang diinginkan. !. 7idak bisa ambil keputusan. 9. Selalu mencari*cari alasan atas

    tindakan.

  • 8/17/2019 KOMUNIKASI MANAJEMEN KEPERAWATAN

    6/13

    sserti1e communication

    iri*ciri komunikasi aserti8 adalah sebagai berikut+

    .7erbuka dan #u#ur terhadap

    pendapat diri dan orang lain. 2.Mendengarkan pendapat orang

    lain dan memahami. -.Menyatakan p*endapat pribadi

    tanpa mengorbankan perasaan orang lain.

    /.Mencari solusi bersama dan keputusan.

    .Menghargai diri sendiri dan orang lain, mengatasi kon6ik

    $.Menyatakan perasaan pribadi,  #u#ur tetapi hati*hati.

    3.Mempertahankan hak diri.

  • 8/17/2019 KOMUNIKASI MANAJEMEN KEPERAWATAN

    7/13

    Re#ie$ P%oe

    Komunikai

    :igur 3. ;iagram %roses omunikasi (Mar

  • 8/17/2019 KOMUNIKASI MANAJEMEN KEPERAWATAN

    8/13

    P%inip Komunikai Mana&e%

    Kepe%a$a"an

    . Mana#er harus mengerti struktur organisasi, termasuk pemahaman tentang siapa yang terkena dampak dari

    pengambilan keputusan yang telah dibuat.2. omunikasi bukan hanya sebagai perantara, akan tetapi sebagai bagian proses yang tak terpisahkan dalam kebi#aksanaan organisasi.

    -. omunikasi harus #elas, sederhana dan

    tepat. >ursalam (200!) menekankan bahwa prinsip komunikasi perawat pro8essional adalah CARE Complete,  Acurate, Rapid dan English.

    /. irri khas perawat pro8essional di masa depan dalam memberikan pelayanan keperawatan adalah dapat berkomunikasi secara lengkap, adekuat, dan cepat.

    . Mana#er harus meminta umpan balik apakah komunikasi dapat diterima secara akurat.

    $. Men#adi pendengar yang baik adalah komponen yang penting bagi mana#er.

  • 8/17/2019 KOMUNIKASI MANAJEMEN KEPERAWATAN

    9/13

    Mo'el ( Mo'el

    'an Me'ia Komunikai

    . omunikasi 7ertulis 2. omukasi secara

    ?angsung&@erbal -. omunikasi

    >on1erbal /. omunikasi @ia

     7elepon

  • 8/17/2019 KOMUNIKASI MANAJEMEN KEPERAWATAN

    10/13

    S"%a"e)i Komunikai E*ek"i*

    'alam P%ak"ik Kepe%a$a"an 'i RS

    omunikasi pada tahap ini tidak hanya ditun#ukan secara spesik melalui straregi perencanaan. 7etapi, tiga komponen, yaitu struktur, budaya, dan teknologi harus mendapat perhatian yang sama.

  • 8/17/2019 KOMUNIKASI MANAJEMEN KEPERAWATAN

    11/13

    ;iagram strategi komunikasi yang terbaik dlam

    praktek keperawatan (walkes dan robbson, 99$)

  • 8/17/2019 KOMUNIKASI MANAJEMEN KEPERAWATAN

    12/13

    Komunikai 'en)an

    S!AR omunikasi SB adalah kerangka teknik komunikas yang disediakan untuk petugas kesehatan dalam menyampaikan kondisi pasien. SB adalah alat komunikasi dalam melakukan identikasi terhadap

    pasien sehingga mampu meningkatkan kemampuan komunikasi antara perawat dan dokter.

    :ormat pendokumentasian model SB untuk serah terima antar shi8t

    S  (diagnosa medis dan masalah keperawatan ! (sign and symptome dari masing*masing masalah keperawatan+ data sub#ekti8 dan data ob#ekti8. A (analisa dari data*data yang ada di

    background (b) sesuai masalah keperawatan dan mengacu kepada tu#uan dan kriteria has

    masing*masing diagnosa keperawatan). R (inter1ensi mandiri& kolaborasi yang prioritas

    diker#akan dan hal*hal khusus yang harus

    men#adi perhatian).

  • 8/17/2019 KOMUNIKASI MANAJEMEN KEPERAWATAN

    13/13

    ontoh penerapan SB S+ nak post op hari  dengan raniotomi remo1al e.c strocitoma post pemasangan @p Shunt.

    Masalah keperawatan+ Cangguan per8usiaringan erebral, tidak e8ekti8nya bersihan alan na8as, resiko in8eksi, resiko gangguan keseimbangan cairan+ kurang. !+ bu pasien mengatakan anak cendrung idur , ubun*ubun tampak cekung , re6eks

    menghisap kurang, tidak ada muntah . Breast 8eeding hanya 20 ml. :eeding susu !D 0ml. CSE F - M  @ menangis, pupil 2&2 reaksi positi8, suhu -3.-G,  2/ D&mnt, onchi dikedua lapang paru, = //D&mnt. BB tidak ada, hasil % belum ada. Sedang erpasang ;i&/ >al&2 #am. BB .!g

    A+ %er8usi #aringan serebral belum adekuat pasen masih cenderung tidur. 7idak ada anda*tanda peningkatan 7, slem masih

    banyak, batuk tidak e8ekti8, tanda*tanda n8eksi tidak ditemukan R+ Monitor status neurologi dan tanda*tanda peningkatan 7 Cunakan tehnik a&anti septic dalam merawat luka. 'bser1asi balance

    cairan, ka#i dan monitor status perna8asan,