MANAJEMEN KEPERAWATAN Aplikasi dalam Praktik Keperawatan ... Konsep Manajemen dan Kepemimpinan...

download MANAJEMEN KEPERAWATAN Aplikasi dalam Praktik Keperawatan ... Konsep Manajemen dan Kepemimpinan Keperawatan

of 48

  • date post

    26-May-2020
  • Category

    Documents

  • view

    85
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of MANAJEMEN KEPERAWATAN Aplikasi dalam Praktik Keperawatan ... Konsep Manajemen dan Kepemimpinan...

  • MANAJEMEN KEPERAWATAN

    Aplikasi dalam Praktik Keperawatan Profesional

    Edisi 3

    Nursalam

    Penerbit Salemba Medika, tahun 2011

    ISBN: 978-602-8570-73-2

  • Daftar Isi

    Tentang Penulis iii

    Kata Pengantar v

    Daftar Isi vii

    BAGIAN 1

    Tren Isu Pengelolaan Perubahan Manajemen Keperawatan 1

    Bab 1 Konsep Dasar Perubahan 3

    Jenis dan Proses Perubahan 5

    Teori-teori Perubahan 6

    Strategi Membuat Perubahan 10

    Kunci Sukses Strategi untuk terjadinya Perubahan yang Baik 11

    Tahap dan Pedoman Pengelolaan Perubahan 12

    Agen Pembaharu 14

    Daftar Pustaka 15

    Bab 2 Pengelolaan Tren dan Isu Perubahan Keperawatan Indonesia

    dalam Proses Profesionalisasi 17

    Kebijaksanaan Pemerintah (Depkes) Tentang Profesionalisasi

    Keperawatan 18

    Perubahan Profesi Keperawatan di Indonesia 19

    Permasalahan 23

    Langkah Strategis dalam Menghadapi Tren dan Isu Perubahan

    Keperawatan di Masa Depan 26

    Perubahan dan Pengembangan Peran Perawat Profesional

    di Masa Depan 37

    Daftar Pustaka 44

    BAGIAN 2

    Konsep Manajemen dan Kepemimpinan Keperawatan 47

    Bab 3 Konsep danProses Manajemen Keperawatan 49

    Pendahuluan 49

    Filosofi dan Misi 50

    Proses Manajemen Keperawatan 52

    Daftar Pustaka 55

    Bab 4 Teori Manajemen dan Kepemimpinan 57

    Ilmu Manajemen 57

    Manajemen Hubungan Antar manusia (1930-1970) 59

    Pengembangan Teori Kepemimpinan 60

    Teori Kontigensi dan Situasional 66

  • Teori Kontemporer (Kepemimpinan dan Manajemen) 67

    Teori Motivasi 67

    Teori Z 68

    Teori Intraktif 69

    Kompetensi yang Harus Dimiliki oleh Manajer Keperawatan dalam

    Meningkatkan Efektifitas Kepemimpinanya pada Abad ke -21 69

    Instrumen Penilaian Kecenderungan Gaya Kepemimpinan 74

    Contoh Kasus 74

    Daftar Pustaka 75

    Bab 5 Standar Praktik Keperawatan 77

    Tujuan Standar Keperawatan 78

    Jenis-jenis Standar Profesi Keperawatan 79

    Daftar Pustaka 82

    BAGIAN 3

    Perencanaan dan Pengaturan 83

    Bab 6 Motivasi dan Kepuasan Kerja 85

    Teori Motivasi dan Manajemen 85

    Motivasi Kerja 88

    Penampilan dan Kepuasan Kerja 92

    Keberhasilan Penyelesaian Tugas Sebagai Strategi Meningkatkan

    Kepuasan Kerja 94

    Contoh Kasus 1 94

    Contoh Kasus 2 95

    Daftar Pustaka 95

    Bab 7 Pendelegasian dan Supervisi 97

    Ketidakefdektifan dalam pendelegasian 97

    Konsep pendelegasian 98

    Prinsip Utama Pendelegasian 101

    Contoh Kasus 1 105

    Contoh Kasus 2 106

    Daftar Pustaka 106

    Bab 8 Komunikasi dalam Manajemen Keperawatan 107

    Proses Komunikasi 107

    Prinsip Komunikasi Manajer Keperawatan 108

    Model Komunikasi 109

    Strategi Komunikasi dalam Praktik Keperawatan di Rumah Sakit 111

    Aplikasi Komunikasi dalam Asuhan Keperawatan 112

    Daftar Pustaka 115

    Bab 9 Manajemen Konflik, Kolaborasi dan Negoisasi 117

    Sejarah Terjadinya Manajemen Konflik 118

  • Kategori Konflik 119

    Proses Konflik 119

    Penyelesaian Konflik 120

    Negoisasi 122

    Contoh Kasus 125

    Daftar Pustaka 125

    BAGIAN 4

    Pengelolaan Pelaksanaan dalam Praktik Keperawatan Profesional 127

    Bab 10 Sistem Model Metode Asuhan Keperawatan Profesional (MAKP) 129

    Pendahuluan 129

    Faktor-faktor yang Berhubungan dalam Perubahan MAKP 130

    Metode Pengelolaan Sistem Pemberian Asuhan Keperawatan

    Profesional 132

    Metode Penghitungan Kebutuhan Tenaga Keperawatan 142

    Penghitungan Beban Kerja 149

    Daftar Pustaka 151

    Bab 11 Aplikasi Model Metode Asuhan Keperawatan Profesional (MAKP) 153

    Pendahuluan 153

    Perubahan Model Sistem Pemberian Asuhan Keperawatan 153

    Langkah Pengelolaan MAKP 154

    Daftar Pustaka 194

    BAGIAN 5

    Pengelolaan Pendidikan Tinggi Keperawatan 195

    Bab 12 Pendidikan Tinggi Keperawatan 197

    Hakikat Pendidikan Tinggi Keperawatan 198

    Pendidikan Keperawatan Sebagai Pendidikan Keprofesian 199

    Penataan Pendidikan Tinggi Keperawatan 205

    Daftar Pustaka 217

    Bab 13 Pengelolaan Penyususnan Kurikulum Institusi 219

    Dasar dan Langkah Penyususnan Kurikulum Lengkap Pendidikan

    Tinggi Keperawatan 220

    Langkah-langkah Penyususnan Kurikulum Lengkap dan Muatan Lokal 221

    Kesimpulan 225

    Daftar Pustaka 226

    Bab 14 Pengelolaan Pembelajaran Praktikum (Laboratorium) 227

    Konsep Pembelajaran Praktikum 228

    Kegiatan Pembelajaran Praktikum 232

    Daftar Pustaka 240

  • Bab 15 Metode Pembelajaran Program Profesi di Klinik dan Lapangan 241

    Pendahuluan 241

    Konsep Program Profesi (PBK/PBL) 242

    Metode Pembelajaran 243

    Model Bimbingan Praktik 251

    Kesimpulan 253

    Daftar Pustaka 253

    Bab 16 Pengelolaan Program Profesi Ners 255

    Pendahulua 255

    Tujuan Program Profesi 256

    Kompetensi Program Profesi 256

    Metode Pembelajaran 259

    Sistem Evaluasi 260

    Daftar Pustaka 264

    Bab 17 Pengelolaan Evaluasi Program Profesi (Klinik dan Lapangan) 265

    Konsep Evaluasi Hasil Belajar Performa Klinik 266

    Pengelolaan Evaluasi Klinik 269

    Pelaksanaan Evaluasi Klinik 269

    Model Evaluasi Klinik 270

    Pemberian Nilaa (Score) 273

    Keputusan dan Pemberian Predikat 273

    Contoh Kasus 274

    Daftar Pustaka 274

    Bab 18 Kualitas Pelayan Buku Mutu dan Total Quality Management 275

    Kualitas Pelayanan Sebagai Proses 275

    Strategi dalam Mencapai Kualitas Pelayanan 277

    Contoh Kasus 283

    Daftar Pustaka 283

    BAGIAN 6

    Pengawasan 285

    Bab 19 Penilaian Kinerja Perawat 287

    Pendahuluan 287

    Prinsip-prinsip Penilaian 288

    Proses Kegiatan Penilaian Kerja 290

    Standar Instrumen Penilaian Kerja Perawat dalam Melaksanakan

    Asuhan Keperawatan 291

    Masalah dalam Penilaian Pelaksanaan Kerja 293

    Contoh Kasus 293

    Daftar Pustaka 294

  • Bab 20 Mutu Pelayanan Keperawatan 295

    Pendahuluan 295

    Konsep Mutu Pelayanan Keperawatan 296

    Indikator Penilaian Mutu Asuhan Keperawatan 298

    Audit Internal Pelayanan Keperawatan 301

    Audit Personalia 302

    Keselamatan Pasien 307

    Perawatan Diri 328

    Kepuasan Pasien 328

    Kenyamanan 331

    Kecemasan 333

    Pengetahuan 335

    Contoh Kasus 338

    Daftar Pustaka 339

    Bab 21 Perencanaan Pelayan Keperawatan di Rumah Sakit Metode Balance

    Scorecard (BSC) 341

    Sejarah Penggunaan BSC 343

    Daftar Pustaka 359

    Lampiran 1 – Lampiran Sistem Manajemen Keperawatan pada Tingkat Ruangan L-1

    Lampiran 2 – Lampiran Desain Laboratorium Keperawatan dan Peralatan L-2

    Lampiran 3 – Lampiran Pelaporan dan Penilaian L-9

    Lampiran 4 – Lampiran Contoh Angket Pengumpulan data L-13

    Lampiran 5 – Metode Asuhan Keperawatan Profesional (MAKP) di Ruang

    Irna Bedah X RS Y L-33

    Lampiran 6 – Overan (Sif/ Hand Over) L-41

    Lampiran 7 – Ronde Keperawatan (Nursing Rounds) L-49

    Lampiran 8 – Pengelolaan Obat (Sentralisasi Obat) L-63

    Lampiran 9 – Supervisi Kinerja Perawat dalam Asuhan Keperawatan L-77

    Lampiran 10 – Penerimaan Pasien Baru L-93

    Lampiran 11 – Lampiran Pengkajian Data Dasar dan Fokus L-113

    Lampiran 12 – Dokumentasi Keperawatan L-123

    Indeks I-1

  • Bab 1

    Konsep Dasar Perubahan

    Keperawatan sebagai profesi merupakan bagian dari masyarakat, ini akan terus berubah seirama

    dengan berubahnya masyarakat yang terus-menerus berkembang dan mengalami perubahan, demikian

    pula dengan keperawatan. Keperawatan dapat dilihat dari berbagai aspek, antara lain keperawatan

    sebagai bentuk asuhan profesional kepada masyarakat, keperawatan sebagai iptek, serta keperawatan

    sebagai kelompok masyarakat ilmuwan dan kelompok masyarakat profesional. Dengan terjadinya

    peru