Bimbingan & konseling

download Bimbingan & konseling

of 19

  • date post

    27-Jul-2015
  • Category

    Education

  • view

    157
  • download

    2

Embed Size (px)

Transcript of Bimbingan & konseling

1. BIMBINGAN & KONSELINGKelompok 7 2. Perlukah Bimbingandan Konseling disekolah?Tentu perlu, dong! 3. AdministrasiPengajaran kurikulerPendidikan jabatanPendidikan khususPendidikan remidialBidangPembinaan 4. Hakikat bimbingan & konselingBimbingan merupakan proses yang berkelanjutan yangdilakukan secara sistematis, disengaja, berencana, terusmenerus, dan terarah kepada tujuan.Bimbingan adalah bantuan atau pertolongan (helping,aiding, assisting, availing), maka yang aktif dalammengembangkan diri, mengatasi masalah,Bantuan diberikan kepada individu yang sedangberkembang dengan segala keunikannya denganmempertimbangkan keragaman dan keunikan individu.Tujuan bimbingan adalah perkembangan optimal, yaituperkembangan yang sesuai dengan potensi dan sistem nilaitentang kehidupan yang baik dan benar.BIMBINGAN 5. Hakikat bimbingan & konselingMenurut Jones (1951), Konseling adalah kegiatan dimana semua faktadikumpulkan dan semua pengalaman siswa difokuskan pada masalahtertentu untuk diatasi sendiri oleh yang bersangkutan.Menurut A.C. English dalam Shertzer & Stone (1974), Konselingmerupakan proses dalam mana konselor membantu konseli (klien)membuat interprestasi tentang fakta-fakta yang berhubungan denganpilihan, rencana, atau penyesuaian-penyesuaian yang perlu dibuatnya.Menurut Schertzer dan Stone (1980), Konseling adalah upaya membantuindividu melalui proses interaksi yang bersifat pribadi antara konselor dankonseli agar konseli mampu memahami diri dan lingkungannya, mampumembuat keputusan dan menentukan tujuan berdasarkan nilai yangdiyakininya sehingga konseli merasa bahagia dan efektif perilakunya..KONSELINGTujuan dari konseling atau hasil yang diperoleh dari konseling, yaitumenekankan bahwa orang yang dibantu berhasil mengembangkan sikapseta tingkah laku yang memuaskan bagi diri dan lingkunganny, sertaberhasil mengatur kehidupannya secara bertanggung jawab. 6. Tujuan Bimbingan & KonselingTujuan Umum BK adalah membantupeserta didik mengenal bakat, minat, dankemampuannya, serta memilih danmenyesuaikan diri dengan kesempatanpendidikan dan merencanakan karir yangsesuai dengan tuntutan kerja.Tujuan Khusus BK adalahmembantu siswa untuk mencapaitujuan-tujuan perkembangannya yangmeliputi aspek pribadi-sosial, belajar(akademik), dan karir. 7. Memiliki sikap toleransi terhadap umat beragama lain, dengansaling menghormati dan memelihara hak dan kewajibannyamasing-masing. Memiliki kemampuan berinteraksi sosial (human relationship),yang diwujudkan dalam bentuk hubungan persahabatan,persaudaraan, atau silaturahim dengan sesama manusia. Memiliki keterampilan atau teknik belajar yangefektif, seperti keterampilan membaca buku,mengggunakan kamus, mencatat pelajaran, dan mempersiapkandiri menghadapi ujian. Memiliki pengetahuan mengenai dunia kerja dan informasi kariryang menunjang kematangan kompetensi karir. Memiliki kemampuan merencanakan masa depan, yaitumerancang kehidupan secara rasional untuk memperoleh peran-peranyang sesuai dengan minat, kemampuan, dan kondisikehidupan sosial ekonomi.Penerapannya? 8. Fungsi Bimbingan & KonselingPemahaman Preventif PengembanganPenyembuhan Penyaluran PenyesuaianPerbaikan Fasilitas Pemeliharaan 9. Pemahaman Preventif PengembanganPenyembuhan Penyaluran PenyesuaianPerbaikan Fasilitas Pemeliharaan 10. Pemahaman Preventif PengembanganPenyembuhan Penyaluran PenyesuaianPerbaikan Fasilitas Pemeliharaan 11. Pemahaman Preventif PengembanganPenyembuhan Penyaluran PenyesuaianPerbaikan Fasilitas Pemeliharaan 12. Prinsip Bimbingan & KonselingBimbingan adalah suatu proses membantu individu (peserta didik)agar mereka dapat membantu dirinya sendiri dalam memecahkanmasalah yang dihadapiBerfokus pada ndividu yang dibimbingDiperlukan pemahaman mengenai keragaman karakteristik dankemampuan peserta didikMasalah yang tidak dapat diselesaikan oleg tim pembimbinglembaga pendidikan, hendaknya diserahkan kepada ahli ataulembaga yang berwenang menyelesaikannyaDimulai dengan identifikasi kebutuhan yang dirasakan oleh individu (pesertadidik)yang akan dibimbing atau konselingBersifat luwes dan fleksibel, sesuai dengan kebutuhan ndividu dan masyarakatHarus sesuai dengan program pendidikan dalam lembaga yang besangkutanDikelola oleh orang yang memiliki keahlian dalam bidang bimbingan Dievaluasiuntuk mengetahui hasil dan pelaksanaan program. 13. Asas Bimbingan & KonselingKerahasiaan Kesukarelaan KeterbukaanKegiatan Kemandirian KekinianKedinamisan Keterpaduan KeharmonisanKeahlianAlih tangankasusTut wurihandayani 14. Jenis LayananBimbingan & KonselingLayanan orientasi, yangmemungkinan peserta didikmemahami lingkungan baruLayanan informasi, yangmemungkinan peserta didikmenerima dan memahamiberbagai informasi (informasi diri,sosial,belajar, pergaulan, karier,pendidikan lanjutan).Layanan pembelajaran, yangmemungkinan pesertadidikmengembangkan sikap dankebiasaan belajarLayanan penguasaan konten, yangmembantu dalam menguasaikonten tertentu, terutamakompetensi dan atau kebiasaanyang berguna dalam kehidupan disekolah, keluarga, dan masyarakat.Layanan penempatan dan penyaluran, yangmemungkinan peserta didik memperoleh penempatandan penyaluran di dalamkelas, kelompok belajar,jurusan/program studi, program latihan, sesuaidengan potensi, bakat, minat erta kondisipribadinya 15. Jenis LayananBimbingan & KonselingLayanan bimbingan kelompok, yangmemungkinan sejumlah peserta didiksecara bersama-sama melaluidinamika kelompok memperolehbahan dan membahas pokok bahasan(topik) tertentuLayanan konseling kelompok,yang memungkinanpeserta didikmemperoleh kesempatan untukpembahasan dan pengentasanpermasalahan pribadi melaluidinamika kelompokLayanan Konsultasi, yang membantupeserta didik danatau pihak lain dalammemperoleh wawasan, pemahaman,dan cara-cara yang perludilaksanakan dalam menanganikondisi dan atau masalah pesertadidik.Layanan mediasi, yang membantupeserta didik menyelesaikanpermasalahan ataupun perselisihandan memperbaiki hubungan antarpeserta didik dengan konselorsebagai mediator.Layanan konseling perorangan, yangmemungkinanpeserta didik mendapatkanlayanan langsung tatap muka (secaraperorangan)dengan guru pembimbing untukmembahas dan mengentaskan permasalahanyang dihadapinya dan perkembangan dirinya. 16. Kesimpulan Bimbingan ialah suatu proses membantu individu melalui sendiriuntuk mengembangkan dan menemukan kemampuannya agarmemperoleh kebahagiaan pribadi dan kemanfaatan sosial. Konseling adalah serangkai hubungan langsung dengan individualyang bertujuan untuk membantu dia langsung dalam bersikap dantingkah laku. Bimbingan amatlah penting peranannya, sebab semakin tinggi danpenting peranannya, berbagai ilmu pengetahuan manusia di dunia,makin bertambahlah masalah-masalah kehidupan manusia dan tatasusunan masyarakat. Oleh karena itu, melalui bimbingan siswa kelakdapat menyesuaikan diri setiap keadaan. Dalam bimbingan dan konseling terdapat dasar,prinsip dan latarbelakang diperlukannya bimbingan dan konseling. Prinsip-prinsipyang dimaksud disisni ialah hal-hal yang dapat menjadi pegangandidalam proses bimbingan dan konseling. 17. Thank You 18. Pertanyaan1. Adilya : Tutwuri handayani. Jelaskan asas tersebut dalamasas-asas bimbingan konseling!2. Pamela : masalah anak pasti berbeda-beda, ada yang dayatangkap tinggi dan ada yang rendah. Apa saja strategi yangdisiapkan guru BK/konselor dalam menyelesaikan masalahini agar mengalami kesulitan mampu mengimbangi yangsudah mampu?3. Shinta : bagaimana sebaiknya sistem pelayanan BKdisekolah dasar?4. Rexa : jika diantara kalian ada yang menjadi kepala sekolah,kebijakan apa yang akan anda berika untuk mengekfektifkankinerja BK?5. Faiqotul : sebagai mitra orang tua, bagaimana guru Bkseharusnya menempatkan orang tua siswa sebagaimitranya?6. Rizki : jelaskan mengapa layanan BK sanat perludilaksanakan di SD? Apabia sangat perlu, padakenyataannya mengapa di SD belum ada layanan BK? 19. 1. Kartika : Pada jenjang SD apakah diperlukan khusus guruBK ataukah cukup guru kelas yang merangkap guru BK?Jika guru merangkap bagaimana cara mengoptimalkan agarmampu menjadi konseling yang baik bagi siswa2. Dyah : Pada SMP dan SMA sudah terlihat jelas guru BKberbeda dengan di SD yang belum ada. Bagaimana bentukkonkret pelayanan BK di SD?3. Maria : apakah para guru SD harus bisa berperan menjadiguru BK? Karena di SD tidak ada layanan bimbingankonseling4. Nanda dini : Bagaimana siswa yang sudah dibimbingtetapitetap belum ssuai dengan yang diharapkan?Contohnya siswa yang sering bolos5. Ristuhi : Bagaimana pengaplikasian BK di SD?6. Suci : bagaimana pelaksanaan dan evaluasi BK di SD,karena yang saya tahu di SD tidak ada guru untuk BK, lalubagaimana mengatasi siswa bermasalah di SD sertabagaimana sisi positif dan negatifnya ?