Sistem hormon pada manusia

download Sistem hormon pada manusia

of 45

Embed Size (px)

description

 

Transcript of Sistem hormon pada manusia

  • 1. By :Anita Puji Lestari (04)Ayu Larissa Maharani (07)Galih Fibrian Rahmawati(16)Maria Magdalena (23)Rachma Wijayanti (31)Septa Ayu Ningtyas (34)XI IA2

2. Selain sistem saraf , terdapat sistem kelenjar di dalam tubuh yangikut menentukan keseimbangan dan regulasi, yaitu sistem hormon.Hormon merupakan suatu zat kimia yang diproduksi oleh tubuh,dalam konsentrasi kecil yang dapat menimbulkan efek fisiologis padaorgan target.Hormon dihasilkan oleh kelenjar endokrin tubuh danditransportasikan dalam aliran darah.Selain kelenjar endokrin, terdapat juga kelenjar eksokrin yangmenyekresikan zat kimia.Perbedaannya terletak pada tempat kerja cairan kimia yangdihasilkannya.Kelenjar eksokrin disekresikan ke luar tubuh, seperti keringat danenzim di mulut.Adapun hormon yang dihasilkan oleh kelenjar endokrin diedarkandi dalam tubuh oleh sistem peredaran darah.Hormon bekerja secara efektif jika dalam jumlah yang sesuai, jikajumlah hormon yang disekresikan berlebih atau kurang, akan timbulkelainan-kelainan pada tubuh. 3. Hormon dan sistem saraf bersama-sama mengatur regulasitubuh, yaitu sebagai berikut :Mengatur kesetimbangan cairan tubuh dalam proses homeostatis(nutrisi, metabolisme, kesetimbangan garam dan air, kesetimbangangula hingga ekskresi)Bereaksi terhadap rangsang dari luar tubuhBerperan dalam pertumbuhan dan perkembanganPengaturan dan penyimpanan energiPerbedaan sistem kerja pada hormon dan saraf tersebutterletak pada jeda waktu yang diperlukan oleh kedua sistemdalam menanggapi rangsang atau stimulus.Seperti halnya saraf, hormon bekerja dengan sangat spesifik.Sel target atau organ target yang akan dituju harus dilengkapidengan sebuah reseptor yang dikenal oleh hormon, jika tidakdikenali, hormon tidak akan bereaksi.Beberapa bagian dalam tubuh tempat diproduksinya hormondisebut kelenjar endokrin. 4. Hipotalamus mengontrol kerja dari kelenjar pituitari(kelenjar hipofisis).Kelenjar hipofisis disebut juga master of glandkarena banyak menyekresikan hormon danmemengaruhi kerja hormon yang dihasilkan olehkelenjar lain di dalam tubuh.Hipotalamus terletak di bagian dalam-bawah otak.Kelenjar hipotalamus memerintahkan kelenjarhipofisis bagian depan dan belakang untukmenghasilkan atau menghambat produksi hormonkelenjar endokrin lain sesuai dengan kebutuhan. 5. Hipotalamus sangat penting karena menjadipenghubung dan pengatur komunikasi antara sistemhormon dan sistem saraf.Selain itu, berperan juga dalam mengaturpertumbuhan dan perkembangan manusia.Hipotalamus dapat berkomunikasi dengan kelenjarhipofisis dengan dua cara, yaitu dengan impuls sarafatau dengan mengeluarkan hormon.Misalnya, jika tekanan darah turun, hipotalamusmengirimkan implus saraf ke kelenjar hipofisis bagiandepan. Akbatnya, hipofisis menyekresikan ADH(antidiuretic hormone) yang menyebabkan tekanandarah naik. 6. Dari 9 jenis hormon yang disekresikan kelenjarhipofisis, 7 hormon disekresikan bagian depan(anterior) hipofisis dan 2 lainnya oleh bagian belakang(posterior) hipofisis.Kelenjar hipofisis posterior tersusun atas jaringansaraf dan sebenarnya merupakan bagian darihipotalamus.Kelenjar hipofisis anterior tersusun atas sel-selendokrin yang menyintesis dan menyekresikanbeberapa hormon ke dalam darah. 7. a. Hipofisis AnteriorBagian hipofisis anterior (depan) menghasilkan hormon-hormonsebagai berikut :1) FSH (folikel stimulating hormone), berfungsi merangsangpematangan folikel de Graaf tempat sel telur berada.2) LH (lutenizing hormone), yaitu hormon yang berperan dalampematangan sel gonad pada wanita.3) ACTH (adrenocorticotropic hormone), yaitu hormon yang berperanmerangsang kelenjar adrenal untuk mengeluarkan hormon tertentu.4) TSH (tyroid stimulating hormone), merangsang kelenjar tiroidmengeluarkan hormon tiroksin.5) Prolaktin, hormon ini mengaktivasi air susu pada ibu yang sedangmenyusui.6) GH (growth hormone), merangsang pertumbuhan tulang danbagian tubuh lainnya dan berperan membantu penyerapan nutrisitubuh.7) Endorfin, merupakan hormon yang berfungsi sebagai penghilangrasa sakit. Beberapa narkotika menghasilkan efek yang sama denganendorfin. 8. b. Hipofisis PosteriorBagian hipofisis (belakang) ini menghasilkan hormon-hormon sebagai berikut :1) ADH (antidiuretic hormone), mengontrolkeseimbangan cairan tubuh melalui mekanismepengeluaran urine.2) Oxytocin, merupakan hormon yang berperan dalamkontraksi otot rahim pada saat seorang wanitamelahirkan. 9. Tiroid dan Paratiroid 10. Kelenjar tiroid dan paratiroid berada didaerah leher. Sering disebut kelenjar gondok(tiroid) dan kelenjar anak gondok(paratiroid).Kelenjar tersebut berfungsi mengaturkesetimbangan kadar kalsium serta lajumetabolisme tubuh. 11. a. TiroidKelenjar tiroid berada di daerah leher bagian bawah jakun. Terdapat dualobus menyamping dan dihubungkan oleh bagian yang disebut isthmus.Kelenjar tiroid menghasilkan hormon tiroksin dan kalsitonin.1) Tiroksin.Hormon ini mengontrol kecepatan metabolisme tubuh untuk menghasilkanenergi.Meningkatnya jumlah hormon tiroksin di dalam darah meningkatkankecepatan reaksi kimia dalam tubuh.Fungsi penting hormon tiroksin lainnya adalah berperan dalam prosespertumbuhan dan perkembangan tubuh serta menjadi faktor penting dalamproses perkembangan otak pada anak.Hormon tiroksin akan aktif jika mendapat perintah dari TSH yang berada dihipofisis. Kerja hormon tiroksin banyak dipengaruhi oleh kadar iodin di dalamdarah.2) Kalsitonin.Kalsitonin berfungsi mengatur keseimbangan kadar kalsium di dalam darahsehingga mencegah kalsium keluar dari tulang. 12. Kelenjar paratiroid berada di bagian belakang kelenjartiroid. Terdapat empat buah kelenjar paratiroid, 2 disebelah kanan dan 2 di sebelah kiriKelenjar paratiroid menghasilkan hormon paratiroidatau parathormon (PTH).Parathormon merupakan hormon yang bersamadengan kalsitonin mengatur kadar kalsium tubuh.Kalsium banyak diperlukan tubuh, seperti untuk kerjasaraf dan otot.Kebutuhan kalsium akan meningkat pada wanita hamilatau menyusui.Jika kadar kalsium dalam darah berkurang karenanutrisi makanan yang kurang kalsium, kebutuhan kalsiumakan diambil dari tulang oleh parathormon.Jika kadar kalsium sudah cukup atau terlalu tinggi,hormon kalsitonin akan menghambat pelepasan kalsiumdari tulang. 13. Kelenjar tiroid dan paratiroid 14. Pankreas merupakan kelenjar yang berfungsisebagai kelenjar eksokrin maupun endokrin.Sebagai kelenjar eksokrin, pankreas menghasilkanenzim yang berperan dalam proses pencernaanmakanan.Sementara itu, sebagai kelenjar endokrin, pankreasmenghasilkan hormon.Hormon tersebut diproduksi di bagian pulauLangerhans.Di dalam pulau-pulau Langerhans terdapat sel betayang menyekresikan insulin dan sel alfa yangmenyekresikan glukagon. 15. a. InsulinInsulin mengatur kadar gula dalam darah dengan caramenyimpan kelebihan glukosa tubuh menjadi glikogen didalam hati.Insulin berfungsi juga mengatur metabolisme lemakb. GlukagonBersama dengan insulin, glukagon mengatur kadar guladalam darah dengan cara merombak glikogen menjadiglukosa.Jika kita berpuasa atau beraktivitas berat tanpadidahului oleh asupan nutrisi, glukagon akan memecahglikogen menjadi glukosa sebagai sumber energi.Selain itu, glukagon juga dapat memecah lemakmenjadi asam lemak yang siap digunakan dalampembentukan energi. 16. Manusia memiliki dua kelenjar adrenal.Kelenjar tersebut berada di atas ginjal.Setiap kelenjar adrenal tersusun atas dua bagian.Bagian dalam disebut bagian medula dan bagianluar disebut bagian korteks.Kerja medula adrenal dipengaruhi oleh sistem sarafotonom, sedangkan korteks adrenal dipengaruhi olehhormon ACTH dari hipofisis anterior. 17. Kelenjar Adrenal dan bagian-bagiannya 18. a. Korteks.Pada kortek adrenal dihasilkan tiga macam hormon, yaituglucocorticoid, mineralocorticoid, dan Gonadocorticoid.1) Glucocorticoid.Glucocorticoid berfungsi sama dengan glukagon sehinggaberpengaruh dalam pengaturan kadar glukosa tubuh.Kerjanya dipengaruhi oleh sekresi ACTH di hipofisisanterior.Hormon glucocorticoid bekerja pada saat tubuh dalamkondisi stres.2) Mineralocorticoid.Hormon ini mengatur kadar garam dalam darah dengan carapengaturan ekskresi urine dan keringat. 19. 3) Gonadocarticoid.Hormon ini merupkan hormon sex, terdiri atasandroge, entrogen, dan progesteron.Jumlah hormon yang dihasilkan jauh lebih sedikitdibandingkan dengan hormon sex yang dihasilkanoleh testis dan ovarium.Androgen dan estrogen berperan dalampembentukan ciri kelamin sekunder pria dan wanita. 20. b. MedulaPada bagian medula, dihasilkan hormon epinefrin(adrenalin) dan norephinefrin (noreadrenalin).Ketika kondisi tubuh stres, kedua hormon tersebutakan menyiapkan kita dalam keadaan daruratsehingga meningkatkan laju metabolisme tubuh,menaikkan detak jantung, dan kadar glukosa tubuh.Juga dapat merasakan kerja hormon ini pada saatmelakukan kegiatan-kegiatan menegangkan, sepertiberdiri di ketinggian atau berada dalam kondisiketakutan. 21. Testis dan ovarium merupakan sumber utamahormon seksPada pria, testis menghasilkan hormontestosteron.Hormon tersebut berpengaruh dalam kematanganseksual pada pria termasuk ciri sekunder danpematangan sel sperma.Pada wanita, ovarium akan menghasilkan duahormon yang penting, yaitu estrogen danprogesteron.Hormon tersebut bekerja sama mengatur ciri sekssekunder dan mengatur masa reproduksi(menstruasi) dan masa kehamilan. 22. Ciri seks sekunder mulai terlihat pada seseorangyang berada pada masa pubertas.Pada pria, ciri seks sekunder dapat berupamembesarnya suara, timbulnya rambut di sekitarkemaluan, tumbuhnya jakun, serta bahu yangmelebar.Pada wanita ciri sekunder dapat dilihat daritumbuhnya payudara, munculnya rambut di sekitarkemaluan, serta dimulainya siklus reproduksi wanita(siklus menstruasi). 23. Kelenjar timus terletak di bawah kelenjar tiroid danparatiroid.Kelenjar tersebut ikut berperan dalam pengaturanpertumbuhan dengan menyekresikan hormonsomatotropin.Selain itu, timus juga menghasilkan timosin yangmengatur produksi sel khusus dalam darah putih,yaitu sel T.Sel T sangat berpengaruh dalam mekanis