Sistem hormon biopsikologi

Click here to load reader

  • date post

    05-Jul-2015
  • Category

    Documents

  • view

    1.122
  • download

    8

Embed Size (px)

Transcript of Sistem hormon biopsikologi

  • 1. DESY RASKIKA DARMAYANTI 46113320011 USWATUN HASANAH 46113320001 SISTEM HORMON

2. HORMON Berasal dari bahasa Yunani Hormaein yang berarti: Memacu atau Menggiatkan atau Merangsang 3. Hubungan Sistem Saraf & Sistem Hormon Sistem saraf bersama sistem endokrin mengkoordinasikan seluruh sistem di dalam tubuh. Sistem saraf & sistem endokrin ini merupakan suatu sistem yang saling berhubungan sehingga dinamakan NEUROENDOKRIN 4. SISTEM KOORDINASI SARAF & HORMON 5. HORMON ADALAH: Zat yang dilepaskan ke dalam aliran darah dari kelenjar atau organ, yang mempengaruhi kegiatan di dalam sel-sel. Sebagian besar hormon merupakan protein yang terdiri dari rantai asam amino yang berbeda-beda. Sisanya merupakan steroid, yaitu derivat dari kolesterol. Hormon dalam jumlah yang sangat kecil dapat memicu respon tubuh yang sangat luas 6. GOLONGAN HORMON Derivat Asam Amino (Amino Acid Derivate Hormone) Peptides Hormones Protein Hormones Steroid Hormones 7. Cara Kerja HORMON Hormon bekerja atas perintah dari sistem saraf dan yang mengatur hal tersebut terdapat pada HIPOTALAMUS Hormon diedarkan melalui aliran darah menuju ke jaringan atau organ tubuh. Hormon bekerja secara perlahan dan memerlukan waktu yang lama. 8. Efek Kerja Hormon Memacu Pertumbuhan dan Perkembangan Tubuh. Mengatur Metabolisme bagaimana tubuh mendapatkan energy dari makanan yang kita konsumsi Mengatur Fungsi Seksual Reproduksi Mengatur Homeostasis pengaturan secara otomotis dalam tubuh agar kelangsungan hidup dapat dipertahankan. Contoh: pengendalian tekanan darah, kadar gula dalam darah & kerja jantung 9. THE ENDOCRINE SYSTEM Kelenjar Endokrin (Kelenjar Tanpa Pembuluh) melepaskan bahan kimia, yang disebut HORMON secara langsung ke sistem sirkulatorik. Kelenjar Endokrin, memproduksi, menyimpan dan melepaskan Hormon. Jika semuanya berjalan lancar, tubuh akan berfungsi secara optimal. 10. The Glands of Endocrine System 11. Memproduksi beberapa hormon yang penting, termasuk Melatonin (zat pigmen kulit), mengatur siklus bangun dan tidur juga perkembangan seksual. Kelenjar Pineal 12. Bagian dari otak yang memproduksi beberapa hormon yang dilepaskan zat kimia ke kelenjar Pituirary. Hypotalamus 13. Disebut juga Master Gland kelenjar Pituitary mengatur hormon pertumbuhan, perkembangan mental & sistem reproduksi. Pituitary juga mengatur sistem kerja Endokrin. Kelenjar Pituitary 14. Pituitary Anterior & Pituitary Posterior Terdapat dua mekanisme berbeda bagaimana Hypotalamus mengontrol Pituitary, yaitu: Pituitary Anterior Pituitary Posterior 15. Hormon yang dikontrol oleh Pituitary Anterior: ACTH (Adrenocorticotropic Hormone) Menstimulasi kelenjar adrenal untuk memproduksi hormon cortisol TSH (Thyroid Stimulating Hormone) Merangsang sekresi kelenjar thyroid 16. LH & FSH (Luteinizing Hormone & Folicle Stimulating Hormone) Menstimulasi hormone estrogen & progesteron, testoteron & sperma. Hormon ini masuk dalam golongan Gonadotropic PRL ( Prolactin) Merangsang kelenjar mamae untuk menghasilkan ASI GH (Growth Hormon) Menstimulasi pertumbuhan dan perbaikan sel. MSH (Melanotropin Stimulating Hormon) Memacu pembentukan pigmen kulit 17. Hormon yang diatur oleh Pituitary Posterior: ADH (Antidiuretik Hormone) Mengatur pengeluaran urine Oxcytocin Merangsang kontraksi otot dinding uterus saat partus Merangsang kontraksi sel kontraktil kelenjar ASI 18. KELENJAR THYROID Hormon yang dihasilkan: Hormon Tiroksin Hormon Triodontironin Fungsinya: 1. Mengatur metabolisme karbohidrat 2. Mempengaruhi perkembangan mental 3. Mempengaruhi pertumbuhan, perkembangan & diferensiasi sel Hormon Calsitonin Fungsinya: 1. Menurunkan kadar calsium darah 2. Mengatur absorbsi Calcium oleh tulang 19. KELENJAR PARATHYROID Merupakan kelenjar yang menempel pada kelenjar Thyroid. Setiap kelenjar Thyroid memiliki 2 pasang kelenjar Parathyroid, sehingga total berjumlah 4. Hormon yang dihasilkan adlh: Hormon PTH (Parathormon) Fungsinya: 1. Mengatur metabolisme Calcium & Phospat 2. Mengendalikan pembentukan tulang. 20. KELENJAR THYMUS Hormon yang dihasilkan selama masa pertumbuhan sampai masa pubertas. Hormon yang dihasilkan: Hormon Timosin Fungsinya: 1. Mengatur proses pertumbuhan 2. Mengatur kekebalan tubuh 21. KELENJAR PANKREAS Hormon yang dihasilkan: Hormon Insulin Fungsinya: 1. Mengatur kadar glukosa dalam darah 2. Membantu perubahan glukosa menjadi glukogen dalam hepar & otot Hormon Glukogen Fungsinya: 1. Meningkatkan kadar gula dalam darah 22. KELENJAR ADRENAL Memproduksi hormon: Aldosterone Fungsinya: Mengontrol tekanan darah dengan cara mengatur keseimbangan Potasium & Sodium Cortisol Fungsinya: membantu meregulasi reaksi terhadap stress. Cortisol juga membantu meregulasi metabolisme tubuh, sugar level, dan tekanan darah 23. Kelenjar Gonad SEL TESTIS Testis menghasilkan Hormon: Hormon Androgen ex: Hormon Testosteron yang merupakan hormon terpenting dalam pembentukan sel Spermatozoa 24. Kelenjar Gonad SEL OVARIUM Menghasilkan Hormon penting pada wanita: Hormon Estrogen : 1. mempertahankan dan mengembangkan tanda kelamin sekunder pada wanita 2. Mengatur siklus haid Hormon Progesteron: 1. Mempengaruhi perkembangan fetus saat kehamilan 2. Menjaga kelenjar ASI 25. BEBERAPA HORMON PENTING TUBUH MANUSIA MELATONIN Hormon ini diproduksi oleh Kelenjar Pineal dan berfungsi sebagai Antioksidan & mengontrol tidur. Kelebihan hormon ini dapat menyebabkan: lesu, gangguan hati, disorientasi pikiran, perilaku psikotik, kebingungan, mengantuk, gangguan bicara & sakit kepala. Kekurangan hormon ini dapat menyebabkan: insomnia, depresi, siklus haid tidak teratur, gelisah & PMS. 26. SEROTONIN Diproduksi di saluran cerna, hormon ini berfungsi mengontrol mood, nafsu makan & tidur. Kelebihan hormon ini dapat menyebabkan: gelisah, kebingungan, kehilangan koordinasi otot, gerakan tak terkendali & hilang kesadaran. Kekurangan hormon ini dapat menyebabkan: fobia, pesimis, gelisah & tidak percaya diri. 27. TIROID Diproduksi di kelenjar tiroid, hormon ini mempengaruhi metabolisme basal & dan mempengaruhi sintetis protein. Kelebihan hormon ini dapat menyebabkan: diare, gugup, sakit kepala & kesulitan tidur. Kekurangan hormon tiroid dapat menyebabkan: gangguan konsentrasi & memori, nyeri sendi dan otot, bahkan untuk beberapa kasus berat dapat menyebabkan depresi & gangguan jiwa lainnya. 28. ADRENALIN Diproduksi di Medula Adrenal. Hormon ini berfungsi untuk meningkatkan pasokan oksigen & glukosa ke otak dan otot dengan cara meningkatkan denyut jantung. 29. DOPAMIN Hormon ini diproduksi di ginjal & hipotalamus. Hormon ini berfungsi untuk memperlambat pelepasan prolaktin dan TRH dari hipofisis anterior. Kelebihan Dopamin dapat menyebabkan: mual, detak jantung tidak teratur, kesulitan bernapas & perubahan urine. Kekurangan hormon ini dapat menyebabkan: tertekan, motivasi rendah, berpikir lambat & impotensi. 30. GASTRIN Hormon ini di produksi di duodenum (usus 12 jari), yang berfungsi untuk sekresi asam lambung oleh sel parietal. Kelebihan gastrin dapat menyebabkan penyakit gastrinoma yaitu: Tumor Jinak 31. HORMON PERTUMBUHAN (GH) Hormon ini diproduksi di pituitary anterior, berfungsi untuk merangsang pertumbuhan dan reproduksi sel. Kelebihan hormon ini dapat menyebabkan: gangguan penglihatan, kelemahan, resistensi insulin, bahkan untuk beberapa kasus dapat menyebabkan diabetes tipe 2. Kekurangan hormon ini dapat menyebabkan: pada anak- anak dikenal istilah Failure To Thrive (gagal tumbuh). Pada orang dewasa kekurangan hormon pertumbuhan jarang terjadi, tapi dalam beberapa kasus dapat menyebabkan obesitas, penurunan massa otot dan pengurangan energi. 32. INSULIN Diproduksi di pankreas dan berfungsi untuk pengambilan glukosa, glikogenesis & glikolisis di hati dan otot dari darah. Kelebihan insulin dapat menyebabkan: kadar gula darah sangat rendah, kecemasan, dan untuk bbrp kasus dapat menyebabkan Hipoglikemia Kekurangan insulin dapat menyebabkan: Hiperglikemia yang dapat mengakibatkan diabetes melitus 33. TESTOSTERON Hormon ini diproduksi di testis dan berfungsi sebagai hormon seks pria. Hormon ini merangsang pematangan organ-organ seks pria, skrotum, pertumbuhan jenggot, pertumbuhan massa otot dan kekuatan, dan peningkatan kepadatan tulang. Kelebihan hormon ini dapat menyebabkan: Kelebihan hormon ini dapat menyebabkan peningkatan libido berlebihan dan mudah marah. Kekurangan testoreton juga dapat membuat, kehilangan otot tubuh, kelelahan yang kronis, penurunan libido dan disfungsi ereksi 34. PROGESTERON Hormon ini diproduksi di ovarium, kelenjar adrenal dan plasenta (saat hamil). Hormon progesteron berfungsi menaikkan faktor pertumbuhan epidermal dan meningkatkan temperatur inti selama ovulasi Kekurangan progesteron bisa membuat kecemasan, susah tidur, susah beristirahat, panik, gelisah, kekurangan cairan dan payudara membengkak