Makalah Lengkap Dermatitis Dan Pengobatan

Click here to load reader

  • date post

    13-Dec-2015
  • Category

    Documents

  • view

    249
  • download

    6

Embed Size (px)

description

radang kulit

Transcript of Makalah Lengkap Dermatitis Dan Pengobatan

Makalah Lengkap Dermatitis dan Pengobatan

A. Pengertian Dermatitis Dermatitis merupakan epidermo-dermatitis dengan gejala subyektif pruritus. Obyektif tampak inflamasi eritema, vesikula, eksudasi, dan pembentukan sisik. Tanda-tanda polimorfik tersebut tidak selalu timbul pada saat yang sama. Penyakit bertendensi residif dan menjadi kronis. Sinonim dermatitis adalah eksem. Ada yang membedakan antara dermatitis dan eksem, tetapi pada umumnya menganggap sama.Eksim atau Dermatitis adalah istilah kedokteran untuk kelainan kulit yang mana kulit tampak meradang dan iritasi. Keradangan ini bisa terjadi dimana saja namun yang paling sering terkena adalah tangan dan kaki. Jenis eksim yang paling sering dijumpai adalah eksim atopik atau dermatitis atopik. Gejala eksim akan mulai muncul pada masa anak anak terutama saat mereka berumur diatas 2 tahun. Pada beberapa kasus, eksim akan menghilang dengan bertambahnya usia, namun tidak sedikit pula yang akan menderita seumur hidupnya. Dengan pengobatan yang tepat, penyakit ini dapat dikendalikan dengan baik sehingga mengurangi angka kekambuhan.Dermatitis ada yang didasari oleh faktor endogen, misalnya dermatitis atopik, dermatitis kontak, dan sebagainya. Tetapi kebanyakan penyebab dermatitis ini belum diketahui secara pasti. Sedangkan bila ditinjau dari jenis kelainannya, maka dermatitis atopik adalah dermatitis yang paling sering dibahas, mengingat insidensnya yang cenderung terus meningkat dan dampak yang dapat ditimbulkannya pada kualitas hidup pasien maupun keluarganya.Imunitas seluler menurun pada 80% penderita dermatitis alergi. Sehingga pada umumnya penderita ini mudah mengalami infeksi. Oleh karena itu, sebaiknya penderita menjaga kondisi tubuhnya agar selalu vit dengan berolah raga teratur, makan yang bergizi (bisa ditambahkan madu), istirahat yang cukup serta yang terpenting menjauhi stress emosional. Penderita juga sebaiknya jangan berdekatan dengan penderita cacar air, herpes zoster atau penyakit kulit lainnya karena akan mudah tertular. Untuk pemilihan obat dermatitis yang tepat sebaiknya anda periksakan diri dan konsultasi ke dokter spesialis kulit.B. Penyebab Terjadinya DermatitisPenyebab dermatitis dapat berasal dari luar (eksogen), misalnya bahan kimia, fisik (contoh : sinar), mikroorganisme (bakteri, jamur); dapat pula dari dalam (endogen), misalnya dermatitis atopik. Sebagian lain tidak diketahui pasti. Banyak macam dermatitis yang belum diketahui patogenesisnya, terutama yang penyebabnya fakktor endogen. Yang telah banyak dipelajari adalah tentang dermatitis kontak, baik yang tipe alergik maupun iritan primer.Pada umumnya penderita dermatitis mengeluh gatal. Kelainan kulit bergantung pada stadium penyakit, batasnya dapat tegas dapat pula tidak tegas, penyebarannya dapat setempat, generalisata, bahkan universalis. Pada stadium akut kelainan kulit berupa eritema, edema, vesikel atau bula, erosi dan eksudasi, sehingga tampak basah (medidans). Stadium subakut, eritema berkurang, eksudat mengering menjadi krusta. Sedang pada stadium kronis tampak lesi kronis, skuama, hiperpigmentasi, likenifikasi, dan papul, mungkin juga terdapat erosi atau ekskoriasi karena garukan. Stadium tersebut tidak selalu berurutan, bisa saja sejak awal suatu dermatitis memberi gambaran klinis berupa kelainan kulit stadium kronis. Demikian pula jenis efloresensinya tidak selalu harus polimorfi, mungkin hanya oligomorfi.Tiap tiap orang mempunyai pencetus eksim yang berbeda beda. Ada orang yang setelah memegang sabun atau deterjen akan merasakan gatal yang luar biasa, ada pula yang disebabkan oleh bahan atau alat rumah tangga yang lain. Gejala yang timbul pun bervariasi, ada yang gatalnya ringan tetapi rasa panas yang dominan, ada pula yang sebaliknya. Infeksi saluran nafas bagian atas atau flu juga bisa menjadi pencetus timbulnya eksim. Stress yang dialami penderita akan membuat gejala menjadi lebih buruk.Meskipun penyembuhan eksim sangat sulit dilakukan, namun pada banyak kasus, pasien dapat mengurangi terjadinya kekambuhan dengan melakukan pengobatan yang tepat dan menghindari iritan/alergen yang menyebabkan eksim. Perlu diingat, penyakit ini tidak menular dan tidak akan menyebar dari satu orang ke orang yang lain.Hingga kini belum ada kesepakatan internasional mengenai tatanaman dan klasifikasi dermatitis, tidak hanya karena penyebabnya yang multi faktor, tetapi juga karena seseorang dapat menderita lebih dari satu jenis dermatitis pada waktu yang bersamaan atau bergantian. Ada yang memberi nama berdasarkan etiologi (contoh : dermatitis kontak, radiodermatitis, dermatitis medikamentosa), morfologi (contoh : dermatitis papulosa, dermatitis vesikulosa, dermatitis medidasns, dermatitis eksfoliativa), bentuk (contoh : dermatitis numularis), lokalisasi (contoh : dermatitis interdigitalis, dermatitis intertriginosa, dermatitis manus, dermatitis generalisata), dan ada pula yang berdasarkan lama atau stadium penyakit (contoh : dermatitis akut, dermatitis subakut, dermatitis kronis).Perubahan histopatologi dermatitis terjadi pada epidermis dan dermis, bergantung pada stadiumnya. Pada stadium akut kelainan di epidermis berupa vesikel atau bula, spongiosis, edema intrasel, dan eksositosis, terutama sel mononuklear. Dermis sebab, pembuluh darah melebar, ditemukan sebukan terutama sel mononuklear; eosinofil kadang ditemukan, bergantung pada penyebab dermatitis.Kelainan pada stadium subakut hampir seperti stadium akut, jumlah vesikel di epidermis berkurang, spongiosis masih jelas, epidermis tertutup krusta, dan parakeratosis; edema di dermis berkurang, vasodilatasi masih tampak jelas, demikian pula sebukan sel radang.Epidermis pada stadium kronis, hiperkeratosis, parakeratosis, akantosis, rete ridges memanjang, kadang ditemukan spongiosis ringan; vesikel tidak ada lagi. Papila dermis memanjang (papilamatosis), dinding pembuluh darah menebal, dermis terutama di bagian atas bersebukan sel radang mononuklear, jumlah fibroblas dan kolagen bertambah. Eksema dapat dipicu oleh beberapa hal, antara lain:1. Keringnya kulit 2. Iritasi oleh sabun, detergen, pelembut pakaian, dan bahan kimia lain 3. Menciptakan kondisi yang terlalu hangat untuk anak, misalnya membungkus anak dengan pakaian berlapis-lapis 4. Alergi atau intoleransi terhadap makanan tertentu 5. Alergi terhadap tungau debu, serbuk sari tanaman, atau bulu hewan 6. Virus dan infeksi lain 7. Perjalanan ke negara dengan iklim berbeda C. GejalaGejala eksim akan mulai muncul pada masa anak anak terutama saat mereka berumur diatas 2 tahun. Pada beberapa kasus, eksim akan menghilang dengan bertambahnya usia, namun tidak sedikit pula yang akan menderita seumur hidupnya. Dengan pengobatan yang tepat, penyakit ini dapat dikendalikan dengan baik sehingga mengurangi angka kekambuhan.Harus diperhatikan juga tentang gejala lainnya yang mungkin dapat membantu mengenali dermatitis bila seseorang mengalaminya. Adapun gejala-gejalanya sebagai berikut :1. Terdapat tanda-tanda infeksi, meliputi area yang besah atau adanya pus.2. Kulit terbuka, meradang atau sangat merah disertai rasa terbakar atau panas disekitar daerah yang terinfeksi.3. Ruam menyebar dan mengakibatkan rasa tidak nyaman yang berlangsung lebih dari 3 minggu.4. Timul vesikel (tonjolan kecil berisih cairan jernih).5. Terdapat bagian bersisik putih diarea terebut, atau sangat mengelupas.6. Kulit menjadi sangat kering, keras dan kaku.7. Pasien adalah anak-anak atau usia lanjut.D. Terapi, Pencegahan (Pengobatan) DermatitisPada terapi ada beberapa anjuran yang harus dilakukuan guna penyembuhan dermatitis itu sendiri dalam hal ini terdapat penjelasan dari setiap terapi, yaitu :1. Antihistamin dan Antialergi Antihistamin memredakan dermatitis yang diinduksikan oleh alergi, bekerja terutama pada reseptor histamin H. Perhatikan bahwa beberapa antihistamin menyebabkan mengantuk. Tidak boleh diberikan pada pasien yang mengemudi atau beroperasi mesin.2. Antihistamin/Antipruritus Topikal Memberi tahu kepada pasien untuk menggunakan preparat anti gatal dengan tepat. Beberapa produk harus digosokkan secara topikal, sedangkan yang lain digunakan sewaktu mandi. Hindari kontak dengan mata atau puting susu bila sedang masa menyusui. Anti-Infeksi Topikal. Beberapa anti-infeksi topikal mengandung antibiotik sehingga dapat digunakan untuk mengobati dermatitis yang terinfeksi.3. Anti-infeksi Topikal dengan korfikosteroidKortikosteroid yang terkandung dalam preparat mi digunakan untuk menekan peradangan akibat dermatitis. Obat tersebut berguna pada berbagai tipe dermatitis yang terinfeksi.4. Kortikosteroid topikal Obat-obat seperti steroid sebaiknya digunakan hanya pada daerah yang meradang. Tidak dianjurkan untuk menggunakan preparat mi pada luka terbuka atau pada wajah.5. Pelindung kulit Beberapa bahan yang terkandung dalam pelembab dan emolien dapat memperburuk kondisi kulit. Pelembab sebaiknya dioleskan sesering mungkin untuk menghindari kekeringan kulit yang meluas.6. Preparat Psoriasis, Seboroik dan IktiosisObat-obat yang termasuk dalam kelompok ini digunakan untuk mengobati kondisi dermatitis seboroik.7. SuplemenThe Marigold, Minyak Evening, Primrose Marine E, Latio Calamin, Baking Soda, Multivitamin dan Mineral, Vitamin A, C, dan E dan Zing, Ekstrak Kulit Kayu Cemara.Pengobatan yang tepat didasarkan atas kausa, yaitu menyingkirkan penyebabnya. Tetapi, seperti diketahui penyebab dermatitis multi faktor, kadang juga tidak diketahui pasti, maka pengobatan bersifat simtomatis, yaitu dengan menghilangkan/mengurangi keluhan dan menekan peradangan.Tujuan utama dari pengobatan adalah menghilangkan rasa gatal untuk mencegah terjadinya infeksi. Ketika kulit terasa sangat kering dan gatal, lotion dan krim pelembab sangat dianjurkan untuk membuat kulit menjadi lebih lembab. Tindakan ini biasanya dilakukan saat kulit masih sedikit basah, seperti saat habis mandi sehingga lotion yang dioleskan akan mempertahankan kelembaban kulit. Kompres dingin juga diduga dapat mengurangi rasa gatal yang terjadi.Salep atau krim yang m