LAPORAN INDIVIDU IRONE

Click here to load reader

  • date post

    01-Feb-2016
  • Category

    Documents

  • view

    16
  • download

    0

Embed Size (px)

description

laporan

Transcript of LAPORAN INDIVIDU IRONE

303718930463

LAPORAN INDIVIDUMAHASISWA KULIAH KERJA NYATA (KKN)PERIODE 70

Dari Tanggal 1 Juli 2013 s/d 31 Agustus 2013

PERTEMUAN I1.1 Topik Diskusi Pendataan Potensi Ternak Di Desa Karang Are 1.2 Justifikasi Kegiatan1.2.1 Latar Belakang Desa Karang Are merupakan desa pemekaran di Kecamatan Pagar Jati Kabupaten Bengkulu Tengah. Masyarakat yang terdapat di desa ini sebagian besar berprofesi sebagai petani karet dan sawit. Selain sebagai petani karet dan sawit masyarakat di desa ini juga memiliki usaha lain yaitu dengan memelihara ternak, ternak yang terdapat di desa karang are ini terdiri dari ternak ruminansia kecil berupa kambing dan domba, selain itu terdapat juga ternak unggas berupa ayam kampung dan angsa. Minimnya pengetahuan dan informasi yang di dapat mengenai dunia peternakan sehingga masyarakat di desa karang are ini memelihara ternak masih dengan sistem tradisional. Masyarakat hanya membiarkan ternak tersebut dilepas secara liar untuk mencari makan sendiri, sehingga hasil ekonomi yang didapat dari ternak tersebut masih sangat minim.1.2.2 Masalah Masyarakat memiliki jenis ternak yang bervariasi dalam jumlah yang tidak terlalu besar.Masyarakat hanya memnfaatkan ternak sebagai hewan konsumsi bukan sebagai ternak komersial.1.2.3 TujuanMengetahui ternak yang potensial untuk dikembangkan di desa karang are 1.3 Pembahasan Pada saat pendataan di desa karang are masyarakat yang memiliki ternak memelihara ternak mereka masih menggunakan system tradiosional ternak mereka dilepas secara liar untuk mencari makan sendiri. Pemeliharan dengan system trdisional tersebut memiliki banyak kelemahan diantaranya ternak mudah terserang penyakit, selain itu ternak yang dilepas secara liar hanya mengkonsumsi pakan seadanya dngan kata lain pertumbuhan dan perkembangan ternak menjadi tidak optimal. Pertumbuhan dengan perkembangan yang tidak optimal menyebabkan keuntungan yang diperoleh menjadi lebih rendah.Kurangnya informasi mengenai dunia peternakan salah satu penyebab masyarakaat di desa karang are hanya beternak dengan system tradisional. Darai hasi pendataan dapat dilihat bahwa sebagian besar ternak yang terdapat di desa karang are adalah ternak ruminansia kecil berupa kambing dan domba. Melihat system peternakan yang selama ini dilakukan oleh peternak di desa karang are diketahui bahwa ternak ruminansia kecil masih sangat potensial untuk dikembangkan. Namun perlu adanya bimbingan yang harus dilakukan agar masyarakat lebih memmahami system peternakan.1.4 Kesimpulan dan SaranDari kegiatan yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa masyarakat desa karang are selama ini hanya berternak dengan sitem tradisional tanpa terlalu diperhatikan, dan berternak hanya sebagai usaha sampingan. Selain itu diketahui bahwa ternak ruminansia merupakan ternak yang paling potensial untuk dikembangkan.

KULIAH KERJA NYATA (KUKERTA) UNIVERSIATAS BENGKULUPERIODE KE 70 (1 Juli s/d 31 Agustus 2013)DESA RENA JAYA KEC. PAGAR JATIKAB.BENGKULU TENGAHNOTULEN DISKUSIKegiatan: Transformasi Ilmu Dan Pelatihan Kewirausahaan Di Bidang PeternakanPertemuan ke: I (Pertama)Materi: Pendataan Potensi Ternak Di Desa Karang AreHari/tanggal: Sabtu / 13 Juli 2013Waktu:11.00 WIB s/d Selesai Tempat:Desa Karang AreNama mahasiswa: Dadang hirawan1. Dede kurnain2. zazuli rahman3. andre mirfen4. M.Farouqi SM5. Nunung novisa 6. Rina selviany7. Erni novalia8.Voni risky

Nama anggota kelompok:

Penanding , Rabu/5Maret 2008

Mengetahui,Rena Jaya, Agustus 2013Koordinator desaNotulen Survey

M.farouqi Dede kurnain

MAHASISWA KULIAH KERJA NYATAUNIVERSITAS BENGKULUPERIODE 70 TAHUN 2013 DESA KARANG AREKECAMATAN PAGAR JATI KABUPATEN BENGKULU TENGAH

1. Nama/NPM : Dadang Hirawan/ E1C0100122. Fakultas/Prodi: Pertanian / Peternakan3. Desa/Kec/Kab : karang are/ Pagar Jati/ Bengkulu Tengah4. Bidang Kegiatan: Survey5. Nama Kegiatan :Pendataan Potensi Ternak6. Tempat : Rumah kepala desa karang are7. Waktu kegiatan: 23 juli 20138. Nama Anggota Kelompok Diskusi:

NoNamaALAMMATPEKERJAANTTD

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

MengetahuiKepala Desa karang are

ReswandiRena Jaya, 23 juli 2013Pelaksana Program

Dadang hirawan

PEMERINTAH KABUPATEN BENGKULU TENGAH KECAMATAN PAGAR JATI DESA KARANG ARE Alamat : Desa Karang Are Kec. Pagar Jati Kabupaten Bengkulu Tengah-Provinsi Bengkulu Kode Pos : 38383

SURAT KETERANGAN

Saya yang bertanda tangan di bawah ini, selaku Kepala Desa karang are Kecamatan Pagar Jati Kabupaten Bengkulu Tengah, menerangkan bahwa mahasiswa berikut :Nama: Dadang hirawanNPM: E1C010012Fakultas : PertanianProgram Studi: PeternakanMahasiswa dengan keterangan tersebut, telah melakukan kegiatan pendataan potensi ternak di Desa Karang Are Kecamatan Pagar. Demikian Surat Keterangan ini dibuat untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya dengan penuh tanggung jawab.

Pagar Jati 27 Agustus 2013Kepala Desa Karang Are

Reswandi

PERTEMUAN II2.1 Topik DiskusiPengenalan Hijauan Pakan Untuk Ternak Ruminansia2.2 Justifikasi Kegiatan2.2.1 Latar Belakang Pada umumnya masyarakat di desa karang are yang memiliki ternak ruminansia belum mengetahui jenis-jenispakan hijauan yang memiliki nilai nutrisi tinggi. Masyarakat hanya membiarkan ternak untuk mencari makan sendiri sehingga nutrisi yang dibutuhkan oleh ternak tersebut tidak tercukupi. Dampak dari tidak terpenuhinya nutrisi yang dibutuhkan oleh ternak tersebut mengakibatkan pertumbuhan ternak menjadi terhambat dan reproduksinya terganggu.Hijauan pakan dapat dikelompokkan menjadi 2 macam, yakni jenis rumput-rumputan dan jenis daun-daunan. Hijauan pakan rumput-rumputan dapat berupa rumput lapangan atau rumput unggul. Hijauan pakan daun-daunan yang gizinya paling baik adalah daun leguminosa. Jenis leguminosa umumnya memiliki kandungan protein yang lebih tinggi dibandingkan dengan rumput-rumputan.

2.2.2 Masalah Pengetahuan masyarakat akan jenis pakan yang memiliki nilai nutrisi tinggi sangat minim.Peternak hanya mebiarkan ternak mencari pakan sendiri sehingga kebutuhan nutrisi ternak tidak tercukupi dengan baik.2.2.3 Tujuan Memberikan pengetahuan kepada masyarakat yang memiliki ternak ruminansia kecil tentang macam-macam pakan yang baik bagi ternak ruminansia serta menjelaskan kebutuhan pakan yang harus dikonsumsi oleh ternak untuk setiap harinya.

2.3 Pembahasan Pada pertemuan ini pemateri menjelaskan macam macam hijaun pakan yang baik untuk ternak ruminansia kecil terutama kambing dan domba. Hijauan pakan yang dijelaskan oleh pemateri diantaranya golongan leguminosa diantaranya lamtora, gamal, dan indigoferra.Gamal adalah sejenis legum yang mempunyai ciri-ciri tanaman berbentuk pohon, warna batang putih kecoklatan, perakaran kuat dan dalam . Gamal merupakan leguminosa berumur panjang, tanaman ini dapat beradaptasi dengan baik pada lingkungan dengan temperatur suhu antara 20 30 oC dengan ketinggian tempat antara 750 1200 m. Tanaman ini mampu hidup di daerah kering dengan curah hujan 750 mm/thn dan tahan terhadap genangan. Perkembangan tanaman ini dengan stek, dengan banyak cabang dan responsif terhadap pupuk N. Penanaman gamal yang harus diperhatikan yaitu jarak tanaman dibuat 2 2,5 m antar baris. Tanaman gamal tinggi menjulang dengan batang lurus panjang. Kulit batangnya mudah sekali lecet atau terkelupas. Bunga gamal tersusun dalam rangkaian dengan warna merah muda keputihan. (Reksohadiprodjo, 1985). Komposisi nutrisi daun gamal terdiri atas bahan kering 23%; protein kasar 25,2%; lemak 4,9%; BETN 55,5% .Leucaena leucocephala atau lamtoro merupakan leguminosa yang berasal dari Amerika tengah, Amerika selatan dan Kepulauan Pasifik. Tanaman ini tumbuh tegak, berupa pohon dan tidak berduri . Lamtoro dapat tumbuh pada daerah dataran rendah sampai dengan 500 m di atas permukaan air laut dengan curah hujan lebih dari 760 mm/th . Lamtoro dapat tumbuh baik pada tanah dengan tekstur berat dengan drainase yang baik dan sangat responsif terhadap Ca dan P pada tanah masam. Bahan tanam dari lamtoro adalah berupa biji dan stek. Lamtoro dapat dipotong pertama kali setelah mencapai tinggi 0,6 0,9 m yaitu sekitar umur 4 6 bulan, dengan interval pemotongan 2 3 bulan. Tanaman lamtoro dapat di tanam bersama dengan rumput Guinea. Daun muda lamtoro terdapat racun mimosin (Sutopo, 1988). Lamtoro berakar dalam, mempunyai ketinggian antara 6,5 sampai 33 ft. Daun daunnya berkurang, berbunga dengan bentuk bola berwarna putih kekuning-kuningan atau merah muda. Lamtoro dapat ditanam untuk makanan ternak, pemotongan pertama dapat dilakukan 6 9 bulan sesudah penyebaran bijinya, pemotongan dilakukan sampai sisa tanaman adalah 2 sampai 4 inchi dari atas tanah dan kemudian pemotongan berikutnya dapat dilakukan tiap 45 bulan sekali. Petai cina atau lamtoro ini dapat ditanam sebagai tanaman annual dan perennial . dengan adanya diskusi yang dilakukan ini masyarakat menjadi mengetahui jenis- jenis hijaun pakan yang baik untuk ternak ruminansia.2.4 Kesimpulan dan SaranDari hasil diskusi yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa selama ini masyarkat di desa karang are hanya mengetahui sebagian jenis pakan hijauan saja. Sehingga dengan adanya kegiatan ini masyarakat lebih mengetahui jenis-jenis hijauan pakan beserta kandungan nutrisinya. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan adanya tindak lanjut masyarakat untuk mengembangkan jenis-jenis hijauan yang telah isampaikan tersebut.

KULIAH KERJA NYATA (KKN) UNIVERSIATAS BENGKULUPERIODE KE 70 (1 Juli s/d 31 Agustus 2013)DESA KARANG ARE KEC. PAGAR JATIKAB.BENGKULU TENGAH

NOTULEN DISKUSIKegiatan: Transformasi Ilmu Dan Pelatihan Kewirausahaan Di Bidang PeternakanPertemuan ke: II ( Kedua)Materi: Pengenalan Hijauan Pakan Untuk Ternak RuminansiaHari/tanggal: Selasa/ 23 Juli 2013Waktu:09.00 WIBTe