UUNNIITT 11 AAPPAA DDAANN MMEENNGGAAPPAA ... · PDF filepembelajaran di sekolah tidak...

Click here to load reader

  • date post

    29-Apr-2018
  • Category

    Documents

  • view

    214
  • download

    2

Embed Size (px)

Transcript of UUNNIITT 11 AAPPAA DDAANN MMEENNGGAAPPAA ... · PDF filepembelajaran di sekolah tidak...

  • UUNNIITT 11

    AAPPAA DDAANN MMEENNGGAAPPAA

    PPEEMMBBEELLAAJJAARRAANN

    KKOONNTTEEKKSSTTUUAALL//

    PPEEMMBBEELLAAJJAARRAANN AAKKTTIIFF

  • 3

    Apa dan Mengapa Pembelajaran Kontekstual/Pembelajaran Aktif ? UNIT 1

    Praktik yang Baik dalam Pembelajaran di SMP/MTs: Bahan Rujukan bagi LPTK

    UUNNIITT 11

    AAPPAA DDAANN MMEENNGGAAPPAA PPEEMMBBEELLAAJJAARRAANN

    KKOONNTTEEKKSSTTUUAALL//

    PPEEMMBBEELLAAJJAARRAANN AAKKTTIIFF??

    PPeennddaahhuulluuaann

    Pembelajaran di dalam kelas, pada dasarnya dimak-

    sudkan untuk membantu siswa BERTAHAN HIDUP

    atau bahkan MEWARNAI KEHIDUPAN. Karena itu,

    pembelajaran di sekolah tidak seharusnya diarahkan

    untuk sekedar mengenal, mengingat, atau memahami

    ilmu pengetahuan, melainkan juga menganalisis,

    mengevaluasi, dan mengkreasi. Selain itu siswa harus

    mampu memanfaatkan ilmu pengetahuan yang

    dipelajarinya untuk bekal mereka dalam mengenali

    dan mengatasi masalah kehidupan atau bahkan dalam

    menciptakan sesuatu yang bermanfaat bagi

    kehidupan.

    Selama ini, pada jenjang SMP/MTs telah dikembangkan pembelajaran kontekstual. Pola

    pembelajaran kontekstual ini memiliki beberapa ciri, antara lain menuntut siswa untuk

    aktif dan kreatif menggunakan kemampuan berpikir tingkat tinggi, memanfaatkan

    lingkungan yang ada di sekitar, dan bekerja dalam kelompok. Ciri tersebut menunjukkan

    bahwa pembelajaran kontekstual memiliki kontribusi dalam pengembangan kreativitas

    siswa secara maksimal.

    Tujuan

    Setelah mengikuti sesi ini, para peserta mampu:

    1. mengidentifikasi Komponen pembelajaran kontekstual/pembelajaran aktif

    2. menuliskan beberapa contoh kegiatan pembelajaran untuk masing-masing mata

    pelajaran yang menerapkan komponen pembelajaran kontekstual

    3. menyimpulkan kesesuaian Komponen Pembelajaran Kontekstual dengan Kurikulum

    2013.

    Mengukur diameter roda sepeda

    motor dalam pembelajaran

    matematika contoh pembelajaran

    kontekstual.

  • 4

    Apa dan Mengapa Pembelajaran Konstekstual/Pembelajaran Aktif?

    UNIT I

    Praktik yang Baik dalam Pembelajaran di SMP/MTs: Bahan Rujukan bagi LPTK

    PPeerrttaannyyaaaann KKuunnccii

    Beberapa pertanyaan kunci yang perlu mendapatkan jawaban dari kegiatan dalam sesi ini

    antara lain:

    1. Komponen apa yang terdapat dalam pembelajaran kontekstual?

    2. Kegiatan pembelajaran seperti apakah yang menerapkan komponen pembelajaran

    kontekstual?

    3. Sejauhmana kesesuaian Komponen Pembelajaran Kontekstual dengan Kurikulum

    2013?

    PPeettuunnjjuukk UUmmuumm

    Agar pelaksanaan sesi ini dapat berjalan dengan baik, berikut adalah beberapa petunjuk

    umum.

    1. Sejak awal sesi, peserta dikelompokkan dalam kelompok mata pelajaran (4

    orang/kelompok). Pembagian kelompok memperhatikan aspek gender: pada tiap

    kelompok diusahakan ada perempuan dan laki-laki.

    2. Fasilitator hendaknya mendorong peserta untuk aktif mengamati video pembelajaran

    IPA, IPS, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika, dan menemukan

    komponen pembelajaran kontekstual/pembelajaran aktif yang terdapat di

    dalamnya.

    3. Manakala tidak ada video atau video tidak bisa ditayangkan, alternatif yang bisa

    dilakukan adalah: (1) Introduction: menyampaikan tujuan dan skenario; (2) Connection:

    presentasi tentang pembelajaran kontekstual/pembelajaran aktif; (3) Application:

    diskusi kelompok untuk mengidentifikasi potensi pembelajaran kontekstual/

    pembelajaran aktif di kelas; (4) Reflection: merenungkan kembali tujuan dan proses

    serta hasil yang telah dicapai; dan (5) Extension: membaca informasi tambahan dan

    materi-materi pembelajaran kontekstual/ pembelajaran aktif untuk memantapkan

    pemahaman tentang hal tersebut.

  • 5

    Apa dan Mengapa Pembelajaran Kontekstual/Pembelajaran Aktif ? UNIT 1

    Praktik yang Baik dalam Pembelajaran di SMP/MTs: Bahan Rujukan bagi LPTK

    SSuummbbeerr ddaann BBaahhaann

    1. Presentasi Unit 1

    2. Rekaman video yang memuat pembelajaran kontekstual/ pembelajaran aktif

    3. Handout Peserta 1.1: Penerapan Komponen Pembelajaran Kontekstual/ Pembelajaran

    Aktif.

    4. Informasi Tambahan 1.1: Komponen Pembelajaran Kontekstual.

    5. ATK: kertas flipchart, spidol, pena, post-it berwarna, kertas catatan, penempel kertas,

    lem, dan gunting

    WWaakkttuu

    Waktu yang disediakan untuk kegiatan ini adalah 90 menit. Rincian alokasi waktu dapat

    dilihat pada setiap tahapan pelaksanaan sesi ini.

    TTIIKK

    Penggunaan TIK untuk mendukung sesi ini bukan merupakan keharusan tetapi kalau

    memungkinkan dapat disediakan:

    1. Proyektor LCD

    2. Laptop atau personal computer untuk presentasi

    3. Layar proyektor LCD (Dinding putih dapat digunakan)

    Namun demikian, fasilitator harus tetap siap apabila peralatan yang diharapkan tidak

    tersedia. Fasilitator harus menyiapkan presentasi dengan menggunakan OHP atau dengan

    menggunakan kertas flipchart.

  • 6

    Apa dan Mengapa Pembelajaran Konstekstual/Pembelajaran Aktif?

    UNIT I

    Praktik yang Baik dalam Pembelajaran di SMP/MTs: Bahan Rujukan bagi LPTK

    RRiinnggkkaassaann SSeessii

    PPeerriinncciiaann LLaannggkkaahh--llaannggkkaahh KKeeggiiaattaann

    Introduction (10 menit)

    (1) Fasilitator menyampaikan latar belakang, tujuan, dan hasil yang diharapkan dari

    kegiatan sesi ini.

    (2) Fasilitator menyampaikan pengantar terkait pentingnya pembelajaran kontekstual/

    pembelajaran aktif.

    Connection (30 menit)

    Kegiatan 1: Curah Pendapat (5 menit)

    (1) Fasilitator meminta peserta, secara berkelompok (3-4 orang), melakukan curah

    pendapat tentang

    a. Komponen pembelajaran konstektual.

    b. Mengapa Komponen tersebut perlu diterapkan dalam pembelajaran

    Fasilitator kemudian merangkum hasil curah pendapat secara pleno dan

    menuliskannya pada papan tulis/kertas plano.

    C

    I

    Introduction

    5 menit

    Fasilitator

    menyampaikan

    latar berlakang,

    tujuan, langkah-

    langkah

    kegiatan dari

    sesi ini

    Connection

    35 menit

    Curah

    Pendapat

    Menyimak

    tayangan film

    pembelajaran

    Identifikasi

    komponen

    dalam video

    pembelajaran

    Application

    45 menit

    Diskusi

    penerapan

    komponen

    pembelajaran

    kontekstual

    Periksa

    kesesuaian

    komponen

    pemb.

    kontekstual

    dengan

    Kurikulum 2013

    Reflection

    5 menit

    Menilai sejauh

    mana kegiatan sesi

    telah mencapai

    tujuan

    Peserta

    menuliskan hal-

    hal yang masih

    perlu diperjelas.

    Extension

    Membaca

    sumber lain

    yang ber-

    hubungan

    dengan pem-

    belajaran

    kontekstual/

    pembelajaran

    aktif.

  • 7

    Apa dan Mengapa Pembelajaran Kontekstual/Pembelajaran Aktif ? UNIT 1

    Praktik yang Baik dalam Pembelajaran di SMP/MTs: Bahan Rujukan bagi LPTK

    Kegiatan 2: Mengamati Pembelajaran dalam Video (15 menit)

    (1) Fasilitator menyampaikan bahwa sebentar lagi peserta akan menonton tayangan

    video. Mereka dituntut memperhatikan penerapan komponen pembelajaran

    kontekstual/pembelajaran aktif dalam pembelajaran semua mapel pada tayangan video

    tersebut .

    (2) Fasilitator mengingatkan bahwa hasil pengamatan tersebut akan menjadi bahan

    diskusi selanjutnya.

    (3) Fasilitator membagikan Informasi Tambahan 1.1: Komponen Pembelajaran

    Kontekstual, dan meminta peserta untuk membacanya. 5)

    (4) Fasilitator membagikan Handout Peserta 1.1: Penerapan Komponen Pembelajaran

    Kontekstual/Pembelajaran Aktif, dan peserta dipersilakan mengisi kolom 2 pada

    Handout Peserta 1.1 pada saat atau setelah film ditayangkan.

    (5) Fasilitator memberikan klarifikasi/penjelasan tentang komponen tersebut, JIKA

    DIPERLUKAN.

    (6) Fasilitator menayangkan film pembelajaran yang berisi mata pelajaran IPA, Bahasa

    Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan IPS (upayakan gambar dan suara dapat

    diterima dengan baik oleh seluruh peserta dari tempat duduk mereka).

    (7) Fasilitator memantau dan mendorong peserta agar mengisi format yang diberikan.

    Kegiatan 3: Diskusi Hasil Pengamatan (15 menit)

    (1) Peserta diminta untuk saling berbagi hasil pengamatan, misal berpandu pada

    pertanyaan:

    a. Komponen pembelajaran kontekstual apa sajakah yang diterapkan dalam

    pembelajaran tsb.?

    b. Apakah kegiatan yang ditulis temannya benar- benar mencerminkan komponen

    tersebut?

    (2) Fasilitator, secara klasikal, mengajak peserta untuk berbagi temuan hasil pengamatan

    video mengenai penerapan komponen pembelajaran kontekstual/pembelajaran aktif.

    (Fasilitator memperhatikan keberimbangan partisipasi dan kesempatan berbicara

    antara peserta laki-laki dan perempuan)

    Fasilitator meminta juru bicara kelompok, dari dua sampai tiga kelompok, untuk

    mempresentasikan hasil diskusi.

  • 8

    Apa dan Mengapa Pembelajaran Konstekstual/Pembelajaran Aktif?

    UNIT I

    Praktik yang Baik dalam Pembelajaran di SMP/MTs: Bahan Rujukan bagi LPTK

    Application (45 menit)

    Kegiatan1: Diskusi Penerapan Komponen Pembelajaran Kontekstual dalam

    Pembelajaran Mata Pelajaran (30 m