TINJAUAN PUSTAKA RANULA

download TINJAUAN PUSTAKA RANULA

of 12

  • date post

    25-Feb-2018
  • Category

    Documents

  • view

    225
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of TINJAUAN PUSTAKA RANULA

  • 7/25/2019 TINJAUAN PUSTAKA RANULA

    1/12

    BAB II

    TINJAUAN PUSTAKA

    Glandula saliva dibagi menjadi dua, antara lain glandula saliva mayor dan glandula

    saliva minor. Yang termasuk glandula saliva mayor, adalah:3

    1. Glandula parotis

    Glandula terbesar yang letaknya pada permukaan otot masseter yang berada di

    belakang ramus mandibula, di anterior dan inferior telinga. Glandula parotis

    menghasilkan hanya 25 dari volume total saliva yang sebagian besar merupakan

    !airan serous.

    2. Glandula submandibula

    Glandula terbesar kedua setelah glandula parotis. "etaknya di bagian medial sudut

    ba#ah mandibula. Glandula submandibula menghasilkan $%&$5 dari volume total

    saliva di rongga mulut, yang merupakan !ampuran !airan serous dan mukus.

    3. Glandula sublingual

    Glandula yang letaknya pada fossa sublingual, yaitu dasar mulut bagian anterior.

    'erupakan glandula saliva mayor yang terke!il yang menghasilkan 1% dari volume

    total saliva di rongga mulut dimana sekresinya didominasi oleh !airan mukus.

    (edangkan glandula saliva minor terdiri dari 1%%% kelenjar yang tersebar pada lapisanmukosa rongga mulut, terutama di mukosa pipi, palatum, baik palatum durum maupun

    palatum molle, mukosa lingual, mukosa bibir, dan juga terdapat di uvula, dasar mulut,

    bagian posterior lidah, dasar atau ventral lidah, daerah sekitar retromolar, daerah

    peritonsillar, dan sistem lakrimal. Glandula saliva minor terutama menghasilkan !airan

    mukus, ke!uali pada glandula )on *bner+s glandula yang berada pada papilla

    !ir!umvalata lidah- yang menghasilkan !airan serous.3

  • 7/25/2019 TINJAUAN PUSTAKA RANULA

    2/12

    Gambar 1. Glandula saliva3

    RANULA

    1.1 Definisi

    anula adalah istilah yang digunakan untuk menyebut mukokel yang letaknya di

    dasar mulut. /ata ranula yang digunakan berasal dari bahasa latin 0 yang berarti

    katak, karena pembengkakannya menyerupai bentuk tenggorokan bagian ba#ah dari

    katak. 'erupakan pembengkakan dasar mulut yang berhubungan dan melibatkan

    glandula sublingualis, dapat juga melibatkan glandula salivari minor. 4kuran ranula dapat

    membesar, dan apabila tidak segera diatasi akan memberikan dampak yang buruk, karena

    pembengkakannya dapat mengganggu fungsi bi!ara, mengunyah, menelan, dan bernafas.

    3'ukosa di atasnya terlihat tipis, meregang, dan hampir transparan. embesaran yang

    disebabkan oleh !airan ini kadang menyebabkan terangkatnya lidah khususnya pada

    anak&anak.6

    1.2 Etiologi

    *tiologinya tidak diketahui namun diduga ranula terjadi akibat trauma, obstruksi

    kelenjar saliva, dan aneurisma duktus glandula saliva. ost traumatik ranula terjadi akibat

    trauma pada glandula sublingual atau submandibula yang menyebabkan ekstravasasi

    mukus, sehingga terbentuk pseudokista. anula juga dikatakan berkaitan dengan penyakit

    kelenjar saliva dan anomali kongenital dimana duktus saliva tidak terbuka.3

  • 7/25/2019 TINJAUAN PUSTAKA RANULA

    3/12

    1.3 Patofisiologi

    7erdapat dua konsep patogenesis ranula superfisial. ertama pembentukan kista

    akibat obstruksi duktus saliva dan kedua pembentukan pseudokista yang diakibatkan oleh

    injuri duktus dan ekstravasasi mukus. 8bstruksi duktus saliva dapat disebabkan oleh

    sialolith, malformasi kongenital, stenosis, pembentukan parut pada periduktus akibat

    trauma, agenesis duktus atau tumor.3

    *kstravasasi mukus pada glandula sublingual menjadi penyebab ranula servikal.

    /ista ini berpenetrasi ke otot milohioideus. (ekresi mukus mengalir ke arah leher melalui

    otot milohioideus dan menetap di dalam jaringan fasial sehingga terjadi pembengkakan

    yang difus pada bagian lateral atau submental leher. (ekresi saliva yang berlangsung lama

    pada glandula sublingual akan menyebabkan akumulasi mukus sehingga terjadi

    pembesaran massa servikal se!ara konstan.3

    7rauma dari tindakan bedah yang dilakukan untuk mengeksisi ranula menimbulkan

    jaringan parut atau disebut juga jaringan fibrosa pada permukaan superior ranula,

    sehingga apabila kambuh kembali ranula akan tumbuh dan berpenetrasi ke otot

    milohioideus dan membentuk ranula servikal. (ekurang&kurangnya 65 dari ranula

    servikal terjadi setelah eksisi ranula superfisial.3

    1.4 Klasifikasi

    9erdasarkan letaknya ranula dibedakan menjadi dua, yaitu ranula simpel dan ranula

    plunging. anula simpel yang juga disebut dengan oral ranula merupakan ranula yang

    terbentuk karena obstruksi duktus glandula saliva tanpa diikuti dengan rupturnya duktus

    tersebut. "etaknya tidak mele#ati ruang submandibula, dengan kata lain tidak

    berpenetrasi ke otot milohioideus. (edangkan ranula plunging atau sering disebut ranula

    diving merupakan massa yang terbentuk akibat rupturnya glandula saliva tanpa diikuti

    rupturnya ruang submandibula yang kemudian menimbulkan plug pseudokista yang

    meluas hingga ke ruang submandibula atau dengan kata lain berpenetrasi ke otot

    milohioideus. anula juga dapat dibedakan atas fenomena ekstravasasi mukus dan kista

    retensi mukus. *kstravasasi mukus merupakan akibat dari trauma, sedangkan kista retensi

    mukus terjadi akibat obstruksi duktus glandula saliva. (elain tipe ranula di atas, dikenal

    pula ranula kongenital, yaitu ranula yang diakibatkan anomali kongenital, misalnya

    atresia duktus saliva atau kegagalan pada proses pembentukan kanalduktus ekskresi,

  • 7/25/2019 TINJAUAN PUSTAKA RANULA

    4/12

    tetapi kasus seperti ini sangat jarang ditemui.3

    Gambar 2: anula simpel6 Gambar 3: anula plunging6

    1. !a"#a$an Klinis% Ra&iog$afi% &an 'isto(atologi

    (ama halnya dengan mukokel, gambaran klinis ranula merupakan massa lunak yang

    berfluktuasi dan ber#arna translusen kebiruan, yang membedakannya dengan mukokel

    adalah letaknya di dasar mulut atau bagian ba#ah lidah. pabila dipalpasi, massa ini

    tidak akan berubah #arna menjadi pu!at. ;ika massa ini terletak agak jauh ke dasar

    mulut, maka massa ini tidak lagi ber#arna kebiruan melainkan ber#arna normal seperti

    mukosa mulut yang sehat.

  • 7/25/2019 TINJAUAN PUSTAKA RANULA

    5/12

    Gambar 6: Gambaran klinis ranula simpel3 Gambar 5: Gambaran klinis ranula plunging3

    (e!ara histopatologi, kebanyakan ranula tidak mempunyai lapisan epitel dan dinding

    dari ranula terdiri dari jaringan ikat fibrous yang menyerupai jaringan granulasi.

    enemuan histopatologi menunjukkan ruang dalam kista dan dindingnya didominasi olehhistiosit, dan juga dijumpai musin. 3

    Gambar 6: =istopatologi ranula simpel Gambar 5: =istopatologi ranula3

    dengan dominansi histiosit3

    Gambar $: adiografi ranula Gambar >: adiografi ranula plunging '?-3

    @7&(@-3

  • 7/25/2019 TINJAUAN PUSTAKA RANULA

    6/12

    1.) Diagnosa

    4ntuk menegakkan diagnosa ranula dilakukan prosedur&prosedur yang meliputi

    beberapa tahap. ertama melakukan anamnese dan men!atat ri#ayat pasien. ada pasien

    anak dilakukan aloanamnese yaitu anamnesis yang diperoleh dari orang terdekat pasien.

    ada pasien de#asa dengan autoanamnese yaitu yang diperoleh dari pasien itu sendiri.

    /edua melakukan pemeriksaan terhadap pasien dan pemeriksaan pendukung.

    emeriksaan yang dilakukan meliputi pemeriksaan fisik dengan tujuan melihat tanda&

    tanda yang terdapat pada pasien, yaitu pemeriksaan keadaan umum men!akup

    pengukuran temperatur dan pengukuran tekanan darah, pemeriksaan ekstra oral

    men!akup pemeriksaan kelenjar limfe, pemeriksaan keadaan abnormal dengan

    memperhatikan konsistensi, #arna, dan jenis keadaan abnormal, kemudian pemeriksaan

    intra oral yaitu se!ara visual melihat pembengkakan pada rongga mulut yang dikeluhkan

    pasien dan melakukan palpasi bimanual pada massa tersebut.

  • 7/25/2019 TINJAUAN PUSTAKA RANULA

    7/12

    menyebabkan pembengkakan di dasar mulut. enyumbatan aliran saliva oleh

    batu akan mengakibatkan pembengkakan dasar mulut yang keras, nyeri dan

    sakit.6

    Gejala klinis yang khas adalah rasa sakit yang hebat pada saat makan,

    menelan dan disertai adanya pembengkakan glandula saliva dan sangat peka

    jika di palpasi6

    Gambar A. (ialolith6

    b. /ista

  • 7/25/2019 TINJAUAN PUSTAKA RANULA

    8/12

    =emangioma adalah tumor jinak vaskuler yang sering terjadi pada

    rongga mulut. *tiologinya diduga berhubungan dengan abnormalitas

    proliferasi dari sel&sel endothelium.6

    Gambaran =emangioma menyerupai kista ranula yang menunjukkan

    adanya pembuluh darah.6

    Gambar 1%. =emangioma 6

    2.

  • 7/25/2019 TINJAUAN PUSTAKA RANULA

    9/12

    'ulut terasa kering

    asa sakit pada mulut atau #ajah, terutama ketika makan

    /ulit kemerahan di samping #ajah atau leher

    embengkakan pada #ajah terutama di depan telinga, di ba#ah

    rahang, atau di ba#ah lidah.

    Gambar 12. (ialadenitis6

    !. @ysti! =ygroma

    7erjadi karena anomali kongenital limfatik. @ysti! =ygroma

    !enderung di ba#ah mus!ulus mylohyoideus dan dapat melibatkan segitiga

    anterior dan posterior dari leher. /ista biasanya besar, halus dan berdinding

    tebal, ber#arna pu!at, serta transiluminasi berkas !haya akan mele#ati

    !airan-. erlu diketahui bah#a kulit di atas kista kadang&kadang ber#arna

    kebiruan.6

    Gambar 13. @ysti! =ygroma6

    d. bses leher

    bses leher merupakan kumpulan nanah dari infeksi di ruang antara

    struktur leher. 7erjadi karena infeksi bakteri atau virus dikepala atau leher..

    Gejala yang ditimbulkan yaitu :6

    a.

  • 7