PENGARUH KOMPENSASI FINANSIAL, KEPEMIMPINAN PENGARUH KOMPENSASI FINANSIAL, KEPEMIMPINAN PARTISIPATIF

download PENGARUH KOMPENSASI FINANSIAL, KEPEMIMPINAN PENGARUH KOMPENSASI FINANSIAL, KEPEMIMPINAN PARTISIPATIF

of 20

  • date post

    26-Dec-2020
  • Category

    Documents

  • view

    1
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of PENGARUH KOMPENSASI FINANSIAL, KEPEMIMPINAN PENGARUH KOMPENSASI FINANSIAL, KEPEMIMPINAN PARTISIPATIF

  • 3415

    PENGARUH KOMPENSASI FINANSIAL, KEPEMIMPINAN

    PARTISIPATIF DAN LINGKUNGAN KERJA FISIK TERHADAP

    KINERJA KARYAWAN PADA DYANA VILLAS, DI SEMINYAK

    I Gede Yonatan Rudy Setiawan 1

    Ni Ketut Sariyathi 2

    1 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana (Unud), Bali, Indonesia

    e-mail: rudy_yonatan@yahoo.com 2 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana (Unud), Bali, Indonesia

    ABSTRAK

    Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh kompensasi finansial,

    kepemimpinan partisipatif dan lingkungan kerja fisik terhadap kinerja karyawan pada Dyana

    Villas di Seminyak. Penelitian ini menggunakan riset kualitatif yaitu dengan menggunakan survey

    dan kuesioner terhadap 46 responden. Ditemukan hasil bahwa terdapat pengaruh positif dan

    signifikan secara simultan antara variabel kompensasi finansial, kepemimpinan partisipatif dan

    lingkungan kerja fisik terhadap kinerja karyawan pada Dyana Villas di Seminyak. Hasil berikutnya

    menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan secara parsial antara variabel

    kompensasi finansial, kepemimpinan partisipatif dan lingkungan kerja fisik terhadap kinerja

    karyawan pada Dyana Villas di Seminyak. Variabel lingkungan kerja fisik merupakan variabel

    yang paling berpengaruh dominan terhadap kinerja karyawan pada Dyana Villas di Seminyak.

    Kata Kunci : Kompensasi Finansial, Kepemimpinan Partisipatif, Lingkungan Kerja Fisik, Kinerja

    Karyawan

    ABSTRACT

    The purpose of this study was to determine the effect of financial compensation,

    participative leadership and physical work environment on employee performance at Dyana Villas

    in Seminyak. This study used a qualitative research using surveys and questionnaires to 46

    respondents. It was found that there is positive and significant variables simultaneously between

    financial compensation, participative leadership and physical work environment on employee

    performance at Dyana Villas in Seminyak. The next results show that there is positive and

    significant partial compensation between financial variables, participative leadership and

    physical work environment on employee performance at Dyana Villas in Seminyak. Physical

    working environment variable is a variable that is most dominant influence on the performance of

    employees at Dyana Villas in Seminyak.

    Keywords : Financial compensation, Participative Leadership, Physical Work Environment, Employee Performance

  • 3416

    PENDAHULUAN

    Perusahaanmyangnsiapmberkompetisinharusmmemilikiomanajemenkyang

    efektif.kMeningkatkanmkinerjamkaryawanmdalammmanajemenmyang efektif

    memerlukanmdukunganmkaryawanmyangmcakap serta kompeten di bidangnya

    (Obasan, 2012). Salah satu langkah untuk mempertahankan atau meningkatkan

    kinerja karyawan dapat dilakukan dengan mengevaluasi kinerja karyawan dan

    melakukan serangkaian perbaikan agar selalu meningkatkan kualitas karyawan

    tersebut sehingga perusahaan tumbuh dan unggul dalam persaingan atau minimal

    tetap dapat bertahan (Gani, 2009). Kinerja yang dimiliki karyawan dituntut untuk

    terus meningkat, agar badan usaha tetap eksis maka harus berani menghadapinya

    yaitu menghadapi perubahan dan memenangkan persaingan (Hameed dan

    Waheed, 2011).

    Pada dasarnya setiap instansi pemerintah maupun swasta pastinya

    menginginkan kinerja yang baik dari pegawainya. Penilaiannsertampengukuran

    kinerjaodilaksanakannagarmdapatimengetahuioprestasi yang diraihiolehnpegawai,

    yangndilakukannsecara berkalamolehnpimpinanngunammengetahui perilaku serta

    hasil kinerja yang dicapai pegawainya (Obasan, 2102).

    Dyana villa merupakan salah satu usaha jasa akomodasi pariwisata yang

    beroperasi dinJalannCaplakntanduknGangnBunganKecilnSeminyak, Kuta, Bali.

    Karyawan yang bekerja pada Dyana villa berjumlah sebanyak 46 orang karyawan

    dan 1 orang General Manager. Jumlah karyawan pada Dyana villa dapatndilihat

    pada Tabel 1

  • 3417

    Tabel 1. Jumlah Karyawan Dyana villa, Tahun 2013

    No Departemen Jumlah Karyawan

    (Orang)

    1 General Manager 1

    2 Front Office Department 5

    3 Accounting Department 5

    4 Sales Department 3

    5 Marketing and Communication Department 3

    6 Personnel/HRD Department 5

    7 Engineering Department 4

    8 Housekeeping Department 7

    9 Food and Beverage Department 7

    10 Pool and Spa Department 5

    11 Security Department 2

    Jumlah 47

    Sumber : Dyana villa, Tahun 2013

    Semakin tumbuhnya jumlah villa di Bali menuntut Dyana villa untuk

    memiliki keunggulan kompetitif dalam bersaing. Keungulan kompetitif ini,

    mutlak diperlukan Dyana villa dalam bersaing dengan villa lainnya. Keunggulan

    kompetitif dapat diperoleh apabila Dyana villa mampu memuaskan konsumennya,

    salah satunya dengan meningkatkan kinerja karyawan dalam memberikan

    pelayanan yang maksimal. Melalui observasi masalah kinerja karyawan yang

    ditemukan pada Dyana villa dapat dilihat pada Tabel 2

    Tabel 2. Jumlah Keluhan Tamu Dyana Villa Tahun 2013

    Masalah Kinerja

    Jumlah Keluhan Tamu

    Dyana Villa

    Keluhan Persentase (%)

    Penyajian Makanan dan

    minuman 6 10,34

    Keterlambatan pelayanan 17 29,31

    Kurang ramahnya pelayanan 9 15,51

    Keterampilan karyawan

    dalam pelayanan 15 25,86

    Kebersihan kamar 11 18,96

    Total 58 100

    Sumber : Dyana villa (Data diolah, 2013)

  • 3418

    Tabel 2 menjelaskan bahwa masalah kinerja yang mengakibatkan

    terjadinya keluhan pelanggan pada Dyana Villa. Kinerja seorang karyawan

    berperannpentingmbagi suatumorganisasi, karenamkinerja setiap karyawan

    merupakanisumbanganibagiitercapainyaikinerjaisetiapifungsiiorganisasiidanipada

    gilirannyamkinerjamfungsi-fungsimorganisasimmemberimsumbangan terhadap

    pencapaianikinerjaiorganisasi (Demet et al., 2012). Rendahnyaikinerjaikaryawan

    dalamisuatu organisasi dapatimenyebabkaniterhambatnyaisuatu organisasi dalam

    mencapaiitujuannya (Feng et al., 2009). Chun et al. (2012) menyatakan setiap

    pencapaianikinerjaiselaluidiikutiiperolehaniyangimempunyaiinilaiibagiikaryawan

    yangibersangkutan, baikiberupaiupah, promosi, teguranimaupunipekerjaaniyang

    lebihibaik.

    Terdapat dua faktor yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan yaitu

    faktor internal dan faktor eksternal. Faktoriinternal merupakan faktornyang

    berhubunganidengannsifat-sifatiseseorang, meliputijsikap, sifat-sifatnkepribadian,

    sifatnfisik, keinginaniatauimotivasi, umur, jenisikelamin, pendidikan, pengalaman

    kerja, lataribelakangmbudayamdanmvariabel-variabelmpersonalilainnya. Faktor

    eksternal merupakan faktor-faktoriyangimempengaruhiikinerjamkaryawaniyang

    berasalidari lingkungan, kepemimpinan, tindakan-tindakanIrekan kerja, jenis

    latihanidanipengawasan, sistemiupahidanilingkungan sosial (Siagian, 2007:127).

    Rivai (2006:261) menyatakan kinerja yang rendah juga disebabkan oleh

    masalah kompensasi finansial dalam suatu perusahaan, kompensasiiadalahisemua

    pendapataniyangiberbentukiuang, barangilangsungiatauitidak langsung yang

    diterimaikaryawanisebagaiiimbalaniatasijasaiyangidiberikanmkepadaiperusahaan.

  • 3419

    Lebihilanjut Khan et al. (2012), mengatakanikompensasiiadalahipemberianiupah

    yangimerupakaniimbalan, pembayaraniuntuk pelayananiyangitelahidiberikanioleh

    karyawan. Menurut Riyadi (2011) kompensasimencakup semua jenis pembayaran

    baikisecarailangsungimaupunitidakilangsung, berbentukmmateril/uangnmaupun

    penghargaannyangndiberikannperusahaannkepadanpekerja/buruhnya. Sutrisno

    (2009:189) menyatakan pemberiannkompensasimyangmlayakmbukanmsaja

    mempengaruhi kondisinmaterimpara karyawan, tetapinjuga dapatnmenentramkan

    batinmkaryawan untuknbekerjanlebih tekunndan mempunyai inisiatif. Sebaliknya,

    pemberian kompensasi yang tidak layak akan meresahkan gairah kerja sehingga

    kinerja karyawan akan merosot.

    Riyadi (2011) menyatakan bahwankompensasinfinansialnberpengaruh

    positifndannsignifikan yang mampu meningkatkan kinerja karyawan. Hameed dan

    Waheed (2011) pada hasil penelitiannya menyimpulkan bahwa kompensasi

    finansial berpengaruh positif dan signifikan dalam keberhasilannperusahaannatau

    organisasintergantungnpadankinerjankaryawannya, olehnkarenanitunperusahaan

    biasanyanmenginvestasikanisejumlahiuangiuntuk membangun karyawannyaisalah

    satunyanmelaluinkompensasinyang diberikan. Penelitian Abbas dan Sara (2009)

    menyimpulkan bahwa kompensasi berpengaruhipositifidannsignifikaniterhadap

    kinerja karyawan. Hasil observasi di Dyana Viila menunjukkan bahwa

    kompensasi finansial masih kurang dirasakan oleh karyawan, karena pada tingkat

    pekerjaan berbeda gaji yang diterima oleh pegawai sama rata.

    Turunnya kinerja karyawan yang dipengaruhi oleh masalah kompensasi

    finansial, juga disebabkan oleh masalah kepemimpinan. MenurutmSiagian

  • 3420

    (2007:97)mseorangmpemimpinmharusmdapatmmewujudkan kepuasan kerja

    karyawannya. Situasi ininmenunjukkanmbahwamberhasilnataumtidaknyamsuatu

    organisasimdalammmencapaintujuannya, itu se