G.v. Plekhanov - Masalah2 Dasar Marxisme

download G.v. Plekhanov - Masalah2 Dasar Marxisme

of 125

  • date post

    15-Jul-2015
  • Category

    Documents

  • view

    237
  • download

    4

Embed Size (px)

description

Karya yang berjudul asli Fundamental Problems of Marxism ini diluncurkan oleh G. Plekhanov pada tahun 1908.

Transcript of G.v. Plekhanov - Masalah2 Dasar Marxisme

Masalah-Masalah Dasar MarxisMeG.V. Plekhanov

Masalah-Masalah Dasar Marxisme G.V. Plekhanov Fundamental Problems of Marxism. Penterjemah: Ira Iramanto

Pengutipan untuk keperluan resensi dan keilmuan dapat dilakukan setelah memberitahukan terlebih dulu pada Penerjemah/Penerbit Memperbanyak atau reproduksi buku terjemahan ini dalam bentuk apa pun untuk kepentingan komersial tidak dibenarkan Hak Cipta dilindungi Undang-undang All Rights Reserved Modified & Authorised by: Edi Cahyono, Webmaster Disclaimer & Copyright Notice 2007 Oeys Renaissance

Masalah-Masalah Dasar MarxisMeG.V. Plekhanov

Penterjemah: Ira Iramanto

Oeys Renaissance

i s iPrakata Masalah-masalah Dasar Marxisme Lampiran Index Nama

| iv |

PraKaTaFundamental Problems of Marxism diluncurkan oleh G. Plekhanov pada tahun 1908. Bersama karya-karyanya On the Question of the Development of the Monist View of History, Essays on the History of Materialism, dan tulisan-tulisan lainnya, Fundamental Problems of Marxism merupakan pemaparan filsafat Marxisme yang terbaik1 . Dalam batasan waktu, karya ini adalah karya-utama Plekhanov terakhir yang secara sistematikal membahas aspek filisofiko-historis Marxisme. Ia ditulis untuk simposium The Twentyfifth Anniversary of the Death of Karl Marx, tetapi Plekhanov menolak diterbitkannya di sana, karena ia tidak mau tampil dalam cetakan bersama P. Yushkevich dan kaum revisionis lainnya, yang pandangan-pandangannya secara tepat sekali dipandangnya tidak cocok dengan Marxisme.* * * Georgi Valentinovich Plekhanov adalah seorang murid dan pengikut terkemuka Karl Marx dan Frederick Engels, para pendiri sosialisme ilmiah. Bertahun-tahun lamanya ia melakukan kegiatan yang sangat berhasil dalam penyebar-luasan dan mendasari teori revolusioner Marxis, mendapaatkan pengakuan luas di Russia dan tempat-tempat lainnya sebagai seorang propagandis terkemuka dari Marxiisme dan seorang yang berwenang mengenai gerakan sosialis. Sebagai Marxis pertama di Russia, Plekhanov adalah pengarang dari sejumlah karya penting tentang filsafast, literatur, seni, atheisme, dan sejarah teori-teori sosial dan pemikiran sosial. Selama dua-puluh tahun antara 1883 dan 1903, ketika ia bergabung pada kaum Menshevik, ia memproduksi sekumpulan besar kjarya cemerklang, teristimewa yang ditulis terhadap kaum oportunis, kaum Machis, dan kaum Narodnik.2 Menyusul tahun 1903, Plekhanov berconcong pada kaum Kanan, menyeberang ke suatu pendirian Menshevik, dan menjadi ahli teiori oportunisme gaya Rusia.

|v|

vi | G.V. PlekhanovPenyeberangan politiknya adalah akibat dasri kegagalannya untuk memahami hakekat kurun zaman baru imperialisme dan ketidakmampuannya untuk secara kreatif menerapkan Marxisme dalam kondisikondisi baru perkembangan politik. Suatu sebab lain adalah lamabermukimnya di luar negeri, konsekuensi isolasi dari gerakan revolusioner Russia mengakibatkan penyerapan tidak saja pengalaman positif perjuangan revolusioner Sosial-Demokrasi Barat, tetapi juga sifatsifat buruk para pemimpin Internasionale Kedua, dengan siapa ia erat hubungasnnya. Semuaa faktor ini menyumbang pada ketidakkonsistenan Plekhanov, dan merupakan sumber kesalahankesalahannnya, dan ditinggalkannya Marxisme dalam masalah-masalah seperti yang mengenai tenaga-tenaga pendorong dan watak revolusi proletarian, persekutuan antara kelas pekerja dan petani, hegemoni proletariat, Negara, dan sebagainya. Sebab-sebab yang sama membawa pada tidak-diterimanya Revolusi Sosialis Oktober Besar oleh Plekhanov; ia berpendapat bahwa Russia yang terbelakang tidak mempunyai taraf kultural yang dipersyaratkan bagi sosialisme, dan bahwa proletariat nyaris tidak dapat mengandalkaan diri pada dukungan kaum petani. Serba-salahnya pandangan-pandangan Plekhanov akan dibuktikan oleh perjalanan sejarah. Sekalipun ia menganut suatu pendirian Menshevik tentang isu-isu dasar mengenai politik dan taktik-taktik kelas pekerja, Plekhanov betapa pun melakukan suatu perjuangan gigih terhadap semua kemungkinan konsepsi burjuis-idealistik dalam filsafat dan sosiologi, dan tampil membela dasar-dasar filsafat Marxisme. Sesudah kekalahan revolusi 1905 di Russia, dan khususnya dalam tahun-tahun antara 1908 dan 1912, suatu peruncingan baru melanda perjuangan yang dilakukan Marxisme, di bidang ilmu-pengetahuan dan filsafat, melawan ideologi burjuis, Machisme, dan pendangkalan Marxisme. Kaum anti-Marxis bertekad merevisi dan memusnahkan Marxisme melalui pendistorsian idealistik dan materialisme-vulgar disinggung-singgung oleh Lenin, dan kemudian mendapatkan perhatian Plekhanov. Yang tersebut belakangan ini adalah satu-satunya pemimpin Internasionale Kedua yang membela filsafat Marxisme, teristimewa di dalam karyaa-karyanya Fundamental Problems of Marxism, Materialismus Militants, Utopian Socialism of the

Masalah-Masalah Dasar Marxisme | viiNineteenth Century, dan sejumlah tulisan lain mengenai filsafat. Dalam tulisan-tulisan inni Plekhanov mengritik Machiosme dasn para orang Russia pengikut Mach, maupun lain-lain jenis kaum idealis; ia membongkar kedok kaum pendangkal Marxisme tipe Shulyatikov, membela tradisi-tradisi materialis dan libertarian pemikiran filosofis Russia, terhadap serangan-serangan pihak kelompok Vekhi dan Pencari Agama, dan menegakkan materialisme dalam literatur dan seni. Lenin mempunyai penghargaan tinggi akan aktivitas-aktivitas Plekhanov, selama tahun-tahun ini, di bidang teori.* * * Dalil yang menjadi titik-berangkat Fundamental Problems of Maxism, suatu saranan yang secara berkanjang dipelihara dan dipertahankan dengan sangat baiknya adalah, bahwa Marxisme merupakana suatu pandangan-dunia yang menyeluruh, tunggal dan tidak-terbagikan. Berbagai ahli ideologi burjuasi telah mencoba melengkapi Marxisme, sebentar dengan filsafat Kantian, sebentar kemudian dengan filsafat Mach atau sistem-sistem filsafat reaksioner lainnya. Secara ironikal Plekhanov mengutarakan bahwa Marx bahkan dapat dilengkapkan dengan Thomas Aquinas, dan bahwa dunia Khatolik pada suatu ketika dapat melahirkan seorang pemikir untuk melakukan prestasi ini di bidang teori. Plekhanov memang benar-benar melihat ke masa-depan, karena kaum neo-Thomis yang tidak-jelas (obscurantist) dewasa ini melakukan segala yang dapat mereka lakukan untuk melengkapi dan memadu Marx dengan filsafat reaksioner dari Thomas Aquinas, menemukan sejenis denominator umum bagi mereka, dan mengadaptasi Marxisme pada teori-terori teologis yang mistis. Plekhanov berpaling pada Ludwig Feuerbach, pendahulu langsung Maxisme di bidang filsafat, dan menunjukkan bahwapemecahan materialis Feuerbach atas masalah dasar dalam filsafat telah diterima oleh Marx dan Engels, dan menjadi landasan filsafat mereka. Seperti Feuerbach, Marx dan Engels mengakui kesatuan, tetapi tiidak identitas, dari pikiran dan keberadaan, dari subyek dan obyek. Teori Marxis mengenai kognisi/kesadaran, seperti kepunyaan Feuerbach, adalah

viii | G.V. Plekhanovmaterialis. Marx dan Engels adalah kaum materialis yang sadar, tuliis Plekhanov, dengan begitu menekankan ketiadaan-dasar semua nalar/sebab yang dikemukakan untuk menunjukkan perlunya melengkapi Marxisme dengan suatu peragian idealisme. Perhatian utama Plekhanov adalah menindak-lanjuti pertalian pandangan-pandangan materialis Marx dan Engels dengan pandangan-pandangan Feuerbach, Spinoza dan kaum materialis masa lalu lainnya. Ketika ia menamakan materialisme Marx semacam Spinozisme, atau menyamakan materialisme Marx dan Engels dengan materialisme Feuerbach (lihat hal. 18-19 dan 25-30 buku ini), Plekhanov meleset jauh, sekalipun tidaklah terlalu tepat untuk memandang ini sebagai penyamaan materialisme Marx dengan fiilsafat Spinoza atau Feuerbach. Ruang yang luas sekali diberikan dalam Fundamental Problems of Marxism pada suatu analisis atas Theses on Feuerbach Marx, analisis ini dipakai oleh Plekhanovuntuk yang dalam keseluruhannya adalah suatu pemaparaan yang ketat penalarannya mengenai kritik Marx tentang keterbatasan materialisme kontemplatif Feuerbach. Maksud Plekhanv adalah menelusuri yang dalam Marx berbeda sekali dari pandangan-dunia Feuerbach. Adalah dari titikpandang inilah pandangan-pandangan Marx dan Feuerbach diperbandingkan di dalam buku ini. Plekhanov menunjukkan bahwa Marx menghantarkan suatu unsur baru ke dalam konsep Feuerbach mengenai iinteraksi antara obyek dan subyek: dengan Marx subyek itu adalah suatu makhluk yang bertindak, dan tidak yang sekedar mengontemplasi Alam. Namun Plekhanov bersalah besar dalam analisisnya mengenai teori pemahaman (kognisi) Marx, yang ciri khususnya adalah suatu pandangan mengenai proses kognisi itu dalam hubungannya dengan praktek, dengan aktivitas sosio-historis yang konkret dari orang yang terlibat dalam produksi. Di situlah letak perbedaan pokok antara teori-teori pengetahuan Marxis dan Feuerbachian, tetapi Plekhanov hanya berbicara tentang koreksi secara ahli yang dibuat Marx atas epistemologi Feuerbach, dan gagal menekankan bahwa Marx lah yang membawakan suatu pemahaman dialektis mengenai aktivitas-aktivitas revolusioner dan kritis manusia dan praktek sosio-historis ke dalam teori mengenai pengetahuan, sebagai

Masalah-Masalah Dasar Marxisme | ixsumber dan dasarnya. Plekhanov melihat kekurangan penting dalam filsafaat Feuerbach itu pengabaian yang tersebut belakangan itu terhadap dialektika dan pengertian idealistiknya tentang sejarah. Plekhanov memandang pengembangan Marx dan Engels yang tepat atas metode kognisi mengenai dunia sebagai suatu pencapaian yang sangat penting. Dialektika idealistik Hegel telah ditempatkan oleh Marx atas suatu landasan materialistik, dan ini menjadi perbedaan mendasar antara dialektika Marx dan dialektika Hegel. Plekhanov juga menunjukkan perbedaan antara dialektik Marxis sebagai suatu teori mengenai perkembangan, dan teori mengenai evolusi yang vulgar/dangkal, mengenai tahapantahapan berangsur, yang menolak transisi-transisi dan lompatanlompatan revolusioner dalam Alam