PENERAPAN KONSELING RATIONAL EMOTIVE BEHAVIOUR DEPAN.pdfآ  Penerapan Konseling Rational Emotive...

download PENERAPAN KONSELING RATIONAL EMOTIVE BEHAVIOUR DEPAN.pdfآ  Penerapan Konseling Rational Emotive Behaviour

of 19

  • date post

    27-Oct-2019
  • Category

    Documents

  • view

    1
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of PENERAPAN KONSELING RATIONAL EMOTIVE BEHAVIOUR DEPAN.pdfآ  Penerapan Konseling Rational Emotive...

  • i

    PENERAPAN KONSELING RATIONAL EMOTIVE

    BEHAVIOUR THERAPY (REBT) TERHADAP

    SISWA KELAS X YANG MENGALAMI

    PERILAKU MENYONTEK DI SMA

    NEGERI 1 NALUMSARI JEPARA

    Oleh

    USWATUN HASANAH

    NIM 201431060

    PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING

    FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

    UNIVERSITAS MURIA KUDUS

    2018

  • ii

  • iii

    PENERAPAN KONSELING RATIONAL EMOTIVE

    BEHAVIOUR THERAPY (REBT) TERHADAP

    SISWA KELAS X YANG MENGALAMI

    PERILAKU MENYONTEK DI SMA

    NEGERI 1 NALUMSARI JEPARA

    SKRIPSI

    Diajukan kepada Universitas Muria Kudus untuk Memenuhi Salah Satu

    Persyaratan dalam Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi

    Bimbingan dan Konseling.

    Oleh

    Uswatun Hasanah

    NIM 201431060

    PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING

    FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

    UNIVERSITAS MURIA KUDUS

    2018

  • iv

    MOTTO DAN PERSEMBAHAN

    MOTTO:

    “Gagal ujian bukan karena soal ujiannya, tapi ketidakmampuan menjawab soalnya.

    Orang menderita bukan karena masalahnya, namun ketidak mampuan

    menyikapinya.” (Yus Ibnu Yasin).

    PERSEMBAHAN:

    1. Orang tua tercinta Ayah (Suyono) dan Ibu

    (Ngatini) yang senantiasa memberikan

    dukungan dan doa kepada saya disetiap

    langkah.

    2. Adik Ali Mahfudz yang selalu menghibur dan

    memberikan semangat.

    3. Dosen FKIP khususnya program studi

    Bimbingan dan Konseling, Universitas Muria

    Kudus.

    4. Sahabat dan teman-teman seperjuangan

    Program Studi Bimbingan dan Konseling

    Universitas Muria Kudus khususnya angkatan

    2014.

  • v

  • vi

  • vii

    ABSTRACT

    Hasanah, Uswatun. 2018. Application of Rational Emotive Behavior Therapy

    (REBT) to Class X Students Experiencing Cheating Behavior in

    NALUMSARI STATE SCHOOL Jepara. Skripsi. Guidance and

    Counseling. Teacher Training and Education Faculty. Muria Kudus

    University.Advisors: (i) Drs. Masturi, MM., (Ii) Edris Zamroni, S.Pd.,

    M.Pd.

    Students' cheating behavior has become a common thing to do and almost all

    levels of education are no exception in secondary education. The cheating behavior

    carried out in the learning process in high school is as an effort to get the desired

    results through prohibited or illegal methods. Based on data obtained in the field,

    there was a tendency to perform cheating behavior in various work assignments and

    the implementation of examinations conducted by class X students of SMA 1

    Nalumsari Jepara caused by various factors. In guidance and counseling services

    there is a rational emotive behavior group counseling service, one form of service in

    counseling and counseling that is very effective to help solve problems experienced

    by some students or group members who have problems caused by irrational

    cognitive perception.

    The purpose of this study is 1. to know the factors that cause students of

    Class X NALUMSARI Jepara Senior High School to do cheating behavior, 2. to

    know the impact of REBT counseling services in overcoming students' cheating

    behavior in Class X SMA NALUMSARI Jepara 2017/2018 Academic Year.

    The type of research used is Guidance and Counseling Case Studies. The

    sample of 3 students (MJF, IDN, and AWP) these three students indicated often

    doing cheating behavior in class. Data collection methods used are observation,

    interviews and documentation as complementary methods.

    Based on the results of the discussion and analysis, this research shows that

    the causes of MJF, IDN, and AWP do cheating behavior because: MJF clients feel

    themselves less capable and less confident in their abilities. IDN's clients feel that the

    characteristics of the task that are difficult for IDN to do, but also because IDN often

    feels tired easily when they come home from school so they are lazy to review the

    lessons their teachers have given at school, and the AWP has low self-control. To

    overcome these problems researchers use the rational emotive behavior therapy

    (REBT) counseling approach. From the results of counseling the three students can

    make behavioral changes and eliminate cheating habits. Based on the results of these

    studies, the researchers conclude that the success rate of rational emotive behavior

    therapy (REBT) techniques is effectively used to eliminate cheating behavior by

    class X students who experience cheating behavior at Nalumsari 1 Public High

    School in Jepara. This is evidenced by changes in mindset and feelings and behavior

    of the counselee. The counselee is able to eliminate cheating habits, in addition to

    changes in mindset and student feelings and behavior.

  • viii

    Researchers give suggestions to the next researcher, For the development of

    further research, then for researchers later in an effort to overcome cheating behavior

    problems should better understand the condition of counselees in dealing with

    difficulties that arise related to problems experienced by counselees and use a variety

    of more varied techniques according to the problems experienced by counselee.

    Keywords: Cheating Behavior, Rational Emotive Behavior Therapy (REBT)

  • ix

    ABSTRAK

    Hasanah, Uswatun. 2018. Penerapan Konseling Rational Emotive Behaviour

    Therapy (REBT) Terhadap Siswa Kelas X yang Mengalami Perilaku

    Menyontek di SMA NEGERI NALUMSARI Jepara. Skripsi. Bimbingan

    dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muria

    Kudus. Pembimbing: (i) Drs. Masturi, MM., (ii) Edris Zamroni, S.Pd.,M.Pd.

    Perilaku mencontek siswa telah menjadi hal yang biasa untuk dilakukan dan

    hampir di semua tingkatan pendidikan tidak terkecuali pada jenjang pendidikan

    menengah. Perilaku mencontek yang dilakukan dalam proses pembelajaran di

    sekolah menengah atas merupakan sebagai upaya siswa mendapatkan hasil yang

    diinginkan melalui cara-cara yang dilarang atau tidak sah. Berdasarkan data yang

    diperoleh di lapangan, terdapat kecenderungan melakukan perilaku mencontek dalam

    berbagai pengerjaan tugas maupun pelaksanaan ujian yang dilakukan oleh siswa

    kelas X SMAN 1 Nalumsari Jepara yang disebabkan oleh berbagai faktor. Dalam

    layanan bimbingan dan konseling terdapat layanan konseling kelompok rational

    emotive behavior, salah satu bentuk layanan dalam bimbingan dan konseling yang

    sangat efektif untuk membantu menyelesaikan masalah yang dialami oleh beberapa

    siswa atau anggota kelompok yang memiliki masalah disebabkan oleh persepsi

    kognitif irasional.

    Tujuan penelitian ini adalah 1. mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan

    siswa Siswa Kelas X SMA NEGERI NALUMSARI Jepara melakukan perilaku

    mencontek, 2. mengetahui dampak pelayanan konseling REBT dalam mengatasi

    perilaku mencontek siswa Siswa Kelas X SMA NEGERI NALUMSARI Jepara

    Tahun Ajaran 2017/2018.

    Jenis Penelitian yang digunakan adalah Studi Kasus Bimbingan dan

    Konseling. Sampel sebanyak 3 siswa (MJF, IDN, dan AWP) ketiga siswa ini

    terindikasi sering melakukan perilaku mencontek di kelas. Metode pengumpulan data

    yang digunakan yaitu metode observasi, wawancara dan dokumentasi sebagai

    metode pelengkap.

    Berdasarkan hasil pembahasan dan analisis penelitian ini menunjukan

    penyebab MJF, IDN, dan AWP melakukan perilaku mencontek disebabkan: klien

    MJF merasa dirinya kurang mampu dan kurang percaya diri terhadap kemampuan

    yang dimilikinya. Klien IDN merasakan karakteristik tugas yang menurut IDN sulit

    untuk dikerjakan, selain itu juga karena IDN sering merasa mudah lelah ketika

    pulang sekolah sehingga malas untuk mengulas pelajaran yang telah diberikan oleh

    gurunya di sekolah, dan AWP memiliki kontrol diri yang rendah. Untuk mengatasi

    permasalahan tersebut peneliti menggunakan pendekatan konseling rational emotive

    behaviour therapy (REBT). Dari hasil konseling ketiga siswa tersebut dapat

    melakukan perubahan tingkah laku dan menghilangkan kebiasaan mencontek.

    Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka peneliti menyimpulkan bahwa tingkat

    keberhasilan teknik rational emotive behaviour therapy (REBT) efektif digunakan

    untuk menghilangkan perilaku menyontek yang dilakukan oleh siswa kelas X yang

  • x

    mengalami perilaku Menyontek di SMA Negeri 1 Nalumsari Jepara. Hal ini

    dibuktikan adanya perubahan pola pikir maupun perasaan dan tingkah laku dari

    konseli. Konseli mampu menghilangkan kebiasaan menyontek, selain itu terjadi

    perubahan pola pikir maupun perasaan dan perilaku siswa.

    Peneliti memberikan saran kepada peneliti selanjutnya, Untuk

    pengembangan penelitian selanjutnya, maka bagi peneliti nantinya dalam upaya

    mengatasi masalah perilaku menyontek hendaknya lebih memahami kondisi konseli

    dalam menghadapi kesulitan-kesulitan yang muncul terkait dengan pe