Mekanisme KERJA

download Mekanisme KERJA

of 38

  • date post

    10-Nov-2015
  • Category

    Documents

  • view

    164
  • download

    31

Embed Size (px)

Transcript of Mekanisme KERJA

Mekanisme Kerja Jantung

Jorgi Neforinaldy M

10-2011-390

Mahasiswa Fakultas Kedokteran UKRIDA

Jorgi Neforinaldy M

Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana

Jl. Arjuna Utara No. 6, Jakarta 11510

e-mail: Lee_jorgie@yahoo.com AbstrakSistem Kardiovaskuler merupakan system transportasi dalam tubuh yang berfungsi menghantarkan berbagai nutrisi,oksigen , air dan elektrolit menuju jaringan tubuh dan membawa berbagai sisa metabolism jaringan ke alat eksresi . Selanjutnya juga mengangkut panas sebagai hasil proses metabolism sel ke seluruh tubuh serta membawa berbagai hormone dari kelenjar endokrin ke organ sasaran . Komponen utama dari system Kardiovaskuler adalah Jantung yang berfungsi sebagai pompa , Pembuluh darah yang berperan sebagai saluran dan darah yang menjadi media transportnya . Tekanan darah yaitu tekanan yang dialami darah pada pembuluh arteri ketika darah di pompa oleh jantung ke seluruh anggota tubuh manusia. Tekanan darah di atrium maupun ventrikel berbeda . Begitu juga dengan tekanan di aorta maupun vena-vena . KATA PENGANTAR

Puji Syukur atas anugrah dari Tuhan Allah yang telah menyertai sepanjang pembuatan makalah Pengaruh kerja jantung terhadap tekanan darah. Tanpa penyertaaNYA makalah ini tidak akan bisa terselesaikan dengan maksimal dan tepat waktu.

Makalah ini disusun berpedoman pada modul yang sedang dipelajari , yaitu modul blok 8 tentang Kardiovaskuler 1(Jantung) , Makalah ini juga dikutip dari dari berbagai sumber .

Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurana. Oleh sebab itu saran dan kritik yang membangun akan senang hati diterima demi menyempurnakan makalah ini. Semoga makalah ini bisa bermanfaat bagi para pembaca sesuai dengan tujuan tersusunnya makalah ini.

Akhir kata dengan penuh rasa hormat, penulis ucapkan terima kasih kepada dr. Inggrid selaku tutor selama pembuatan makalah ini, untuk setiap energi, waktu, dan ilmu yang telah diberikan. Begitu juga dengan setiap rekan yang membantu memperlancar pembuatan makalah ini, penulis juga ucapkan terima kasih. Soli Deo Gloria.

Jakarta, 06 Juni 2012

Penulis

Pendahuluan

1.1 Latar Belakang

Sistem Kardiovaskuler merupakan system transportasi dalam tubuh yang berfungsi menghantarkan berbagai nutrisi,oksigen , air dan elektrolit menuju jaringan tuubuh dan membawa berbagai sisa metabolism jaringan ke alat eksresi . Selanjutnya juga mengangkut panas sebagai hasil proses metabolism sel ke seluruh tubuh serta membawa berbagai hormone dari kelenjar endokrin ke organ sasaran . Komponen utama dari system Kardiovaskuler adalah Jantung yang berfungsi sebagai pompa , Pembuluh darah yang berperan sebagai saluran dan darah yang menjadi media transportnya . Jantung memiliki 2 sistem Sirkulasi yaitu Sirkulasi Sistemik dan Sirkulasi Pulmonal . Sirkulasi Pulmonal merupak peredaran darah dari jantung ke paru-paru dan dari paru-paru ke jantung . Sedangkan sirkulasi sistemik menyalurkan darah ke seluruh organ/jaringan tubuh dan dari seluruh tubuh kembali ke jantung .

1.2Tujuan

Makalah ini Bertujuan untuk menjelaskan pada tentang Sistem pengaturan kerja jantung dan dengan berbagai hal yang menyangkut Tentang jantung beserta sirkulasi nya serta Pembuluh darah berpedoman pada modul yang sedang dipelajari yaitu Modul Blok 8 tentang Kardiovaskuler ..Tekanan Darah

Saat melakukan pemeriksaan fisik atau pemeriksaan klinis , dokter biasanya ada alat khusus yang digunakan oleh dokter untuk memeriksa tekanan darah. Alat untuk memeriksa tekanan darah disebut sphigmomanometer atau dikenal juga dengan tensimeter. Ada tensimeter digital dan ada juga tensimeter air raksa yang masih umum digunakan untuk pemeriksaan klinis.

Dokter akan melakukan pemeriksaan tekanan darah dengan menyuruh Anda duduk atau berbaring, karena itu posisi terbaik untuk mengukur tekanan darah. Lalu dokter biasanya akan mengikat kantung udara pada lengan kanan kecuali pada lengan tersebut terdapat cedera. Setelah itu, dilakukan pengukuran tekanan darah. Perbedaan antara tekanan sistolik dan diastolik disebut tekanan denyut.

Tekanan darah yaitu tekanan yang dialami darah pada pembuluh arteri ketika darah di pompa oleh jantung ke seluruh anggota tubuh manusia. Tekanan darah dibuat dengan mengambil dua ukuran dan biasanya terdapat dua angka yang akan disebut oleh dokter. Misalnya dokter menyebut 140-90, maka artinya adalah 140/90 mmHg. Angka pertama (140) menunjukkan tekanan ke atas pembuluh arteri akibat denyutan jantung atau pada saat jantung berdenyut atau berdetak, dan disebut tekanan sistolik atau sering disebut tekanan atas. Angka kedua (90) menunjukkan tekanan saat jantung beristirahat di antara pemompaan, dan disebut tekanan diastolik atau sering juga disebut tekanan bawah.

Setelah mengetahui tekanan darah, pasti Anda ingin mengetahui apakah tekanan darah Anda termasuk rendah, normal atau tinggi. Berikut ini penggolongan tekanan darah berdasarkan angka hasil pengukuran dengan tensimeter untuk tekanan sistolik dan diastolic :

Tekanan DarahSistolik (angka pertama)Diastolik (angka kedua)

Darah rendah atau hipotensiDi bawah 90Di bawah 60

Normal90 12060 80

Pre-hipertensi120 14080 90

Darah tinggi atau hipertensi (stadium 1)140 16090 100

Darah tinggi atau hipertensi (stadium 2 / berbahaya)Di atas 160Di atas 100

Faktor yang Mempengaruhi Tekanan Darah- Faktor Fisiologis :

a. Kelenturan dinding arterib. Volume darah, semakin besar volume darah maka semakin tinggi tekanan darah.c. Kekuatan gerak jantungd. Viscositas darah, semakin besar viskositas, semakin besar resistensi terhadap aliran.e. Curah jantung, semakin tinggi curah jantung maka tekanan darah meningkatf. Kapasitas pembuluh darah, makin basar kapasitas pembuluh darah maka makin tinggi tekanan darah.

- Faktor Patologis:a. Posisi tubuh : Baroresepsor akan merespon saaat tekanan darah turun dan berusaha menstabilankan tekanan darah b. Aktivitas fisik : Aktivitas fisik membutuhkan energi sehingga butuh aliran yang lebih cepat untuk suplai O2 dan nutrisi (tekanan darah naik)c. Temperatur : menggunakan sistem renin-angiontensin vasokontriksi periferd. Usia : semakin bertambah umur semakin tinggi tekan darah (berkurangnya elastisitas pembuluh darah )e. Jenis kelamin : Wanita cenderung memiliki tekanan darah rendah karena komposisi tubuhnya yang lebih banyak lemak sehingga butuh O2 lebih untuk pembakaranf. Emosi : Emosi Akan menaikan tekanan darah karena pusat pengatur emosi akan menset baroresepsor untuk menaikan tekanan darahStruktur Jantung Manusia

Jantung adalah organ muskular berongga yang bentuknya mirip piramid dan memiliki empat ruang yang terletak antara kedua paru-paru di bagian tengah rongga toraks. Dua pertiga jantung terletak di sebelah kiri garis midsternal. Jantung dilindungi oleh mediastinum, di bagian tengah diafragma di depan esofagus, berukuran kurang lebih sebesar kepalan tangan pemiliknya. Bentuknya seperti kerucut tumpul. Ujung atas yang lebar mengarah ke bahu kanan dan ujung bawah yang mengerucut mengah ke panggul kiri. 1-3Batas kanan jantung dibentuk oleh atrium dextrum, batas kiri oleh auricula sinistra dan di bawah oleh ventriculus sinister. Batas bawah terutama dibentuk oleh ventriculus dexter tetapi juga oleh atrium dextrum dan apex oleh ventriculus sinister. Jantung memiliki tiga permukaan, yaitu facies sternocostalis (bagian anterior), facies diaphragmatica (inferior), dan basis cordis (facies posterior). Selain itu terdapat apex yang arahnya ke bawah, depan, dan kiri. 31. Facies sternocostalis

Terutama dibentuk oleh atrium dextrum dan ventriculus dexter, yang dipisahkan satu sama lain oleh sulcus atrioventricularis. Pinggir kanannya dibentuk oleh atrium dextrum dan pinggir kirinya oleh ventriculus sinister dan sebagian auricula sinistra. Ventriculus dexter dipisahkan dari ventriculus sinister oleh sulcus interventricularis anterior.2. Facies diaphragmatica

Terutama dibentuk oleh ventriculus dexter dan sinister yang dipisahkan oleh sulcus interventricularis posterior. Permukaan inferior atrium dextrum, tempat bermuara vena cava inferior, juga ikut membentuk facies diaphragmatica.3. Basis cordis

Basis cordis atau facies posterior terutama dibentuk oleh atrium sinistrum, tempat bermuara empat venae pulmonales. Basis cordis terletak berlawanan dengan apex cordis.

4. Apex cordis

Dibentuk oleh ventriculus sinister mengarah ke bawah, depan, dan kiri. Apex terletak setinggi spatium intercostale V sinistra, 9 cm dari garis tengah. Pada daerah apex, denyut apex biasanya dapat dilihat dan diraba pada orang hidup.Jantung dibagi oleh septa vertikal menjadi empat ruang yaitu atrium dextrum, atrium sinistrum, ventriculus dexter, dan ventriculus sinister. Atrium dextrum terletak anterior terhadap atrium sinistrum dan ventriculus dexter anterior terhadap ventriculus sinister. Dinding jatung tersusun atas otot jantung, miokardium, yang di luar terbungkus oleh pericardium serosum, yang disebut epikardium, dan di bagian dalam diliputi oleh selapis endotel disebut endokardium. 1-41. Atrium dextrum

Atrium dextrum terdiri atas rongga utama dan sebuah kantong kecil, auricula. Pada permukaan jantung pada tempat pertemuan atrium kanan dan auricula kanan terdapat sebuah sulcus vertikal yaitu sulcus terminalis, yang pada permukaan dalamnya berbentuk rigi disebut crista terminalis. Bagian utama atrium yang terletak posterior terhadap rigi berdinding licin dan bagian ini pada masa embrio berasal dari sinus venosus. Pada bagian atrium di anterior rigi terdapat tonjolan otot horizontal yaitu muskuli pektinatus, berjalan dari crista terminalis ke auricula dextra.

Vena cava superior bermuara ke dalam bagian atas atrium dextrum, muara ini tidak mempunyai katup. Vena cava superior mengembalikan darah ke jantung dari setengah