Draft perubahan seluruh AD PT Indofood CBP Sukses Makmur ... perubahan seluruh AD PT...  3....

download Draft perubahan seluruh AD PT Indofood CBP Sukses Makmur ... perubahan seluruh AD PT...  3. Apabila

of 28

  • date post

    07-Jun-2019
  • Category

    Documents

  • view

    318
  • download

    4

Embed Size (px)

Transcript of Draft perubahan seluruh AD PT Indofood CBP Sukses Makmur ... perubahan seluruh AD PT...  3....

1

USULAN PERUBAHAN ANGGARAN DASAR PT INDOFOOD CBP SUKSES MAKMUR TBK

NAMA DAN TEMPAT KEDUDUKAN

Pasal 1

1. Perseroan terbatas ini bernama: PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk., (selanjutnya cukup disingkat dengan "Perseroan"), berkedudukan di Jakarta

Selatan.

2. Perseroan dapat membuka kantor cabang atau kantor perwakilan, baik di dalam maupun di luar wilayah Republik Indonesia sebagaimana ditetapkan oleh

Direksi.

JANGKA WAKTU BERDIRINYA PERSEROAN

Pasal 2

Perseroan didirikan untuk jangka waktu tidak terbatas.

MAKSUD DAN TUJUAN SERTA KEGIATAN USAHA

Pasal 3

1. Maksud dan tujuan Perseroan adalah : a. Industri b. Perdagangan c. Jasa d. Pengangkutan e. Pertanian, dan Perkebunan, Peternakan dan Perikanan

2. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas Perseroan dapat melaksanakan kegiatan usaha sebagai berikut :

2.1. Kegiatan Usaha Utama, terdiri dari

Menjalankan Kegiatan Usaha Utama yang terdiri dari :

a. Menjalankan kegiatan usaha Industri, antara lain: 1. Industri makaroni, mie dan produk sejenis termasuk makaroni, mie, spagheti, bihun, soun, dan sejenisnya, baik dimasak atau tidak

dalam bentuk basah maupun kering;

2. Industri bumbu-bumbuan dan produk masak lainnya termasuk industri kecap, saos sambal, saos tomat, industri bumbu masak dan penyedap masakan, produk masak lainnya seperti industri madu dan karamel buatan, dan sejenisnya; Industri Minyak Makan dan

Lemak Nabati dan Hewani termasuk minyak sayur, minyak kedelai, margarine;

2

3. Industri makanan dan masakan olahan, mencakup industri makanan siap saji berbahan daging, unggas, atau ikan, masakan sayuran siap saji, masakan rebusan dalam kaleng dan makanan di dalam wadah hampa udara dan masakan siap saji yang lain, serta Industri

produk makanan lainnya seperti soup dan kaldu;

4. Industri pengolahan dan pengawetan buah-buahan dan sayuran dengan cara diasinkan, dilumatkan, dikeringkan dan dibekukan, termasuk pembuatan selai, jelly, cabe kering, bawang kering dan sebagainya; Industri pengolahan dan pengawetan produk daging,

daging unggas, ikan dan produk ikan;

5. Industri kemasan dari plastik seperti rigid packaging dan flexible termasuk kantong plastik, kemasan makanan dan kemasan lainnya dari plastik (wadah,botol, boks, kotal, rak dan lain-lain); Industri kemasan dan kotak dari kertas atau karton; Industri kemasan berupa

karung karung bagor (karung terigu/gula blacu);

6. Industri makanan bayi, termasuk formula bayi, susu lanjutan, makanan bayi, biskuit bayi, bubur bayi dan sejenisnya, dan makanan yang mengandung bahan yang dihomogenisasi; Industi makanan sereal untuk sarapan pagi;

7. Industri sirop, mencakup usaha pengolahan gula menjadi sirop, termasuk sirup gula dan produksi sirup dan gula maple; Industri pembuatan puding dan makanan pencuci mulut lainnya;

8. Industri pembuatan biskuit dan produk roti kering lainnya, indutri pengawetan kue kering dan cake, industri produk makanan ringan (cookies, cracker, kue kering) baik yang manis atau yang asin, dan sebagainya;

9. Industri Minuman Ringan yang mencakup usaha industri minuman yang tidak mengandung alkohol. b. Menjalankan usaha dalam bidang perdagangan, antara lain:

1. Usaha perdagangan umum, termasuk impor, ekspor, interinsulair dan lokal dari segala macam barang dagangan, produk segala macam hasil industri,serta menjadi grosier, leveransier, supplier, dealer, distributor;

2. Usaha perdagangan eceran melalui pesanan (surat, telepon, internet) dan barang akan dikirim kepada pembeli sesuai dengan barang yang diinginkan berdasarkan katalog, iklan, model, telepon, radio, televisi, internet, media massa, dan sejenisnya (e-commerce) untuk

berbagai jenis barang.

c. Menjalankan kegiatan usaha di bidang jasa, antara lain :

1. Usaha jasa konsultasi manajemen; 2. Usaha jasa penunjang di bidang industri, dan perdagangan; 3. Usaha jasa penelitian dan pengembangan; 4. Usaha jasa pelatihan dan pendidikan, termasuk jasa pendidikan dan pelatihan kerajinan dan industri; 5. Usaha jasa pergudangan; 6. Usaha penyediaan makanan dan minuman.

2.2. Kegiatan Usaha Penunjang

Menjalankan kegiatan usaha penunjang yang mendukung baik langsung maupun tidak langsung kegiatan usaha utama, yang terdiri dari :

a. Menjalankan usaha di bidang pembuatan segala macam makanan yang bahan utamanya dari cokelat seperti cokelat dan gula gula dari cokelat dan pembuatan segala macam kembang gula seperti caramel, cachous, nougat, fondant, cokelat putih, dan sejenisnya;

b. Menjalankan usaha di bidang Pengangkutan darat dan laut untuk bahan baku industri, dan produk-produk hasil industri;

3

c. Menjalankan usaha di bidang Perkebunan, Pertanian, Perikanan dan Peternakan; d. Menjalankan kegiatan usaha lainnya yang berkaitan dan menunjang kegiatan usaha utama sebagaimana diuraikan dalam pasal 2.1. diatas dan

kegiatan usaha penunjang sebagaimana diuraikan dalam pasal 2.2.

M O D A L

Pasal 4

1. Modal dasar Perseroan berjumlah Rp.750.000.000.000,- (tujuhratus limapuluh miliar Rupiah) terbagi atas 7.500.000.000 (tujuh miliar limaratus juta)

saham, masing-masing saham bernilai nominal Rp.100,- (seratus Rupiah).

2. Dari modal dasar tersebut telah ditempatkan dan disetor sebesar 77.75% (tujuh puluh tujuh koma tujuh puluh lima persen) atau sejumlah 5.830.954.000

(lima miliar delapan ratus tiga puluh juta sembilan ratus lima puluh empat ribu) saham dengan nilai nominal seluruhnya sebesar Rp. 583.095.400.000

(lima ratus delapan puluh tiga miliar sembilan puluh lima juta empat ratus ribu Rupiah) oleh para pemegang saham.

3. Saham yang masih dalam simpanan akan dikeluarkan oleh Perseroan menurut keperluan modal Perseroan, dengan persetujuan Rapat Umum Pemegang

Saham (selanjutnya cukup disingkat dengan RUPS) pada waktu dan dengan harga serta persyaratan yang ditetapkan oleh atau berdasarkan keputusan

RUPS, dengan ketentuan bahwa saham-saham yang masih dalam simpanan dapat dikeluarkan melalui penawaran umum terbatas (penawaran kedua,

ketiga dan selanjutnya) atau dengan cara penawaran terbatas (private placement) sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, khususnya

peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang pasar modal di Indonesia.

4. Setiap penambahan modal melalui pengeluaran efek yang dapat ditukar dengan saham, atau efek yang mengandung hak untuk memperoleh saham yang

dikeluarkan Perseroan (Efek Bersifat Ekuitas) dapat dilakukan tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) kepada pemegang

saham, dalam hal pengeluaran saham tersebut :

a. ditujukan kepada karyawan Perseroan; b. ditujukan kepada pemegang obligasi atau efek lain yang dapat dikonversi menjadi saham, yang telah dikeluarkan dengan persetujuan RUPS; c. dilakukan dalam rangka reorganisasi dan/atau restrukturisasi yang telah disetujui oleh RUPS; d. dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang pasar modal di Indonesia yang memperbolehkan penambahan

modal tanpa HMETD.

5. Setiap penambahan modal melalui pengeluaran Efek Bersifat Ekuitas yang dilakukan dengan pemesanan, maka hal tersebut wajib dilakukan dengan

memberikan HMETD (hak tersebut disebut juga Right) kepada pemegang saham yang namanya terdaftar dalam daftar pemegang saham Perseroan

pada tanggal yang ditentukan RUPS yang menyetujui pengeluaran Efek Bersifat Ekuitas tersebut. Masing-masing pemegang saham yang tercantum

dalam daftar pemegang saham tersebut akan mendapat Right sesuai dengan perbandingan jumlah saham yang dimilikinya.

Right tersebut dapat dijual dan dialihkan kepada pihak lain, dengan mengindahkan ketentuan Anggaran Dasar dan peraturan perundang undangan yang

4

berlaku di bidang pasar modal di Indonesia. Direksi harus mengumumkan keputusan tentang pengeluaran saham dengan cara penawaran umum terbatas

dalam 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional. Para pemegang Right tersebut berhak membeli saham yang akan

dikeluarkan tersebut sesuai dengan jumlah Right yang dimilikinya pada waktu dan dengan persyaratan yang ditetapkan dalam keputusan RUPS yang

menyetujui pengeluaran Efek Bersifat Ekuitas tersebut.

Apabila dalam waktu yang telah ditentukan dalam keputusan RUPS tersebut di atas, para pemegang saham atau para pemegang Right tidak

melaksanakan hak atas pembelian saham yang ditawarkan kepada mereka sesuai dengan jumlah Right yang dimilikinya, dengan cara membayar lunas

dengan uang tunai harga saham yang ditawarkan itu kepada Perseroan, maka Direksi mempunyai kebebasan untuk mengeluarkan saham dimaksud di

atas kepada para pemegang saham yang hendak membeli saham dalam jumlah yang lebih besar dari porsi Rightnya yang telah dilaksanakan, dengan

mengindahkan ketentuan Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang pasar modal di Indonesia.

Apabila setelah alokasi tersebut masih terdapat sisa saham, maka sisa saham tersebut akan dikeluarkan oleh Direksi kepada pihak tertentu yang bertindak

sebagai pembeli siaga dalam penawaran umum terbatas tersebut, yang telah menyatakan kesediaannya untuk membeli sisa saham tersebut, dengan harga

dan syarat yang tidak lebih ringan dari yang telah ditetapkan dalam keputusan RUPS tersebut di atas, satu dan lain dengan mengindahkan ketentuan

Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang pasar modal di Indonesia.

6. Jika saham yang m