Yandri FK Ukrida. Gangguan Fobia

download Yandri FK Ukrida. Gangguan Fobia

of 18

Transcript of Yandri FK Ukrida. Gangguan Fobia

  • 8/16/2019 Yandri FK Ukrida. Gangguan Fobia

    1/18

    DAFTAR ISI

    BAB I Pendahuluan

    Pendahuluan………………………………………………………………………………………….1

    BAB II Tinjauan pustaka

    Definisi Fobia………………………………………………………………………………………..2

    Epidemiologi…………………………………………………………………………………………2

    Etiologi :

    Teori Psikoanalitik ……………………………………………………………………………3

    Teori Perilaku………………………………………………………………………………..3

    Teori Genetika………………………………………………………………………………..4

    Teori imia!i………………………………………………………………………………..4

    Faktor Psikososial……………………………………………………………………………"

    Gambaran klinis :

    Fobia #pesifik ……………………………………………………………………………….."

    $gorafobia…………………………………………………………………………………..%

    Fobia #osial………………………………………………………………………………….&

    Diagnostik dan kriteria diagnostik :

    $gorafobia…………………………………………………………………………………..'

    Fobia sosial………………………………………………………………………………….(

    Fobia spesifik ………………………………………………………………………………..1)

    Diagnosis banding…………………………………………………………………………………..12

    Penatalaksanaan

    Farmakoterapi……………………………………………………………………………….13

    Teori ognitif dan Perilaku…………………………………………………………………14

    Teori Psikososial…………………………………………………………………………….1"

    Prognosis……………………………………………………………………………………………1"

  • 8/16/2019 Yandri FK Ukrida. Gangguan Fobia

    2/18

    BAB III Penutup

    esimpulan………………………………………………………………………………………….1%

    Daftar Pustaka………………………………………………………………………………………1%

    BAB I

    Pendahuluan

    Pendahuluan

    *asa takut +fear, tentun-a pernah dirasakan oleh semua orang biasan-a berhubungan

    dengan suatu malapetaka atau baha-a -ang mengan/am dan menimbulkan rasa emosi -ang tidak 

    n-aman kuatir /emas pu/at berkeringat rambut berdiri pupil -ang membelalak 0antung

     berdebar dsb. eadaan takut ini bila melampaui ketahanan seorang dapat menimbulkan rasa akan

     pingsan dan sungguh ter0adi pingsan dimana sa0a.

    *asa takut perlu guna segera melaksanakan suatu aksi dan 0uga memberi motiasi untuk 

     bela0ar dan melaksanakan suatu tugas sosial. amun rasa takut -ang berlebihan sangat

    mengganggu pelaksanaan tugas -ang baik sehingga hasiln-a akan lebih rendah.

    Fobia adalah rasa takut -ang kuat dan menetap serta tidak sesuai dengan stimulus tidak 

    rasional bahkan bagi si penderita sendiri -ang men-ebabkan penghindaran ob0ek maupun situasi

    -ang ditakuti tersebut. $pabila /ukup menimbulkan penderitaan dan ketidakmampuan maka disebut

    sebagai Gangguan Fobia. *asa takut -ang umum ringan sering mun/ul tetapi bersifat sementara

    +misal takut pada kegelapan ketinggian ular, tidak didiagnosis sebagai fobia. Fobia dapat men0adi

    lebih parah dan dapat berkurang hingga berbulanbulan atau bertahuntahun !alaupun dapat

    menghilang se/ara tibatiba. $kan tetapi pada kasus berat fobia dapat terus berlan0ut hingga

     puluhan tahun dan se/ara perlahan berubah men0adi gangguan depresi. *asa takut pada fobia dapat

    men-eluruh pada tahap perkembangann-a +misaln-a takut pada toko digeneralisasikan lagi

    men0adi takut pada 0alan di depan toko kemudian digeneralisasikan lagi men0adi takut pada seluruh

    area perbelan0aan,.

    BAB II

    Tinjauan pustaka

    Definisi

    Fobia barasal dari kata unani phobos -ang berarti takut. Gangguan fobia merupakan suatu

    gangguan 0i!a -ang merupakan salah satu tipe dari gangguan an5ietas. $nsietas pada gangguan

    fobik han-a ter/etus atau dominan bila dihadapkan pada situasi atau ob0ek tertentu dan bersifat

    eksternal -ang dikenal baik -ang sebenarn-a tidak berbaha-a. eadaan ini se/ara khas dihindari

  • 8/16/2019 Yandri FK Ukrida. Gangguan Fobia

    3/18

    atau dihadapi dengan ketakutan. Terdapat tiga kelompok utama gangguan fobik berdasarkan 67D

    1) : 1

    8 Fobia spesifik +terisolasi, —9 Terbatas pada situasi -ang sangar spesifik seperti berdekatan

    dengan he!an tertentu ketinggian petir darah dll.1

    8 $gorafobia —9 etakutan tidak han-a pada ruang terbuka tetapi 0uga terhadap aspekaspek 

    tertentu seperti adan-a keramaian dan kesulitan untuk segera melarikan diri kembali ke tempat

    -ang aman biasan-a rumah. Dapat ter0adi dengan atau tanpa gangguan panik.1

    8 Fobia sosial —9 etakutan diperhatikan oleh orang lain dalam kelompok -ang relatif ke/il

    +kebalikan dengan keramaian, -ang men-ebabkan penghindaran situasi sosial.1

    Epidemiologi

    $gorafobia sering mulai ter0adi terhadap !anita -ang berumur di antara 2) hingga 4) tahun.

    #eban-ak 32 miliar penduduk atau kurang lebih 22 golongan anak muda -ang berumur di antara

    1' hingga "4 tahun di $merika #erikat mengidap agoraphobia. ;ampir %) kasus fobia adalah

    agoraphobia. Penelitian menun0ukkan terdapat dua kategori umur mulain-a tandatanda

    agoraphobia pada pesakit -aitu pada umur a!al hingga pertengahan 2)an dan 0uga a!al 3)an.2

    Fobia spesifik lebih la

  • 8/16/2019 Yandri FK Ukrida. Gangguan Fobia

    4/18

    konflik. +1, Teori psikoanalitik memandang serangan panik sebagai akibat dari pertahanan

    -ang tidak berhasil dalam mela!an impuls -ang men-ebabkan ke/emasan. $pa -ang

    sebelumn-a merupakan suatu sin-al ke/emasan ringan men0adi suatu perasaan ketakutan

    -ang melanda lengkap dengan ge0ala somatik.23

      Freud menghipotesiskan bah!a fungsi utama ke/emasan adalah sebagai memberi

    sin-al kepada ego bah!a suatu dorongan ba!ah sadar -ang dilarang mendorong untuk 

    mendapatkan ekspresi sadar 0adi mengubah ego untuk memperkuat dan men-usun

     pertahann-a mela!an dorongan instinktual -ang mengan/am. #elan0utn-a situasi atau

    ob0ek biasan-a adalah sesuatu -ang mampu di0auhi oleh seseorang@ dengan mekanisme

     p/rtahanan penghindaran tambahan tersebut orang dapat lolos dari ke//masan -ang serius.

    +2, Peneliti men-atakan bah!a pen-ebab serangan panik kemungkinan melibatkan arti

     ba!ah sadar peristi!a -ang menegangkan dan bah!a patogenesis serangan panik mungkin

     berhubungan dengan faktor neurofisiologis -ang dipi/u oleh reaksi psikologis.3

    • Teori Perilaku

    ar-a agan dan lainlain telah men-arankan bah!a pada a!al usia 1' bulan

    anakanak berbeda sehubungan dengan ke/enderungan mereka untuk berinteraksi dengan

    orang lain mainan dan bendabenda . Aeskipun sekitar &) dari anakanak agak 

    eksplorasi dalam situasi ini sekitar 1" sangat eksplorasi dan 1" sisan-a /ukup pemalu

    dan menarik diri . Perilaku -ang ditun0ukkan oleh anakanak pemalu dan menarik diri telah

    disebut inhibisi prilaku dan telah diusulkan untuk men0adi faktor predisposisi dalam

     pengembangan fobia sosial dan gangguan ke/emasan lainn-a . #elain itu pasien dengan

    fobia sosial menggambarkan orang tua mereka sebagai +1, tidak menggalakkan mereka dari

     bersosialisasi +2, ditempatkan tidak semestin-a penting pada pendapat orang lain dan +3,

    digunakan malu sebagai sarana disiplin. Prediktor lain dari perkembangan fobia sosial

    termasuk se0arah masa pemisahan ke/emasan kesadaran diri atau rasa malu pada anak dan

    rema0a dan frekuensi rendah dari ken/an di alam rema0a. 13

    • Teori Genetika

    Fobia spesifik dan sosial /enderung berada di dalam keluarga. Penelitian telah

    melaporkan bah!a duapertiga sampai tigaperempat penderita -ang terkena memiliki

    sekurangn-a satu sanak saudara dera0at pertama dengan fobia spesifik dan sosial dari tipe

    -ang sama. >eberapa data a!al men-atakan bah!a kembar mono

  • 8/16/2019 Yandri FK Ukrida. Gangguan Fobia

    5/18

    mempela0ari kembar -ang dibesarkan se/ara terpisah untuk membantu mengontrol faktor 

    lingkungan. Tetapi pemeriksaan kembar dan adopsi -ang diperlukan belum dilakukan

    untuk men-ingkirkan peranan bermakna transmisi nongenetik.3

    • Teori eurokimia!i

    eberhasilan farmakoterapi dalam mengobati fobia sosial telah men/iptakan dua

    hipotesis neurokimia!i spesifik tentang dua 0enis fobia sosial. #e/ara spesifik penggunaan

    antagonis adrenergikbeta sebagai /ontohn-a propranolol +6nderal, untuk fobia kiner0a

    +performan/e phobia, +sebagai /ontohn-a berbi/ara di depan publik, telah

    mengembangkan teori adrenergik untuk fobia tersebut. Pasien dengan fobia kiner0a

    mungkin melepaskan lebih ban-ak norepinefrin dan epinefrin baik di sentral maupun

     perifer dan 0uga penurunan G$>$ +Gammaaminobutiri/ $/id, dopamine dan serotonin

    dibandingkan orang nonfobik atau pasien tersebut mungkin peka terhadap stimulasi

    adrenergik tingkat -ang normal. orepinefrin -ang terletak di lokus serulens dalam pons

    disekresi oleh badan sel -ang terletak pada otak dan hipotalamus bagi membantu

     pengaturan seluruh aktiitas dan perasaan misaln-a peningkatan ke!aspadaan. G$>$

     pula bersifat inhibisi dan disekresikan oleh u0ung saraf dalam spinal /ord /erebellum basal

    ganglia dan korteks serebri. Dopamine 0uga bersifat inhibisi dan disekresikan oleh neuron

    di substansia nigra basal ganglia. Aanakala serotonin penting dalam perasaan

    kese0ahteraan maka 0ika berlaku penurunan akan mengakibatkan ke/emasan dan depresi.

    Pengamatan bah!a inhibitor monoamin oksidase +A$=6, mungkin lebih efektif 

    dibandingkan obat trisiklik dalam pengobatan fobia sosial umum dikombinasikan dengan

    data praklinis telah men-ebabkan beberapa peneliti menghipotesiskan bah!a aktiitas

    dopaminergik adalah berhubungan dengan patogenesis gangguan. $khirn-a serotonin

    memainkan peranan didalam fobia karena ##*6 terbukti efektif  dalam mengobati gangguan

    ini. 13

    • Faktor psikososial

    Fobia menggambarkan interaksi antara diatesis genetikkonstitutional dan stresor 

    lingkungan.4

    Penelitian men-impulkan bah!a anakanak tertentu -ang ada predisposisi

    konstitutional terhadap fobia memiliki temperamen inhibisi perilaku terhadap -ang tidak 

    dikenal +behavioral inhibition to the unfamiliar , dengan stress lingkunan -ang kronik akan

    men/etuskan timbuln-a fobia@ misaln-a perpisahan dengan orang tua kekerasan dalam

  • 8/16/2019 Yandri FK Ukrida. Gangguan Fobia

    6/18

    rumah tangga dapat mengaktiasi diatesis laten pada anakanak -ang kemudian akan

    men0adi ge0ala -ang n-ata.4

    Aenurut freud fobia -ang disebut sebagai histeria /emas +anxiety hysteria,

    disebabkan tidak terselesaikann-a konflik oedipal masa anakanak. =b0ek fobik merupakan

    simbolisasi dari sesuatu -ang berhubungan dengan konflik.4

    Gam"aran #linis

    Fo"ia spesifik $terisolasi%

    Pada fobia spesifik suatu ketakutan tidak !a0ar -ang menetap terhadap ob0ek atau

    situasi eksternal tertentu -ang men-ebabkan penghindaran. =rang dengan fobia terhadap

    ku/ing akan mengalami respon ansietas segera 0ika melihat he!an tersebut dan akan

    menghindarin-a misaln-a dengan men-eberang ke sisi lain 0alan. Fobia spesifik seperti ini

    sering dimulai dan se/ara statistik normal pada anakanak. Fobia biasan-a menghilang

     pada a!al masa de!asa tetapi sering masih ada dalam bentuk ringan pada usia de!asa

    +misaln-a takut ketinggian gelap dan labalaba,. #ebagai /ontoh separuh orang de!asa

    takut ular. #ekitar 1) populasi umum memiliki fobia spesifik -ang se/ara klinis

     bermakna sebagian besar berkembang pada masa kanakkanak tetapi han-a sebagian ke/il

    -ang men/ari bantuah ahli. etidakmampuan -ang ditimbulkan bergantung pada seberapa

    sering situasi fobik dihadapi dalam kehidupan seharihari. Aisaln-a seseorang dengan

    fobia terbang 0arang harus menghadapi situasi tersebut ke/uali 0ika per0alanan udara harus

    dilakukan dengan alasan peker0aan arau kehidupan sosial sehingga pengobatan mungkin

    tidak diperlukan setidakn-a hampir sepan0ang tahun. amun tindakan menghindari ob0ek

    ob0ek fobik spesifik -ang biasa ditemukan seperti ku/ing dan an0ing dapat sangat

    mengganggu aktiitas seharihari meskipun fobia spesifik kurang men-ebabkan henda-a

    dibandingkan 0enis fobia lain. >erbeda dengan takikardi dan kenaikan tekanan darah -ang

    ter0adi pada fobia lain fobia darah dan /edera tubuh men-ebabkan bradikardia danhipotensi 0ika terpa0an. Perubahan fisiologis seperti ini saat melihat darah merupakan

     bentuk eolusi."

    Aonofobia terhadap binatang badai ketinggian darah 0arum dsb. >iasan-a dimulai

     pada masa ke/il ditemukan pada 1) atau lebih pada populasi +lebih ban-ak pada !anita,

    dan memiliki beberapa ge0ala atau sindrom terkait.3

    >eberapa 0enis fobia spesifik % :

    $/rophobia : etakutan terhadap ketinggian

    ailurophobia : etakutan terhadap ku/ing

  • 8/16/2019 Yandri FK Ukrida. Gangguan Fobia

    7/18

    h-drophobia : etakutan terhadap air 

    /laustrophobia: etakutan terhadap tempat sempit

    /-nophobia : etakutan terhadap an0ing

    m-sophobia : etakutan terhadap kotoran dan kuman

    p-rophobia : etakutan terhadap api

    5enophobia : etakutan terhadap orang asing

  • 8/16/2019 Yandri FK Ukrida. Gangguan Fobia

    8/18

    masalah seksual. amun agorfobia murni lebih 0arang dibandingkan ge0ala komorbid

    gangguan panik dan atau depresi ma-or.&

    Fo"ia sosial

    Fobia sosial ditandai dengan ketakutan -ang menetap terhadap situasi -ang

    memungkinkan dirin-a diamati oleh orang lain dan 0uga oleh ketakutan bah!a ia mungkin

     bertindak kon-ol atau memalukan. #ituasi seperti ini termasuk makan di restoran atau

     berbi/ara di muka umum. Fobia sosial mungkin bersifat spesifik seperti berbi/ara atau

     buang air ke/il di muka umum atau me-eluruh -aitu penderita mengalami distres dalam

    setiap situasi sosial bahkan saat berbi/ara melalui telepon.&

    Penderita ini takut atau merasa malu atau tidak dapat berada dalam sebagian besar 

    situasisituasi sosial atau keadaankeadaan fungsi so/ial khusus. Dalam PPDGC666

    gangguan ini disebut dengan gambaran kabur +difus, -ang men/akup hampir semua situasi

    sosial di luar lingkungan keluarga. =rang dikatakan menderita fobia sosial umum

    + generalized social phobia, 0ika ia merasa takut akan situasisituasi interaksi dengan orang

    lain seperti pertemuan sosial atau terlibat dalam satu per/akapan sedangkan tipe spesifik 

    atau nongeneralized social phobia  0ika -ang bersangkutan takut akan situasisituasi -ang

     berorientasi pada penampilanperbuatan + performance-oriented situations, seperti berbi/ara

    di depan umum atau menulis di hadapan orang lain. &

    Aanifestasi klinis bisa berma/amma/am dan bisa mengenai setiap sistem tubuh.

    Ge0ala -ang sering adalah palpitasi kadangkadang disertai n-eri dada dispnea mulut

    kering kadangkadang disertai mual atau muntah. #elain itu bisa terdapat ge0ala ban-ak 

    keringat ketegangan otot perasaan panas dingin serta rasa tertekan di kepala atau n-eri

    kepala. Dapat 0uga ter/etus keluhan malu +muka merah, tangan gemetar atau ingin buang

    air ke/il. adangkadang indiidu bersangkutan merasa -akin bah!a salah satu dari

    manifestasi ge0ala sekunder ansietasn-a merupakan -ang utama@ dalam hal ini ge0ala dapat

     berkembang men0adi serangan panik.

     &

    Temuan pemeriksaan status mental -ang paling bermakna adalah ketakutan irasional

    dan egodistonik terhadap situasi aktiitas atau ob0ek tertentu@ pasien 0uga dapat

    menggambarkan bagaimana mereka menghindari hubungankontak dengan situasi fobik 

    tersebut. Depresi ditemukan pada kirakira sepertiga pasien fobia.&

    Diagnostik dan #riteria Diagnostik 

    Diagnosis dibuat berdasarkan !a!an/ara psikiatrik -ang meliputi halhal seperti

    keluhankeluhan se0arah pasien dan keluarga -ang lengkap termasuk anggota keluarga

  • 8/16/2019 Yandri FK Ukrida. Gangguan Fobia

    9/18

    dengan fobia. Cuga tentang pengalaman atau trauma -ang men-ebabkan fobia misaln-a

    ketakutan terhadap an0ing setelah diserang oleh an0ing. Perlu ditan-akan tentang reaksi

    setelah dikonfrontasikan dengan ob0ek ketakutan dan bagaimana menghindarin-a. Penting

     0uga diketahui tentang dampak fobia terhadap kehidupan seharihari peker0aan dan

    hubungan dengan orangorang terdekat. Aasalah tentang depresi dan pen-alahgunaan

  • 8/16/2019 Yandri FK Ukrida. Gangguan Fobia

    10/18

    f, etakutan ke/emasan dan penghindaran persisten minimal % bulan atau lebih.'

    g, etakutan ke/emasan dan menghindari pen-ebab distress klinis signifikan atau

    gangguan dalam bidang sosial peker0aan atau penting fungsi.'

    h, etakutan ke/emasan dan menghindari -ang tidak terbatas pada efek fisiologis

    langsung dari suatu

  • 8/16/2019 Yandri FK Ukrida. Gangguan Fobia

    11/18

     b, Pemaparan dengan situasi sosial -ang ditakuti hampir selalu men/etuskan ke/emasan

    -ang dapat berupa serangan panik -ang berikatan dengan situasi atau

    dipredisposisikan oleh situasi. 7atatan: Pada anakanak ke/emasan dapat

    diekspresikan dengan menangis tantrum membeku atau menarik diri dari situasi

    sosial dengan orang -ang tidak dikenal. 4

    /, =rang men-adari bah!a rasa takut adalah berlebihan atau tidak beralasan. 7atatan

     pada anakanak /iri ini mungkin tidak ditemukan. 4

    d, #ituasi sosial atau kiner0a -ang ditakuti adalah dihindari atau 0ika tidak dapat

    dihindari dihadapi dengan ke/emasan atau penderitaan -ang kuat. 4

    e, Penghindaran antisipasi fobik atau penderitaan dalam situas sosial atau kiner0a se/ara

     bermakna mengganggu rutinitas normal orang fungsi peker0aan +akademik, atau

    aktiitas sosial dan hubungan dengan orang lain atau terdapat penderitaan -ang 0elas

    tentang menderita fobia. 4

    f, Pada indiidu di ba!ah usia 1' tahun durasi sekurangn-a adalah % bulan. 4

    g, *asa takut atau penghindaran adalah bukan karena efek fisiologis langsung dari suatu

  • 8/16/2019 Yandri FK Ukrida. Gangguan Fobia

    12/18

    a, *asa takut -ang 0elas dan menetap -angg berlebihan atau tidak beralasan

    ditun0ukkkan oleh adan-a atau antisipasi suatu ob0ek atau situasi tertentu +misaln-a

    naik pesa!at terbang ketinggian binatang mendapatkan suntikan melihat darah,. 4

     b, Pemaparan dengan stimulus fobik hampir selalu men/etuskan respons ke/emasan

    -ang segera -ang dapat berupa serangan panik -ang berhubungan dengan situasi atau

    dipredisposisikan oleh situasi. 7atatan: pada anakanak ke/emasan dapat

    diekspresikan oleh menangis tantrum membeku atau menggendeng. 4

    /, =rang men-adari bah!a rasa takut adalah berlebihan atau tidak beralasan. 7atatan:

     pada anakanak /iri ini mungkin tidak ada. 4

    d, #ituasi fobik dihindari atau 0ika tidak dapat dihindari dihadap dengan ke/emasan atau

     penderitaan -ang kuat. 4

    e, Penghindaran antisipasi ke/emasan atau penderitaan dalam situasi -ang ditakuti

    se/ara bermakna mengganggu rutinitas normal orang fungsi peker0aan +atau

    akademik, atau aktiiti sosial atau hubungan dengan orang lain atau terdapat

     penderitaan -ang 0elas karena menderita fobia. 4

    f, Pada indiidu -ang berusia di ba!ah 1' tahun durasi sekurangnn-a adalah % bulan. 4

    g, e/emasan serangan panik atau penghindaran fobik berhubungan dengan ob0ek atau

    situasi spesifik adalah tidak lebih baik diterangkan oleh gangguan mental lain seperti

    gangguan obsesif kompulsif +misaln-a takut kepada kotoran pada seseorang dengan

    obsesi tentang kontaminasi, gangguan stres pas/atraumatik +misaln-a menghindari

    stimuli -ang berhubungan dengan stresor -ang berat, gangguan /emas perpisahan

    +misaln-a menghindari sekolah, fobia sosial +misaln-a menghindari situasi sosial

    karena takut merasa malu, gangguan panik dengan agorafobia atau agorafobia tanpa

    ri!a-at gangguan panik. 4

    Pada Ta"el ' terdapat perbedaan dari kriteria umum fobia. >erdasarkan siaa!itan rasio 0enis kelami /iri khas dan pengobatan respon fobia.

    Ta"el '. sia a!itan rasio 0enis kelami /iri khas dan pengobatan respon fobia

    Fobia spesifik Agorafobia Fobia sosial

    Usia awitan

    Pada masa kanakkanak 

    1" 3) tahun

    Pada anak-anak kurang

    dari 5 tahun, danpubertas sampai 35

  • 8/16/2019 Yandri FK Ukrida. Gangguan Fobia

    13/18

    Fobia spesifik Agorafobia Fobia sosial

    3' tahun

    Laki-laki = perempuan

    Laki-laki : perempuan =

    2 :1

    tahun

    Objek yang ditakutkan

    ;e!anhe!an

    +

  • 8/16/2019 Yandri FK Ukrida. Gangguan Fobia

    14/18

    Diagnosis lain -ang harus dipertimbangkan di dalam diagnosis banding fo"ia

    spesifik   adalah hipokondriasis gangguan obsesifkompulsif dan gangguan kepribadian

     paranoid. ;ipokondriasis adalah ketakutan akan menderita suatu pen-akit sedangkan fobia

    spesifik tipe pen-akit adalah ketakutan akan tertular pen-akit. >eberapa pasien dengan

    gangguan obsesifkompulsif memanifestasikan perilaku -ang tidak dapat dibedakan dari

     perilaku seorang pasien dengan fobia spesifik. #ebagai /ontohn-a pasien dengan gangguan

    obsesifkompulsif mungkin menghindari pisau karena mereka memiliki pikiran kompulsif 

    tentang membunuh anakanakn-a sedangkan pasien dengan fobia spesifik -ang melibatkan

     pisau mungkin menghindari pisau karena ketakutan dirin-a akan terpotong. Gangguan

    kepribadian paranoid dapat dibedakan dari fobia spesifik oleh adan-a ketakutan men-eluruh

     pada pasien dengan gangguan kepribadian paranoid. 3

    Penatalaksanaan

    Farmakoterapi

    $gorafobia dan depresi kadang ter0adi bersamaan dan obatobatan antidepresan

    sering digunakan.  Mono Amine Oksidase Inhibitor  seperti phenel

  • 8/16/2019 Yandri FK Ukrida. Gangguan Fobia

    15/18

     pertama memperolehn-a. Penelitian men-atakan bah!a ##*6s 0uga mungkin efektif.

    arena pasien fobia sosial tidak memperlihatkan supersensitiitas terhadap obat seperti

    -ang terlihat pada gangguan panik dosis ##*6s dapat dimulai seperti dosis untuk 

    antidepresan dan dititrasi berdasarkan respons klinik.4"(

     !enzodiazepine dapat digunakan untuk men/egah rasa takut melalui penghindaran :

    misaln-a diaT, sangat berguna dalam pengobatan gangguan

    ke/emasan. >agian kognitif membantu orang mengubah pola pikir -ang mendukung

    ketakutan mereka dan bagian perilaku membantu orang mengubah /ara mereka bereaksi

    terhadap situasi ke/emasanmerangsang. "(

    Aisaln-a 7>T dapat membantu orang dengan gangguan panik bela0ar bah!aserangan panik mereka tidak benarbenar serangan 0antung dan membantu orang dengan

    fobia sosial bela0ar bagaimana untuk mengatasi ke-akinan bah!a orang lain selalu

    menga!asi dan menilai mereka. etika orang siap untuk menghadapi ketakutan mereka

    mereka menun0ukkan /ara menggunakan teknik eksposur untuk menurunkan rasa mudah

    terpengaruh diri untuk situasisituasi -ang memi/u ke/emasan mereka. 7>T terapis 0uga

    menga0arkan napas dalamdalam dan 0enis0enis latihan untuk mengurangi ke/emasan dan

    mendorong relaksasi. "(

  • 8/16/2019 Yandri FK Ukrida. Gangguan Fobia

    16/18

    7ognitie >ehaiour Theraph- +7>T, adalah terapi perilaku kognitif -ang dapat

    dilakukan sendiri atau dalam bentuk kelompok -ang dapat berlangsung sekitar 12 minggu.

    Terapi ini efektif untuk gangguan panik maupun agorafobia. Penelitian menun0ukkan bah!a

    terapi perilaku kognitif +/ognitie behaiour therap-, se/ara profesional akan sangat efektif.

    Terapi perilaku dengan /ara Desensitisasi +memperkenalkanmendekatkan kepada

    ob0eksituasi -ang ditakuti se/ara bertahap mulai dari ringan sampai pada situasi -ang paling

    ditakuti, atau melalui latihan berulangulang latihan di rumah +home!ork, dan latihan

    relaksasi. Terapi perilaku kognitif dengan /ara E5posure +memba!a pasien langsung pada

    situasi -ang ditakutin-a, atau melalui feedba/k ideotape atau dengan fantasi /ukup

    menolong beberapa indiidu -ang takut bi/ara di depan umum dan bentuk fobia lainn-a.

    Terapi perilaku eksposur berbasis telah digunakan selama bertahuntahun untuk mengobati

    fobia spesifik. =rang -ang se/ara bertahap menemukan ob0ek atau situasi -ang ditakuti

    mungkin pada a!aln-a han-a melalui gambar atau kaset kemudian tatap muka. #eringkali

    terapis akan menemani seseorang ke situasi takut untuk memberikan dukungan dan

     bimbingan. 3

    Pada terapi perilaku kognitif kemungkinan relaps ke/il 0ika dihentikan karena a/tie

    /oping dan adan-a dorongan -ang menumbuhkan keper/a-aan diri pasien. ombinasi terapi

    farmakologik dan terapi perilaku kognitif bisa memberikan perbaikan lebih bermakna

    khususn-a pada pasien dengan gangguan berat dengan henda-a /ukup tinggi.13

    Terapi Psikososial

    Terapi keluarga keluarga pasien dengan gangguan panik dan agorafobia mungkin

    men0adi terganggu selama per0alanan serangan panik sehingga keluarga perlu untuk 

    diarahkan agar bisa menerima keadaan pasien. 3

    Psikoterapi dapat bermanfaat dalam pengobatan gangguan panik dan

    agorafobia. Psikoterapi dapat dilakukan agar penderita lebih memahami pertentangan psikis -ang melatarbelakangi ter0adin-a ke/emasan. 3

    Prognosis

    Fobia terhadap he!an memiliki prognosis paling baik. Fobia sosial

    /enderung membaik se/ara bertahap dan agorafobia memburuk dengan

    ke/enderungan men0adi kronik."

  • 8/16/2019 Yandri FK Ukrida. Gangguan Fobia

    17/18

    BAB III

    Penutup

    #esimpulan

    #uatu fobia adalah suatu ketakutan -ang tidak rasional -ang men-ebabkan

     penghindaran -ang disadari terhadap ob0ek aktiitas atau situasi -ang ditakuti.

    Gangguan fobia itu terbahagi kepada tiga kelompok besar berdasarkan 67D 1)

    -aitu $goraphobia Fobia #osial dan Fobia #pesifik.

     pusing depersonalisasi sesak nafas rasa ter/ekik ketakutan akan kematian

    dan obsesi. Ge0ala bagi fobia sosial antaran-a ialah kemerahan berkeringat suara

    gemetar mual kesulitan dalam pidato sakit perut tangan dan kaki dingin dan

     palpitasi. etika menghadapi ob0ek atau situasi orang fobia spesifik mengalami

     perasaan panik berkeringat perilaku menghindar kesulitan bernapas dan detak 

     0antung -ang /epat.

    =bat tidak akan men-embuhkan gangguan ke/emasan tetapi bisa tetap di ba!ah

    kontrol sedangkan orang -ang menerima psikoterapi. =bat utama -ang digunakan untuk 

    gangguan ke/emasan adalah antidepresan obat antike/emasan dan betablo/kers untuk 

    mengendalikan beberapa ge0ala fisik. Dengan pera!atan -ang tepat ban-ak orang dengan

    gangguan ke/emasan dapat memimpin normal memenuhi hidup. Psikofarmaka -ang biasa

    digunakan pada pasien gangguan /emas diantaran-a $ntidepresan ##*6s Tri/-/li/s

    A$=6s obat $nti$n5iet- dan >eta>lo/kers.

    Terapi kognitifperilaku +7>T, sangat berguna dalam pengobatan gangguan

    ke/emasan. >agian kognitif membantu orang mengubah pola pikir -ang mendukung

    ketakutan mereka dan bagian perilaku membantu orang mengubah /ara mereka bereaksiterhadap situasi -ang merangsang ke/emasan. Terapi keluarga 0uga penting supa-a keluarga

     pasien dapat memahami keadaan pasien itu sendiri seterusn-a memberi dukungan suportif 

    demi kesembuhan pasien.

    Daftar Pustaka

    1. a- Cerald. #o/ial and #pesifi/s Phobia in Ps-/hiatr- >ehaioral #/ien/e and

    7lini/al Essential. #e/ond Edition. Philadelphia. .> #aunders 7ompan- : Pp 3%'

    &&

  • 8/16/2019 Yandri FK Ukrida. Gangguan Fobia

    18/18

    2. Tomb Daid $. Gangguan $nsietas dalam >uku #aku Psikiatri. Edisi Enam. 2))2.

    Cakarta : EG7 : Pp (&1)(

    3. aplan ;arold 6. Gangguan e/emasan dalam aplan dan #ado/k #inopsis Psikiatri

    Cilid Dua. Edisi etu0uh. Cakarta : EG7 : Pp 3("%

    4. andaou CE. Fobia. Dalam : Elira #D ;adisukanto G. >uku a0ar psikiatri. Ed. 2.

    >adan penerbit fakultas kedoktern niersitas 6ndonesia : 0akarta 2)14. Pp 2%" &2

    ". Puri > Baking PC Treasaden 6;. Gangguan neurotik dan ansietas terkait stress

    lain. Dalam : Puri > Baking PC Treasaden 6;. >uku a0ar psikiatri. Ed. 2. EG7 :

    Cakarta 2)12. Pp 2)1 &

    %. *ubin Eugene ; AD PhD 7harles F Homanski AD. 2))".  Adult "sychiatry #nd 

    edition$ >la/k!ell Publishing. i/toria. $ustralia.

    %$ >udiman *i/hard. 1('&.  &eurosis 'obik dan (ara "enanggulangannya in Indonesian "sychiatric )uarterly. a-asan esehatan Ci!a Dharma!angsa. Cakarta.

    '. Aaslim *usdi. Gangguan eurotik Gangguan #omatoform dan Gangguan Terkait

    #tress dalam >uku #aku Diagnosis Gangguan Ci!a *u0ukan *ingkas dari PPDGC

    666. Cakarta : PT uh Ca-a : Pp &)1

    (. #/hneier Franklin A.D. #o/ial $n5iet- Disorder. Department of Ps-/hiatri/ >eth

    6srael Dea/oness Aedi/al 7enter >oston. he &e* +ngland ,ournal of Medicine$

    2))%. p. 1)2(3%