Tutorial CentOS 5 untuk Webhosting

Click here to load reader

  • date post

    19-May-2015
  • Category

    Technology

  • view

    2.184
  • download

    10

Embed Size (px)

Transcript of Tutorial CentOS 5 untuk Webhosting

  • 1. Instalasi CentOS Bagi teman-teman yang senang ngutak-ngatik server, atau yang senang dengan OS ygberbasiskan linux. Saya punya pengalaman tersendiri dalam menyiapkan sebuah server,dalam waktu yang tidak sampai satu rokok jie sam su habis, server ini sudah kelar digunakan.Tentu saja supaya server ini berguna hingga bisa mengudara, anda harus punyajaringan internet sekaligus dengan IP Public (Static) yang disediakan oleh ISP anda. Palingtidak anda harus sudah menyediakan dua IP address. IP local dan IP Public.IP local untuk memudahkan anda masuk melalui jaringan local dan lebih cepat,hampir tanpa kendala. Sedang kalau menggunakan IP Public pun sebetulnya juga tidakmasalah. Kelebihannya, kalau dengan IP Public anda bisa mengaksess server anda darimanasaja dan di manasaja anda berada. Kekurangannya, IP Public itu bukan milik kita murni.Jadi jika pada kondisi tertentu (katakanlah diblokir oleh ISP anda karena satu dan lain hal),maka anda tidak bisa masuk lagi melalui IP ini.Kita mulai saja:Pertama, anda harus menyediakan software CentOS Server ini dengan caradownload. TIdak terlalu besar sih ukurannya, sekitar 600 Mb, tepatnya 580Mb. Yah 1 CDsaja:Anda bisa memilih cara download dan jenis filenya; ada dua:1. Jika anda menggunakan OS windows anda bisa langsung download ke alamat ini :http://vault.centos.org/4.4/isos/i386/CentOS-4.4.ServerCD-i386.iso2. Jika sudah selesai downloadnya, anda tinggal memburning pake nero atau ashampo atausoftware burning lainnya kesukaan anda. Sediakan satu blank cd untuk diburning di mediaini.3. Jika sudah selesai, maka anda telah memiliki satu master cd CentOS Server versi 4.Kedua, sediakan satu mesin computer yang akan dijadikan server oleh anda. Semakinbesar spesifikasinya semakin baik. Kalaupun pakai Pentium III pun sebetulnya sudah bisadengan kapasitas Hardisk 30 G dan RAM minimal 512 kb atau 1024 kb. Ini adalah ukuranminimalis untuk server web yang tidak terlalu besar muatannya. Tapi jika anda mempunyaispesifikasi server yang handal (seperti XEON dari HP mutakhir, misalnya) itu sangatdianjurkan.

2. Jangan lupa untuk menyiapkan dua LAN Card. Kalau CPU anda menyediakan LANonboard. Berarti anda cukup menyediakan satu LAN Card saja. Kita asusmsikan masing-masin LAN Card ini, dengan nama: eth0 untuk IP local. Misalkan 192.168.50.7. SedangkanLAN Card lainnya kita namakan: eth1 misalkan 222.156.134.170. Gambarnya sbb:1. LAN Card OnBoard, dengan nama : eth0 IP: 192.168.50.72. LAN Card External, dengan nama : eth1 IP:222.156.134.170Kita mulai install. Pertama masukkan CD CentOS Server anda ke Driver. Kemudiananda restart computer anda. Ketika tampilan pertama muncul. Ada dua pilihan untk memulaimenginstall ini: Pertama berbasiskan GUI, artinya anda menginstall dengan full tampilanyang familiar, tinggal klik saja. Kedua berbasiskan text. Dari model kedua ini anda hampirsepenuhnya menggunakan text, tapi masih juga dibantu dengan grafis-grafis ringan untukinteraksi dengan anda.Saya sarankan, untuk install pertama, sebaiknya jangan menggunakan Firewallbawaan dari CentOS. Lebh baik Firewall jangan diaktifkan. Firewall bisa kita sediakansendiri setelah installasi selesai. Dan akan kita bahas pada artikel sendiri.Pada saat option muncul sebelum installasi. Ada beberapa hal prinsip yang harus andaperhatikan:Ketika option untuk mengatur partisi, anda tinggal pilih remove all partition. Danbiarkan linux untuk auto configurasi. Sebab dengan sendirinya linux akan secara otomatismengatur partisinya dengan baik. Perlu diketahui, partisi di linux dengan di windows sangatberbeda. Anda tidak perlu pusing-pusing mikirkan ini. Tinggal ok dan next. Terkecuali ketikaada option tentang firewall, untuk sementara klik pakai spasi di checklist DISABLE-nya (option ini hampir sama, antara yg berbasis text dengan GUI). Anda tinggal perhatikan secaraseksama.Ketika ada option untuk costumasi server, pilih ini. Jangan lupa untuk mencheklist,antara lain:DNS server, jika anda akan membuat server dns sekalian pada server ini. Karenadidalamnya disiapkan software Bind (named) untuk manajemen domain. Jika tidak. Makatidak perlu dichecklist. Untuk menyaipkan manajemen domain, akan dibuat artikel tersendiri.MYSQL Server, anda harus pilih ini jika anda hendak menggunakan MYSQLsebagai basis data di server anda. Atau pilih juga POSTGRESQL jika anda termasuk pecintaPOSTGRE. Kalau saya masih setia pada MySQL. Jadi PostgreSql tidak saya checklist.Web Server, harus dipilih sebab didalamnya terdapat httpd dari apache yang akanmenggerakkan server anda untuk bisa menampilkan halaman web.>Anda pun bisa menchecklist Mail Server, jika anda hendak mengembangkan serveranda untuk mail server juga. ( Ini disarankan bagi yang servernya cukup handal dan belum 3. ada mesin server lain untuk dijadikan mail server). Untuk bab membuat mail server, akan adaartikel tersendiri. Ketika masuk pada opsi manajemen IP. Jangan dichecklist DHCP-nya. Sebagaimanayg kita tentukan sebelumnya, untuk Card yang inisialnya eth0 anda isi dengan no IP192.168.50.7 netmask 255.255.255.240 atau disesuaikan dengan netmask dari ISP anda.Demikian juga eth1 dengan no IP 222.156.134.170 netmask 255.255.255.240 ataudisesuaikan dengan netmask dari ISP anda. Kemudian isi nama server anda dengan namafavorit anda sendiri. Defaultya localhost.localdomain anda bisa mengganti dengansidukun.domain.com atau apa saja kesukaan anda. Berikutnya, jangan lupa untuk mengisiGateway. Masukkan no Gateway, Primary Server, Secondary Server yang diberikan oleh ISPanda. Misalnya:Gateway: 222.245.250.200Primary Server : 202.13.2.5Secondary Server : 202.134.0.155Perhatikan baik-baik, apa-apa yang perlu untuk di server anda nanti. Atau langsungsaja pada langkah instalasi. Anda tidak perlu khawatir urusan dengan software yang tidakterinstall. Hal ini akan bisa dilakukan ketika server telah selesai diinstall, denganmenggunakan perintah YUM INSTALL.GO! Install. Anda tinggal minum kopi sambil mengisap ji sam su ( bagi yg sukarokok) menunggu sampai selesai install. Linux akan dengan pintarnya mengolah file-filenyadi server anda.Pada tahap ini, jika tidak ada aral melintang, berarti anda sukses installasi server anda.Horeeee.....!Jika masih penasaran, anda bisa kontak saya unt sharing.Setup a DNS Server on CentOS 5This is a pretty geeky thing to do but running your own DNS Server on your intranet doesmake some sense from a performance and conveience perspective.BackgroundThe sole purpose of a DNS Server is to provide a look-up service for mapping hostnames e.g.www.google.com to IP addresses 100.101.20.2. By far the most popular DNS Server softwareout there is a package called bind.There are essentially 2 reasons to running your own DNS Server. 1. Improving the speed of hostname lookups 2. Managing your own intranet hostnames & IP addresses in a central location 4. The first reason is what is commonly called a Caching Name Server. In essence by havingone machine provide all hostname look-ups in your intranet, youre cutting down on everymachine in your intranet having to independently look-up names. Additionally once a name islooked up your DNS Server will cache the results for a set period of time so that subsequentqueries can come out of your DNS Servers cache and not have to go and do the look-up onyour ISPs DNS Server.The second reason is actually the cooler one. Since you control the DNS Server you cancreate your own local domain (called zones in bind lingo) and name all the systems withinyour intranet. In so doing this its much easier to connect to systems using names rather thanIP addresses. Plus its fun to name all the systems!Taking this a step further you can create generic hostnames such as imap, mail, smtp, ntp,pop, etc. and manage these in one stop rather than having to manage them throughout yourintranet.Getting startedFirst things first, install the necessary bind software.1 yum install bind bind-utils bind -libsGenerating a rndc keyNOTE: All the config files were going to work on are located in /var/named/chrootNext youll need to create/modify a rndc.conf and/or rndc.key file. This file contains a keywhich is required in order to manage the bind service once its up and running. With this keyyou can theoretically manage bind either on the host where its running or you can manage iton any system that is allowed to do so and knows this key!1 # command to generate a new 512 byte key2 rndc-confgen -b 512This command will return the following output which youll want to either redirect to a file orcopy and paste into a file. The file should be rndc.conf but I like to use this name instead,/var/named/chroot/etc/rndc.key. It just makes more sense to me.1# Start of rndc.conf2key "rndckey" {3algorithm hmac -md5;4secret5"nHFS3WOpdap75IvsYSXVNYWusnAQPT6z5XC8V5YPWXnZ8RN8tdfSFuClZ8nNouWyGhvHB8mE6TJgwsrvhiYhIhA==" ;7};89options {1default-key "rndckey" ;0default-server 127.0.0.1;1default-port 953;1};1# End of rndc.conf2 5. The rndc-confgen command also returns some additional output below. This goes into thefile /var/named/chroot/etc/named.conf. Make sure to remove the comments at thebeginning of each line to turn them on. # Use with the following in named.conf, adjusting the allow list as1 needed:2 key "rndckey" {3 algorithm hmac -md5;4 secret5 "nHFS3WOpdap75IvsYSXVNYWusnAQPT6z5XC8V5YPWXnZ8RN8tdfSFuClZ8nNouWyGhvHB8mE6 TJgwsrvhiYhIhA==" ;7 };8 #9 controls {1 inet 127.0.0.1 port 9530 allow { 127.0.0.1; } keys { "rndckey" ; };1 };1 # End of named.confnamed.conf fileNow lets flesh out that named.conf file a little bit more.1acl lan {2192.168.1.0 /24;3127.0.0.1;4};56controls {7inet 127.0.0.1 port 9538allow { lan; } keys { "rndckey"; };9};1011 logging {12 category default { default_syslog; };13 category lame -servers { null; };14 };1516 options {17 pid-file "/var/run/named/named.pid" ;18 directory "/var/named" ;19 dump-file "named_dump.db" ;20 forward only;21 forwarders {22 # the following IP addresses are my ISPs DNS Servers. These will23 be used for looking up24 # hostna