TULISAN BG 2012 (051-075)

download TULISAN BG 2012 (051-075)

of 74

  • date post

    09-Mar-2016
  • Category

    Documents

  • view

    251
  • download

    14

Embed Size (px)

description

Kumpulan tulisan BG 2012 (051-075)

Transcript of TULISAN BG 2012 (051-075)

  • TULISAN BAMBANG GUNAWAN 2012 051 S/D 075

    051. MENGENANG KEDUA ORANGTUAKU 052. KIM HAN KINI DAN DULU 053. HADIAH HUT 68 TAHUN 054. VINDYANA WANASILI KINI DAN DULU 055. KIM TEE KINI DAN DULU 056. DIAMOND ANNIVERSARY PERISTIWA LANGKA 057. ANDREA PUTRI DI MONAS DAN THAILAND058. HIGH LIGHT DAN DOWN LIGHT 059. MENGENANG TJIONG BOK TJEN 060. CUCU MANTU KEDUA WANASILI 061. JUARA PERTAMA LOMBA CIPTA CERPEN PROPINSI BANTEN 062. KETEMU RIANDY ASLIM DI FACEBOOK063. LIM HIAN NIO DARI TUKANG GADO-GADO MENJADI KEPALA SEKOLAH064. REFRESHING YOUNG COUPLES GKI SAMANHUDI065. JEMBATAN PENYEBERANGAN JALAN PANJANG066. FAMILY TREES AND FAMILY HISTORY067. MURID SDK OEL PAMULANG MENULIS TIGA BUKU068. LENA SANTOSA 40 TAHUN KEMUDIAN069. GWYNETH IKUTAN PAKAI KACA MATA HITAM 070. SELAMAT JALAN BAPAK TJIONG THIAM SIONG071. TUKANG SIOMAY = TUKANG CERAMAH072. MAIN NUH-NUH-AN073. JIM REEVES DAN PAK KWIK074. TAHUN 2012 KEBANGKITAN KEMBALI OEL POLIM075. PAK MARKAM SATPAM DI PEMBANGUNAN

  • 051. MENGENANG KEDUA ORANGTUAKU

    Setelah menulis family yang lain, tentu tidak lengkap kalau tidak menuliskan orangtuaku sendiri.

    Kalau ada yang bilang saya punya arsip yang lengkap, ini sebenarnya warisan dari papa saya yang bernama Rustam Gunawan dengan nama lamanya Tjiong Bok Seng.

    Papa saya bekerja pada Engku Lim Thiam Lee di Toko Buku dan Percetakan THE TRIAL, di bagian pembukuan. Pekerjaannya rapih dan tulisannya bagus sekali.

    Maka tidak heran kalau foto-foto lama tetap disimpannya dengan baik. Itulah yang saya manfaatkan agar diketahui oleh anak, mantu, cucu serta family yang lain.

    Pada foto di atas memperlihatkan tempat tinggal saya di Teluk Betung sampai dengan SMP di Jalan Surabaya 244. Sayang bangunan tersebut

  • kini sudah tidak ada. Mulai SMA saya pindah ke Jakarta untuk meneruskan sekolah.

    Kalau ingin lihat saya ketika umur 9 tahun ada di foto ketiga, bersama kedua orang tua.

    Foto-foto itu adalah bagian dari album kenangan ketika family dari Jakarta berkunjung ke Lampung dari tanggal 8 sampai dengan tanggal 15 bulan Juni tahun 1953. Foto lengkap ada di https://www.facebook.com/media/set/?set=a.1150711366914.2022564.1201528695&type=3 atau http://bg440507.multiply.com/photos/album/95

    Berhubung penghasilan papa saya terbatas maka mama saya yang bernama Munggil Wanapuspa dengan nama lama Lim Hoa Nio, ikut membantu dengan wiraswasta. Mama saya adalah type pekerja keras dan ulet. Untuk anaknya yang semata wayang, pekerjaan apapun dikerjakan, mulai dari jualan es mambo, jualan telor sampai jual beli perhiasan atau makelar rumah.

    Tidak heran ketika saya sekolah di SMA Kanisius sudah naik sepeda motor DKW. Lulus SMA dapat hadiah scooter Vespa. Dengan status masih mahasiswa dibelikan rumah di Roxy. Supaya tidak tinggal sendirian maka terima kost. Juga adik sepupu saya yaitu Kim Han dan Inge pernah tinggal di rumah saya ini.

    Itulah kenangan indah dari kedua orangtuaku. Sayang kini mereka telah tiada, tidak bisa melihat cucunya menikah dan lihat buyut-buyut yang lucu tetapi jasanya tidak akan terlupakan sepanjang masa.

    Semoga catatan ini bermanfaat untuk yang muda-muda agar tahu asal usulnya.

    Bambang Gunawan, 4 Mei 2012

  • 052. KIM HAN KINI DAN DULU

    Kelebihan manusia dibandingkan dengan makluk lain ialah bisa punya foto dan mencatat perjalanan hidupnya.

    Bandingkan kedua foto di atas yang beda lebih dari 50 tahun. Kim Han, pada hari Minggu, 29 April 2012, di Kelapa Gading, Jakarta, memperkenalkan mantunya Mirko yang baru menikah dengan puterinya Marlies, pada acara reuni keluarga besar Wanasili.

    Pada foto kanan yang masih hitam putih, ada foto penulis yang sudah tinggi dengan Kim Han, Liang Nio dan Kim Tee. Sayang sekali tidak ditulis tanggal berapa foto tersebut. Jadi, silakan tebak saja, kira-kira tahun berapa dan umur berapa masing-masing?

    Kemudian bandingkan dengan foto di bawah ini, ketika Kim Han akan berangkat ke Berlin untuk study. Ada yang bisa bantu, tahun berapa foto ini?

  • Ketika SMA di Ricci Jakarta, Kim Han memang tinggal di rumah saya dan kalau sempat saya juga selalu antarkan Kim Han naik Vespa ke sekolahnya.

    Sayang sekali pada tahun 1984 ketika saya ke Jerman dan keliling Eropa naik mobil tidak ada kesempatan ketemu dengan Kim Han yang tinggal di Berlin. Maklumlah, waktu itu Jerman belum menjadi satu Jerman, hanya sempat telepon dari Hamburg.

    Selamat kepada Kim Han yang telah punya mantu dan tidak lama lagi akan jadi Opa seperti saya yang telah punya dua cucu.

    Berkat kemajuan teknologi, reuni keluarga di Kelapa Gading juga bisa dinikmati oleh Kathryn Effendi yang tinggal di Tokyo: Asyik khan kl saya yg di Jepang bisa serasa ikutan reuni keluarga melalui foto2 om postingan Om Kode hehehe.

    Ditunggu komentar dan pastisipasi dari keluarga besar Wanasili di seluruh dunia.

    Bambang Gunawan, 7 Mei 2012

  • Tue, May 8, 2012 at 8:44 PM, Kim Han mengirimkan informasi via email sbb:

    Hallo Kode,Terima kasih utk photo dan artikelnya.Perlu ditambah. Seingat aku, aku berangkat ke Jerman siang hari tgl. 12 Juni 1973.Tiba di Hamburg tgl 13 Juni 1973 malam kira2 jam 20:00Dari Jakarta dg SQ ke Singapore dan dari Singapore ke Brussels dg SABENA. Dari Brussels ke Hamburg dg SABENA juga.Sayang ticket2 nya sudah dibuang.

  • 053. HADIAH HUT 68 TAHUN

    Hadiah HUT ke 68 tahun yang paling berkesan ialah ketika Minggu malam, tanggal 6 Mei 2012, tante saya yang selalu saya panggil dengan sebutan Engkim Lies (80 th) datang membawakan foto-foto lama ini.

    Tentu saya langsung kenal karena yang paling tinggi berdiri di belakang adalah saya sendiri. Di depan, laki-laki sebelah kiri adalah Kim Han dan laki-laki sebelah kanan adalah Kim Tee. Karena saya tidak kenal wanita yang di tengah, terpaksa dibantu oleh Engkim Lies bahwa itu adalah Liang Nio, anaknya Ie Boen.

  • Foto ini adalah saya berdua dengan tante saya yaitu Ie Koei, alm. Kenangan indah di Lampung.

  • Dari kiri ke kanan adalah Engkim Lies, saya (BG), ie Koei, ie Peng, kemudian anak kecil di depan ie Peng ini saya ragu-ragu, mungkin Kim Han, lalu paling kanan adalah Om Kech Cheng.

  • Tiga orang ini di atas batu adalah ie Koei, saya (BG) dan ie Peng.

    Sudah lama tidak dengar kabar tentang ie Peng ini yang menikah dengan Om Suku lalu tinggal di Kota Agung. Ada yang bisa bantu?

    Inilah rumah saya bagian dalam pada tahun 1960-an sebelum dipugar. Banyak kenangan manis terjadi di dalam rumah ini.

  • Di atas meja makan itulah Soei Liang ngetik diary Soe Hok Gie. Kalau tidak salah butuh waktu satu bulan. Karena tulisan tangan maka ada yang sulit dibaca sehingga harus konsultasi lebih dahulu kepada Soe Hok Djin (Arief Budiman).

    Terima kasih banyak untuk ucapan Selamat HUT ke 68, semoga Tuhan membalas segala cinta kasih ini.

    Bambang Gunawan, 7 Mei 2012

  • 054. VINDYANA WANASILI KINI DAN DULU

    Banyak yang bilang Vindyana Wanasili yang nama panggilannya Wiwi tidak berubah dari dulu sampai kini.

    Foto kiri dibuat pada hari Minggu, tanggal 29 April 2012, di Kelapa Gading. Sedangkan foto kanan, lupa tanggal berapa dan di mana?

    Yang pasti foto kanan diberikan oleh maminya Vindyana Wanasili (Engkim Lies) pada tanggal 6 Mei 2012.

    Saya kagum ketika tahu bahwa Wiwi jadi guru di BPK PENABUR karena tidak pernah minta bantuan, beda ketika mau masuk SMEAK.

  • Sejak itu kalau saya ke SDK 6 di Kelapa Gading, guru-guru lain selalu panggil saya dengan sebutan PAK tetapi guru yang satu ini, lain dari yang lain, memanggil saya selalu dengan istilah tradisional yaitu KODE. Apa artinya?

    Sayang tidak punya foto waktu Wiwi masih TK yang suka bermanjaria duduk di pangkuan saya seperti cucu-cucu saya saat ini.

    Gembira sekali karena sebentar lagi Wiwi juga akan punya mantu, kemudian akan punya cucu yang juga senang bermanjaria duduk di pangkuan.

    Selamat untuk Vindyana Wanasila (Wiwi), sudah berapa tahun mengabdi di BPK PENABUR? Sudah mencapai 36 tahun seperti Kode?

    Bambang Gunawan, 8 Mei 2012

  • 055. KIM TEE KINI DAN DULU

    Senang sekali pada hari Rabu, 9 Mei 2012, dapat kiriman foto yang dibuat pada hari Sabtu, tanggal 5 Mei 2012, ketika Kim Tee meresmikan pernikahan puteranya Adrian di Bali.

    Pada foto kiri, urutan dari kiri ke kanan sbb: Daniel (anak Kim Tee no.2); Ginny ( Istri Kim Tee); Adrian ( anak no.1 yang menikah di Bali); Samantha ( Istri Adrian); Kim Tee.

    Bagaimana dengan Kim Tee, 50 tahun yang lalu? Kebetulan Kim Tee berada paling kanan pada kedua foto di atas.

    Kalau saya dan Vindyana Wanasili pernah menjadi guru di BPK PENABUR, pada tahun 1970-an Kim Tee juga pernah jadi guru keterampilan (ektra kurikuler) Karate di BPK PENABUR, tempat latihannya di SDK 1 Pintu Besi.

    Saya tidak pernah lupa karena Kim Tee selalu bekerja sama dengan rekan saya psikolog yang sama-sama bertugas di Pusat Konsultasi Psikologi, Jalan Gunung Sahari 90A, Jakarta Pusat yaitu Dra. Grace Lumenta. Perguruan Karatenya bernama INKAI.

  • Masih banyak kenangan manis lain, juga foto-foto lama harus dicari kembali biar lengkap.

    Semoga tulisan ini bisa memancing kenangan manis yang berhubungan dengan adik sepupu saya, Kim Tee.

    Bambang Gunawan, 9 Mei 2012

  • 056. DIAMOND ANNIVERSARY PERISTIWA LANGKA

    Ideal sekali kalau bisa mencapai Diamond Anniversary atau merayakan Hari Ulang Tahun Pernikahan yang ke 60. Luar Biasa !!!!!

    Pada foto kiri terjadi pada tanggal 2 Oktober 2010 oleh pasutri Uripto Widjaja & Henny T. dan pada foto kanan terjadi pada tanggal 21 Mei 2011 oleh pasutri Utpalananda Wanasili dan Lies G. Phanoto.

    Kebetulan kedua pasangan ini saya kenal baik maka sengaja dituliskan agar penulis juga tertular bisa merayakan Diamond Anniversary.

    Kalau Uripto Widjaja (Oey Kim Kiong) saya kenal sejak t