TULISAN BG 2011 (051-075)

download TULISAN BG 2011 (051-075)

of 82

  • date post

    09-Mar-2016
  • Category

    Documents

  • view

    240
  • download

    6

Embed Size (px)

description

Kumpulan tulisan BG 2011 (051-075)

Transcript of TULISAN BG 2011 (051-075)

  • DAFTAR ISI 2011 (051-075)2011_051 HADIAH HUT 67 DARI GOLDEN RAMA

    2011_052 WARGA USIA LANJUT (WULAN) NAIK SEPEDA

    2011_053 IR. B. KUSUMA, ANAK TUNGGAL

    2011_054 CONTOH ISTRI YANG SETIA

    2011_055 SETIA SAMPAI SAYA MATI

    2011_056 SUMBER MPP DARI IR. B. KUSUMA

    2011_057 PENGALAMAN PASANG PENGUMUMAN LULUS SMAK OEL BSD 2011

    2011_058 FUNBIKE CC86 MINGGU 22 MEI 2011

    2011_059 CD KEDUA KISAH PERJALANAN IR. B. KUSUMA

    2011_060 KOMENTAR DAN USUL DARI IR. B. KUSUMA

    2011_061 INGIN TAMPIL MUDA?

    2011_062 TIDAK TERDUGA KETEMU IWAN SETYAWAN

    2011_063 PERTANYAAN UNTUK IWAN SETYAWAN

    2011_064 KESAKSIAN PROF DR SALIM SAID

    2011_065 MENGENANG ANTON HARDY

    2011_066 NONTON KICK ANDY KISAH PARA PETUALANG

    2011_067 KETEMU LAN NIE TEMAN LAMA

    2011_068 LIHAT WEB ORA ET LABORA PADA PUKUL 00

    2011_069 NONTON PECUN 2011

    2011_070 HUT 80 DAN HUT 87 URIPTO WIDJAJA

    2011_071 ARTIKEL B. KUSUMA DI INDOPOS

    2011_072 KAKEK (89) DAN NENEK (72) MENARI

    2011_073 PIDATO URIPTO WIDJAJA PADA WULAN AWARD 2011

    2011_074 BEDAH ALBUM CD KEDUA BRURIADI KUSUMA

    2011_075 BARANG HILANG DI PULAU BIDADARI BISA KEMBALI LAGI

  • 2011_051 HADIAH HUT 67 DARI GOLDEN RAMA

    Terima kasih kepada Golden Rama yang telah memberikan hadiah HUT ke 67 kepada penulis pada hari Sabtu, tanggal 7 Mei 2011, di Ballroom Hotel Alila, Pecenongan, melalui doorprize (No. 003, Bambang Gunawan).

  • Direncanakan akan menginap di Hotel Alila pada saat HUT ke 63 istri saya, Julianita S. Gunawan, pada hari Jumat, 1 Juli 2011.

    Mohon konfirmasi, terima kasih.

    Dear Bp Bambang,Terima kasih atas emailnya dan untuk bookingannya sudah confirm pada hari Kamis, 30 June 2011Bapak bisa langsung check-in saja (voucher nya sudah ada di reception hotel)Dan jika ada masalah bapak bisa menghubungi langsung Bp. Gambit (selaku staff dari Alila hotel) di 08212 560 1180

    ThanksYusupPT. Golden RamaTanah Abang II No. 75Jakarta - Pusat 10160Ph. +62 21 231 11 23Fx. +62 21 386 13 73Bambang Gunawan, 8 Mei 2011

    HUT Oma Nita 1 Juli 2011 di Hotel Alila, Pecenongan, lantai 17, tetap mesrah bersama Opa BG dalam usia pernikahan selama 33 tahun. Semoga menjadi contoh dan teladan bagi yang muda-muda.

  • 2011_052 WARGA USIA LANJUT (WULAN) NAIK SEPEDA

    Surprise, ketika lihat koleksi foto keluarga Ir. B. Kusuma, ketemu foto tahun 2002 saat Pak Kusuma berusia 67 tahun. Kemudian pada tahun 2005 waktu Pak Kusuma berusia 70 tahun ketemu foto naik sepeda lagi bersama dua cucunya.

    Pada alamat: http://b2w-indonesia.or.id/bacanote/taufiq_ismail_naik_sepeda_ketika_sma dipasang sajak yang dibuat oleh penyair Taufiq Ismail ketika SMA sama-sama suka naik sepeda dengan Pak Kusuma di Bogor.

  • Sayang usulan agar Taufiq Ismail dan B. Kusuma, nostalgia kembali naik sepeda pada salah satu acara B2W Indonesia, hanya Irawan Agung Hidayat yang berkomentar: Usulan yang bagus.

    Penulis yang sudah wulan senang koleksi wulan lain yang naik sepeda seperti dalam laporan ini:

    1. http://b2w- indonesia.or.id/bacanote/prof_dr_ir_dali_s_naga_naik_sepeda

    2. http://b2w-indonesia.or.id/bacanote/dari_golf_ke_b2w

    3. http://b2w- indonesia.or.id/bacanote/nenek_6_cucu_suka_naik_sepeda

    Bagaimana kalau kita minta foto Taufiq Ismail naik sepeda setelah menjadi wulan?

    Bambang Gunawan, 8 Mei 2011

  • 81-08-09 Lomba Sepeda Reuni Alumni Sipil ITB Bandung

  • 2011_053 IR. B. KUSUMA, ANAK TUNGGAL

    Kenal dengan Ir. B. Kusuma pada hari Rabu, 4 Mei 2011, ngobrol sambil nunggu masuk studio untuk nonton taping Kick Andy. Hari Jumat, 6 Mei 2011, Pak Kusuma jemput saya di Ora et Labora, Panglima Polim, untuk diajak ke rumahnya. Laporannya ada di http://www.oel.or.id/index.php?option=com_content&task=view&id=564&Itemid=26 Langsung akrab karena sama-sama anak tunggal.

    Karena ketemu sajak Taufiq Ismail tentang naik sepeda, segera dipasang di:http://b2w-indonesia.or.id/bacanote/taufiq_ismail_naik_sepeda_ketika_sma

    Ketemu foto Pak Kusuma naik sepeda, maka pasang di:http://b2w-indonesia.or.id/bacanote/warga_usia_lanjut_wulan_naik_sepeda

    Mengenai buku-buku dan prestasi Pak Kusuma, bisa dilihat di:http://bg440507.multiply.com/photos/album/120

    Banyak aspek psikologis yang menarik dan saya lagi rayu agar Pak Kusuma mau menuliskannya. Berikut ini email-email yang saya peroleh.

  • Dikirimkan tanggal 8 Mei 2011:

    Pak Bambang dan Pak Sindhiarta yang baik,

    Karena saya hadiahi beberapa buku dan CD kumpulan tulisan saya, saya diberondong e-mail oleh Pak Bambang, dipasang di berbagai website, saya jadi risih, kuatir diuber-uber orang yang tidak saya kenal, (sekedar guyon: lebih takut lagi dicari oleh pacar lama) hehehe. Sudah saya katakan bahwa saya "gaptek" dan terlalu sibuk dengan urusan tetek-bengek, yang jelas bukan dapat tetek tapi dapat bengeknya, hahaha. Jadi saya enggan punya facebook, twitter ataupun multiply, tapi saya nikmati saja kiriman multiply Pak Sindhi. Kalau memang ada artikel saya, yang kiranya bermanfaat bagi orang lain, saya senang saja untuk dibacanya. Sesuai dengan maksud saya menulis artikel perjalanan, untuk membagi-bagi pengetahuan apa yang saya lihat. Sebagai contoh, tentunya jarang yang pernah berkunjung ke Libya, lebih jarang lagi yang mengetahui "The Great Man-made River Proyect di Libya" untuk mengalirkan air dari bawah Gurun Sahara ke Libya utara untuk men-supply air bersih yang dibutuhkan. Terima kasih atas perhatian kalian, tapi jangan membuat saya jadi tambah repot, hahaha. Salam,B. Kusuma.

    Juga kirimkan pada tanggal 8 Mei 2011:

    Pak Gunawan yang baik,Hari ini dikatakan sebagai Mothers Day, saya ingat dahulu sewaktu sekolah di sekolah Tionghoa, pada zaman Kuo Min Tang, kalau tidak salah, sekolah libur pada setiap tanggal 8 Mei, disebut "Fu Nie Jie" atau Hari Perempuan. Untuk tidak mengecewakan anda, mungkin dapat dicocokkan dengan teori anda sebagai seorang Psikolog, mengenai ibu saya dan diri saya. Dengan dirudung kesedihan, karena ditinggal suami, yang baru menikah selama 2 tahun saja, membawa saya yang masih bayi

  • kembali ke rumah nenek di Cimacan, sehingga saya dididik selain oleh ibu saya, juga nenek dan adik-adik ibu saya di desa. Seperti sudah saya katakan bahwa ibu saya selalu mengajarkan saya untuk berprihatin, karena sudah tidak ada ayah. Saya tidak terlalu pintar dan nakal seperti anak umumnya, ditambah lagi berpindah-pindah dari sekolah Belanda, sekolah Tionghoa zaman Jepang, sekolah Pa Hoa, kemudian ke SMA Negeri, kemudian melanjutkan ke ITB. Kiranya saya paling banyak berpindah sekolah, ada sekitar belasan sekolah, karena kalau tidak naik kelas, saya pindah sekolah, saya pernah sekolah di sekitar 15 sekolah. Entah Nakal atau Bodoh. Baru sewaktu sekolah di SMA Negeri Bogor, saya sekolah menetap. Di rumah tidak ada ayah, ibu atau paman yang membantu pelajaran sekolah. Tapi ibu saya selalu mendorong saya untuk melanjutkan sekolah, sehingga mencapai pendidikan tinggi. Ayah saya meninggal pada umur sekitar 47 tahun, sewaktu menikahi ibu saya, ia adalah seorang duda, karena istri pertama meninggal dan tidak dikarunia anak. Ibu saya saat menikah sekitar berusia 23 tahun, syukur ia dapat hidup mencapai usia 82 tahun. Sayangnya ayah saya yang berpendidikan Belanda, katanya beberapa kali pernah bekunjung ke Holland, tidak sempat merawat saya. Almarhum ayah saya dengan kebanggaannya mencetak berita kelahiran saya dan hanya sempat memotret saya seusia sebulan. Ini semua cerita tentang ayah-ibu saya, yang saya ketahui mengikuti apa yang saya dengar, mungkin tidak akurat. Karena ayahanda dan ibunda saya telah tiada. Harap cerita ini bukan untuk disiar-siarkan, hanya ingin mengetahui menurut ilmu psikologi, ternyata saya dapat menjadi "orang" yang anda lihat sekarang. Terima kasih atas perhatian anda, harap saja saya tidak membesar-besar diri. Salam,B. Kusuma.

    Dikirimkan tanggal 9 Mei 2011: Pak Bambang yang baik, Kalau menjadi berkat bagi orang lain, tentu saya syukuri. Kita berdoa semoga semua orang dapat berkatNya dan dijauhi dari hal-hal yang tak kita ingini, Amien.

  • Menjawab pertanyaan anda, dapat saya berikan sbb.:Ibu saya meninggal pada tahun 1993 pada usia 82 tahun.Pernah saya ajak wisata ke luar negeri tapi tidak banyak kali, pada tahun 1968 sewaktu pertama kali saya ke luar negeri, ibu saya turut keliling Singapore, Malaysia, Thailand, Hongkong, Macao, Jepang, Taiwan & Filipina.Kemudian beberapa kali ke Singapore sampai Penang bersama cucu-cucu. Pernah pula diajak adik-adiknya, pernah berwisata ke USA.Ya, sayang hanya itulah kesempatan ibunda saya berwisata ke luar negeri. Karena pada zaman doeloe ibu saya bersekolah di lagere school hanya sampai klas 2 atau 3 saja, tidak memiliki kepandaian, hanya mengurus rumah tangga. Sewaktu ayah saya meninggal, ibu saya ditinggalkan warisan sebuah rumah tinggal di Jl. Kramat Baroe dan sebuah bangunan toko di Jl. Pasar Senen. Kedua rumah itu disewakan, tiap bulan dapat uang sewaan beberapa puluh gulden, waktu itu mencukupi hidup. Sedangkan nenek saya di Cimacan buka toko P & D dan menjalankan Transport Onderneming, sebagai usaha family. Menjelang Perang Dunia II, ibu saya ingin berusaha sendiri, membuka toko cita (textile), sayang sewaktu pasukan Jepang mendarat di Jawa, toko kami dijarah habis. Terpaksa kami mengungsi ke Bogor. Zaman Jepang tidak bekerja, hanya mengharapkan dari uang sewa kedua rumah, yang pembayarannya sangat tidak lancar. Saat Nica, ibu membawa saya tinggal di Jakarta, masa yang tidak menyenangkan bagi kami. Terpaksa kembali hidup dengan Nenek di Bogor. Ibu saya membantu adik-adiknya dalam usaha keluarga dalam bidang Perusahaan Angkutan (truck). Beruntunglah saya dapat menyelesaikan study saya di ITB pada tahun 1961, sehingga dapat mengangkat taraf hidup kami. Meski kami hidup sederhana, tida