TOKSIKOLOGI - nbsp; Hormon/ endokrin Saraf Imun Oksigen Hara/nutrien Produksi energi Pertumbuhan sel...

download TOKSIKOLOGI - nbsp; Hormon/ endokrin Saraf Imun Oksigen Hara/nutrien Produksi energi Pertumbuhan sel Keseimbangan Cairan, proses metabolisme dan pertumbuhan Perifer otonom ... Cairan

of 14

  • date post

    31-Jan-2018
  • Category

    Documents

  • view

    217
  • download

    1

Embed Size (px)

Transcript of TOKSIKOLOGI - nbsp; Hormon/ endokrin Saraf Imun Oksigen Hara/nutrien Produksi energi Pertumbuhan sel...

  • 8994 Woolf 13/9/20 1045

    FM 1

    Arief Nurrochmad, M.Si, M.Sc., Ph.D., Apt

    Laboratorium Farmakologi dan ToksikologiBagian Farmakologi dan Farmasi Klinik

    Fakultas Farmasi UGM2013

    TOKSIKOLOGI

    Arti Penting Toksikologi

    KondisiMekanisme

    WujudSifat

    Dasar Evaluasi Keberbahayaan

    Batas Keamanan

    RUANG LINGKUPFar

    Pat. Fis.

    Kim. Kes. Mas.

    Biol. Imun.

    TOKSIKOLOGI

    Lingkungan Ekonomi Kehakiman

    Pencemaran

    Residu

    Kesehatan industri

    Perkembangan:

    Obat

    Zat tambahan makanan

    Pestisida

    Diagnosa

    Terapi

    Medikolegal

  • 8994 Woolf 13/9/20 1045

    FM 2

    RINGKASAN POKOK BAHASANToksikologi

    Definisi / takrif ?

    Makna ?

    Arti penting ?

    Toksikologi

    Lingkungan Ekonomi Kehakiman

    Beda ?

    POKOK BAHASAN II

    ASAS UMUM TOKSIKOLOGI

    KONDISI

    MEKANISME

    WUJUD

    SIFAT

    EFEK TOKSIK

    TUJUAN MEMAHAMI

    ASAS UMUM TOKSIKOLOGI

    1. Mempermudah memahami faktor-faktor yang

    mempengaruhi toksisitas

    2. Aplikasi uji toksikologi

    Nasib Perjalanan Obat/ZB dalam Tubuh

  • 8994 Woolf 13/9/20 1045

    FM 3

    RUTE PEMBERIAN OBAT

  • 8994 Woolf 13/9/20 1045

    FM 4

    SEKILAS - ADMESebagian besar Obat / Senyawa Kimia :

    Absorpsi: masuk kedalam tubuh (melalui oral atau injeksi)-

    harus melintasi barriers membran untuk masuk kedalam

    sirkulasi sistemik (kulit, dinding usus, membran alveolar)

    Distribusi oleh darah menuju tempat aksi - intra- atau

    ekstra- selular melintasi barriers untuk dapat

    terdistribusi (capillaries, dinding sel.) distribusi

    mempengaruhi konsentrasi pada tempat aksi dan tempat

    ekskresi dan biotransformasi.

    Metabolisme menjadi beberapa metabolit oleh enzime

    yang mampu meningkatkan, menurunkan atau merubah

    aksi obat

    Ekskresi (oleh ginjal atau bile yang dikeluarkan

    obat/senyawa kimia atau metabolitnya dari tubuh

    Gambaran Obat Melintasi Membrane Barriers

    Struktur plasma membrane barriers

    Mekanisme Obat Melintasi Membrane Barriers

    1. Transport/difusi pasif

    2. Transport aktif

    3. Transport terfasilitatif

    4. Pinositosis

  • 8994 Woolf 13/9/20 1045

    FM 5

    GUT LUMEN

    ABSORPSI - Transport Pasif

    LIPID BILAYER

    Konsentrasi Tinggi

    Konsentrasi Rendah

    Sirkulasi Vena Portal

    Molekul Obat

    Larut Lipid

    Mekanisme ini adalah

    TRANSPORT PASIF,

    mengikuti gradientkonsentrasi

    Konsumsi obat

    yang larut lipid

    TransporterProtein

    GUT LUMEN

    Sirkulasi Portal

    Water Soluble Molecules Bounce

    off Lipid Bilayer

    ABSORPSI Transport Aktif

    LIPID BILAYER

    Molekul Obat

    Larut Air

    TransportAktif

    Pumpa Protein

    Mekanisme ini adalahTRANSPORT AKTIF

    Memerlukan Input

    Energi

    Konsumsi obat

    yang larut air

    Bioavailabilitas

    Dosis

    Hancur di

    Usus

    Tidak

    Terabsorbsi

    Dihancurkan

    oleh dinding

    usus

    Dihancurkan

    Oleh Liver

    menuju

    Sirkulasi

    Sistemik

  • 8994 Woolf 13/9/20 1045

    FM 6

    Vaskularisasi Saluran gastrointestinal

    dan hubungannya dengan organ liver

    NASIB ZAT BERACUN DALAM TUBUH

    Zat Beracun (E.V)

    S I r k u l a s i S i s t e m I k

    Disposisi

    Distribusi Eliminasi

    Metabolisme Ekskresi

    Metabolit

    Toksik Tak toksik

    Tempat aksi

    ReseptorSel sasaran

    (Antaraksi)

    EFEK TOKSIKRedistribusi

    absorpsi

    I.V

    Pertanyaannya ?

    1. Penentu Ketoksikan?

    3. Apa hubungan antara absorpsi, disposisi, eliminasi dan ketoksikan ZB?

    2. Siapa yang bertanggung jawab terhadaptimbulnya efek toksik ZB?

  • 8994 Woolf 13/9/20 1045

    FM 7

    1. KONDISI EFEK TOKSIK

    Definisi ?

    Kondisi Pemejanan

    Kondisi Subyek (makhluk hidup)

    1. Mempengaruhi keberadaan zat beracun/metabolitnyadalam sel sasaran

    2. Atau keefektifan antaraksinyadengan sel sasaran

    PENENTU KETOKSIKAN

    Kondisi Efek Toksik

    Kondisi Pemejanan Kondisi Makhluk hidup

    Menentukan keberadaan

    ZB didalam sel sasaran

    Menentukan keberadaan

    ZB didalam sel sasaran

    dan keefektifan antaraksi

    2. MEKANISME AKSI EFEK TOKSIK

    Dasar : Sifat dan Tempat Kejadian

    Mekanisme

    Luka intrasel Luka ekstrasel

    Aksi Langsung( Primer )

    Aksi Tak langsung( Sekunder )

    Akibatnya : Luka dalam Sel

  • 8994 Woolf 13/9/20 1045

    FM 8

    MEKANISME LUKA INTRASEL

    Zatberacun

    MetabolitReaktif

    PemindahanPengikatan

    Penggantian

    Peroksidasidan lain-lain

    Sasaran molekular spesifik/Non spesifik

    Perbaikan Adaptasi

    Perubahan/kekacauan

    Biokimia Fungsional Struktural

    Xenobiotik Non Toksik Metabolit Eliminasi

    Metabolit Reaktif

    Berikatan dengan Molekul Selular(Enzyme/Protein, Reseptor,

    Membrane, DNA dll)

    Efek Toksik/Ketoksikan(Kerusakan jaringan, Kanker,

    Perubahan fisiologi dll)

    Perbaikan Selular(DNA repair, Protein sintesis,

    Regenerasi Selular dll)

    MEKANISME LUKA INTRASEL

    Contoh mekanisme luka intrasel

    Intrasel

    Obat Induk Metabolit

    Membran DNA Protein Produksienergi

    Elektrofil Radikal

    Anestetika

    umum

    Botulinus

    toksin

    Aktinomisin

    Mustard

    nitrogen

    Streptomisin Sianida

    CO

    Aflaktosin B1

    Parasetamol

    INH

    CCl4

    Adriamisin

    Kondisi, Wujud, Sifat ??

  • 8994 Woolf 13/9/20 1045

    FM 9

    Botulinus toksin pada membran sel-sel saraf

    Sianida pada produksi energi

    Sianida pada produksi energi...lanjutan

  • 8994 Woolf 13/9/20 1045

    FM 10

    Metabolit Elektrofilik parasetamol

    Metabolit Elektrofilik parasetamol

    Metabolit Radikal CCL4

  • 8994 Woolf 13/9/20 1045

    FM 11

    Metabolit Radikal Adriamisin/Doxorubicin

    Kerusakan Seluler akibat CCL4

    MEKANISME LUKA EKSTRASEL

    KEHIDUPAN SEL

    Tergantung banyak faktor

    Lingkungan ekstra selZat Beracun Fungsi/struktur

    berubah

    Sel rusak/luka? ? ?

    Metabolisme basal/dasar Pengaturan

    Aktivitas sel

    Hormon/

    endokrin Saraf Imun

    Oksigen Hara/nutrien

    Produksi

    energiPertumbuhan

    selKeseimbangan Cairan,

    proses metabolisme

    dan pertumbuhan

    Perifer

    otonom

    Mengatur

    molekul

    asing tubuh

    nitrit Vitamin

    protein metalibur pestisida penisilin

    ? ?? ? ?

    Keseimbangan

    Cairan/elektrolit

  • 8994 Woolf 13/9/20 1045

    FM 12

    Metabolisme dasar/basal

    Sistem pernafasan

    Fungsi ventilasi

    Difusi Oksigen dari alveoli ke darah

    Jml eritrosit fungsional

    Sistem kardiovaskular

    Sasaran serangan kimia ZB

    Pasok unsur hara/nutrien

    Makronutrien: Protein, KH, lemak

    Mikronutrien: Vitamin, mineral

    Reaksi metabolik normal

    Produksi energi atau

    Pertumbuhan sel serta fungsi sel

    Kecukupan unsur hara

    tergantung pada:

    Ingesti digesti absorpsi sel

    Hambatan thd proses tersebut dpt

    Menyebabkan gangguan / injury

    Cairan dan keseimbangan elektrolit

    Dan produk buangan proses

    metabolisme

    Sasaran ZB yg potensial

    Retensi/dehidrasi

    Pasok Oksigen

    Pengaturan Aktivitas Sel

    Sistem saraf Sistem hormon/

    endokrinSistem imun

    Penting dan kritis

    Sbg sasaran ZB

    Mempengaruhi semua

    jenis saraf

    Kerusakan sistem /kematian

    Kendali normal

    kontraksi otot

    Sekresi glandular

    Mengatur aktivitas

    pertumbuhan

    Keseimbangan cairan

    elektrolit

    Sistem reproduksi

    Gangguan sistem

    tersebut

    Mengatur molekul asing

    yg masuk ke dlm tubuh

    atau mol. Asing yang

    dihasilkan tubuh

    Mol asing: antigen, terkait dg

    bakteri, protein, zat kimia asing

    Efek berbahaya:

    Lokal: gatal-gatal, ruam

    Sampai reaksi alergi

    Luka ekstrasel produksi

    energi

  • 8994 Woolf 13/9/20 1045

    FM 13

    Luka ekstrasel penisilin immunotoksisitas

    3. WUJUD EFEK TOKSIK

    PERUBAHAN

    Biokimia Fungsional Struktural

    Hambatan Respirasi sel Gangguan pasok energi

    Perubahan keseimbangan

    cairan

    Anoksia Pernafasan

    Sistem saraf

    Hiper/hipotensi dan lain-lain

    Degenerasi Proliferasi

    Inflamasi/perbaikan

    Sianida Malathion Tetrasiklin

    4. SIFAT EFEK TOKSIK

    Terbalikkan Tak terbalikkan

    Ciri khas ? Ciri khas ?

    Kadar racun habis,reseptor kembali normal

    Efek toksik cepat kembali

    ke normal Ketoksikan tergantung takaran

    Kerusakan menetap Penumpukkan efek toksik

    Pemejanan takaran kecil

    jangka panjang = takaranbesar jangka pendek

  • 8994 Woolf 13/9/20 1045

    FM 14

    RINGKASAN POKOK BAHASAN II

    Ketoksikan zat beracun

    Kondisi Mekanisme Wujud Sifat

    Pemejanan Subyek

    Intrasel(langsung)

    Ekstrasel

    (tak langsung)

    Perubahan Fungsional

    Biokimia

    Struktural

    Terbalikkan Tak terbalikkan

    Kefektifan translokasi

    Keberadaan zat beracundalam sel sasaran

    Kefektifan antaraksiZB dengan sel sasarn