Terjemahan Jurnal Oil Pulling

of 18 /18
TUGAS KEPANITRAAN KLINIK JURNAL READING OLEH: Ayu Hasim, S. Ked 04101001107 Mardalena, S. Ked 04101001111  Nadia Ayu Tiarasari, S.Ked 04101901001 Sriwulan Rosalinda Putri, S. Ked 04101001100 PEMBIMBING: drg. Irma BAGIAN ILMU KESEHATAN GIGI DAN MULUT FAKULTAS KEDOKTERAN UNSRI RUMAH SAKIT MOHAMMAD HOESIN 2014

Embed Size (px)

Transcript of Terjemahan Jurnal Oil Pulling

  • 7/21/2019 Terjemahan Jurnal Oil Pulling

    1/18

    TUGAS KEPANITRAAN KLINIK

    JURNAL READING

    OLEH:

    Ayu Hasim, S. Ked 04101001107

    Mardalena, S. Ked 04101001111

    Nadia Ayu Tiarasari, S.Ked 04101901001

    Sriwulan Rosalinda Putri, S. Ked 04101001100

    PEMBIMBING: drg. Irma

    BAGIAN ILMU KESEHATAN GIGI DAN MULUT

    FAKULTAS KEDOKTERAN UNSRI

    RUMAH SAKIT MOHAMMAD HOESIN

    2014

  • 7/21/2019 Terjemahan Jurnal Oil Pulling

    2/18

    2

    Efek Oil Pulling pada Plak dan Gingivitis

    HV Amith, Anil V Ankola, L Nagesh

    Abstrak: suatu cara lama yang terdapat dalam Arthashastra Charaka Samhita dan

    Sushratha. Penelitian ini dilakukan untuk menilai efek dari berkumur dengan

    minyak (Oil pulling) pada plak dan gingivitis.

    Objektif: (1) untuk menilai efek dari Oil pullingpada plak dan gingivitis (2) untuk

    melihat tingkat keamanan Oil pullingpada jaringan lunak dan keras pada mulut.

    Metodologi: 10 subjek melakukan Oil pulling secara bersamaan dengan langkah-

    langkah perawatan kebersihan mulut lain selama 45 hari, menggunakan sulingan

    minyak bunga matahari. Skor plak dan gingival mereka dinilai secara berkala

    menggunakan hasil modifikasi PHP dan indeks Gingival. Hasilnya menggunakan

    T-test dan uji Wilcoxon.

    Hasil: Penurunan skor plak dan gingival dari awal sampai 45 hari adalah

    0,810,41 (p

  • 7/21/2019 Terjemahan Jurnal Oil Pulling

    3/18

    3

    dan penyakit periodontal. Kedua penyakit tersebut dapat secara efektif dicegah

    dan dikendalikan oleh metode kontrol plak yang efektif. Membersihkan plak

    sehari-hari menggunakan sikat gigi adalah komponen penting dari kebanyakan

    program perawatan kebersihan mulut yang ditujukan untuk mencegah dan

    mengobati penyakit periodontal. Telah terbukti bahwa dengan menyikat gigi

    dengan benar, baik sikat gigi secara manual maupun elektrik, efektif dalam

    menghilangkan plak supragingiva dan mengurangi tanda-tanda klinis inflamasi

    gingiva. (2) Pembersih gigi mekanik bahkan sampai sekarang tetap menjadi

    metode yang dapat diandalkan untuk mengendalikan plak bakteri supragingiva.

    Kegagalan untuk mematuhi dan kurangnya keterampilan teknis pasien telah

    mengurangi efektivitas dalam menyikat gigi secara konvensional. (3) Karena

    metode tradisional untuk mengendalikan plak terbukti tidak adekuat, tujuan

    penelitian lebih berfokus pada agen kemoterapi yang berperan dalam menurunkan

    atau mencegah plak yang mengarah pada penyakit pada mulut. (4) Tidak ada

    satupun agen yang secara sempurna dapat menyingkirkan plak pada gigi.

    Tergantung pada situasi, kombinasi berbagai agen telah dicoba.

    Oil pulling adalah suatu cara lama yang disebutkan dalam Arthashastra Charaka

    Samhita dan Sushratha. Oil pulling merupakan prosedur yang direkomendasikan

    secara luas dalam Ayuverda. Proses ini disebut sebagai Kavala Gandoosha/kavala

    Graha di dalam Ayurveda. (5) Di dalam Ayuverda, proses ini dikatakan untuk

    mengobati 30 penyakit sistemik mulai dari sakit kepala, migraine sampai

    hipertensi, diabetes, asma, dan lain-lain. Hal ini pada dasarnya melambat proses

    penuaan. (5)

    Sejauh ini belum ada penelitian tentang Oil pulling pada literature gigi. Jenis

    spesifik dari Oil pulling yang disebut Roopana Gandoosha telah disebutkan

    dalam Ashtanga Sangraha dan dikatakan mempunyai banyak keuntungan pada

    gigi. (6,7) Berbagai jenis minyak seperti sulingan minyak bunga matahari, minyak

    wijen, minyak zaitun dan lain-lain bisa dipakai untuk Oil pulling. Cairan dari susu

    dan air untuk mengekstrak goji berry dan mangga telah digunakan untuk Oil

    pulling. (8)

  • 7/21/2019 Terjemahan Jurnal Oil Pulling

    4/18

    4

    Mengingat tidak tersedianya agen rumah tangga yang secara keseluruhan untuk

    mencegah plak yang dapat menyebabkan penyakit pada mulut, penelitian ini

    bertujuan untuk menilai keuntungan dalam pemakaian Oil pulling. Penelitian ini

    bertujuan untuk menilai efek dari Oil pulling pada perawatan kebersihan mulut.

    Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai efek dari Oil pulling pada plak dan

    gingivitis, untuk memantau keamanan jaringan lunak dan keras pada mulut dan

    untuk menilai pemakaian Oil pulling dapat diterima.

    Metodologi

    Setelah menskrining seluruh bagian dari 50 tahun pertama mahasiswa fisioterapi,

    di perguruan tinggi fisioterapi KLE, Belgaum, 10 mahasiswa laki-laki antara umur

    19-21 tahun diambil untuk penelitian selama 45 hari. Kriteria subjek yang diteliti:

    Kriteria Inklusi

    Subyek bersedia untuk berpartisipasi

    Subyek memiliki setidaknya 20 gigi permanen

    Subyek dengan akumulasi gingivitis dan plak yang ringan sampai sedang

    Subyek bersedia untuk menahan diri dari segala bentuk perawatan gigi

    selama penelitian berlangsung.

    Kriteria Eksklusi

    Subyek yang memiliki alergi terhadap minyak yang digunakan.

    Subyek dengan penyakit sistemik dan yang menggunakan antibiotik.

    Subyek menjalani perawatan ortodontik atau menggunakan intraoral

    prosthesis buatan.

    Subyek menggunakan pencuci/pembilas mulut lainnya.

    Armamentarium

  • 7/21/2019 Terjemahan Jurnal Oil Pulling

    5/18

    5

    Sulingan minyak bunga matahari(Perusahaan minyak)

    Gelas ukur Wadah dan sendok teh

    Cermin mulut

    Sonde

    Pinset

    Kapas

    Neerbeken/Bengkok

    Two tone disclosing agent (Alpha plac) / agen untuk mencari plak.

    Prosedur Pra-Penelitian

    Subyek tidak mengetahui tentang tujuan penelitian untuk menghindari bias

    yang mungkin terjadi.

    Dalam rangka berpartisipasi subyek menandatangani sebuah bentuk

    persetujuan dan berkomitmen untuk mengikuti penelitian.

    Surat keterangan telah lulus etik oleh komite etik KLE.

    Protokol Eksperimental

    Penelitian ini dilakukan di Departemen Pencegahan dan Komunitas Dokter Gigi.

    Tidak dilakukan profilaksis oral sehingga subjek memulai pengobatan dengan

    tingkat plak normal yang terdapat pada gigi mereka. Semua subjek diinstruksikan

    untuk melanjutkan perawatan gigi seperti biasa di rumah, bersamaan dengan Oil

    pulling. Semua subyek harus melakukan secara rutin Oil pullingdi pagi hari untuksebelum pemeriksaan klinis dilakukan selama penelitian. Tingkat plak dan

    keparahan dari gingivitis dinilai pada hari ke-0 (awal-T0). Subjek dipanggil untuk

    3 kali, masing-masing berjarak 15 hari pada tiap kunjungan. Setiap kunjungan,

    skor plak dan gingivitis dinilai:

    T1setelah 15 hari.

    T2setelah 30 hari.

    T3setelah 45 hari.

  • 7/21/2019 Terjemahan Jurnal Oil Pulling

    6/18

    6

    Semua subjek diminta untuk mengikuti semua metode yang direkomendasikan

    dalam pelaksanaan Oil pulling dibawah ini.

    Prosedur Oil Pulli ng

    Ambil 10-15 ml sulingan minyak bunga matahari dengan menggunakan sendok

    teh, sekitar 6 gram atau sampai mulut setengah penuh. Selanjutnya hisap dan

    kumur-kumur minyak tersebut pada gigi. Angkat dagu sedikit, tutup mata dan

    berkumur bergantian arah dari kiri ke kanan, depan ke belakang dan sebaliknya.

    Konsentrasi dan bayangkan cairan berpindah di dalam mulut. Kumur-kumur

    selama 8-10 menit atau sampai terasa penuh di dalam mulut. Terakhir, minyak

    harus berwarna putih susu, tipis dan berbusa. Buang cairan.

    Skoring Plak

    Indeks kebersihan mulut pasien dikembangkan oleh Podshadley AG dan Haley JV

    (1968) dimodifikasi untuk memberikan skor plak baik dari daerah buccal (pipi)

    dan lingual (lidah) atau permukaan palatal dari semua gigi bukan hanya indeks

    gigi. Untuk penilaian, plak dapat dilihat dengan menggunakan Two tone

    disclosing agent. (9) Disclosing agent diaplikasikan dengan menggunakan kapas

    dan dibilas setelah 1 menit. Setiap permukaan gigi (wajah dan lidah) dibagi

    menjadi 5 bagian oleh garis imajiner (Gambar 1):

    Masial ketiga

    Distal ketiga

    Pertengahan ketiga selanjutnya dibagi secara horizontal menjadi gingiva,

    bagian tengah dan bagian oklusal (bagian lembut pelindung mulut) seperti

    gambar dibawah ini.

  • 7/21/2019 Terjemahan Jurnal Oil Pulling

    7/18

    7

    Skor

    0tidak ada plak

    1ada plak

    Skor tersebut dihitung dengan menambahkan semua nilai untuk setiap sub-divisi

    pada bagian buccal dan lingual untuk setiap gigi. Total skor dibagi dengan jumlah

    gigi diperiksa untuk mendapatkan skor individu. Interpretasinya adalah sebagai

    berikut:

    Sangat baik = 0

    Baik = 0,1-1,7

    Cukup = 1,8-3,4

    Jelek = 3,5-5,0

    Skoring Gingiviti s

    Indeks gingival oleh Loe H dan Sillness J (1963) telah digunakan untuk menilai

    keparahan dari Gingivitis pada indeks gigi 16, 12, 24, 36, 32, 44. Jaringan sekitar

    gigi dibagi menjadi empat, yaitu gingival scoring units, distal-facial papilla,

    facial margin, mesial-facial papilla dan seluruh lingual gingival margin. Bagian

    yang keras, seperti soket periodontal, digunakan untuk menilai potensi perdarahan

    dari jaringan. (10)

  • 7/21/2019 Terjemahan Jurnal Oil Pulling

    8/18

    8

    Skor

    0- Tidak ada inflamasi / gingiva normal

    1- Inflamasi ringan, sedikit perubahan warna, sedikit bengkak, tidak

    ada perdarahan pada pemeriksaan

    2- Inflamasi sedang, lapisan kaca sedang, kemerahan, edema dan

    hipertropi, terdapat perdarahan.

    3- Inflamasi berat, ditandai dengan adanya kemerahan dan hipertropi,

    ulserasi, dan kecenderung perdarahan spontan.

    Penjumlahan dari skor area masing-masing gigi memberikan skor indeks gingival

    untuk area tersebut. Menjumlahkan seluruh skor dan membaginya dengan jumlah

    gigi yang diperiksa merupakan skor indeks gingival untuk orang tersebut, dimana

    interpretasinya sebagai berikut :

    Gingivitis ringan = 0,1-1,0 Gingivitis sedang = 1,1-2,0

    Gingivitis berat = 2,1-3

    Pada penelitian ini, seorang pemeriksa melakukan seluruh pemeriksaan di hari

    yang sama selama penelitian. Hasilnya dinilai dengan cara melakukan skoring

    ulang 5 gigi secara acak pada setiap pemeriksaan. Pada pemeriksaan dalam

    didapat skor plak 0,81 dan indeks gingival 0,75.

    Anali sis Statistik

    Siswa menggunakan paired t test dan Wilcoxon signed rank test untuk

    membandingkan skor plak dan gingivitis sebelum dan sesudah melakukan Oil

    pulling. Tingkat validitas mencapai p < 0,05.

  • 7/21/2019 Terjemahan Jurnal Oil Pulling

    9/18

    9

    Akseptabilitas Oil Pulli ng

    Hal ini dinilai pada akhir penelitian dengan periode 45 hari. Setiap subjek

    diberikan kuesioner yang terdiri dari 15 pertanyaan untuk menilai akseptabilitas

    Oil pulling.

    Hasil

    Penelitian ini bertujuan untuk menilai manfaat gigi dari Oil pulling. Indeks plakdan gingiva dilakukan pada subjek di awal, 15, 30, dan 45 hari dari Oil pulling.

    Perubahan pada skor indeks selama penelitian dibandingkan.

    Tidak ada efek samping terhadap jaringan keras dan lunak dari rongga mulut yang

    dilaporkan selama penelitian. Hasil perubahan skor plak dirangkum dalam tabel 2,

    beserta gambar 2. Terdapat penurunan rata-rata skor plak dari awal sampai hari ke

    45 sebanyak 0,810,41 (p

  • 7/21/2019 Terjemahan Jurnal Oil Pulling

    10/18

    10

    Perubahan pada skor gingivitis dirangkum pada Tabel 3, disertai gambar 3.

    Penurunan net pada gingivitis adalah 0,390,17 (p

  • 7/21/2019 Terjemahan Jurnal Oil Pulling

    11/18

    11

    (T3) skor plak rata-rata dan SD adalah 2.650.36. Terdapat penurnan net pada

    skor plak dari awal sampai 45 hari. Kecuali untuk penurunan skor plak dari T0

    sampai T1, sisanya menunjukkan perbandingan yang sangat signifikan. Reduksi

    tertinggi terjadi antara awal sampai 45 hari, (3.46 sampai 2.65) dengan nilai p

    0.0002.

  • 7/21/2019 Terjemahan Jurnal Oil Pulling

    12/18

    12

    Pada awalnya (T0) skor gingivitis rata-rata dan SD adalah 0.720.30. Setelah 15

    hari (T1), skor gingivitis rata-rata dan SD adalah 0.590.27. Setelah 30 hari (T 2),

    skor gingivitis rata-rata dan SD adalah 0.480.21. Setelah 45 hari (T3), skor

    gingivitis rata-rata dan SD adalah 0.330.16. Ada penurunan keuntungan

    dalam skor gingivitis dari awal sampai 45 hari. Semua perbandingan dari T0ke T3

    sangat signifikan. Pengurangan tertinggi berada di antara T0 ke T3 (0,7180-

    0,3260). Tidak seperti skor plak, bahkan di satu kejadian, terdapat kenaikan skor

    indeks gingiva selama periode penelitian.

    Plak dan skor gingivitis antara awal, 15 hari, 30 hari dan 45 hari juga

    dibandingkan dengan tes non parametrik tes Wilcoxon Matched Pairs. Hasil yang

    sama juga telah diperoleh. Kecuali untuk penurunan skor plak dari T0 ke T1,

    sisanya semua perbandingan sangat signifikan. Semua perbandingan untuk

    pengurangan gingivitis dari T0ke T3sangat signifikan.

    Penerimaan Oil Pulli ng

    Penerimaan Oil pulling dinilai berdasarkan kuesioner yang diberikan, yang

    hasilnya adalah sebagai berikut:

  • 7/21/2019 Terjemahan Jurnal Oil Pulling

    13/18

    13

    Diskusi

    Pencarian literatur lengkap tidak mendapatkan penelitian yang berhubungan

    antara Oil pullingdan kesehatan mulut. Terdapat prosedur adat yang berasal dari

    literatur Ayurvedic dari India. Oil pulling telah disebutkan dalam Arthashastra

    Charakasamhita dan Sushrata. Karena alasan ini, Oil pulling kurang diminati

    secara ilmiah. Sebagian besar naskah Ayurvedic, menekankan manfaat sistemik

    Oil pulling, penelitian kami juga telah membuktikan manfaatnya pada gigi.

    Karena tidak ada penelitian sampai waktu yang ditentukan terhadap penilaian

    manfaat Oil pulling terhadap gigi, penelitian kami telah menjadi yang pertama

    dalam hal ini. Bila dibandingkan dengan sikat gigi dan larutan kumur, Oil pulling

    juga telah menghasilkan perbaikan yang signifikan dalam kebersihan mulut.

    Meskipun sulingan minyak bunga matahari telah digunakan dalam penelitian ini,

    tetapi minyak lainnya juga digunakan seperti minyak wijen, minyak kacang tanah,

    minyak zaitun, minyak mustard, dan lain-lain. Cairan dari air dan susu untuk

    ekstrak goji beri telah digunakan untuk Oil pulling. Beberapa minyak lebih cocok

    daripada minyak lain dalam keadaan mentah. Oleh karena itu, setelah mencoba

    berbagai jenis minyak maka penulis dapat menyimpulkan untuk menggunakan

    minyak yang paling cocok yaitu, sulingan minyak bunga matahari untuk

    penelitian ini.

    Meskipun Oil pulling telah menghasilkan penurunan yang signifikan pada

    plak dan gingivitis, namun tidak dapat dianggap sebagai pengganti

    untuk menyikat gigi, tapi pasti bisa menjadi tambahan dalam membantu

    kebersihan mulut. Yang paling tidak disenangi dari prosedur ini adalah

    prosedurnya harus dilakukan pagi hari, saat perut kosong. Meskipun semua subjek

    dalam penelitian ini menuruti prosedur ini selama masa penelitian, namun

    prosedur ini tidak bisa menjamin bahwa mereka akan melakukannya seumur

  • 7/21/2019 Terjemahan Jurnal Oil Pulling

    14/18

    14

    hidup. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa 80% dari subyek penelitian bersedia

    untuk melakukan prosedur ini seumur hidup. Dibutuhkan banyak tekad oleh

    subjek untuk menguasai prosedur dan melakukannya pada kehidupan sehari-hari.

    Kecuali dan sampai subyek cukup termotivasi, Oil pulling jarang dapat diterima

    secara sukarela. Terlebih lagi jika subyek mengalami disabilitas, cacat, maka sulit

    bagi mereka untuk melakukan prosedur ini.

    Bagian yang paling baik dari Oil pulling adalah bahwa dapat dilakukan dengan

    menggunakan minyak apapun yang mudah tersedia di rumah. Sulingan minyak

    bunga matahari atau minyak goreng lainnya untuk masalah ini adalah komoditas

    umum rumah tangga di sebagian besar rumah India. Oleh karena itu bahan untuk

    Oil pullingmudah diakses oleh sebagian besar dari penduduk India yang berada di

    rumah mereka. Hal ini adalah terapi yang dapat dipraktekkan di rumah, tanpa

    biaya apapun, dan memiliki manfaat yang besar. (11)

    Satu liter untuk merek sulingan minyak apapun saat ini memiliki biaya sekitar 55-

    70 rs rata-rata. Sedangkan sebagian besar dari obat kumur memiliki

    biaya sekitar 30-40 rs per 100 ml. Jika biaya per bilas dibandingkan,

    Oil pulling akan memiliki biaya sekitar 0,55-0,70 rs per bilas, sedangkan

    obat kumur akan dikenakan biaya 2,50-3,00 rs.

    Prosedur Oil pulling harus dilakukan pada daerah yang tenang dan

    cerah, pagi hari. Berapa banyak dari kita mampu untuk menyisihkan 10 sampai 15

    menit dari waktu pagi hari kami, untuk melakukan Oil pulling, dengan duduk

    tenang dan berkonsentrasi pasda minyak di dalam mulut kita. Dalam konteks

    kehidupan dengan hari yang sibuk, maka sangat sulit untuk menerima prosedur

    ini, kecuali dan sampai studi lain dilakukan, dan manfaat telah dibuktikan

    berulang kali.

  • 7/21/2019 Terjemahan Jurnal Oil Pulling

    15/18

    15

    Menurut literatur Ayurvedic, Oil pulling telah dikenal efektif pada 30 penyakit

    sistemik. Penelitian ini sebagai solusi berharga dan praktis untuk begitu banyak

    masalah, tetap sulit dipahami untuk pandangan kita sejak lama. Jadi penelitian ini

    adalah mata pembuka untuk mendorong penelitian lebih lanjut dalam hal ini.

    Mouthwash yang mengandung chlorhexidine telah digunakan secara meluas

    sebagai tambahan klinis dalam pengobatan penyakit karies dan periodontal (gold

    standard) yang digunakan untuk menilai efikasi penerapan agen topikal lainnya.

    Chlorhexidine mungkin akan menimbulkan beberapa keluhan seperti rasa tidak

    enak dan efek samping yansg tidak diinginkan seperti perubahan warna gigi

    (stain) dan sensasi rasa. Demikian pula dengan produk yang mengandung

    stannous yang telah dihubungkan dengan pembentukan stain ekstrinsik dan kedua

    garamstannous dan Zinc memiliki permasalahan organoleptik yang membatasi

    besar konsentrasi yang dapat dipakai. Tidak ada efek samping yang tercatat pada

    studi ini.

    Tidak ada laporan yang pernah disebutkan dalam literatur gigi tentang studi pada

    Oil pullingmeskipun prosedur ini sudah digunakan secara luas. Khalessi AM et al

    melakukan studi untuk menilai efikasi kesehatan oral dari mouthwash Persica

    yang mengandung ekstak S. persica dan menemukan bahwa mouthwash tersebut

    memiliki kemampuan reduksi akumulasi plak sebesar 20-60%. Hal ini sejalan

    dengan studi yang kami lakukan, dimana kami juga mencatat nilai indeks reduksi

    akomodasi plak setelah dilakukan Oil pulling.

    Di dalam sebuah studi yang dilakukan oleh Putt MS et alyang menilai efikasi dari

    mouth rinse yang mengandung alum/tawas, tercatat 22% reduksi plak dan 13%

    reduksi gingivitis. Pada kedua pemeriksaan, 2 dan 4 minggu, kelompok alum

    memiliki ketebalan plak yang lebih rendah daripada kelompok placebo, tetapi

    nilai reduksi yang tercapai tidak signifikan secara statistik. Di dalam studi ini,

    nilai reduksi plak dari hari pertama hingga hari ke-15 tidak signifikan, sedangkan

    sisa nilai reduksi yang lainnya signifikan secara statistik.

  • 7/21/2019 Terjemahan Jurnal Oil Pulling

    16/18

    16

    Menurut studi sikat gigi yang dilakukan oleh Stoltze K, persentase reduksi plak

    yang visible pada situsdengan sikat gigi manual sebesar 8% dan sebesar 30%

    dengan sikat gigi elektrik. Sementara itu pada situs yang aproksimal didapatkan

    persentase yang sesuai, yaitu sebesar 10% dan 35%. Reduksi rata-rata pada

    gingivitis sebesar 8% dan 9% setelah 6 minggu, pada semua situs,

    sedangkanreduksi pada situs aproksimal masing-masing sebesar 9% dan 11%.

    Hasil ini sesuai dengan studi kami, kecuali pada fakta bahwa Oil pulling telah

    memiliki kemampuan reduksi pada gingivitis yang jauh lebih tinggi daripada sikat

    gigi manual maupun elektrik.

    Di dalam studi oleh Tritton CB dan Armitage GC, nilai reduksi plak dan gingivitis

    dengan sikat gigi manual sebesar 11-27% dan 8-23%. Sementara itu di dalam

    studi ini, nilai reduksi plak Oil pullingsebesar 18-30% dan nilai reduksi gingivitis

    sebesar 52-60%. Maka reduksi plak ini dapat dibandingkan dengan studi

    sebelumnya, dimana reduksi gingivitis jauh lebih besar. Sebagai prosedur adat

    Ayurveda, Oil pulling memiliki cakupan yang luas jika dimanfaatkan dengan

    baik.

    Salah satu faktor penting yang perlu didiskusikan pada bagian ini adalah adanya

    efek Hawthorne (perubahan positif pada perilaku subjek sebagai hasil dari

    perhatian dan status spesial dari partisipasi dalam sebuah investigasi). Sama

    halnya dengan yang telah diamati sebelumnya bahwa oral hygiene dari subjek

    mungkin meningkat dalam uji klinis sebagai hasil dari antisipasi terhadap

    pemeriksaan oral yang menjadi bagian dari studi. Kami setuju bahwa efek ini

    mungkin saja berperan dalam studi yang berdurasi singkat ini. Jika tidak dengan

    cara eliminasi, jalan satu-satunya yang dapat kami lakukan untuk meminimalkan

    efek Hawthorne adalah dengan memperpanjang jangka waktu pelaksanaan studi.

    Dalam studi ini dapat disimpulkan bahwa Oil pulling memiliki berbagai

    keuntungan dan juga memiliki nilai reduksi plak dan gingivitis yang signifikan.

    Maka dari itu, Oil pullingdapat direkomendasikan sebagai oral aid.

  • 7/21/2019 Terjemahan Jurnal Oil Pulling

    17/18

    17

    Kesimpulan

    Dengan segala keterbatasan yang ada pada studi ini, dapat disimpulkan bahwaOil

    pulling memiliki kemampuan dalam mereduksi plak dan gingivitis. Dari studi ini

    dapat dilihat bahwa seseorang mampu mempertahankan keadaan plak serta

    gingivitis pada level yang rendah walaupun ia hanya melakukan Oil pulling

    selama 45 hari.

    Studi ini dapat digambarkan seperti fenomena gunung es (tip of an iceberg) dan

    kami merekomendasikan perlu dilakukan studi longitudinal yang lebih jauh

    dengan sampel yang lebih besar. Dibutuhkan penelitian yang membandingkan

    penggunaan dari berbagai macam minyak yang dapat pada prosedur Oil pulling

    beserta efeknya pada oral hygiene. Juga perlu dilakukan analisis mikrobiologis

    saliva dan plak yang jika dipertimbangkan dapat menambah validitas internal

    dalam studi tersebut. Lebih lanjut lagi, studi yang mampu membandingkan efek

    dari berbagai mouthwash yang umum diresepkan dan Oil pulling dalam oral

    hygieneakan lebih terjamin.

    Ucapan Terima Kasih

    Penulis mengucapkan terima kasih pada semua subjek yang telah berpartisipasi

    dalam studi ini, tanpa adanya kerjasama yang baik di antara kita, penelitian ini

    tidak mungkin terselesaikan.

    PENULIS

    Dr. HV AmithBDSPost Graduate Student,

    Department of Preventive and Community Dentistry.

    KLES Institute of Dental Sciences ,Belgaum, Karnataka.

    #29 C, II Main, 6th Cross, Bhaskar diary road,Sadashivnagar, Belgaum 590010. Karnataka.

  • 7/21/2019 Terjemahan Jurnal Oil Pulling

    18/18

    18

    Mobile: +919448008007

    E-mail: [email protected]

    Dr. Anil V Ankola

    MDSProfessor & Head, Department of Preventive and Community Dentistry.

    KLES Institute of Dental Sciences ,Belgaum, Karnataka.

    Dr. L NageshMDS

    Ex-Professor and Head,

    Department of Preventive and Community Dentistry.

    KLES Institute of Dental Sciences, Belgaum, Karnataka.

    REFERENSI

    1. http://www.who.int/oral_health (accessed on 02-04-2006)2. Tritten CB, Armitage GC. Comparison of a sonic and a manual toothbrush for efficacy in supragingival plaque

    removal and reduction of gingivitis. J Clin Periodontol 1996;23:641-8.

    3. Killoy WJ, Love JW, Love J, Fedi PF, Jr, Tira DE. The effectiveness of a counter-rotary Action Powered

    toothbrush and conventional toothbrush on Plaque Removal and gingival Bleeding. J Periodontol 1989; 60(8):

    473-7.

    4. Putt MS, Kleber CJ, Smith CE. Evaluation of an alum-containing mouthrinse in children for plaque and

    gingivitis inhibition during 4 weeks of supervised use. Pediatr Dent 1996;18:139-44.

    5. Ram K S. Agnivesas Charakasamhita Vol I(Sutra Sthana). Varanasi: Chowkhamba Sanskrit Series office;

    2002:99-100, 123.

    6. Ravi DT. Ashtanga Sangraha (Sutra Sthana) of Srimad Vrddhavagbhata. Delhi: Chawkhamba Sanskrit

    Pratishtan; 2003:551-4.

    7. http://www.Oilpulling.com/ (accessed on 21-12-2005)

    8. Dingari LC. The Shalakya Tantra II.1st ed. Hyderabad: Smt D Kamala Publishers; 2000:233-57.

    9. Hiremath SS. Textbook of Preventive and Community Dentistry. New Delhi: Reed Elsevier India Private Ltd;

    2007:

    10. Peter S. Essentials of Preventive and Community Dentistry. 2nd ed. New Delhi: Arya (Medi) Publishing

    House; 2003:140-154.

    11. Narayanaswamy K. Expel disease with an Oily rinse. Vijay Times 2005 Nov 24; Health and Fitness. A:3.

    12. Khalessi AM, Pack ARC, Thomson WM, Dunedin GRT. An in vivo study of the plaque control efficacy of

    PersicaTM: a commercially available herbal mouthwash containing extracts of Salvadora persica. Int Dent J

    2004;54:279-83.

    13. Stoltze K, Bay L. Comparison of a manual and a new electric toothbrush for controlling plaque and gingivitis.

    J Clin Periodontol 1994;21:86-90.

    14. Robertson PB, Armitage GA, Buchanan SA, Targgat EV. The design of trials to test the efficacy of plaque

    control agents for periodontal diseases in humans. J Dent Res 1989;68:1667-71.

    15. Jeffcoat MK. Principles and Pitfalls of clinical trials-design. J Periodontol 1992;63:1045-51.