Terjemahan COPD

Click here to load reader

  • date post

    29-Dec-2015
  • Category

    Documents

  • view

    10
  • download

    0

Embed Size (px)

description

copd

Transcript of Terjemahan COPD

Memperbaiki Penatalaksanaan Penyakit Paru Kronik di Pedesaan dan Daerah Terpencil Australia: Program Breathe EasyWalk Easy (BEWE)

Catherine L. Johnston, Lyndal J. Maxwell, Eileen Boyle Graeme P. Maguire And Jennifer A. Alison

Abstrak Latar belakang dan Tujuan Penelitian: untuk mengevaluasi akibat program pelatihan penatalaksanaan penyakit paru kronik, Breathe EasyWalk Easy (BEWE), bagi praktisi kesehatan yang tinggal di desa dan daerah terpencil.

Metode: Eksperimental Quasi, bentuk pengukuran ulangan sebelum dan sesudah perlakuan. Praktisi pelayanan kesehatan (n = 33) yang berasal dari latar belakang professional berbeda yang menghadiri program seminar BEWE (Breathe EasyWalk Easy) adalah suatu program edukasi interaktif, yang terdiri atas seminar pelatihan, menilai sumber daya online, pembagian kekhawatiran komunitas yang terdiri atas material dan telepon/email. Kepercayaan diri Peserta, pengetahuan dan tingkah laku dinilai melalui kuesioner anonym sebelumnya, secara cepat pada bulan ke 3 dan bulan 12 setelah seminar BEWE. Pada 12 bulan, pembagian lokal rehabilitasi pelayanan pulmoner dan data outcome pasien (hasil uji 6 menit berjalan sebelum dan setelah rehabilitasi pulmoner) juga direkam.

Hasil: pengukuran pengetahuan (skor melebihi 19) meningkat secara signifikan setelah seminar (rata-rata perbedaan 7,6 jawaban benar, 95% tingkat kepercayaan: 5.89.3). Hasil pengukuran menunjukkan kepercayaan diri dan pengetahuan peserta meningkat. Pada follow up bulan ke 12, program rehabilitasi secara lokal pulmoner dibangun. Untuk melengkapi data pasien, terdapat peningkatan signifikan dalam uji 6 menit berjalan setelah rehabilitasi 48 meter (interval kepercayaan 95%: 1870 meter).

Kesimpulan: Program BEWE meningkatkan pelayanan petugas kesehatan di pedesaan dan daerah terpencil dalam pengetahuan dan kepercayaan diri dalam memberikan penanganan bagi penderita dengan penyakit paru kronik dan memfasilitasi pembangunan program rehabilitasi pulmoner efektif di bidang regional dan akses daerah terpencil Australia dimanapun seperti program tersebut terbatas.

Kata kunci: edukasi, penyakit paru, rehabilitasi, pedesaan dan pelayanan kesehatan daerah terpencil, program pelatihan.

Singkatan: BEWE: Breathe EasyWalk Easy; PPOK: chronic obstructive pulmonary disease.

Pendahuluan Chronic obstructive pulmonary disease/penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) adalah penyebab morbiditas dan mortalitas ssecara global di Negara Asia Pasifik. Selain itu, akibat penyakit ini bagi individu hingga ke komunitas semakin meluas, khsusunya di daerah pedesaan dan area daerah terpencil di Negara-negara berkembang.Terdapat banyak bukti pedoman praktik klinik dalam penanganan PPOK dan secara seragam direkomendasikan rehabilitasi pulmoner sebagai bagian standar pelayanan. Tingginya kualitas percobaan telah meningkatkan rehabilitasi pulmoner, terdiri atas latihan, penanganan edukasi diri sendiri, pelayanan nutrisi dan penatalaksanaan psikososial, memeperbaiki kapasitas olahraga, gejala dan kualitas kesehatan kehidupan dan menurunkan biaya kesehatan.Walaupun terbukti efikasinya, data menunjukkan bahwa akses rehabilitasi pulmoner terbatas. Terdapat rentang jarak yang behubungan dengan ketersediaan partisipasi rehabilitasi pulmoner. Persepsi Praktisi pelayanan kesehatan berdasarkan bukti klinis membutuhkan praktik rehabilitasi pulmoner klinik di Negara Australia yang juga didokumentasikan dengan faktor-faktor yang mungkin berperan, meliputi kurangnya pelatihan kesehatan dan kekhawatiran kesehatan. Pentingnya intervensi kesehatan paru efektif dalam pelayanan primer dan edukasi praktisi kesehatan dalam menghantarkan rehabilitasi pulmoner. Akan tetapi, tidak ada data yang dipublikasikan terhadap strategi masalah ini.Ini merupakan hal yang penting bagi daerah pedesaan/ daerah terpencil di Negara berkmbang yang mempunyai angka PPOK yang tinggi, penyebaran luas diagnosis PPOK biasanya terbatas dalam pelatihan dan edukasi praktisi lokal. Program Breathe Easy Walk Easy (BEWE) dikembangkan untuk meningkatkan translasi rekomendasi berbasiskan fakta yang terkandung dalam alat pemeriksaan Australian Pulmonary Rehabilitation ke dalam praktik klinik. Program BEWE adalah program edukasi interaktif yang terdiri atas seminar dan tinjauan awal, online dan hard copy, Kepekaan komunitas dalam meningkatkan material melalui telepon/ email. Program BEWE secara spesifik dibentuk untuk menyediakan praktisi pelayanan kesehatan di pedesaan atau daerah terpencil dengan edukasi berdasarkan komponen berbasiskan bukti/evidence-based kemampuan rehabilitasi pulmoner yang diperlukan untuk menghantarkan rehabilitasi pulmoner yang efektif dan melalui dukungan fasilitas dalam mendirikan program.Ptrogram bekerja sama sebagai bentuk sumber daya, beberapa diantaranya secara spesifik digunakan bagi praktisi yang menyediakan pelayanan kesehatan bagi bangsa asli Aborigin Australians. Program BEWE dikembangkan, dengan dukungan dari Australian Lung Foundation, oleh ahli kesehatan professional dalam konsultasi bersama penyedia pelayan kesehatan pedesaan dan daerah terpencil Australia dan bersama dengan penyedia pelayanan kesehatan dan komunitas Aborigin pelayanan kesehatan terkontrol.Tujuan proyek penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efek program BEWE pada (i) praktisi kepercayaan diri kesehatan dan kemampuan dan pengetahuan yang berhubungan dengan penanganan penatalaksanaan, khususnya rehabilitasi pulmoner, bagi pasien dengan PPOK dan (ii) pelayanan kesehatan lokal melalui program rehabilitasi pulmoner

MetodeBentuk Penelitian Penelitian bersifat quasi eksperimental sebelum dan sesudah bentuk pengukuran ulangan. Persetujuan etik yang dilakukan dalam penelitian dari daerah Pelayanan Kesehatan Sydney Selatan Barat (Royal Prince Alfred Hospital zone, lead institution) Area pusat Kesehatan Selatan dan Australia pusat Komite Etika Penelitian manusia.

Area Seleksi dan PesertaArea partisipasi pilihan pada pasien adalah pelayanan kesehatan berdasarkan The Australian Lung Foundation yang menyelenggarakan program rehabilitasi paru dalam pusat pelayanan kesehatan. Salah satu area adalah area pedesaan (New South Wales) dan satu area terpencil (Northern Territory) dengan suku Aborigin asli. Pada masing-masing area, penyakit paru kronik telah diidentifkasi sebagai masalah penting pelayanan kesehatan lokal dan telah dikenali bahwa area tersebut menangani penyakit kronik, khususnya yang berhubungan dengan rehabilitasi pulmoner. Komite yang menyelenggarakan masing-masing area perencanaan dan mengorganisir program pelaksanaan. Peserta direkrut melalui kehadirannya pada seminar BEWE. Seminar BEWE diumumkan secara luas diantara pelayanan komunitas kesehatan lokal, termasuk praktisi pelayanana kesehatan yang bekerja dalam rumah sakit lokal, pusat komunitas kesehatan, pelayanan yang mencapai komunitas dan praktik pribadi. Semua prakltisi kesehatan yang menghadiri seminar BEWE awal nampu berpartisipasi dalam penelitian. Terdapat kriteria ekslusi. Program BEWE disediakan bebas bagi semua peserta.

Prosedur dan Pengukuran outcome Akibat program BEWE dievaluasi pada peserta pelayanan lokal dan jumlah pasien. Karena tidak terdapat alat sebelumnya yang tepat untuk mengukur ketertarikan outcomes, kuesioner secara spesifik dibentuk untuk penelitian ini. Pentingnya penggunaan dalam penelitian ini, kuesioner melalui pelayanan kesehatan professional (n = 9) dari lokasi berbeda. kandungan, manfaat dan fungsional dinilai disepanjang penerimaan peserta. Tinjauan perubahan kecil dibuat untuk format dan tampilan kuesioner. Kuesioner peserta adalah kuesioner anonym yang dikode sehingga data dapat dicocokkan setiap waktu.Semua praktisi kesehatan yang terdaftar dan menghadiri seminar BEWE memberikan akses hard copy dan sumber online, menyarankan penelitian proyek yang dilengkapi dengan informasi dan persetujuan medik. Seminar dilakukan selama 2 hari, terdiri atas kombinasi didikan, praktik dan berdasarkan sesi interaktif, dihantarkan dengan klinisi aktif. Seminar meliputi patofisiologi, penilaian pasien (spirometri,uji 6 menit berjalan), latihan peresepan dan uji coba, pengukuran outcome dan edukasi pasien. Penjelasan model sesi isi seminar disajikan dalam Tabel 1.Perbandingan data peserta terutama berdasarkan hasil data kuesioner dinilai secara cepat pada awal seminar dan setelah seminar. Data outcome peserta meliputi demografik, pengetahuan, persepsi perubahan praktik batasan dan pengalaman utama/latihan dan kepercayaan penyediaan komponen penanganan utama. Pengalaman utama /latihan, kepercaayan dan perbaikan pengetahuan semua diukur menggunakan 4-poin Skala Likert. Pertanyaan yang berhubungan dengan tingkah laku dibagi dalam bentuk kategori atau bentuk terbagi. Pengukuran dinilai dengan satu kasus vignette dan 19 pertanyaan yang berhubungan dengan masalah isi dari sesi seminar. Respon pilihan terbagi (benar/salah), tujuan jawaban benar secara acak ditentukan dan skor satu poin diberikan pada masing-masing jawaban benar, skor jawaban salah adalah nol. Pendukung data kuesioner adalah sumber akses online dan penjelasan telepon/kontak email untuk proyek manager dan seminar presenter.Koleksi data Follow-up dilengkapi pada bulan 3 dan bulan ke 12 setelah seminar awal. Pada bulan ke 12, tinjauan seminar dilengkapi dengan klinisi eksternal peserta pada awal sebelum seminar. Informasi berdasarkan fakta tentang pelayanan hantaran kesehatan dan pelayanan rehabilitasi pulmoner yang dikumpulkan dari pelayanan pimpinan sebelum seminar awal dan pada bulan 12. Data outcome pasien, terdiri atas uji terbaik 6 menit berjalan yang dihasilkan dalam skala meter sebelum dan setelah rehabilitasi pulmoner. Data Ini juga dikumpulkan pada bulan ke 12.

Tabel 1 Breathe Easy Walk Easy (BEWE) sesi seminar awalJudul sesi seminar Model primer pengantarKandungan

1. Pendahuluan terhadap rehabilitasi pulmonerDidaktik dan interaktif agenda seminar dan mengu