teknik bimbingan dan konseling

download teknik bimbingan dan konseling

of 64

  • date post

    21-Jul-2015
  • Category

    Documents

  • view

    1.193
  • download

    2

Embed Size (px)

Transcript of teknik bimbingan dan konseling

Karyawisata A. Latar Belakang Bimbingan konseling adalah suatu proses pemberian layanan atau bantuan kpd konseli/peserta didik. Dalam proses bimbingan diperlukan adanya suatu cara dlm berinteraksi dengan konseli dengan tujuan supaya konseli bs memahami n mendptkan solui tntg mslh yg dihadapiny. Bnyk skali teknik yg bs dihgunakan dlm proses bmbingan. Namun, srgkali metode2 itu krg efektif dikarenakan adanya kekurangan dlm penyapaiannya. Oleh karena itu, kryawsata sbg slh 1 metode yg srg digunakan utk proses bmbingan d sklh krn siswa dpt trjun lgsg d lpgn u/ mmbuktikan kebenaran teori yg d smpaikan o/ guru. B. Pengertian a. Metode Metode dapat diartikan sebagai satu cara yang sistematis yang digunakan untuk mencapai tujuan. Sedangkan bimbingan adalah bimbingan adalah proses pemberian bantuan yang dilakukan oleh orang yang ahli kepada seorang atau beberapa orang individu, baik anak-anak, remaja, maupun dewasa agar orang yang dibimbing dapat mengembangkan kemampuan dirinya sendiri dan mandiri dengan memanfaatkan kekuatan individu dan sarana yang ada dan dapat dikembangkan berdasarkan normanorma yang berlaku. Sehingga dapat disimpukan bahwa metode bimbingan adaah suatu cara yang sistematis yang digunakan guru pembimbing untuk memberikan bantuan kepada seorang atau beberapa individu agar dapat mengembangkan dan memanfaatkan kemampuan diri dan sarana yang ada dengan berdasarkan normanorma yang beraku. Metode bimbingan terbagi atas dua macam, yaitu metode Metode langsung (metode komunikasi langsung) di mana pembimbing melakukan komunikasi langsung (bertatap muka) dengan orang yang dibimbingnya, dan metode tidak langsung yaitu metode bimbingan / konseling yang dilakukan melalui media komunikasi massa. b. Karyawisata Karyawisata atau sering disebut study tour, yaitu melakukan studi kunjungan, kesuatu tempat atau obyek tertentu. Dengan kata lain metode karya wisata yaitu suatu cara mengajar dengan jalan guru mengajar atau membawa siswa ke suatu tempat/obyek tertentu yang ada hubungannya dengan pendidikan atau memiliki nilai sejarah dan sebagainya. Misalnya guru membawa siswa-siswa untuk mengunjungi tempat-tempat, seperti : pabrik-pabrik (pabrik mobil, pabrik tenun, pabrik tapioka), mengunjungi tempat percetakan-percetakan, tempat kebun binatang, atau museum perjuangan. Karyawisata juga merupakan salah satu metode bimbingan kelompok yang dilakukan secara langsung. Dengan mengunjungi dan mengadakan peninjauan pada objek-objek yang menarik yang berkaitan dengan pelajaran tertentu, mereka akan mendapatkan informasi yang mereka butuhkan. Hal ini akan mendorong aktivitas penyesuaian diri, kerjasama, tanggung jawab, kepercayaan diri serta mengembangkan bakat dan cita-cita. karya wisata bukan sekedar rekreasi, tetapi untuk belajar atau memperdalam pelajarannya dengan melihat kenyataannya (roestiyah: 2001) Adapun tujuan metode karyawisata adalah sebagai berikut: 1) Dengan melaksanakan karya wisata diharapkan siswa dapat memperoleh pengalaman langsung dari obyek yang dilihatnya. Sehingga siswa dapat membuktikan kebenaran teori yang dipeajarinya di sekolah.

2) Dapat turut menghayati tugas pekerjaan milik seseorang serta dapat bertanya jawab mungkin dengan jalan demikian mereka mampu memecahkan persoalan yang dihadapinya dalam pelajaran, ataupun pengetahuan umum. 3) Mereka bisa melihat, mendengar, meneliti dan mencoba apa yang dihadapinya, agar nantinya dapat mengambil kesimpulan, dan sekaligus dalam waktu yang sama ia bisa mempelajari beberapa mata pelajaran. 4) Siswa dapat memperluas pengetahuan dan mengasah kreatifitas. 5) Siswa dapat mengembangkan nilai sosial, rasa tanggung jawab, dan kepercayaan diri C. Macam-Macam Karyawisata 1. Karyawisata Alam Karyawisata alam adalah karyawisata yang dilaksanakan dengan tujuan mengenalkan siswa kepada alam. Karyawisata alam bertempat di alam terbuka, contoh: kebun teh, hutan, tempat wisata alam, kebun binatang, cagar alam, dan lain sebagainya. Biasanya, siswa diajak melakukan kegiatan seperti outbond, sehingga siswa dapat mengasah kekompakan dan rasa saling percaya kepada temantemannya. Karyawisata alam juga dilakukan untuk menambah pengetahuan terutama dalam pelajaran ilmu pengetahuan alam (IPA). 2. Karyawisata Karir Karyawisata karir adalah karyawisata yang bertujuan untuk menambah wawasan siswa terhadap masa depan karirnya. Sebagai contoh, siswa diajak ke salah satu universitas atau ke suatu perusahaan. Disana siswa dapat mengetahui gambaran bagaimana suasana di suatu perusahaan atau di universitas. Sehingga siswa dapat menentukan pilihan untuk masa depannya. Pada karyawisata karir ini, siswa biasanya diperbolehkan mencoba pekerjaan disana, contoh: siswa mencoba menggunakan beberapa peralatan dokter. 3. Karyawisata Budaya Pada karyawisata ini, siswa diajak ke suatu tempat yang memiliki nilai budaya, sehingga siswa dapat menambah wawasan tentang budaya di indonesia atau negara lain. Contoh: siswa diajak ke museum budaya, dimana di museum itu terdapat patung-patung yang mengenakan baju daerah-daerah di indonesia. 4. Karyawisata Religi Karyawisata religi bertujuan untuk menambah wawasan siswa tentang agamaagama di dunia. Contoh: siswa diajak ke suatu masjid atau pura yang mengandung nilai sejarah, sehingga siswa dapat mengetahui macam-macam tempat peribadatan sekaligus mengerti tentang sejarah agama itu. Masih banyak lagi macam-macam karyawisata lainnya. Karyawisata bersifat kondisional, tergantung kebutuhan siswa akan pelajaran yang dipelajari di sekolah, jika siswa membutuhkan pendalaman tentang pelajaran sejarah, maka sebaiknya guru mengajak siswa ke museum atau monumen yang memiliki nilai sejarah. D. LANGKAH-LANGKAH PELAKSANAAN Agar penggunaan teknik karya wisata dapat efektif, maka pelaksanaannya perlu memperhatikan langkah-langkah sebagai berikut: 1) Persiapan

Dalam merencanakan tujuan karyawisata, guru perlu menetapkan tujuan pembelajaran dengan jelas, mempertimbangkan pemilihan teknik, menghubungi pemimpin obyek yang akan dikunjungi untuk merundingkan segala sesuatunya, penyusunan rencana yang masak, membagi tugas-tugas, mempersiapkan sarana, pembagian siswa dalam kelompok, serta mengirim utusanUntuk menetapkan tujuan ini ditunjuk suatu panitia dibawah bimbingan guru, untuk mengadakan survei ke obyek yang dituju. Dalam kunjungan pendahuluan ini sudah harus diperoleh data tentang objek antara lain tentang lokasi, aspek-aspek yang dipelajari, jalan yang ditempuh, penginapan, makan dan biaya transportasi 2) Perencanaan Hasil kunjungan pendahuluan (survei) dibicarakan bersama dalam rangka menyusun perencanaan yang meliputi: tujuan karyawisata, pembagian objek sesuai dengan tujuan,jenis objek sesuai dengan tujuan, jenis objek serta jumlah siswa. a) Dibentuk panitia secara lengkap, termasuk ketua tiap kelompok/seksi. b) Menentukan metode mengumpulkan data, mungkin berwujud wawancara, pengamatan langsung, dokumentasi. c) Penyusunan acara selama karyawisata berlangsung. d) Mengurus perizinan. e) Menentukan biaya, penginapan, konsumsi serta peralatan yang diperlukan. 3) Pelaksanaan Siswa melaksanakan tugas sesuai dengan pembagian yang telah ditetapkan dalam rencana kunjungan, sedangkan guru mengawasi, membimbing, bila perlu menegur sekiranya ada siswa yang kurang mentaati tata tertib sesuai acara. Pemimpin rombongan mengatur segalanya dibantu petugas-petugas lainnya, memenuhi tata tertib yang telah ditentukan bersama, mengawasi petugas-petugas pada setiap seksi, demikian pula tugas-tugas kelompok sesuai dengan tanggung jawabnya, serta memberi petunjuk bila perlu. 4) Pembuatan Laporan Akhir karya wisata, pada waktu itu siswa mengadakan diskusi mengenai segala hal hasil karya wisata, menyusun laporan atau paper yang memuat kesimpulan yang diperoleh, menindak. Lanjuti hasil kegiatan karya wisata seperti membuat grafik, gambar, modelmodel, diagram, serta alat-alat lain dan sebagainya. Hasil yang diperoleh dan kegiatan karyawisata ditulis dalam bentuk laporan yang formatnya telah disepakati bersama. E. KELEBIHAN KARYAWISATA Metode karyawisata memiliki beberapa kelebihan di dalam pelaksanaanya yaitu: a) Karyawisata menerapkan prinsip pengajaran modern yang memanfaatkan lingkungan nyata dalam pengajaran. b) Siswa dapat berpartisispasi dalam berbagai kegiatan yang dilakukan oleh para petugas pada obyek karya wisata itu, serta mengalami dan menghayati langsung apa pekerjaan mereka. Hal mana tidak mungkin diperoleh disekolah, sehingga kesempatan tersebut dapat mengembangkan bakat khusus atau ketrampilan mereka. c) Siswa dapat melihat berbagai kegiatan para petugas secara individu maupun secara kelompok dan dihayati secara langsung yang akan memperdalam dan memperluas pengalaman mereka.

d) Dalam kesempatan ini siswa dapat bertanya jawab, menemukan sumber informasi yang pertama untuk memecahkan segala persoalan yang dihadapi, sehingga mereka menemukan bukti kebenaran teorinya, atau mencobakan teorinya ke dalam praktek. e) Dengan obyek yang ditinjau itu siswa dapat memperoleh bermacam-macam pengetahuan dan pengalaman yang terintegrasi, yang tidak terpisah-pisah dan terpadu. f) Membuat bahan yang dipelajari di sekolah menjadi lebih relevan dengan kenyataan dan kebutuhan yang ada di masyarakat. g) Dapat merangsang kreativitas siswa. F. KEKURANGAN KARYAWISATA Walaupun banyak memiliki kelebihan tetapi di dalam metode karyawisata juga memiliki beberapa kekurangan seperti: a) Memerlukan persiapan yang melibatkan banyak pihak. b) Memerlukan perencanaan dengan persiapan yang matang. c) Dalam karyawisata sering unsur rekreasi menjadi prioritas daripada tujuan utama, sedangkan unsur studinya terabaikan. d) Memerlukan pengawasan yang lebih ketat terhadap setiap gerak-gerik anak didik di lapangan. e) Biayanya cukup mahal. f) Memerlukan tanggung jawab guru dan sekolah atas kelancaran karyawisata dan keselamatan anak didik, terutama karyawisata jangka panjang dan jauh. g) Memakan waktu bila lokasi yang dikunjungi jauh dari pusat latihan. h) Sulit untuk mendapat ijin dari pimpinan kerja atau