Tata Krama Dalam Pergaulan

of 12 /12
TATA KRAMA DALAM PERGAULAN Tata Krama dan Sopan santun itu dapat kita terapkan dari cara kita berpakaian, mengendarai motor di jalan, cara berbicara dengan orang lain, cara memperlakukan orang lain, cara bersikap, dan lain-lain. Apakah kita termasuik orang yang mempunyai tata krama dan sopan santun?. Bagaimana budaya antre kita yang belum tertib, budaya berkendaraan di jalan raya, sikap kepada orang yang lebih tua dan kepada orang tua kita. Tata krama dalam pergaulan merupakan aturan kehidupan yang mengatur hubungan antar sesama manusia. Tata krama pergaulan berkaitan erat dengan etiket atau etika. Kata etiket berasal dari bahasa perancis Etiquette yang berarti tata cara bergaul yang baik, dan etika berasal dari bahasa latin Ethic merupakan pedoman cara hidup yang benar dilihat dari sudut Budaya, Susila dan Agama. Dasar - dasar etiket terdiri dari : 1. Bersikap sopan dan ramah kepada siapa saja. 2. Hormat kepada orang yang lebih tua. 3. Memberi perhatian kepada orang lain. 4. Berusaha selalu menjaga perasaan orang lain. 5. Bersikap ingin membantu. 6. Memiliki rasa toleransi yang tinggi. 7. Dapat menguasai diri, mengendalikan emosi dalam situasi apapun.

Transcript of Tata Krama Dalam Pergaulan

Page 1: Tata Krama Dalam Pergaulan

TATA KRAMA DALAM PERGAULAN  

        Tata Krama dan Sopan santun itu dapat kita terapkan dari cara kita

berpakaian, mengendarai motor di jalan, cara berbicara dengan orang lain, cara

memperlakukan orang lain, cara bersikap, dan lain-lain. Apakah kita termasuik

orang yang mempunyai tata krama dan sopan santun?. Bagaimana budaya antre

kita yang belum tertib, budaya berkendaraan di jalan raya, sikap kepada orang

yang lebih tua dan kepada orang tua kita.

Tata krama dalam pergaulan merupakan aturan kehidupan yang mengatur

hubungan antar sesama manusia. Tata krama pergaulan berkaitan erat dengan

etiket atau etika. Kata etiket berasal dari bahasa perancis Etiquette yang berarti

tata cara bergaul yang baik, dan etika berasal dari bahasa latin Ethic merupakan

pedoman cara hidup yang benar dilihat dari sudut Budaya, Susila dan Agama.

Dasar - dasar etiket terdiri dari :

1. Bersikap sopan dan ramah kepada siapa saja.

2. Hormat kepada orang yang lebih tua.

3. Memberi perhatian kepada orang lain.

4. Berusaha selalu menjaga perasaan orang lain.

5. Bersikap ingin membantu.

6. Memiliki rasa toleransi yang tinggi.

7. Dapat menguasai diri, mengendalikan emosi dalam situasi apapun.        

Jadi pada prinsipnya dalam etiket anda harus ' Selalu berusaha untuk

menyenangkan orang lain '(Always wants to please anybody)' .

Manfaat etiket dalam kehidupan seorang manusia adalah :

1. Membuat anda menjadi disegani, dihormati, disenangi orang lain.

2. Memudahkan hubungan baik anda dengan orang lain (Better Human

Relation).

3. Memberi keyakinan pada diri sendiri dalam setiap situasi.

Page 2: Tata Krama Dalam Pergaulan

4. Menjadikan anda dapat memelihara suasana yang baik dalam berbagai

lingkungan, baik itu lingkungan keluarga, pergaulan, dan tempat dimana anda

bekerja.

' Etiket Timur Dan Etiket Barat '        

        Etiket sangat dipengaruhi oleh adat istiadat ( tradisi ) dimana hal itupun

dipengaruhi oleh budaya, kehidupan sosial, keadaan lingkungan, dsb. Jadi etiket

setiap daerah tidak akan sama bahkan mungkin akan bertentangan seperti :

1. Sikap tangan ketika bersalaman.

2. Cara menatap mata sewaktu berjabat tangan.

3. Cara memberi sambutan.

4. Sikap tubuh ketika menerima sesuatu, misalnya : Menerima sesuatu dengan

tangan kiri.        

Etiket bangsa sendiri merupakan hal yang harus anda ketahui, namun ada

baiknya bila anda mengetahui etiket bangsa lain, sebab hal tersebut pasti akan

bermanfaat bagi pergaulan anda, karena anda dapat menyesuaikan diri dengan

lingkungan dimanapun berada.

Hal - hal yang dapat mempengaruhi kehidupan sosial seorang indifidu

antara lain :

1. Kepercayaan diri (Self Confidence) yang baik akan memperkuat rasa percaya

diri anda.

2. Pengendalian diri (Self Control), merupakan cara mengontrol terhadap

kesabaran, kemarahan dan rasa tidak puas, sehingga anda tidak mudah

terpancing oleh emosi dalam situasi apapun.

3. Bahasa Tubuh (Body language), merupakan hal yang dapat dimengerti oleh

setiap orang, sehingga dapat digunakan sebagai salah satu faktor yang akan

mempengaruhi hubungan sesama manusia.

4. First Impression, adalah pandangan (Penilaian) seseorang terhadap seorang

individu yang didapatkan dari kesan pertama, dan kesan ini akan

Page 3: Tata Krama Dalam Pergaulan

mempengaruhi penilaian dalam hubungan selanjutnya. ' You will get a

second chance to make the first impression ', oleh karena itu ketika kita

berjumpa dengan orang baru berusahalah untuk memberi kesan yang baik.

       

Hal - hal yang dapat dilakukan untuk memupuk rasa percaya diri :

1. Sediakan selalu waktu untuk membaca mengenai berbagai pengetahuan

umum.

2. Ikuti setiap berita aktual yang ada.

3. Perdalamlah setiap bidang ilmu yang anda kuasai.

4. Janganlah segan untuk bertanya apabila anda tidak mengerti.

5. Siap menerima kritik membangun.

6. Memperhatikan saran - saran penampilan yang disampaikan untuk anda.

7. Siapkan diri anda agar berani berdiskusi, hal tersebut sebagai upaya untuk

menguji apakah pendapat kita dapat diterima oleh suatu lingkungan tertentu.

8. Anda harus banyak bergaul dengan berbagai lapisan masyarakat.

9. Melatih diri dalam berbagai macam keterampilan.

10.Mempelajari berbagai bahasa asing ataupun daerah untuk digunakan secara

aktif ataupun pasif.  

     

Ciri seorang individu yang memiliki Tata Krama yang baik :

1. Memiliki rasa percaya diri ketika menghadapi masyarakat dari tingkat

manapun.

2. Tingkah laku dan ucapannya selalu mempertimbangkan serta mencerminkan

perhatian kepada orang lain.

3. Bersikap sopan, ramah dan selalu menunjukkan sikap yang menyenangkan

dan bersahabat dengan orang lain.

4. Bisa menguasai diri sendiri dan selalu berusaha tidak menyinggung,

mengganggu, menyakiti perasaan dan pikiran orang lain.

5. Selalu berusaha tidak mengecewakan, membuat gusar apalagi membuat

marah orang lain, walaupun diri sendiri dalam keadaan sedih, kesal, lelah

ataupun jenuh.

Page 4: Tata Krama Dalam Pergaulan

' Etiket Perkenalan '        

Suatu hubungan antar individu biasanya dimulai dengan suatu perkenalan, dan

hal ini mungkin akan menjadi pertemuan pertama yang akan melahirkan 'First

Image' dan hal ini akan mempengaruhi penilaian seseorang pada hubungan

selanjutnya.

Cara mengenalkan :

1. Pada waktu mengenalkan orang, ucapkan namanya dengan jelas, dan

apabila tidak terdengar jelas tanyakan sekali lagi.

2. Tipe individu terdiri dari pribadi tertutup ( introvert ) dan pribadi terbuka

( extrovert ) oleh karena itu pada waktu mengenalkan seseorang berikan

sedikit informasi mengenai orang tersebut.

3. Lakukan Personal Contact dengan cara sebagai berikut :  

- Jabatlah tangannya dalam waktu 3 - 4 detik.  

- Pandanglah mata orang yang diperkenalkan pada anda.  

- Tersenyumlah.  

- Tubuh sedikit dibungkukkan kedepan.

       

Hal - hal yang perlu diperhatikan dalam suatu perkenalan :

1. Orang yang lebih muda diperkenalkan kepada yang lebih tua.

2. Seorang pria diperkenalkan kepada wanita.

3. Wanita dikenalkan kepada pria, apabila pria itu orang yang perlu dihormati

seperti : Kepala Negara, Menteri, Gubernur, Duta Besar, Ulama/Tokoh

agama atau pria yang jauh lebih tua Lebih kurang 20 tahun.

4. Anda boleh mengenalkan diri terlebih dahulu apabila hal tersebut sekiranya

diperlukan.

5. Hindari perkenalan ditempat yang ramai seperti : Jalan raya, pasar, lift,

restoran, dsb.

     

Page 5: Tata Krama Dalam Pergaulan

Hal - hal yang dapat dilakukan ketika sedang diperkenalkan :

1. Pada waktu diperkenalkan wanita tidak perlu berdiri, kecuali bila menghadapi

orang - orang yang pantas dihormati seperti yang sudah diterangkan terlebih

dahulu.

2. Pada waktu menyambut tamu - tamu tuan dan nyonya rumah harus berdiri.

3. Tamu yang akan pulang harus diantar sampai ke depan pintu oleh tuan dan

nyonya rumah.

4. Seorang pria harus berdiri pada waktu :  

- Berjabat tangan dengan wanita atau pria.  

- Seorang wanita memasuki ruangan.  

- Seorang wanita mendekati ia duduk.  

- Seorang wanita yang duduk disampingnya berdiri akan meninggalkan

tempat.        

' Etiket Dalam Percakapan '  

Percakapan merupakan unsur penting dalam hubungan sesama manusia, nilai

suatu percakapan akan mempengaruhi suasana dan kelanjutan dari suatu

hubungan. Dalam menciptakan suatu percakapan yang menyenangkan

diperlukan seni tersendiri dan hal inipun memerlukan etika tersendiri.

       

Communication Field terdiri dari :

1. Ekspresi muka (Facial Expression ).

2. Posisi tubuh (Body Position.)

3. Menjaga nada suara (Good ( Clear ) Voice ).

Hal yang diperlukan untuk dapat berbicara secara efektif:

· Rasa percaya diri yang kuat.

· Keluwesan dalam pergaulan.

· Mempunyai persepsi yang tepat terhadap keadaan lingkungan dan individu

yang terlibat dalam interaksi tersebut.

Page 6: Tata Krama Dalam Pergaulan

· Dapat menguasai situasi.

· Mengetahui hasil yang diharapkan dari interaksi.

Hal-hal yang dihindarkan dalam percakapan:

· Memotong pembicaraan orang lain.

· Memonopoli pembicaraan atau percakapan.

· Membual tentang diri sendiri.

· Membicarakan hal-hal yang dapat menimbulkan pertentangan.

· Pembicaraan tentang penyakit, kematian, dll.

· Menanyakan harga barang orang lain.

· Menanyakan masalah yang sifatnya pribadi.

· Gosip/berita yang belum tentu kebenarannya.

Etika dan Sopan Santun

1 Korintus 13:4-5 "Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia

tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan

dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak

menyimpan kesalahan orang lain."

Etika dan sopan santun, juga budi pekerti seharusnya menjadi bagian hidup

siapapun. Apalagi budaya ketimuran itu menjunjung tinggi etika dan sopan.

Konon pada suatu masa budaya ketimuran dikenal dengan keramah-tamahan,

murah senyum, baik budi pekerti, sopan santun, namun perkembangan jaman

tampaknya diikuti pula oleh erosi etika dan sopan santun dalam kehidupan

bermasyarakat di berbagai lapisan.

Tepat dibelakang rumah saya ada belasan pemuda yang sedang menimba ilmu

untuk menjadi tentara. Secara teoritis mereka seharusnya adalah warga negara

terpilih, yang mendapat kehormatan untuk mengemban tugas mulia sebagai abdi

negara. Tetapi, mungkin karena status itu pula akhirnya sebagian calon tentara

Page 7: Tata Krama Dalam Pergaulan

ini diliputi kesombongan yang berlebihan. Sebagian dari pemuda-pemuda ini

menunjukkan sikap yang sangat tidak terpuji.

Mereka kerap membuat keributan, kerap mengucapkan kata-kata yang tidak

senonoh, parkir sembarangan menutupi rumah saya, seenaknya membuang

sampah ke halaman saya, dan yang lebih tidak sopan lagi, buang air kecil tepat

di tangga masuk ke rumah saya, tepat didepan mata saya. Ini potret pemuda-

pemuda pilihan yang sebentar lagi menjadi tentara. Memalukan. Pada waktu

mudik lebaran kemarin pun saya sempat membaca berita yang menyebutkan

bahwa mereka tidak mau bayar ketika naik kereta api untuk kembali dari

kampung halamannya setelah berlebaran.

Ini gejala premanisme yang serius. Belum lagi menjadi tentara sudah begini,

apalagi nanti setelah resmi? Mereka ini mencoreng korpsnya sendiri. Akhirnya

nanti bukan hanya mereka yang dianggap negatif, tapi korps secara keseluruhan

pun bisa tercemar. Jika budaya ketimuran saja sudah berbicara tentang menjaga

sikap dan tingkah laku, etika dan sopan santun, apalagi bagi kita yang

menyandang predikat anak-anak Tuhan.

Sayangnya di antara anak-anak Tuhan pun masih juga ada yang tidak siap

menjaga perilakunya, dan akhirnya menjadi contoh buruk di masyarakat, bahkan

menjadi batu sandungan. Bagaimana bisa mengenalkan Yesus, jika orang sudah

terlebih dahulu anti pati? Inti dari kekristenan adalah kasih, dan itulah yang harus

menjadi dasar hidup semua anak-anak Tuhan. Hubungannya kasih dengan

kesombongan dan sopan santun? Mari kita lihat ayat bacaan hari ini. "Kasih itu

sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan

tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari

keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang

lain." (1 Korintus 13:4-5).

Di dalam kasih itu ada sabar dan murah hati. Kasih tidak mengenal

kecemburuan, memegahkan diri atau sombong, tidak mengenal ketidaksopanan

Page 8: Tata Krama Dalam Pergaulan

dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Kita lihat disini bahwa sesuatu yang

dilandasi kasih seharusnya membuat kita tampil sebagai orang-orang yang tidak

sombong dan tahu sopan santun.

Mari kita lihat lagi sebuah ayat yang sudah sempat saya kutip pada renungan

kemarin: "Dan anggaplah sebagai suatu kehormatan untuk hidup tenang, untuk

mengurus persoalan-persoalan sendiri dan bekerja dengan tangan, seperti yang

telah kami pesankan kepadamu, sehingga kamu hidup sebagai orang-orang

yang sopan di mata orang luar dan tidak bergantung pada mereka." (1

Tesalonika 4:11-12).

Kita diminta untuk hidup dengan tenang, tidak mencampuri persoalan orang lain,

apalagi mengganggu ketentraman orang, mencari nafkah tanpa mengganggu

orang lain, dan dengan demikian kita akan hidup dengan sopan, sehingga orang-

orang yang belum mengenal Kristus pun akan melihat perbedaannya dan

menghormati kita. Kesombongan adalah sebuah kekejian di hadapan Allah

(Amsal 16:5) dan merupakan awal dari kehancuran (16:18).

Bentuk-bentuk kesombongan akan membuat orang memegahkan diri secara

berlebihan sehingga kehidupan orang sombong akan jauh dari etika, perilaku

terpuji dan sopan santun. Tidak itu saja, kesombongan pun akan menjadi pintu

masuk dari dosa-dosa lain.

Iman tanpa perbuatan adalah mati (Yakobus 2:26). Apabila kita tidak menjaga

perilaku dan perkataan kita, maka ibadah kita pun menjadi sia-sia. (Yakobus

1:26). Karena itu, marilah kita menyatakan kasih kepada orang lain, mari kita

menjadi pelaku firman. Mari kita menjadi contoh yang benar, baik dalam

perkataan, tingkah laku maupun perbuatan. Dunia tengah dilanda krisis tata

krama, etika dan sopan santun. Janganlah kita ikut-ikutan terseret kepada hal

tersebut, namun jadilah orang yang berbeda dengan dunia, penuh sopan santun

dan ber-etika sehingga kemuliaan Tuhan bisa dinyatakan lewat sikap kita

Page 9: Tata Krama Dalam Pergaulan

ditengah masyarakat. Kesopanan dan rendah hati adalah bagian dari kasih

yang merupakan inti dari kekristenan

Beriman berarti mempersembahkan diri seutuhnya kepada Tuhan dan dengan

demikian senantiasa hidup dan bertindak sesuai dengan kehendak atau perintah

Tuhan. Perintah utama dan pertama dari Tuhan adalah saling mengasihi, maka

jika kita mengakui diri sebagai orang beriman hendaknya kita senantiasa hidup

dan bertindak saling mengasihi. “Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak

cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang

tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak

menyimpan kesalahan orang lain. Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan,

tetapi karena kebenaran. Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu,

mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu

( 1Kor13:4-7 ), demikian ajaran Paulus perihal kasih. Kiranya jika kita berani dan

dapat menghayati keutamaan-keutamaan kasih tersebut maka kita senanitasa

pasti dalam keadaan sehat, segar bugar dan damai sejahtera. Mariilah kita sapa,

jamah, sentuh dan perlakukan semua orang dalam dan oleh kasih.