Struma Fix New

Click here to load reader

  • date post

    17-Dec-2015
  • Category

    Documents

  • view

    269
  • download

    11

Embed Size (px)

description

struma

Transcript of Struma Fix New

LAPORAN KASUSSTRUMA

Pembimbingdr. Setianingsih, Sp.Raddr. Ardhiana Kasaba, Sp.RadDisusun Oleh :Aqidatul Izzah

201410401011033

Nadia Aprilia Fitriana201410401011041Lisa Lailatannur

201410401011049SMF RADIOLOGI RSU HAJI SURABAYA

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

2014

Laporan kasus dengan judul Struma telah diperiksa dan disetujui sebagai salah satu tugas dalam rangka menyelesaikan studi kepaniteraan Dokter Muda di bagian Ilmu Radiologi.

Surabaya, Juli 2014Pembimbing 1

Pembimbing 2dr. Setianingsih, Sp.Rad

dr. Ardhiana Kasaba, Sp.RadDAFTAR ISI

Halaman Judul ...................................................................................................

1Lembar Pengesahan ...........................................................................................

2

Daftar Isi ............................................................................................................

3

Daftar Gambar ...................................................................................................

4

Kata Pengantar ..................................................................................................

5

Bab 1 Pendahuluan ............................................................................................

6

Bab 2 Presentasi Kasus ......................................................................................

7

2.1Identitas Pasien ....................................................................................7

2.2Anamnesis ...........................................................................................7

2.3Pemeriksaan Fisik ................................................................................8

2.4Pemeriksaan Penunjang ....................................................................... 9Bab 3 Tinjauan Pustaka ......................................................................................18

3.1Anatomi dan Fisiologi Tiroid ..............................................................18

3.2Patofisiologi Struma............................................................................. 19

3.3Manifestasi Klinis................................................................................. 20

3.4Diagnosis.............................................................................................. 20

3.5Penatalaksanaan.................................................................................... 34

3.6Komplikasi............................................................................................ 35

3.7Prognosis............................................................................................... 35Bab 4 Analisis Kasus ..........................................................................................36Bab 5 Kesimpulan................................................................................................ 38Daftar Pustaka ....................................................................................................39DAFTAR GAMBAR

Gambar 3.1Anatomi Tiroid.............................................................................

18Gambar 3.2Proyeksi Foto Thorax....................................................................23Gambar 3.3Foto Thorax Normal ...................................................................

24Gambar 3.4Struma Retrosternal ....................................................................

27Gambar 3.5Struma Retrosternal.....................................................................

28Gambar 3.6Struma yang Mengakibatkan Penyempitan Trakea.....................

28Gambar 3.7USG Tiroid Normal (Transversal)...............................................

30Gambar 3.8USG Tiroid Normal (Longitudinal)............................................

30Gambar 3.9USG Membedakan Massa Kistik dan Solid................................30Gambar 4.0Struma Multinodusa....................................................................33KATA PENGANTARAssalamualaikum Wr.Wb.

Puji syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT, karena atas berkat dan rahmat-Nya, penulis telah menyelesaikan penulisan laporan kasus dengan judul Struma.Penulisan laporan kasus ini bertujuan untuk memenuhi salah satu syarat kelulusan pada program pendidikan profesi dokter pada Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang yang dilaksanakan di RSU Haji Surabaya.

Ucapan terima kasih dokter pembimbing dan semua pihak terkait yang telah membantu terselesaikannya laporan kasus ini.

Tulisan laporan kasus ini masih jauh dari kesempurnaan. Dengan kerendahan hati, penulis mohon maaf yang sebesar-besarnya dan mengharapkan kritik dan saran yang membangun. Semoga tulisan laporan kasus ini dapat bermanfaat bagi semua pihak.

Wassalamu alaikum Wr. Wb.

Surabaya, Juli 2014

BAB 1PENDAHULUAN

Struma atau goiter adalah pembesaran kelenjar tiroid yang disebabkan oleh banyak hal dan dapat berkaitan dengan keluaran hormon tiroid yang menurun, meningkat (goiter toksik), atau normal (goiter non toksik) (Price, 2006). Struma dapat diklasifikasikan berdasarkan fisiologis yaitu termasuk di dalamnya eutirodisme, hipotiroidisme, dan hipertiroidisme. Berdasarkan morfologi dibedakan atas struma hyperplastica diffusa, struma colloides diffusa dan struma nodular serta berdasarkan klinis dibedakan atas struma toksik dan struma non toksik. Goiter non toksik adalah pembesaran kelenjar tiroid yang berbatas jelas, tanpa gejala-gejala hipertiroid (Poerwadi et al, 2008).

Struma dapat meluas sampai ke mediastinum anterior superior, terutama pada bentuk nodulus yang disebut struma retrosternum. Umumnya, struma retrosternum ini tidak turun naik pada gerakan gerakan menelan karena aperture toraks terlalu sempit. Seringkali struma ini berlangsung lama dan bersifat asimtomatik, sampai terjadi penekanan pada organ atau struktur sekitarnya (de Jong, 2011).Goiter non toksik biasanya terjadi pada wanita berusia lanjut (de Jong, 2011). Di daerah endemik struma, 20% dari populasi berusia lebih dari 70 tahun mengalami struma retrosternal.

Penyebab struma disebabkan karena gangguan fungsional dalam pembentukan hormon tiroid. Hal tersebut bisa disebabkan karena defisiensi iodium, kelainan metabolik kongenital yang menghambat sintesis hormon tiroid, penghambatan sintesis hormon oleh zat kimia (seperti substansi dalam kol, lobak, dan kacang kedelai), penghambatan sintesis hormon oleh obat-obatan (misalnya: tiokarbamid, sulfonilurea, dan litium) (Brunicardi et al, 2010).

BAB 2PRESENTASI KASUS2.1 Identitas Pasien

Nama

: Ny. Giyem

Usia

: 63 tahunJenis kelamin: Perempuan

Alamat: Jalan Kedungsroko Gang 6 No.20 Surabaya

Pendidikan: SMA

Pekerjaan: Penjual kue

Agama: IslamSuku

: Jawa

Tanggal : 17 Juli 20142.2 Anamnesis

2.2.1 Keluhan utama : nyeri perut

2.2.2 Riwayat Penyakit Sekarang :

Pasien datang ke Poli Penyakit Dalam RSU Haji Surabaya dengan keluhan nyeri pada seluruh bagian perut, keluhan dirasakan sejak 3 hari yang lalu, pasien juga mengeluhkan tidak bisa buang air besar dan pada saat mengejan mengeluarkan darah 1cc berwarna merah segar. Pasien juga sering merasa pusing dan mengeluhkan berat badannya dalam seminggu turun 6 kg. Pasien sempat mendapatkan perawatan inap di RSU Haji Surabaya. Pada saat dilakukan pemeriksaan fisik ditemukan bahwa terdapat adanya benjolan di leher sebelah kiri. Pasien menyangkal adanya sesak napas, batuk, nyeri dada, tangan yang gemetar, suara hilang, sering merasa lapar, keringat dingin, dan nyeri telan.2.2.3 Riwayat Penyakit Dahulu :

Pasien memiliki penyakit hipertensi namun tidak rutin minum obat antihipertensi.

Pasien memiliki riwayat gastritis.

Pasien menyangkal adanya penyakit DM.

2.2.4 Riwayat Penyakit Keluarga :

Riwayat hipertensi (+) pada ibu pasien

Tidak terdapat riwayat DM.

Tidak terdapat riwayat TB.

Tidak terdapat riwayat asma.

Tidak terdapat riwayat tumor.

2.2.5 Riwayat Penyakit Sosial:

Saat memasak jarang menggunakan garam beryodium karena

suami mengalami hipertensi dan mempunyai riwayat penyakit

jantung.

Jarang berolahraga

Senang makan sayuran mentah.

Anak pasien merokok sehari 2 pak.

2.3 Pemeriksaan Fisik :

2.3.1 Status Present: Keadaan Umum : Cukup

Kesadaran : Compos mentis

GCS : 456

Vital Sign : a. TD : 140/90 mmHg

b. Nadi : 92 x/min

c. Temp : 37,5 C

d. RR : 21x/min

2.3.2 Kepala : A/I/C/D: -/-/-/-2.3.3 Leher :

Inspeksi : benjolan (-), pembesaran kgb(-)

Palpasi : deviasi trakea (-), massa di bagian sinistra dengan

konsistensi kenyal, mobile, diameter 5cm, nyeri (-).

2.3.4 Thorax : Paru :

a. Inspeksi : bentuk dada normal, pola pernapasan reguler, retraksi dinding dada (-), tidak tampak adanya

massa.

b. Palpasi : ekspansi dinding dada simetris, stem fremitus

meningkat, tidak teraba adanya massa

c. Perkusi : redup pada lapang paru sinistra

d. Auskultasi : suara vesikular kiri menurun, Rh(-)/(-), Wh (-)/(-)

Jantung :