Sistem hormon 290913

download Sistem hormon 290913

of 34

  • date post

    30-Jun-2015
  • Category

    Documents

  • view

    2.083
  • download

    3

Embed Size (px)

description

Tugas Presentasi untuk Biopsikologi Fakultas Psikologi Universitas Mercu Buana

Transcript of Sistem hormon 290913

  • 1. SISTEM HORMON (PERISTIWA KIMIAWI)BY 1. TRI RAHAYU 2. SARNI 3. RESHA DWI AGUSTIN BEKASI, 29 September 2013

2. PENGERTIAN HORMON Hormon -> berasal dari kata hormaein yang berarti memacu atau menggiatkan atau merangsang. Hormon merupakan senyawa kimia, berupa protein yang mempunyai fungsi untuk memacu atau menggiatkan proses metabolisme tubuh. 3. PENGERTIAN HORMON Hormonologi -> ilmu yang mempelajari mengenai seluk beluk hormon. Cara kerja hormon dalam tubuh tidak diketahui secara cepat perubahannya. Berbeda dengan sistem syarat yang cara kerjanya dengan cepat dapat dketahui perubahannya. 4. PENGERTIAN HORMON Mengapa hormon cara kerjanya lambat? Karena hormon yang dihasilkan oleh tubuh langsung diedarkan oleh darah melalui pembuluh darah. 5. FUNGSI HORMON Fungsi hormon adalah: Memacu pertumbuhan dan metabolisme tubuh. Memacu reproduksi Mengatur keseimbangan cairan tubuh/homeostasis Mengatur tingkah laku 6. SISTEM HORMON Sistem hormon adalah: sistem yang tersusun dari penghasil hormon (kelenjar/glandula) dan hormon itu sendiri. Kelenjar dalam tubuh manusia secara umum ada 2 (dua) bagian yaitu : 1. Kelenjar eksokrin, yaitu kelenjar yang mempunyai saluran khusus dalam penyaluran hasil sekretnya/getahnya. Contoh; kelenjar pencernaan, air mata, kelenjar minyak di muka. 2. Kelenjar endokrin, yaitu kelenjar yang tidak mempunyai saluran khusus dalam penyaluran hasil sekretnya/getahnya. Contoh : kelenjar pankreas, thyroid, adrenal. 7. GOLONGAN-GOLONGAN HORMON 1.2.3.Derivat Asam Amino (Amino acid derivative hormones) adalah hormon hormon yang yang disintetiskan dalam beberapa langkah sederhana dari sebuah molekul asam amino. Contohnya Ephinephrine yang dilepaskan dari modula adrenal dan disintetiskan dari tyrosinase. Peptides Hormones dan protein Hormones adalah rantai asam amino hormon peptide adalah rantairantai pendek dan hormon-hormon protein adalah rantai panjang. Steroid Hormon (hormon hormon steroid) adalah hormon-hormon yang disintetiskan dari kolestrol, salah satu tipe molekul lemak 8. MACAM-MACAM KELENJAR A. Berdasarkan aktivitasnya 1. Kelenjar yang bekerja sepanjang masa, kelenjar golongan ini akan bekerja sepanjang masa, tidak terbatas pada usia. Contoh : hormon metabolisme 2. Kelenjar yang bekerja mulai masa tertentu, kelenjar ini tidak akan berfungsi jika belum mencapai proses perkembangan dalam diri manusia atau proses pendewasaan sel. Kedewasaan sel akan terjadi pada saat usia tertentu seperti pada saat usia pubertas. Contoh : hormon kelamin 9. MACAM-MACAM KELENJAR 3. Kelenjar yang bekerja sampai pada masa tertentu, kelenjar golongan ini bekerja pada saat manusia dilahirkan sampai pada usia tertentu -> penyempurnaan organ. Hormon ini akan berhenti dihasilkan pada saat tubuh menghentikan pertumbuhan, hormon ini akan bekerja pada kisaran usia 0 sampai dengan 17 tahun (masa pertumbuhan). Contoh : hormon pertumbuhan, kelenjar tymus. 10. MACAM-MACAM KELENJAR B. Berdasarkan letaknya 1. Kelenjar hipophysis/pituitary di dasar cerebrum, dibawah hypothalamus. 2. Kelenjar pineal/epiphysis di cerebrum 3. Kelenjar thyroid di daerah leher. 4. Kelenjar parathyroid di dekat kelenjar thyroid. 5. Kelenjar thymus di rongga dada. 6. Kelenjar adrenal/suprarenalis di atas ren. 7. Kelenjar pulau langerhans/pankreas di rongga perut. 8. Kelenjar usus dan lambung di rongga perut. 9. Kelenjar kelamin : 1. Ovarium di rongga perut 2. Testis di rongga perut bawah 11. KELENJAR ENDOKRIN 12. MACAM-MACAM KELENJAR ENDOKRIN A) B) C) D) E) F)Kelenjar Pineal Kelenjar Pituitary Kelenjar Thyroid Kelenjar Parathyroid Kelenjar Thymus Kelenjar Adrenal 13. KELENJAR PINEAL 1. Hormon melatonin -> warna kulit melanin, hormon ini dapat juga mengatur rasa kantuk pada seseorang, hormon ini lebih banyak dihasilkan oleh remaja dari pada orang dewasa. 2. Hormon vasotosin (mammalia) -> mirif fungsinya dengan vasopresin dan oksitosin. 14. KELENJAR PINEAL 15. KELENJAR PITUITARY a. b. c. d.Hormon yang dihasilkan oleh lobus anterior lebih di dominasi oleh hormon yang mengatur mengenai pertumbuhan, reproduksi dan masalah stress. Pituitari Kelenjar hipofisis terletak pada dasar otak dan di bawah kendali hipotalamus. Kelenjar ini seringkali disebut pula sebagai master of gland, sebab hormone yang dihasilkan dapat memengaruhi fungsi endokrin yang lain. Berdasarkan strukturnya, kelenjar hipofisis terdiri atas tiga bagian, yaitu bagian depan (lobus anterior), bagian tengah (intermediet), dan bagian belakang (posterior). Bagian tengahnya hanya dimiliki oleh bayi, sementara pada orang dewasa telah hilang atau tinggal sisanya saja 16. KELENJAR PITUITARY Hipersekresi -> bila kelebihan hormon ini terjadi pada masa pertumbuhan akan mengakibatkan pertumbuhan yang tidak terkendali, perteumbuhan ini disebut gigantisme. Contoh : pertumbuhan jari tangan yg tidak normal (membesar seperti bengkak), raut wajah seperti tebal kulitnya, dagu memanjang -> akromegali (usia diatas 25 tahun) Hiposekresi -> bila kekurangan hormon memyebabkan pertumbuhan kretinisme/dwarfisme, yaitu pertumbuhan yang terhambat 17. KELENJAR PITUITARY 18. KELENJAR THYROID a. Kelenjar tiroid merupakan kelenjar yang terletak pada leher, tepatnya pada laring. b. Hormon terpenting yang disekresikan kelenjar tiroid adalah tiroksin. Hormon tiroksin terbentuk dari asam amino yang mengandung yodium. Berpengaruh pada pertumbuhan 19. Penyakit yang disebabkan kelenjar Thyroid Kondisi kelebihan hormon tiroid (hipertiroid) dapat menimbulkan gejala hipermetabolisme (morbus basedowi), dengan tanda-tanda meningkatnya detak jantung sehingga muncul gugup, napas cepat dan tidak teratur, mulut menganga, dan mata melebar. Apabila seseorang sebelum dewasa kekurangan hormon tiroid (hipotiroid), tubuhnya dapat mengalami kretinisme (kerdil). Kretenisme ditandai dengan fisik dan mental penderita yang tumbuh tidak normal. Pada orang dewasa, kondisi hipotiroid dapat menyebabkan miksedema. Gejala penyakit ini, adalah laju metabolisme rendah, berat badan bertambah, bentuk badan menjadi besar, kulit kasar, dan rambutmudah rontok. Selain penyakit-penyakit tersebut, seseorang juga dapat mengalami pembengkakan kelenjar tiroid karena kekurangan makanan yang mengandung yodium. Penyakit pembengkakan demikian dinamakan gondok 20. KELENJAR THYROID 21. Kelenjar Adrenal (Anak Ginjal) a. b. c.Kelenjar adrenal (glandula adrenal) pada manusia berbentuk sepasang struktur kecil yang terletak di ujung anterior ginjal dan kaya akan darah. struktur kelenjar ini memiliki dua bagian, yakni bagian luar (korteks) dan bagian dalam (medula). Bagian korteks kelenjar adrenal menghasilkan hormon adrenalin (epinefrin) yang berpengaruh dalam penyempitan pembuluh darah sehingga tekanan darah dan denyut jantung meningkat. Hormon ini juga berperan mengubah glikogen (gula otot) menjadi glukosa (gula darah). Selain itu, hormon adrenalin bersama hormon insulin memengaruhi proses pengaturan kadar gula dalam darah. 22. Kelenjar Adrenal (Anak Ginjal) 23. Kelenjar Pankreas a. Kelenjar prankeas dinamakan juga kelenjar Langerhans atau pulau Langerhans b. Sekresi yang dihasilkan dari kelenjar Langerhans yakni hormone insulin c. Kekurangan hormon insulin pada seseorang dapat menyebabkan penyakit diabetes melitus d. kelenjar Langerhans juga memproduksi hormon guklagon. Hormon guklagon hormon yang berperan dalam mengubah glikogen menjadi glukosa 24. Kelenjar Pankreas 25. KELENJAR PARATHYROID Kelenjar ini menempel pada kelenjar thyroid, setiap kelenjar thyroid mempunyai sepasang kelenjar parathyroid sehingga semuanya berjumlah 4 buah. Hipersekresi -> kelebihan dalam hormon ini akan menyebabkan pertumbuhan batu ginjal dalm pelvis renalis/rongga ginjal. Hiposekresi -> bila terjadi kelebihan hormon ini akan menyebabkan kejang otot. 26. KELENJAR PARATHYROID 27. KELENJAR THYMUS Merupakan penimbunan dari hormon somatotrof dalam tubuh. Hormon dihasilkan selama masa pertumbuhan sampai dengan masa pubertas, setelah melewati masa pubertas secara perlahan hormon ini akan berkurang. Hormon ini berfungsi: Mengatur proses pertumbuhan; Kekebalan tubuh/imunitas setelah kelahiran; Memacu pertumbuhan dan pematangan sel limfosit 28. KELENJAR VENTRICULUS Hormon ini dihasilkan oleh hormon Gastrin, hormon ini berfungsi: Memacu pengeluaran sekret/getah bening; Membantu dalam proses pencernaan . 29. KELENJAR USUS Kelenjar ini dihasilkan oleh hormon sekretin -> berfungsi memacu sekresi getah usus dan pankreas dan hormon kolesistokinin -> memacu sekresi getah empedu dan pankreas. 30. KELENJAR KELAMIN a. b.c.Kelenjar kelamin disebut pula dengan gonad. Meskipun fungsi utamanya adalah memproduksi sel-sel kelamin, namun kelenjar kelamin juga memproduksi hormon. Kelenjar kelamin laki-laki terdapat pada testis, sementara kelenjar kelamin perempuan berada pada ovarium. Di dalam testis terdapat sel Leydig yang menghasilkan hormone testosteron atau androgen. Hormon testosteron sangat berpengaruh terhadap proses spermatogenesis (proses pembentukan sperma) dan pertumbuhan sekunder pada lakilaki. Pertumbuhan sekunder pada anak laki-laki ditandai dengan suara menjadi besar, bahu dan dada bertambah bidang, dan tumbuh rambut pada bagian tubuh tertentu misalnya kumis, janggut, cambang, ketiak, dan sekitar kemaluan 31. KELENJAR KELAMIN d. Hormon estrogen dan progesteron disekresikan oleh ovarium. Estrogen dihasilkan oleh folikel de Graff dan dirangsang oleh hormon FSH. e. Bagi wanita, hormon progesteron berfungsi menjaga penebalan endometrium, menghambat produksi hormon FSH, dan memperlan-car produksi laktogen (susu). Hormon ini dihasilkan oleh korpus luteum dan dirangsang oleh LH 32. HUBUNGAN SISTEM HORMON DAN SISTEM SARAF Kedua sistem ini mempunyai hubungan sangat erat, walaupun sistem endokrin/sistem hormon diatur oleh master of glands/kelenjar hipofisis tetapi hal tersebut tidaklah mutlak atau bersifat otonom. Hal ini karena kerja kelenjar hipofisis terebut dipengaruhi oleh hypothalamus. 33. HUBUNGAN S