siklus sel (cell cycle)

download siklus sel (cell cycle)

If you can't read please download the document

  • date post

    03-Jun-2015
  • Category

    Education

  • view

    4.562
  • download

    12

Embed Size (px)

description

Kontinuitas kehidupan didasarkan atas reproduksi sel atau pembelahan sel.Sel bereproduksi dengan cara menggandakan isinya dan kemudian memisahkannya menjadi dua sel anak. Sebelum melakukan pembelahan, sel harus mempersiapkan diri hingga dimungkinkan untuk membelah. Dua sel anak yang terbentuk akan tumbuh dewasa dan siap untuk melakukan pembelahan lagi. Hal tersebut berlangsung kontinyu sehingga dinamakan siklus pembelahan sel atau siklus sel.

Transcript of siklus sel (cell cycle)

  • 1. Cell Cycle (Siklus Sel) Oleh: H.B.A Jayawardana, S.Pd.Si. Ahmad F. Amri, S. Si. Mata kuliah Biologi Sel dan MolekulerThis Powerpoint Published by http://heptajayawardana.blogspot.com

2. Pengantar Siklus Sel Kontinuitas kehidupan didasarkan atas reproduksi sel atau pembelahan sel. Sel bereproduksi dengan cara menggandakan isinya dan kemudian memisahkannya menjadi dua sel anak. Sebelum melakukan pembelahan, sel harus mempersiapkan diri hingga dimungkinkan untuk membelah. Dua sel anak yang terbentuk akan tumbuh dewasa dan siap untuk melakukan pembelahan lagi. Hal tersebut berlangsung kontinyu sehingga dinamakan siklus pembelahan sel atau siklus sel.Figure 12.1 3. Fungsi Pertumbuhan (Growth) Perkembangan (Development) Perbaikan (Repair) Reproduksi aseksual (Asexual reproduction) Reproduksi seksual (Sexual reproduction) 4. Cara Pembelahan Sel AmitosisMitosisMeiosisDisebut juga pembelahan langsung, karena pd mekanismenya, inti membelah tanpa melibatkan pembentukan kromosom.Pembelahan pada sel somatik yang menghasilkan sel anakan yang sama dengan sel induk. Pembelahan reduksi yang memisahkan kromosom-kromosom yang homolog. Terjadi pada proses gametogenesis. 5. Pembelahan Amitosis Disebutjuga pembelahan biner Pembelahan sel diawali dengan memanjangnya sel dan inti, kemudian diikuti dengan sitokinesis. Amitosis terjadi pada sel2 prokariotik, contohnya pd bakteri dan Archaea 6. Pembelahan Amitosis 7. Siklus Sel MitosisInterfaseFase mitosis silih berganti dengan interfase selama Siklus Sel 8. Fase-fase dalam Siklus Sel Siklus sel terdiri dari Interphase Mitotic phase Interphase G1 phase S phase G2 phaseINTERPHASEG1S (DNA synthesis)G2Figure 12.5 The mitotic phase Mitosis Cytokinesis 9. Pembelahan Mitosis Pembelahan mitosis merupakan pembelahan sel yang melalui tahap-tahap pembelahan tertentu, yaitu: profase, prometafase, metafase, anafase, dan telofase (PRMAT). Sebelum melalui tahap pembelahan mitosis, sel mempunyai fase dalam persiapan pembelahan yang disebut interfase (G1, S, G2). Pembelahan mitosis memiliki ciri-ciri sebagai berikut: - Terjadi pada pembelahan sel tubuh (somatis) - Bertujuan untuk pertumbuhan dan regenerasi - Menghasilkan dua sel anak yang identik dengan sel induk semula - Berlangsung dalam satu kali siklus PRMAT 10. Interfase Pembelahan mitosis silih berganti dengan tahap yang jauh lebih panjang yang disebut Interfase Pada saat interfase sel2 tumbuh dan membuat salinan2 kromosom sebagai persiapan untuk pembelahan sel. Merupakan 90% dari siklus sel Terdiri dari 3 Sub-Fase: Fase G1 (tumbuh) 5 6 jam Fase S (sintesis) sel bertumbuh sambil menjalin kromosom2 nya 10 12 jam Fase G2 tumbuh sambil mempersiapkan untuk pembelahan 4 6 jam 11. Interfase Selaputnukleus membatasi nukleus Nukleus mengandung satu atau lebih nukleolus Dua sentrosom telah terbentuk melalui replikasi sentrosom tunggal Kromosom yang diduplikasi pd fase S tidak bisa dilihat secara individual karena belum terkondensasi 12. Setelah interfase, apa selanjutnya?? 13. Fase Mitosis-Profase -Prometafase -Metafase -Anafase -Telofase 14. Profase Serat2 kromatin menjadi terkumpar lebih rapat, terkondensasi menjadi kromosom diskret, yg dapat diamati dengan mikroskop cahaya Nukleolus mereduksi/lenyap G OF INTERPHASE Centrosomes Setiap kromosom terduplikasi (with centriole pairs) Chromatin tampak sbg dua kromatid saudara (duplicated) identik yang tersambung pd sentromernya Gelendong mitotik mulai terbentuk Sentrosom-sentrosom bergerak saling menjauhi 2Figure 12.6NucleolusNuclear Plasma envelope membranePROMETAPHASEPROPHASEEarly mitotic spindleAster CentromereChromosome, consisting of two sister chromatidsFragments of nuclear envelopeKinetochore Nonkinetochore microtubulesKinetochore microtubule 15. Prometafase Selaput nukleus terfragmentasi Mikrotubulus yang menjulur dari masing-masing sentrosom kini dpt memasuki nukleus Kromosom menjadi semakin G OF INTERPHASE terkondensasi Centrosomes Masing-masing kromosom (with memiliki kinetokor centriole pairs) Chromatin (duplicated) Beberapa tubulus melekat pd kinetokor dan disebut mikrotubulus kinetokor Mikrotubulus yang tidak melekat pd kinetokor disebut mikrotubulus non-kinetokor 2Figure 12.6NucleolusNuclear Plasma envelope membranePROMETAPHASEPROPHASEEarly mitotic spindleAster CentromereChromosome, consisting of two sister chromatidsFragments of nuclear envelopeKinetochore Nonkinetochore microtubulesKinetochore microtubule 16. MetafaseMETAPHASEMetaphase plateFigure 12.6SpindleSentrosom kini berada pada kutub-kutub yang berseberangan Kromosom berjejer pada lempeng metafase, yaitu bidang khayal yg ada di pertengahan jarak antara kedua kutub gelendong Sentromer-sentromer CYTOKINESIS ANAPHASE TELOPHASE AND kromosom berada di lempeng metafase Untuk setiapCleavage kromosom, kinetokor kromatid Nucleolus furrow forming saudara melekat ke mikrotubulus kinetokor yg berasal dari kutub yg berlawanan Letak kromosom berada di bidang pembelahan ini menyebabkan pembagian jumlah informasi DNA yang akan diberikan kepada sel anakan yang baru, benar-benar rata dan sama jumlahnya.Centrosome at Daughter one spindle pole chromosomesNuclear envelope forming 17. Anafase Anafase dimulai ketika protein kohesin terbelah. Sehingga memungkinkan kedua kromatid saudara dari setiap pasangan memisah secara tiba-tiba. Kedua kromosom anakan yang terbebas mulai bergerak menuju METAPHASE ujung-ujung sel yang berlawanan Metaphase plate saat mikrotubulus kinetokor memendek. Sel kemudian memanjang saat tubulus non-kinetokor memanjang Pada akhir anafase, kedua ujung sel memiliki koleksi kromosom yang sama lengkapFigure 12.6SpindleCentrosome at one spindle poleANAPHASETELOPHASE AND CYTOKINESISCleavage furrowDaughter chromosomesNuclear envelope formingNucleolus forming 18. TelofaseDua nukleus terbentuk dalam sel Selaput nukleus muncul dari fragment2 selaput nukleus sel induk dan bagian2 lain dari sistem METAPHASE endomembran Nukleolus muncul kembali Metaphase plate Kromosom menjadi kurang terkondensasi Mitosis: pembelahan satu nukleus menjadi dua nukleus yang identik secara genetik sekarang sudah selesaiFigure 12.6SpindleCentrosome at one spindle poleANAPHASETELOPHASE AND CYTOKINESISCleavage furrowDaughter chromosomesNuclear envelope formingNucleolus forming 19. Sitokinesis Pada sel hewan, sitokinesis terjadi melalui proses yg disebut penyibakan (cleavage) Tanda awal penyibakan adalah munculnya lekukan penyibakan (cleavage furrow) Di sisi lekukan sitoplasmik terdapat cincin kontraktil dari mikrofilamen aktin yang terasosiasi dengan molekul protein miosin Mikrofilamen aktin akan berasosiasi dengan molekul miosin sehingga cincin kontraktil tersebut berkontraksiCleavage furrowContractile ring of microfilaments (a) Cleavage of an animal cell (SEM)100 mDaughter cells 20. Terus, bagaimanakah mitosis pada sel tumbuhan ?? 21. Mitosis Pada Sel Tumbuhan NucleusChromatine Nucleolus condensingProfase 1 Prophase. The chromatin is condensing. Kromatin The nucleolus is brkondensasi beginning to disappear. dan nukleolus Although not mulai lenyap yet visible in the micrograph, Gelendong the mitotic spindle mitotik mulai is staring to from. terbentuk, Figure 12.10 walau belum terlihat dlm mikrografChromosomePrometaphase. 2 Prometafase We now see discrete chromosomes; each Kromosom consists diskret of two kini identical sister chromatids. terlihat, Later in prometaphase, the masing2 will nuclear envelop fragment. terdiri daridua kromatid saudara Selaput nukleus terfragmentMetaphase. The Metafase 4 spindle is complete, and the chromosomes, attached to microtubules Gelendong at their kinetochores, telah at the metaphase are all lengkap, plate. dan semua 3kromosom yg melekat pd mikrotubulus berada pd lempeng metafaseAnafase 5 Telophase. Daughter Telofase Anaphase. The nuclei are forming. chromatids of each Meanwhile, cytokinesis chromosome have Kromatid Nukleus has started: The cell separated, and the dari masing2 anakan plate, which will daughter chromosomes kromosom ends divided the cytoplasm are moving to the terbentuk in two, is growing of cell as their terpisah Mulai terjadi toward the perimeter kinetochore of the parent cell. Kromosom microtubles shorten. sitokinesis anakan bergerak ke ujung2 sel 22. Sitokinesis Pada Sel Tumbuhan Sitokinesis pada sel tumbuhan yang memiliki dinding sel sangat berbeda dengan sitokinesis pd sel hewan Tidak ada lekukan penyibakan (cleavage furrow) Sebagai gantinya, vesikel2 dr aparatus golgi bergerak disepanjang mikrotubulus menuju ke tengah sel Di situ vesikel2 bergabung membentuk lempeng sel (cell plate) Lempeng sel tumbuh, terbentuk dua sel anakan Dinding sel yang baru muncul dari lempeng sel yang telah terbentuk diantara dua sel Figure 12.9 B anakan tersebutVesicles forming cell plateWall of patent cell1 mCell plateNew cell wallDaughter cells (b) Cell plate formation in a plant cell (SEM) 23. Sistem Kontrol Siklus SelAnalogiKontrol Siklus SelMesin Cuci 24. Siklus Sel Eukariot Diregulasi Oleh Sistem Kontrol Molekular Waktu dan laju pertumbuhan sel di bagian tubuh yang berbeda pada hewan maupun tumbuhan bersifat krusial bagi pertumbuhan, perkembangan, dan pemeliharaan tubuh. Frekwensi pembelahan sel bervariasi menurut tipe sel. Misalnya sel kulit manusia lebih sering membelah sepanjang hidup, sedangkan pada sel hati membelah jika dalam kondisi mendesak. Beberapa sel yang paling terspesialisasi, misalnya pd sel syaraf orang dewasa, tidak melakukan pembelahan. Perbedaan-perbedaan siklus sel ini merupakan hasil regulasi di tingkat molekular. 25. Sistem Kontrol Siklus Sel Sistem kontrol siklus sel bisa dianalogikan dgn sistem kontrol pada mesin cuci otomatis Seperti pengatur waktu mesin cuci, sistem kontrol siklus sel berjalan sendiri menurut jam internalnya Mesin cuci otomatis dipengaruhi oleh faktor internal (misalnya sensor air) dan faktor eksternal (misalnya penyalaan saklar on/off) Begitu pula pd siklus sel, diregul