SEJARAH MANUSIA PURBA

Click here to load reader

  • date post

    04-Jul-2015
  • Category

    Education

  • view

    1.999
  • download

    17

Embed Size (px)

description

SEJARAH INDONESIA KELAS 10 KURIKULUM 2013 BAB MANUSIA PURBA

Transcript of SEJARAH MANUSIA PURBA

  • 1. ADINDA SITARESMI PUTRI ARIMURTIALIVIA RAHMANIA PUTRIFADYLA FAZRIANA FIRDAUSKIRANA NANDANG SADHANI BANTILANNOORMA AULIA RAMADHANYUANITA ADHELIA PRAWESTRYX MIPA 1SMAN 1 NGAWI

2. X MIPA 1SMAN 1 NGAWIMengenalManusia PurbaTempatPenemuanFosil ManusiaPurba- Sangiran- Trinil, Ngawi, Jawa TimurJenis JenisManusiaPurba - Jenis Meganthropus- Jenis Pithecanthropus- Jenis HomoPerdebatan AntaraPithecanthropus ke HomoErectus 3. SangiranDilakukan oleh VonKoeningswald Trinil, Ngawi, Jawa TimurDilakukan oleh EugeneDubois 4. Di dalam buku Harry Widiantodan Truman Simanjutak,Sangiran Menjawab Duniaditerangkan bahwa Sangiranmerupakan sebuah komplekssitus manusia purba dari kalaPleisteson yang paling lengkapdan paling penting diIndonesia, dan bahkan diIndonesia Sangiran pertama kaliditemukan oleh P.E.C.Schemulling tahun 1864,dengan laporan penemuan fosilvertebrata dari Kalioso (bagiandari wilayah Sangiran) 5. Pada 1934, Gustav Heindrich Ralph vonKoeningswald menemukan artefak litikdi wilayah Ngebung (2km di barat lautkubah Sangiran) Semenjak penemuan vonKoeningswald, situs Sangiran menjadisangat terkenal berkaitan denganpenemuan penemuan fosil Homoerectus. Homo erectus adalah taksonpenting dalam sejarah manusia,sebelum masuk pada tahapan manusaHomo sapiens, manusia modern. Tidak hanya memberikan gambarantentang evolusi fisik manusia saja,Sangiran juga memberikan gambarannyata tentang evolusi budaya,binatang, dan lingkungan. Situs ini ditetapkan secara resmisebagai Warisan Dunia pada 1966,yang tercantum dalam nomor 593Daftar Warisan Dunia (World HeritageList) UNESCO 6. Eguene Dubois mengawalitemuan Pithecantropuserectus di DesaKedungbrubus,Pilangkenceng, Madiun, JawaTimur. Ditemukan sebuahfragmen yang pendek dansangat kekar, dengansebagian prageraham yangmasih tersisa.Phitecantropus itu kemudiandikenal denganPithecantropus A 7. Trinil adalah sebuah desa di pinggiran BengawanSolo, masuk wilayah administrasi KabupatenNgawi, Jawa Timur. Penggalian Dubois dilakukan pada endapanalluvial Bengawan Solo, dari sini ditemukan ataptengkorak Pithecantropus erectus , dan beberapabuah tulang paha (utuh dan fragment) yangmenunjukkan pemiliknya berdiri dengan tegak. Ciri ciri tengkorak Pithecantropus erectus :- Sangat pendek tetapi memanjang kebelakang- Volume otaknya sekita 900 cc- Tulang kening sangat menonjol- Dibagian belakang mata, terdapatpenyempitan yang sangat jelas,menandakan otak yang belumberkembang.- Pada bagian belakang kepalaterlihat bentuk yang meruncingdiduga pemliknya merupakanperempuan 8. Jenis MeganthropusJenis PithecanthropusJenis Homo 9. Jenis MeganthropusDitemukan berdasarkan penelitianVon Koenigswald di Sangiran tahun1936 dan 1941. diberi namaMeganthropus paleojavanicus artinyamanusia raksasa dari Jawa. Ciri ciri :- memiliki rahang yang kuat- badan tegap- makanan jenis manusia ini tumbuh-tumbuhan- diperkirakan hidup pada zamanpleistosen awal 10. Jenis Pithecanthropusditemukan berdasarkanpenelitian Eugene Dubois tahun1890 di daerah Trinil sebuahdesa di pinggiran bengawan solodiwilayah Ngawi. diberi namaPithecanthropus erectus yangartinya manusia kera yangberjalan tegak. Jenis ini jugaditemukan di Mojokertosehingga disebutpithecanthropus mojokertensis. 11. Jenis HomoFosil jenis homo diteliti oleh Von Reitschoten diWajak. Dilanjutkan oleh Eugene Dubois dkk. Ciri-ciri :1. muka lebar2. hidung dan mulut menonjol3. dahi menonjol4. lebih berevolusi dan lebih modern dibandinghomo erectus5. kapasitas otak 1.400 cc6. hidup sekitar 40.000 25.000 tahun yang lalu Jenis homo ini tidak hanya tersebar di kepulauanIndonesia tapi juga di Filipina dan china selatan. Homo sapiens berarti manusia sempurna, baik darisegi fisik, volume otak maupun postur badannya tidakjauh berbeda dengan manusia modern. homo sapienjuga bisa di artikan sebagai manusia bijak karenalebih maju dalam berfikir dan menyiasati tantanganalam. 12. Dalam perkembangannya kehidupan manusia modern dapatdikelompokkan 3 tahap , yaitu1. kehidupan manusia modern awal yangkehadirannya hingga akhir zaman es (sekitar 12.000tahun yang lalu )2. kehidupan manusia modern yang lebih belakangan3. mulai 4000 tahun yang lalu muncul penghuni baruyaitu penutur bahasa austronesia, makhluk ini tergolongdalam ras Mongoloid. Ras inilah yangberkembang sampai sekarang 13. Homo Wajak Manusia Liang Bua 14. Pada tahun 1889, manusia Wajakditemukan oleh B.D. van Rietschoten disebuah ceruk di lereng pegunungankarst di barat laut Campurdarat, dekatTulungagung, Jawa Timur. Sartono Kartodirojo (dkk)menguraikan tentang temuan itu,berupa tengkorak, termasuk fragmenrahang bawah, beberapa ruas leher.Wajak itu adalah Homo sapiens. Dengan ciri ciri :- Mukanya datar dan lebar- Akar hidungnya lebar dan bagianmulutnya menonjol sedikit.- Dahinya agak miring dan di atasmatanya ada busur kening nyata,- Volume otak 1.630 cc 15. Wajak 2 ditemukan oleh Eguene Dubois tahun 1890 di tempatyang sama. Yang berupa fragmen fragmen tulang tengkorak,rahang atas dan bawah, serta tulang paha dan tulang kering.Pada tengkorak ini juga terlihat busur kening yang nyata. Daritulang pahanya dapat diketahui bahwa tinggi tubuhnya kira kira 173 cm. Manusia Wajak mempunya ciri ciri baik Mongoloid maupunAustromelanoid.Dengan ciri ciri :- Tengkoraknya yang sedang atau agak lonjong itu berbentukagak persegi di tengah tengah atap tengkoraknya dari uka kebelakang.- Muka cenderung lebih Mongoloid, dikarenakan sangat datardan pipinya sangat menonjol ke samping- dll Ras Wajak ini merupakan penduduk Homo sapiens yangkemudian menurunkan ras ras yang kemudian kita kenalsekarang. 16. Liang Bua bila diartikan secara harfiah merupakansebuah gua yang dingin. Liang Bua adalah sebuah guapermukiman prasejarah di Flores. Manusia Liang Bua ditemukan oleh Peter Brown danMike J. Morwood pada bulan September 2003 lalu.Temuan itu dianggap sebagai penemuan spesies baruyang kemudian diberi nama Homo floresiensis. Th. Verhoeven lebih dahulu menemukan beberapafragmen tulang manusia di Liang Bua, ia menemukantulang iga yang berasosiasi dengan berbagai alatserpih dan gerabah Tahun 1965, ditemukan tujuh buah rangka manusiabeserta beberapa bekal kubur yang antara lainberupa beliung dan barang-barang gerabah Diperkirakan Liang Bua merupakan sebuah situsneolitik dan paleometalik. Ciri ciri Manusia Liang Bua :- Tengkorak yang panjang dan rendah- Berukuran kecil- Volume otak 380 cc 17. Pada tahun 1970, R.P Soejono melanjutkanpenelitian beberapa kerangka manusia yangditemukan di lapisan atas. Temuan itu sebandingdengan temuan temuan sebelumnya. Menurut Teuku Jacob, Manusia Liang Bua secarakultural berada dalam konteks zaman Mesolitik,dengan ciri Australomelanesid, yaitu bentuktengkorak yang memanjang. 18. Penemuan fosil fosil Pithecantropus oleh Duboisdihubungkan dengan teori evolusi manusia yangdituliskan oleh Charles Darwin. Harry Widiyantomenuliskan perdebatan itu seperti berikut. Penemuanfosil Pithecantropus oleh Dubois yang dipublikasikan padatahun 1894 dalam berbagai majalah ilmiah melahirkanperdebatan. dalam publikasinya itu dubois menyatakanbahwa, menurut teori evolusi Darwin, Pithecantropuserectus adalah peralihan kera ke manusia. PernyatakanDubois itu kemudian menjadi perdebatan, apakah benaratap tengkorak dengan volume kecil, gigi gigi berukuranbesar, dan tulang paha berciri modern itu berasal dari satuindividu? 19. Perdebatan itu kemudian berlanjut hingga ke Eropa,ketika Dubois mempresentasikan penemuan tersebutdalam seminar Internasional zoologi pada tahun1895 di Leiden, Belanda, dan dalam pameran publikBritish Zoology Society di London. Setelah seminardan pameran itu banyak ahli yang tidak ingin melihattemuannya itu lagi. Dubois pun kemudian menyimpansemua hasil temuannya itu, hingga pada tahun 1922temuan itu mulai diteliti oleh Franz Weidenreich.Temuan temuan Dubois itu menandai munculnyasebuah kajian ilmu paleoantropologi telah lahir diIndonesia. 20. Tahun 1920-an merupakan periode yang luar biasa bagi toerievolusi manusia.Teori itu terus menjadi perdebatan. Seorangteman Dubois, Bolk melakukan formulasi teori foetalisasi yangsangat terkenal. Dubois telah melakukan penemuan missing-link.Sementar Bolk menemukan modalitas evolusi denganmenafsirkan bahwa peralihan dari kera ke manusia terjadimulai perpanjangan perkembangan fetus. Dubois dan Bolkkemudian bertemu dalam jalur evolutif dari Heackle yangsangat terkenal, bahwa filogenesa dan ontogenesa sama sekalitidak dapat dipisahkan. Penemuan penemuan kemudianbertambah gencar sejak tahun 1927. Penemuan situsZhoukoudian di dekat Beijing, menghasilkan sejumlah besarfosil fosil manusia yang diberi nama Sinanthropus pekinensis.Tengkorak tengkorak fosil beserta tulang paha tersebutmeunjukkan ciri ciri yang sama dengan Pithecantropuserectus. 21. Seorang ahli biologi menyatakan bahwa standar zoologistidak dimungkinkan memisahkan Pithecantropus erectusdan Sinanthropus pekinensis dengan genus yang berbedadengan manusia modern. ithecantropus adalah satutahapan dalam proses evousi ke arah Homo sapiensdengan kapasitas tengkorak yang kecil. Karena itulahperbedaan itu hanya perbedaan species bukan perbedaangenus. Dalam pandangan ini maka Pithecantropus erectusharus diletakkan dalam genus Homo, dan untukmempertahankan aslinya, dinamakan Homo erectus.Setelah itu maka berakhirlah debat pandang mengenaiPithecantropus dari Dubois. Saat ini Pithecantropusditerima sebagai hominid dari Jawa, bagian dari Homoerectus.