Risiko Sistematis

download Risiko Sistematis

of 52

  • date post

    05-Oct-2015
  • Category

    Documents

  • view

    30
  • download

    0

Embed Size (px)

description

Skripsi

Transcript of Risiko Sistematis

  • PENGARUH RISIKO SISTEMATIS (BETA) DAN LIKUIDITAS TERHADAP RETURN SAHAM

    PERUSAHAAN

    SKRIPSI

    Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memenuhi Persyaratan Mencapai Gelar Kesarjanaan S-1

    Pada Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Soegijapranata Semarang

    Disusun oleh:

    S JOAN ALFRED W 99.60.0799

    JURUSAN AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI

    UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA SEMARANG

    2005

  • ABSTRAKSI

    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji secara empiris bagaimana risiko sistematis dan likuiditas saham yang diukur dengan besarnya bid-ask spread berpengaruh terhadap return dari perusahaan yang masuk indeks LQ-45 dari tahun 2001 sampai tahun 2004.

    Hasil akhir dari penelitian ini adalah variabel resiko sistematis dan likuiditas berpengaruh secara signifikan terhadap return saham.

    Kata kunci : resiko sistematis, likuiditas, return, LQ-45

  • DAFTAR ISI

    HAL

    HALAMAN JUDUL ........................................................................................... i

    HALAMAN MOTTO ......................................................................................... ii

    HALAMAN PERSETUJUAN ........................................................................... iii

    HALAMAN PENGESAHAN ............................................................................. iv

    PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI ............................................................ v

    ABSTRAKSI ....................................................................................................... vi

    KATA PENGANTAR ....................................................................................... vii

    DAFTAR ISI ....................................................................................................... ix

    DAFTAR TABEL ................................................................................................ xii

    DAFTAR LAMPIRAN ....................................................................................... xiii

    BAB I PENDAHULUAN ................................................................................ 1

    1.1 Latar Belakang Penelitian ................................................................ 1

    1.2 Perumusan Masalah.......................................................................... 4

    1.3. Tujuan Penelitian............................................................................. 4

    1.4 Manfaat Penelitian ......................................................................... 5

    1.5 Sistematika Penulisan ...................................................................... 5

  • BAB II LANDASAN TEORI ........................................................................... 7

    2.1 Investasi ....................................................................................... 7

    2.2 Resiko Sistematis ( Beta) ............................................................... 10

    2.3 Likuiditas ....................................................................................... 13

    2.4 Return............................................................................................. 14

    2.5 Pengertian LQ-45........................................................................... 15

    2.6 Pengembangan Hipotesis .............................................................. 16

    2.7 Kerangka Pikir Penelitian .............................................................. 19

    BAB III METODOLOGI PENELITIAN ........................................................ 21

    3.1 Populasi Penelitian.......................................................................... 21

    3.2 Jenis dan Sumber Data .................................................................. 22

    3.3 Metode Pengumpulan Data ........................................................... 22

    3.4 Definisi dan pengukuran Variabel .................................................. 23

    BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN ................................................... 32

    4.1 Statistik Deskriptif ............................................................................. 32

    4.2 Pengujian Asumsi Klasik .................................................................. 35

    4.1.1 Pengujian Normalitas .......................................................... 35

    4.1.2 Pengujian Autokorelasi ....................................................... 36

    4.1.3. Pengujian Multikorelasi ...................................................... 37

    4.1.4. Pengujian Heteroskedastisitas.............................................. 38

  • 4.3 Pengujian Hipotesis ....................................................................... 39

    4.3.1 Uji t ....................................................................................... 39

    4.3.2 Uji F ..................................................................................... 42

    4.2.3 Koefisien Determinasi .......................................................... 43

    BAB V PENUTUP ............................................................................................ 44

    5.1 Kesimpulan ................................................................................... 44

    5.2 Saran ............................................................................................... 45

    DAFTAR PUSTAKA

    LAMPIRAN

  • 1

    BAB I

    PENDAHULUAN

    1.1. Latar Belakang Masalah

    Dewasa ini pasar modal Indonesia berkembang sangat pesat. Hal ini

    dikarenakan pasar modal menjalankan fungsi ekonomi dan keuangan. Fungsi

    ekonomi yang dijalankan pasar modal yaitu menyediakan fasilitas untuk

    memindahkan dana dari lender (yaitu pihak yang mempunyai kelebihan dana) ke

    borrower (yaitu pihak yang memerlukan dana). Sedangkan fungsi keuangan yang

    dijalankan pasar modal yaitu menyediakan dana yang diperlukan oleh para

    borrower dan para lender, menyediakan dana tanpa harus terlibat langsung dalam

    pemilikan aktiva riil yang diperlukan untuk investasi tersebut (Husnan dan

    Pudjiastuti,1998).

    Pasar modal merupakan suatu mekanisme pasar yang mempertemukan

    pihak-pihak yang kelebihan dana dengan pihak lain yang membutuhkan dana

    dalan jangka panjang secara terorganisir. Kegiatan pasar modal sama sekali bukan

    merupakan pesaing sektor perbankan, walaupun sama-sama merupakan sarana

    menghimpun dana dan sarana pembiayaan unit usaha karena masing-masing

    mempunyai kekhususan dan karakter yang berbeda.

    Apabila seorang investor melakukan investasi dengan membeli surat

    berharga yang berupa saham, biasanya investor akan mendapat keuntungan

    berupa:

  • 2

    a. Deviden, bila bisnis yang dijalankan perusahaan baik dan menghasilkan

    keuntungan dalam bentuk laba bersih maka pemegang saham akan

    mendapatkan bagian keuntungan yang disebut deviden.

    b. Capital gain, investor yang membeli saham akan mendapat keuntungan

    berupa selisih harga saham pada pasar perdana terhadap harga saham pasar

    sekunder atau dengan kata lain pemodal akan memperoleh tingkat kembalian

    berupa kenaikan harga saham yang dimiliki.

    c. Kemudahan perpajakan bila peraturan perpajakan memberikan kemudahan

    (tax benefit) bagi perusahaan tersebut. (Sitompul, 1996:18-19).

    Di dalam berinvestasi, pemilihan setiap investasi dapat berbeda untuk

    setiap individu yang ada. Perbedaan tersebut tergantung dari perilaku investor

    sendiri terhadap variabel-variabel penentu return suatu investasi. Oleh karena itu,

    dalam melakukan investasi pihak investor seharusnya mempertimbangkan secara

    matang mengenai beberapa hal yang sangat penting di dalam pengambilan

    keputusan investasi yang dilakukannya, yaitu berapa tingkat return yang

    diharapkannya, beberapa besar risiko yang harus ditanggungnya dan beberapa

    likuiditas investasi tersebut (Mustikaningjati 2005).

    Pada dasarnya investor tidak hanya mengharapkan return yang maksimal,

    namun juga harus mempertimbangkan faktor lain yaitu risiko (risk). Ionvestor

    tidak hanya mengharapkan return yang tinggi namun mereka juga mengharapkan

    risiko yang rendah. Investor akan menanamkan modelnya pada saham-saham

    perusahaan yang mempunyai tingkat keuntungan lebih tinggi dari persuahaan lain

    dengan risiko yang sama atau perusahaan tersebut memiliki risiko yang lebih

  • 3

    rendah dibandingkan dengan perusahaan lain yang memiliki tingkat keuntungan

    yang sama.

    Dengan adanya dua variabel penentu tersebut, diharapkan seorang investor

    dapat mempertimbangkan risiko saham (risiko sistematis) atau juga dapat

    menjadikan likuiditas sebagai bahan pertimbangan utamanya dalam melakukan

    investasi.

    Penelitian serupa pernah dilakukan sebelumnya antara lain dilakukan oleh

    Saputra (1999) hasilnya risiko sistematis maupun likuiditas saham yang diukur

    dengan besarnya bid-ask spread mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap

    return dari perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta dan masuk dalam

    kriteria indeks LQ 45 (Elly dan Leng (2002).

    Dalam penelitian ini digunakan saham perusahaan yang terdaftar di BEJ

    dan masuk kriteria indeks LQ- 45. Indeks ini dikenalkan BEJ pada tanggal 24

    Februari 1997. indeks LQ-45 diciptakan untuk bisa menjadi tolak ukur dalam

    memantau kecenderungan pasar dan perkembangan tingkat harga saham yang

    diperdagangkan. Dengan indeks tersebut diharapkan sebagai alat pemantau