Referat Gangguan Tidur Dode

download Referat Gangguan Tidur Dode

of 32

  • date post

    26-Feb-2018
  • Category

    Documents

  • view

    230
  • download

    1

Embed Size (px)

Transcript of Referat Gangguan Tidur Dode

  • 7/25/2019 Referat Gangguan Tidur Dode

    1/32

    BAB I

    PENDAHULUAN

    Tidur didefinisikan sebagai suatu keadaan bawah sadar saat orang tersebut dapat dibangunkan

    dengan pemberian rangsangan sensorik atau rangsangan lainnya.1

    Masalah tidur yang menyebabkan stres pribadi yang signifikan atau hendaya fungsi sosial,

    pekerjaan atau peran lain diklasifikasikan dalam sistem DSM sebagai gangguan tidur (sleep

    disorder). ada beberapa orang tidur merupakan hal yang sulit dilakukan karena adanya

    gangguan tidur. !angguan tidur yang paling sering dikeluhkan adalah insomnia.1,",#

    !anguan tidur merupakan salah satu keluhan yang paling sering ditemukan pada penderita

    yang berkunjung ke praktek. !angguan tidur dapat dialami oleh semua lapisan masyarakat

    baik kaya, miskin, berpendidikan tinggi dan rendah maupun orang muda, serta yang paling

    sering ditemukan pada usia lanjut. ada orang normal, gangguan tidur yang berkepanjangan

    akan mengakibatkan perubahan$perubahan pada siklus tidur biologiknya, menurun daya

    tahan tubuh serta menurunkan prestasi kerja, mudah tersinggung, depresi, kurang konsentrasi,

    kelelahan, yang pada akhirnya dapat mempengaruhi keselamatan diri sendiri atau orang lain.

    Menurut beberapa peneliti gangguan tidur yang berkepanjangan didapatkan ",% kali lebih

    sering mengalami ke&elakaan mobil dibandingkan pada orang yang tidurnya &ukup.1$%

    Diperkirakan jumlah penderita akibat gangguan tidur setiap tahun semakin lama semakin

    meningkat sehingga menimbulkan maslah kesehatan. Di dalam praktek sehari$hari,

    ke&endrungan untuk mempergunakan obat hipnotik, tanpa menentukan lebih dahulu

    penyebab yang mendasari penyakitnya, sehingga sering menimbulkan masalah yang baru

    akibat penggunaan obat yang tidak adekuat. Melihat hal diatas, jelas bahwa gangguan tidur

    merupakan masalah kesehatan yang akan dihadapkan pada tahun$tahun yang akan datang.1

    1

  • 7/25/2019 Referat Gangguan Tidur Dode

    2/32

    BAB II

    TINJAUAN PUSTAKA

    2.1 DEFINISI

    Tidur adalah suatu keadaan berulang, teratur, mudah re'ersible yang ditandai dengan keadaan

    relatif tidak bergerak dan tingginya peningkatan ambang respon terhadap stimulus eksternal

    dibandingkan dengan keadaan terjaga.#

    !angguan tidur merupakan salah satu kelainan psikiatri yang se&ara internasional dapat

    diklasifikasikan menurut beberapa teori, antara lain"

    *D 1+ (nternational *lassifi&ation of Diseases 1+th ed), dipublikasikan oleh orld

    -ealth rgani/ation. Sistem ini membagi gangguan tidur menjadi dua area, yaitu

    organik dan non organik. 0amun dengan klasifikasi ini tidak seluruh gangguan tidur

    dapat dimasukkan kedalam klasifikasi.

    DSM$$T2 "+++, Diagnosti& and Statisti&al Manual for Mental Disorders 3th ed.

    *SD$" nternational *lassifi&ation of Sleep Disorders, "nd ed. Memiliki 41 diagnosa

    yang dibagi dalam 4 group besar, yaitu5

    o nsomnia

    o Sleep related breathing disorders

    o -ypersomnia of &entral origin

    o *ir&andian rhythm sleep disorder

    o arasomnia

    o Sleep related mo'ement disorders

    o

    solated symptoms, apparently normal 'ariant, and unresol'ed issueso ther sleep disorders

    2.2 FISIOLOGI TIDUR

    2

  • 7/25/2019 Referat Gangguan Tidur Dode

    3/32

  • 7/25/2019 Referat Gangguan Tidur Dode

    4/32

    Tidur 027M yang meliputi =%> dari keseluruhan waktu tidur, dibagi dalam empat stadium,

    antara lain1$%

    1. Stadium 1, berlangsung selama %> dari keseluruhan waktu tidur. Stadium ini

    dianggap stadium tidur paling ringan. 77! menggambarkan gambaran kumparan

    tidur yang khas, ber'oltase rendah, dengan frekuensi # sampai = siklus perdetik, yang

    disebut gelombang teta.

    ". Stadium ", berlangsung paling lama, yaitu 3%> dari keseluruhan waktu tidur. 77!

    menggambarkan gelombang yang berbentuk pilin (spindle shaped) yang sering

    dengan frekuensi 1" sampai 13 siklus perdetik, lambat, dan trifasik yang dikenal

    sebagai kompleks 8. ada stadium ini, orang dapat dibangunkan dengan mudah.

    #. Stadium #, berlangsung 1"> dari keseluruhan waktu tidur. 77! menggambarkan

    gelombang ber'oltase tinggi dengan frekuensi +,% hingga ",% siklus perdetik, yaitu

    gelombang delta. rang tidur dengan sangat nyenyak, sehingga sukar dibangunkan.

    3. Stadium 3, berlangsung 1#> dari keseluruhan waktu tidur. !ambaran 77! hampir

    sama dengan stadium # dengan perbedaan kuantitatif pada jumlah gelombang delta.

    Stadium # dan 3 juga dikenal dengan nama tidur dalam, atau delta sleep, atau Slow

    Wave Sleep (SS)

    Sedangkan tidur 27M meliputi "%> dari keseluruhan waktu tidur. Tidak dibagi$bagi dalam

    stadium seperti dalam tidur 027M.

    2.3 EPIDEMIOLOGI

    !anguan tidur merupakan salah satu keluhan yang paling sering ditemukan pada penderita

    yang berkunjung ke praktek. !angguan tidur dapat dialami oleh semua lapisan masyarakat

    baik kaya, miskin, berpendidikan tinggi dan rendah maupun orang muda, serta yang paling

    sering ditemukan pada usia lanjut.1

    !angguan tidur sangat sering terjadi. Satu per tiga penduduk ?merika mengalami gangguan

    tidur. Sekitar "+$3+> orang dewasa di ?merika dilaporkan mengalami kesulitan tidur, dan

    1=> masalah tidur ini digolongkan berat.1,3

    ?ngka kejadian gangguan tidur meningkat seiring bertambahnya usia. Sekitar %> insiden

    terjadi pada usia #+$%+ tahun, dan #+> terjadi pada usia @ %+ tahun. pada lansia, waktu tidur

    4

  • 7/25/2019 Referat Gangguan Tidur Dode

    5/32

    berkurang disertai sering bangun saat malam hari. -al ini dipengaruhi keadaan medis dan

    konsumsi obat$obatan yang menyebabkan gangguan tidur.1

    Sedangkan insomnia primer lebih sering terjadi pada wanita dengan rasio wanita berbanding

    pria #". -al ini dipengaruhi siklus mensturasi dan menopause. ada obstrukti'e sleep apnea

    (S?) sering terjadi pada pria (3>) dibanding wanita (".%>).1

    re'alensi gangguan tidur setiap tahun &endrung meningkat, hal ini juga sesuai dengan

    peningkatan usia dan berbagai penyebabnya. 8aplan dan Sado&k melaporkan kurang lebih

    3+$%+> dari populasi usia lanjut menderita gangguan tidur. !angguan tidur kronik (1+$1%>)

    disebabkan oleh gangguan psikiatri, ketergantungan obat dan alkohol. Menurut data

    internasional of sleep disorder, pre'alensi penyebab$penyebab gangguan tidur adalah sebagai

    berikut enyakit asma (51$=3>), gangguan pusat pernafasan (3+$%+>), kram kaki malam

    hari (15>), psy&hophysiologi&al (1%>), sindroma kaki gelisah (%$1%>), ketergantungan

    alkohol (1+>), sindroma terlambat tidur (%$1+>), depresi (5%). Demensia (%>), gangguan

    perubahan jadwal kerja ("$%>), gangguan obstruksi sesak saluran nafas (1$">), penyakit

    ulkus peptikus (A1>), nar&olepsy (mendadak tidur) (+,+#>$+,15>).#,3,%

    2.4 ETIOLOGI

    !angguan tidur se&ara garis besar dapat terjadi akibat1

    8ondisi medis

    8ondisi psikologi

    Bingkungan

    enyebab dari gangguan tidur adalah=

    1. Stres. 8ekhawatiran tentang pekerjaan, kesehatan sekolah, atau keluarga dapat

    membuat pikiran menjadi aktif di malam hari, sehingga sulit untuk tidur. eristiwa

    kehidupan yang penuh stres, seperti kematian atau penyakit dari orang yang di&intai,

    per&eraian atau kehilangan pekerjaan, dapat menyebabkan insomnia.

    ". 8e&emasan dan depresi. -al ini mungkin disebabkan ketidakseimbangan kimia

    dalam otak atau karena kekhawatiran yang menyertai depresi.

    5

  • 7/25/2019 Referat Gangguan Tidur Dode

    6/32

    #. bat$obatan. ;eberapa resep obat dapat mempengaruhi proses tidur, termasuk

    beberapa antidepresan, obat jantung dan tekanan darah, obat alergi, stimulan (seperti

    ritalin) dan kortikosteroid.

    3. 8afein, nikotin dan alkohol. 8opi, teh, &ola dan minuman yang mengandung kafein

    adalah stimulan yang terkenal. 0ikotin merupakan stimulan yang dapat

    menyebabkan insomnia. ?lkohol adalah obat penenang yang dapat membantu

    seseorang jatuh tertidur, tetapi men&egah tahap lebih dalam tidur dan sering

    menyebabkan terbangun di tengah malam.

    %. 8ondisi Medis. :ika seseorang memiliki gejala nyeri kronis, kesulitan bernapas dan

    sering buang air ke&il, kemungkinan mereka untuk mengalami insomnia lebih besar

    dibandingkan mereka yang tanpa gejala tersebut. 8ondisi ini dikaitkan dengan

    insomnia akibat artritis, kanker, gagal jantung, penyakit paru$paru, gastroesophagealrefluC disease (!72D), stroke, penyakit arkinson dan penyakit ?l/heimer.

    5. erubahan lingkungan atau jadwal kerja. 8elelahan akibat perjalanan jauh atau

    pergeseran waktu kerja dapat menyebabkan terganggunya irama sirkadian tubuh,

    sehingga sulit untuk tidur. 2itme sirkadian bertindak sebagai jam internal, mengatur

    siklus tidur$bangun, metabolisme, dan suhu tubuh.

    Sebelum men&ari diagnosa penyebab suatu gangguan tidur, sebaiknya ditentukan terlebih

    dahulu jenis danlamanya gangguan tidur (duration of sleep disorder), dengan mengetahui

    jenis dan lamanya gangguan tidur, selain untuk membantu mengidentifikasi penyebabnya,

    juga dapat memberikan pengobatan yang adekuat."

    2.5 KLASIFIKASI GANGGUAN TIDUR

    ada tahun "+1#, telah diterbitkan DSM dengan sedikit perubahan pada gangguan tidur

    menjadi sleep$wake disorderE yang mengalami sedikit modifikasi. 0amun pada referat ini

    masih didasari oleh DSM .4

    ;erikut ini adalah gangguan tidur menurut DSM$$T2."$5

    . !?0!!F?0 TDF2 2