PUSAT PEMBINAAN PROFESI KEUANGAN - pppk. Profesi...  pengawasan atas profesi aktuaris ini, yang...

download PUSAT PEMBINAAN PROFESI KEUANGAN - pppk. Profesi...  pengawasan atas profesi aktuaris ini, yang ada

of 67

  • date post

    12-Mar-2019
  • Category

    Documents

  • view

    332
  • download

    8

Embed Size (px)

Transcript of PUSAT PEMBINAAN PROFESI KEUANGAN - pppk. Profesi...  pengawasan atas profesi aktuaris ini, yang...

Kementerian Keuangan RI

Sekretariat Jenderal

Pusat Pembinaan Profesi Keuangan

FAKTA DAN DATA PROFESI AKTUARIS DAN KKA

DALAM GAMBAR

259; 50%255; 50%

A nggota Persatuan Aktuaris Indonesia

Sertifikat ASAI

Sertifikat FSAI

259

150

0

100

200

300

1

Da ta Perba nding an A jun A ktua ris deng a n A jun Aktua ris

Bereg is ter

Ajun Aktuaris Ajun Aktuaris Beregister

255197

0

200

400

1

Da ta Perba nding an Pemega ng F S A I deng a n F SA I Be regi s ter

Aktuaris Aktuaris Beregister

197

108

1

Aktuaris Beregister yang memiliki Izin Aktuaris Publik

Aktuaris Beregister Aktuaris Publik

1

23

24

0 5 10 15 20 25 30

KKA BERBENTUK PERSEORANGAN

KKA BERBENTUK PT

JUMLAH KKA

Data KKA

Berdasarkan data PAI, saat ini anggota yang tercatat adalah 515 orang , 255 orang berkualifikasi sebagai FSAI dan 259 orang berkualifikasi sebagai ASAI

Jumlah pemegang sertifikasi FSAI yang telah mendapatkan Register Aktuaris dari Kementerian Keuangan adalah sebanyak 197 orang atau 77 % dari total Aktuaris yang ada.

Jumlah pemegang sertifikasi ASAI yang telah mendapatkan Register Aktuaris dari Kementerian Keuangan adalah sebanyak 150 orang atau 58 % dari total Ajun Aktuaris yang ada.

Aktuaris Beregister yang telah mendapatkan izin Aktuaris Publik dari Kementerian Keuangan adalah sebanyak 108 orang atau 55 % dari total Aktuaris beregister atau 42% dari total Aktuaris pemegang sertifikasi FSAI.

Kantor Konsultan Aktuaris yang telah mendapatkan Izin usaha dari Kementerian Keuangan adalah sebanyak 24 KKA, 23 KKA masihberbentuk persereon terbatas dan 1 KKA telah berbadan usaha Perseorangan, sesuai dengan Ketentuan PMK No.137/PMK.01/2016 tentang Aktuaris.

Direktori Profesi Aktuaria dan KKA

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SEKRETARIAT JENDERAL

PUSAT PEMBINAAN PROFESI KEUANGAN

DIREKTORI AKTUARIS DAN KANTOR KONSULTAN AKTUARIA

TAHUN 2017

Pelindung

Pengarah Tim Penyusun

:

: :

Langgeng Subur Kepala Pusat

Asih Ariyanto Kepala Bidang Perizinan dan Kepatuhan Penilai, Aktuaris dan Profesi Keuangan Lainnya Bagus Pracoyo Iman Muhsin M. Arif Nur Iskandar Sungging Prabangkara Umar

Informasi dan keterangan lebih lanjut

: Subbidang Perizinan Penilai, Aktuaris dan Profesi Keuangan Lainnya Gedung Djuanda II lantai 19 20, Jalan dr. Wahidin nomor 1, Jakarta 10710 Telepon (021) 3843237; faksimile: (021) 3843237; situs www.pppk.depkeu.go.id

i

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah s.w.t, karena dengan segala nikmat dan karunia-Nya proses penyusunan buku Direktori Aktuaris dan Kantor Konsultan Aktuaria (KKA) tahun 2017 dapat diselesaikan.

Penyusunan direktori ini merupakan salah satu upaya dari Pusat Pembinaan Profesi Keuangan (PPPK) untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat melalui penyediaan data dan informasi terkait profesi keuangan, khususnya profesi aktuaris. PPPK sebagai salah satu unit yang berada di bawah Sekretariat Jenderal, Kementerian Keuangan dan memiliki tugas dan fungsi sebagai lembaga regulator profesi keuangan sangat memberikan perhatian besar agar para stakeholder yang memiliki kepentingan terhadap profesi ini dapat memanfaatkan Jasa Aktuaris dan Kantor Konsultan Aktuaria yang resmi dan yang telah mendapatkan izin dari Menteri Keuangan.

Kami menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Persatuan Aktuaris Indonesia (PAI) dan Asosiasi Konsultan Aktuaria Indonesia (AKAI) yang terlibat dalam penyusunan direktori ini.

Kami berharap agar dengan adanya buku direktori ini dapat menjadi referensi yang berharga bagi institusi atau lembaga pemerintahan dan swasta serta bagi masyarakat umum yang akan memanfaatkan profesi aktuaris.

Perlu kami sampaikan bahwa, data dan informasi Aktuaris dan Kantor Konsultan Aktuaria pada direktori ini juga dapat dilihat melalui laman kami di www.pppk.kemenkeu.go.id.

Terakhir, kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Tim Penyusun Direktori Aktuaris dan Kantor Konsultan Aktuaria yang telah menyelesaikan buku direktori ini.

Jakarta, 2017 Kepala Pusat

Langgeng Subur

ii

DAFTAR ISI

Hal

Kata Pengantar ............................................................................................................ i

Daftar Isi ...................................................................................................................... ii

Pendahuluan ............................................................................................................... iii

Sekilas Mengenai Pusat Pembinaan Profesi Keuangan ............................................ v

Struktur Organisasi Pusat Pembinaan Profesi Keuangan ........................................ vi

Direktori Ajun Aktuaris Beregister............................................................................ 1

Direktori Aktuaris Beregister..................................................................................... 13

Direktori Aktuaris Publik.......................................................................................... 22

Direktori Kantor Konsultan Aktuaria ...................................................................... 34

Direktori Profesi Aktuaria dan KKA iii

PENDAHULUAN

Direktori Aktuaris dan Kantor Konsultan Aktuaria berisi informasi mengenai Ajun Aktuaris dan Aktuaris yang telah diberikan nomor register (selanjutnya disebut sebagai ajun aktuaris beregister dan aktuaris beregister) serta Aktuaris beregister dan Kantor Konsultan Aktuaria yang telah mendapatkan izin praktik dan izin Usaha dari Kementerian Keuangan.

Data Ajun Aktuaris beregister, Aktuaris beregister, Aktuaris Publik dan Kantor Konsultan Aktuaria yang tercantum dalam direktori ini merupakan data yang kami catat sampai dengan Nopember 2017.

Secara umum dapat kami sampaikan bahwa sampai dengan Nopember 2017, jumlah Ajun Aktuaris beregister dan Aktuaris beregister adalah masing masing berjumlah 150 dan 197 orang, dan Aktuaris beregister yang telah mendapatkan Izin Aktuaris Publik adalah sejumlah 108 Orang. Sedangkan jumlah Kantor Konsultan Aktuaria yang telah mendapatkan izin usaha adalah sebanyak 24 kantor (23 KKA berbentuk badan usaha PT dan 1 KKA berbentuk badan usaha perseorangan). Sebelum tahun 2014, perizinan kantor konsultan aktuaria berada di Bappepam-LK (sekarang berubah menjadi Otoritas Jasa Keuangan) dan menurut data yang diterima dari OJK terdapat 21 izin KKA yang dikeluarkan oleh Bappepam-LK. Setelah tahun 2014, perizinan Kantor Konsultan Aktuaria beralih ke Pusat Pembinaan Profesi Keuangan, Sekretariat Jenderal kementerian Keuangan dan telah menerbitkan 3 (tiga) izin usaha KKA, yakni PT. KAPPA Konsultan Utama, PT. Para Baraya Utama dan PT. Konsul Penata Manfaat Sejahtera. Di Indonesia, profesi aktuaris belum terlalu dikenal dibandingkan dengan profesi Akuntan maupun Profesi Penilai, sehingga jumlah orang yang menekuni profesi ini juga belum terlalu banyak. Profesi Aktuaris di Indonesia umumnya bekerja pada bidang asuransi jiwa, selain ada juga yang bekerja pada bidang asuransi umum, asuransi kesehatan, dana pensiun, konsultan aktuaria dan investasi. Pembinaan dan pengawasan oleh pemerintah atas profesi ini terbilang baru jika dibandingkan dengan profesi keuangan yang lain (profesi akuntan dan penilai), yakni dimulai pada bulan September 2016 dengan diterbitkannya Peraturan Menteri Keuangan Nomor 137/PMK.01/2016 tentang Aktuaris. Sebelumnya tidak terdapat regulasi yang secara khusus melakukan pembinaan dan pengawasan atas profesi aktuaris ini, yang ada adalah regulasi yang mengatur mengenai usaha perusahaan penunjang usaha asuransi berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 425/KMK.06/2003. Dalam peraturan tersebut perusahaan usaha penunjang

Direktori Profesi Aktuaria dan KKA iv

asuransi, khususnya perusahaan konsultan aktuaria, diwajibkan untuk memiliki tenaga ahli yang diantaranya adalah berkualifikasi sebagai aktuaris yang telah mendapatkan sertifikat dari Persatuan Aktuaris Indonesia (PAI). Sesuai dengan Undang Undang Nomor 40 Tahun 2014 tentang Perasuransian, Kementerian Keuangan secara resmi ditunjuk menjadi lembaga yang melakukan proses pembinaan dan pengawasan atas kegiatan usaha konsultan Aktuaria, yang termasuk didalamnya melakukan proses pembinaan dan pengawasan terhadap Profesi Aktuaris. Dalam melaksanakan tugas dan fungsi tersebut, Menteri Keuangan telah menugaskan Pusat Pembinaan Profesi Keuangan sebagai lembaga yang memiliki otoritas dan kewenangan dibidang tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 206/PMK.01/2014 tentang Organisasi dan Tata Kerja kementerian Keuangan yang kemudian disempurnakan lagi dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 234/PMK.01/2015.

Direktori Profesi Aktuaria dan KKA v

SEKILAS MENGENAI PUSAT PEMBINAAN PROFESI KEUANGAN

Pusat Pembinaan Profesi Keuangan (PPPK) merupakan ins