Pengobatan TBC

Click here to load reader

  • date post

    08-Nov-2015
  • Category

    Documents

  • view

    116
  • download

    18

Embed Size (px)

description

obat tbc

Transcript of Pengobatan TBC

Chemoteraphy of TBC, M.avium complex & Leprosy

PENGOBATAN TBC Dr. Ernie K1Tuberkulosa21. Memusnahkan basil TBC dengan tepat2. Mencegah kekambuhan 3. Menurunkan tingkat penularan4. Mencegah / meperlambat timbulnya resistensiTujuan PengobatanObat Anti Tuberkulosa (OAT)Lini I: - INH - Rifampisin - Ethambutol - Pirazinamid - StreptomisinLini II:Kanamisin, Amikasin, Kapreomisin ( AG, suntikan)Kuinolon ( Siprofloksasin, Levofloksasin, Gatifloksasin, Moksifloksasin)SikloserinEtionamidePara-amino-salisilat (PAS)1. Aktivitas bakterisidal dini2. Aktivitas sterilisasi3. Kemampuan mencegah terjadinya resistensi terhadap obat penyertaPrasyarat Utama OATAktivitasPencegahan Bakterisidal SterilisasiresistensiDiniTinggiINHINHRifRif-Pir-Ethambutol-EthambutolRifINHStrep--Rendah-StrepStrepPirPir---EthambutolDerajat aktivitas OATAktivitas bakterisidal sangat tinggi (2 hari pertama)Bakteriostatik u/ kuman yg dormanBakterisidal u/ kuman yg sedang aktif membelahMampu menembus makrofag, aktif utk kuman intra/extraselMrp prodrug diubah mjd metabolit aktif o/ mycobacterial catalase peroxidaseHambat biosintesis asam mycolat di ddg sel MycobacteriumResistensi ok mutasi pd catalase peroxidaseMonoth/ resisten stl bbrp mgg

Isoniazid7Farmakokinetik:PO/parenteral: abs baikDifusi ke semua sel & cairan tubuh, tms c. Pleura, ascites, dan jaringan kaseosaAsetilasi di hati Asetilator cepat T1/2 75 menit Insuf hepatik & asetilator lambat T1/2 2- 5 jam 75-95% dieksresi di urine dlm 24 jamEkskresi melalui urine

Isoniazid8I: - profilaksis- infeksi aktif (kombinasi dg obat lain)ES:Neuropati periferDrug induced-hepatitisHipersensitivitas (rash, demam, hepatitis)Rx hematologik (agranulosistosis, eosinofilia, trombositopenia & anemia)Vasculitis dg ANA (+)

Isoniazid9ES:Presispitasi kejang pd pasien dg riw kejangNeuritis optik, kedutan otot, dizziness, ataksia, parestesia, stupor & ensefalopatiGgn mental, euforia, ggn ingatan sementara, loss of self-control & psikosisIntoksikais INH antidote Pyridoxin phospateKI: hepatitisInteraksi : fenitoinIsoniazid10Rifamycin: rifampin, rifabutin, rifapentineAktiv antibakteri:Hambat ptumbuhan sebag besar bakteri gram (+) & (-)M aktiv. Streptomycin & INH thd M.tbc in vitroM.k & resistensiBerikatan dg DNA-dependent RNA polymerase supresi pbtkan rantai RNABakterisidal utk bakteri intra & ekstraselulerResistensi tjd o.k mutasi pd DNA-dependent RNA polymerase pengikatan obat Rifampin & Rifamycin lain11F-kinetik: abs GI baik, eliminasi cepat di empedu, sirkulasi enterohepatikMet o/ CYP hepar, reabs o/ deasetilasi & makanan eliminasi makin cepatT memendek (~40%) pd 2 minggu pertama th/ oleh karena peningkatan ekskresi melalui empeduT pd disfungsi hepar, pd slow acetylatorsEkskresi melalui empedu, urine, dan ASIMenyebabkan warna merah pada cairan tubuhRifampin & Rifamycin lain12I: Bersama INH most effective drugs uth TBCES:Rash, nefritis interstitial , Nekrosis tubular akutHepatitis & kematian ok gagal hati, t.u jk (+) obat hepatotoksik lain & ada peny hati sebelumnyaMenganggu metabolisme Vit. D Osteomalacia

Rifampin & Rifamycin lain13ES:Flu-like symptoms dg demam, menggigil, mialgiaGI distubances: epigastric distress, mual, muntah, kram perut, diare)CNS symptoms: fatigue, dizziness, sakit kepala, drowsiness, ataxia, confusion, sulit konsentrasi, baal, lemah, nyeri extremitasRx hipersensitivitas: demam, pruritus, urtikaria, rash, eosinofilia, jarang: hemolisis, hemoglobinuria, hematuria, insuf renal, ARFTrombositopenia, transient leukopenia & anemia

Rifampin & Rifamycin lain14KI: hamilInteraksi obat:Mrp induktor CYP potent m T banyak obat:HIV protease & NNRT inhibitors, digoxin, quinidine, ketokonazole, propranolol, metoprolol, clofibrate, verapamil, methadone, cyclosporine, glukokortikoid, antikoagulan oral, kontrasepsi oral, halotane, flukonazole, sulfonylurea, dllHepatotoksisitas >>> dengan INH

Rifampin & Rifamycin lain15RIFABUTINTurunan Rifampin< poten menginduksi CYPI: TBC, pasien HIV yg dith/ dg protease inhibitorES: polymilagia & uveitis anteriorRIFAPENTINET > panjang 1x/mggInduksi CYP diantara Rifampin & rifabutinRifamycin lain16Menghambat arabinosyl transferase biosintesis ddg selFarmakokinetik:PO abs GIT 80%Peak plasma: 2-4 jamT 3-4 jamEks: urin dlm btk utuh (75%) dan metabolitGgn ginjal sesuaikan dosis

Ethambutol 17I: TBC (kombinasi dg INH)ES: Neuritis optik p ketajaman plihatan & buta warna merah-hijauRash, drug fever, pruritus, jiont pain, GI upset, malaise, sakit kepala, dizziness, confusion, disorientasi, halusinasiParestesi jari2Anafilaksis, leukopenia (jarang)p as urat darah ok eks di ginjal Ethambutol 18In Vitro : bakteriostatik / bakterisid terhadap TBCIn vivo: tdk membunuh kuman di tuberkel krn tdk masuk ke sel hidup tdk membunuh mikroba intraselResistensi: tjd pd th/ jangka panjang I: TBC berat (disseminated disease/ meningitis) IM tiap 12 jamES: Nefrotoksik & ototoksik: ggn fs auditorik & vestibuler dr N. VIII, hearing lossRash & fever, vertigo

Streptomicyn19In vitro: aktiv bakterisidal pd pH yg sdkt asam, membunuh basil tuberkel yg ada di dalam makrofagPirazinamid dihdrolisis oleh enzim pirasinamidase menjadi asam pirazinoatResistensi: jk digunakan sendiriFarmakokinetik:Abs GI baik, dist ke seluruh tubuh tms CNS, paru, hatiT 9-10 jamEks: ginjalPyrazinamide20I: TBC, kombinasi dg obat2 lain, aman & efektif jk diberi 2-3x/mgg, max. 2 bulanES: hepatotoksik pendr ggn fs hati KIMengganggu eks asam urat kdg presipitasi serangan goutArthalgia, mual, muntah, disuria, malaise & demam

Pyrazinamide212nd line drugsDigunakan jika Resisten thd 1st line Respon klinis thd th/ konvensional (-) ES obat serius & tdk dpt ditoleransi Dokter siap memonitor efek toksik obat22Ciprofloxacin, levofloxacin, gatifloxacin & Moxifloxacin Utk multidrug-resistant TBC gatifloxacin & Moxifloxacin paling aktifResistensi dpt tjd jk digunakan sendiri dapat dikombinasi dengan OAT lain yang masih aktifQuinolones 23Menghambat sintesis ddg sel (m.k ~INH)Resistensi: jk digunakan sendiri, tms cross-resistance thd INHFkinetik:Absorpsi oral baikT 2 jam, dist luas ke seluruh tubuh tms CNSMet hepatik, manghambat asetilasi INH in vitroI: digunakan jk obat 1st line tdk efektif/dikontraindikasikanDiminum bersama makanan hindari iritasi lambung

Ethionamide 24ES:Anorexia, mual, muntah, iritasi lambung Gej neurologik: depresi, drowsiness, asthenia, kejang, neuropati perifer (jarang)Ggn olfactory, pandangan kabur, diplopia, dizziness, parestesia, sakit kepala, gelisah & tremor Beri B6Alergi kulit: rash, purpura, stomatitis, ginekomastia, impotensi, menorrhagia, acne & alopeciaHepatotoksik (Hepatitis ~5% kasus)Ethionamide 25BaktriostatikIn vitro: M.tbc sensitifMek kerja = SulfonamidResistensi: lambatFkinetik:Abs GI baikDist: seluruh cairan tubuh [ ] tinggi pd cairan pleura & jar kaseosa, kadar CSF rendahT 1 jam, [ ] plasma 4-5 jam80% dieks di urineKI: ggn ginjalAsam Paraaminosalisilat26ES:GI problems (anorexia, mual, nyeri epigastrium, diare)Rx hipersensitivitasDemam, malaise, arthalgia, sore throat, rashGgn hematologik: leukopenia, agranulositosis, eosinofilia, limfositosis, atypical mononucleosis, trombositopenia, anemia hemolitik

27AB spektrum luasDigunakan jk obat lain gagal/resistenHambat M.tbc in vitroM.k: inhibitor sintesis ddg selTdk ada cross-resistance dg obat lainFkinetik:PO abs 70-90%Dist ke seluruh jar & cairan tubuh[ ] CSF ~ plasma 50% dieks di urin dlm btk utuh 12 jam pertamaInsuff renal [ ] toksik!!Cycloserine 28ES: CNS: somnolen, sakit kepala, tremor, disartria, vertigo, Gangguan tingkah laku, parese, psikosis akut, konvulsi (Grand mal/ Petit mal)Neuropati perifer atasi dg vit B6 150 mg/hr

KI: riw epilepsiHati2 pd riw depresi / anxietasInteraksi dengan alkohol meningkatkan terjadinya konvulsi

Cycloserine 29Kanamycin, Amikacin, CapreomycinParenteralPotensial ototoxic & nefrotoxicTdk boleh memberikan 2 obat bersamaanHrs dikombinasikan dg StreptomycinObat lain30AMIKACIN:Aminoglikosida u/ M.tbc dan non TBCM.K menghmabta sintesa proteinUtk Streptomycin resistant/multidrug resistant strainsResistensi silang dengan Kanamycin dan CapreomycinTidak ada resistensi silang antara amikacin dengan streptomycin

CAPREOMYCINResisten jk digunakan sendiriResistensi silang dg kanamycin & NeomycinSbg tambahan dg OAT lain (Ethambutol dan INH)IM, nyeriES: -ototoksik: hearing loss, tinnitus, ggn vestibuler- nefrotoksik: proteinuria transient & azotemia, gagal ginjal berat (jarang), - eosinofilia, leukositosis, leukopenia, Trombositopenia, Hipokalemia, gangguan fungsi hatiObat lain32Kategori Kondisi klinikRegimen pengobatanFase awalFase lanjutanKategori I- Pasien baru dg sputum BTA (+) Pasien baru BTA (-) dg inf parenkim paru berat (ekstensif)- TB paru + HIV/ TB extrapulmonal2HRZEOptional:2(HRZE)3 atau 2HRZE4HR atau 4(HR)3Optional:4(HR)3 / 6HEKategori II

- BTA (+), kambuh atau gagal th/ Kategori I gagal th/ dg pengobatan adekuat MDR-TB2HRZES/1HRZEOptional:2(HRZE)3 / 1(HRZE)35HREOptional:5(HRE)3Kategori III

Pasien baru dg BTA (-) TB extraparu ringan2HRZEOptional:2(HRZE)3 / 2HRZE4HR/ 4(HR)3Optional:4(HR)3 / 6HEKategori IV

TB kronik (sputum BTA (+) stl th/ ulangTerbukti/suspek MDR-TB Regimen yg dirancang khusus scr individualRegimen pengobatan utk masing2 kategori diagnostik TB33Klinis Kategori dan regimen th/TB paru dg sputum BTA (+)TB dg sputum BTA (-) & inf berat parenkim paruTB-extrapulmonal (disseminated acute TB, TB abdominal, spinal & perikardial)Kategori I:2RHZE/4RHSetiap hari atau 3x/mingguMeningitis TBKategori II:2RHZS/4RHTB paru dg sputum BTA (-)TB extrapulmonal ringan (adenitis TB, limfadenopati mediastinum)Kategori III:2RHZ/4RHSetiap hari atau 3x/mingguRegimen TB pd anak34Tidak bol