Pengertian Manajemen

Click here to load reader

  • date post

    09-Feb-2016
  • Category

    Documents

  • view

    87
  • download

    1

Embed Size (px)

Transcript of Pengertian Manajemen

1. Pengertian Manajemen Mengapa Manajemen dibutuhkani. Manajemendibutuhkan untuk mencapai tujuan organisasi dan juga tujuan individu yang ada dalam organisasi tersebut.ii. Manajemendibutuhkan untuk menjaga keseimbangan antara tujuan, sasaran dan kegiatan yang bertentangan dari pihak-pihak yang berkepentingan dengan organisasiiii. Untuk mencapai efisiensi dan efektivitas. Difinisi manajemeni. Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efektif dan efesien Manajemen sebagai profesiEdgar H. Schein telah menguraikan karakteristik-karakteristik untukmenentukan sesuatu sebagai profesi yang dapat dirincisebagai berikut :i. Para professional membuat keputusan atas dasar prinsip-prinsip umum.ii. Para professional mendapatkan status mereka karena mencapai standar prestasi kerja tertentu bukan melalui favoritism atau faktor lain yang tidak ada hubungannya dengan pekerjaannya.iii. Para profesionalisme harus tunduk pada kode etik yang melindungi kliennya.Aplikasi-aplikasi yang berbeda dan istilah manajemenAda empat aplikasi yang berbeda dari istilah manajemen. Istilah manajemen dapatdigunakan untuk hal-hal yang berhubungan dengan :1. Pengelompokan Pekerjaan. Manajemen berarti suatu kelompok orang yang melaksanakan tugas-tugas atau fungsi-fungsi manajerial.2. Seorang Individu. Individu yang melaksanakan fungsi-fungsi manajerial atau bagiandari kelompok secarakeseluruhan dapatdisebut bagian manajemen.3. Suatu disiplin akademik. Manajemen adalah suatubidang spesialisasi akademik, atausuatu bidang studi.4. Suatu proses. Manajemen juga merupakan suatu proses; karena mencakuppelaksanaan suatu rangkaian tipe-tipe khusus kegiatan atau fungsi

2. Perkembangan Teori Manajemen & Berbagai Pendekatan Tingkatan Manajemena) Kelompok Eksekutif; para eksekutif menangani hubungan perusahaan dengan lingkungan luarnya. Mereka menangani persoalan-persoalan yang berkaitan dengan posisi perusahaan, kebutuhan pelanggan, dan masyarakat.b) Manajer Menengah; memusatkan perhatian pada perencanaan dan menjaga pengoperasian sistem dan prosedur di dalam perusahaan. Tugas mereka adalah memastikan bahwa perusahaan beroperasi secara efektif dan efisien. Setiap unit bekerja secara sinkron untuk mencapai tujuan perusahaan.c) Manajer Supervisi; para supervisor berurusan dengan pelaksanaan pekerjaan secara langsung dengan mengkoordinasikan pelaksanaan tugas melalui pengarahan dan balikan (feedback) yang efektif dan efisien.

Manajer- manajeri. Pada organisasi berstruktur tradisional, manajer sering dikelompokan menjadi manajer puncak, manajer tingkat menengah, dan manajer lini pertama (biasanya digambarkan dengan bentuk piramida, di mana jumlah karyawan lebih besar di bagian bawah daripada di puncak). Funsi yang dilaksanakan olah manajerNewman mengemukakan bahwa fungsi manajemen adalah sebagai berikut (Ibid, 11):1. Perencanaan (Planning)2. Pengorganisasian (Organizing)3. Pengumpulan sumber (Asembling Resources)4. Pengendalian kerja (Supervising)5. Pengawasan (Controlling)

Namun yang lebih dikenal dan biasa digunakan oleh organisasi adalah fungsi manajemen yang dikemukakan oleh George Tery, fungsi manajemen terdiri atas (Ibid, 20):1. Perencanaan (Planning)2. Pengorganisasian (Organization)3. Penggerakan pelaksanaan (Actuating)4. Pengawasan (Controlling) Kegiatan-kegiatan manajemenKegiatan manajemen untuk masing-masing tingkatan dapat dikategorikan sebagai berikut :a) Perencanaan Strategis Merupakan kegiatan manajemen tingkatt atas (top manager).Menurut Frederick H. Wu (Tata Sutabri, Sistem Informasi Manajemen) Perencanaan Strategis adalah proses evaluasi lingkungan organisasi,penetapan tujuan organisasi dan penentuan strategi-strategi.b) Pengendalian Manajemen Adalah proses meyakinkan bahwa organisasi telah menjalankan strategi yang sudah ditetapkan dengan efektif dan efisien.Pengendalian manajemen merupakan tindakan taktik (tactical level), yaitu bagaimana manajemen tingkat menengah menjalankan taktik supaya perencanaan strategis dapat dilakukan dengan berhasil (biasanya bersifat jangka pendek kurang lebih satu tahun).c) Pengendalian Operasi Adalah proses meyakinkan bahwa setiap tugas tertentu telah dilaksanakan secara efektif dan efisien. Teori manajemen klasiki. mendefinisikan manajemen sesuai dengan fungsi-fungsi manajemennya. Perhatian dan kemampuan manajemen dibutuhkan pada penerapan fungsi-fungsi tersebut.Contoh teori Barnard, manusia berkumpul di dalam organisasi untuk mendapatkan hal-hal yang mereka tidak mampu kerjakan sendiri. Tetapi dalam mencapai tujuan organisasi, mereka harus memuaskan kubutuhan pribadinya juga. Aliran manajemen moderna) Abraham Maslow, yang mengemukakan adanya idquo, yaitu Ego dan Super Ego, dan Hirarki Kebutuhan Manusia, dalama penjelasannya tentang perilaku manusia dan dinamika motivasi.b) Douglas McGregor, yang terkenal karena mengemukakan teori X dan teori Y.c) Frederick Herzberg, yang mengemukakan teori motivasi higienis dan teori dua factor.d) Robert Blak dan Jane Mounton, yang membahas lima gaya kepemimpinan dan kisi-kisi manajerial (managerial grid). Pedekatan-pendekatan di dalam teori manajemen1. PRA KLASIK - Praktek-praktek manajerial dan manajer ahli serta perhatiannya terhadap efisiensi dan efektifitas organisasi sudah ada sejak sebelum Revolusi Industri di Inggris.2. PENDEKATAN KLASIK ( PENDEKATAN TRADISIONAL/PENDEKATAN MEKANISTIK ) Cabang Utama Pendekatan klasik untuk manajemen adalah :a) Pendekatan Manajemen Ilmiahb) Pendekatan Manajemen Administratifc) Pendekatan Manajemen Birokrasi3. PENDEKATAN MANAJEMEN PRILAKU4. PENDEKATAN KUANTITATIF

Perkembangan teori manajemenSejarahBanyak kesulitan yang terjadi dalam melacak sejarah manajemen. Beberapa orang melihatnya (dengan definisi) sebagai konseptualisasi modern yang terlambat (dalam hal modernitas yang terlambat). dalam istilah tersebut manajemen tidak memiliki sejarah pra-modern, hanya merupakan pertanda. Beberapa orang lainnya, mendeteksi aktivitas mirip-manajemen di masa pra-modern akhir. beberapa penulis melacak perkembangan pemikiran manajemen pada pedagang-pedangan Sumeria dan pembangun piramid Mesir. Para pemilik budak selama berabad-abad menghadapi permasalahan eksploitasi/memotivasi budak yang bergantung namun terkadang suka melawan (memaksa otoritas), namun banyak perusahaan pra-industri, dengan skala mereka yang kecil, tidak merasa terdorong ungtuk menghadapi permasalahan manajemen secara sistematis. namun, inovasi seperti penyebaran sistem angka Hindu-Arab (abad ke-5 hingga ke15) dan kodifikasi kesekretariatan entri-ganda (1494) menyediakan perangkat untuk penilaian, perencanaan dan kendali manajemen.

Beberapa penulis melacak pengembangan manajemen sejauh perdagangan di Sumeria dan pembangunan piramid di Mesir.

Abad 19Bidang pelajaran manajemen berkembang dari ekonomi dalam abad 19. Pelaku Ekonomi klasikAdam Smith dan John Stuart Mill memberikan teori teori pengaturan sumber daya| pengaturan sumber daya, produksi dan penetapan harga. Pada saat yang hampir bersamaan, penemu seperti Eli Whitney, James Watt, dan Matthew Boulton mengembangkan teknik produksi seperti Penetapan standar, prosedur kontrol kualitas, akuntansi biaya, penukaran bahan, dan perencanaan kerja. seperti

Pada pertengahan abad 19, Robert Owen, Henry Poor, dan M. Laughlin dan lain-lain memperkenalkan elemen manusia dengan teori pelatihan, motivasi, struktur organisasi dan kontrol pengembangan pekerja.

Pada akhir abad 19, Pelaku ekonomi marginal Alfred Marshall dan Leon Walras dan lainnya memperkenalkan lapisan baru yang kompleks ke teori manajemen. Pada 1900an manajer mencoba mengganti teori mereka secara keseleruhan berdasarkan sains.

Abad 20Teori pertama tentang manajemen yang lengkap muncul sekitar tahun 1920. Orang seperti Henry Fayol dan Alexander Church menjelaskan beberapa cabang dalam manajemen dan hubungan satu sama lain.

Peter Drucker menulis salah satu buku paling awal tentang manajemen terapan: Konsep Korporasi (Concept of the Corporation), diterbitkan tahun 1946. Buku ini muncul atas ide Alfred Sloan (chairman dari General Motors) yang menugaskan penelitian tentang organisasi.

H. Dodge, Ronald Fisher, dan Thorton C Fry memperkenalkan teknik statistika ke dalam manajemen. Pada tahun 1940an, Patrick Blackett mengkombinasikan teori statistika dengan teori mikroekonomi dan lahirlah ilmu riset operasi. Riset operasi, sering dikenal dengan Sains Manajemen, mencoba pendekatan sains untuk menyelesaikan masalah dalam manajemen, khususnya di bidang logistik dan operasi.

Mendekati akhir abad 20, manajemen terdiri dari beberapa bidang terpisah.

3. Manajemen dan lingkungan dunia usaha Faktor-faktor lingkungan eksternallingkungan eksternal itu terbagi menjadi:a) Lingkungan ekstern mikro (unsur-unsur tindakan langsung atau lingkungan khusus)1. Pelanggan (customers)2. Pesaing (Competitors)3. Pemasok (suppliers)4. Perwakilan-perwakilan Pemerintah5. Lembaga Keuanganb) Lingkungan ekstern makro (unsur-unsur tindakan tak langsung atau lingkungan umum)1. Ekonomi2. Teknologi3. Politik Hukum4. Sosial Budaya Organisasi dan lingkunganPengaruh Lingkungan Terhadap OrganisasiJames D. Thomson mengajukan model bagaimana pengaruh lingkungan terhadap organisai. Model tersebut meliputi dua dimensi yaitu: (1) tingkat perubahan, dan (2) tingkat homogenitas.Tingkat perubahan melihat sejauh mana stabilitas suatu lingkungan. Lingkungan yang cepat berubah berarti mempunyai tingkat perubahan yang tinggi. Tingkat homogenitas melihat sejauh mana kompleksitas lingkungan. Tanggung jawab socialTanggung Jawab Sosial ManagerPerubahan konper manajerial dipengaruhi oleh factor intern dan esktern. Seorang manajer mempunyai tanggung jawab social atas keputusan-keputusan yang diambil, mengapa dikatakan demikian karena mempengaruhi dalam pencapaian tujuan o