Nico Walten

Click here to load reader

  • date post

    22-Dec-2015
  • Category

    Documents

  • view

    225
  • download

    4

Embed Size (px)

Transcript of Nico Walten

  • OPTIMASI PRODUKSI PADA SUMUR SEMBURALAM KRE-X DI LAPANGAN JATIBARANG

    PERTAMINA EP ASSET-3

    O L E H :

    N AM A : N I C O D E M U S WALT E NN I M : 2 4 1 3 0 7 / CJ U R U S AN : E K S P L O R A S I D A N P R O D U K S IP R O G R AM S T U D I : P R O D U K S ID I P L O M A : I I I ( T I G A)

    KERTAS KERJA WAJIB

  • INTISARI

    Sumur sembur alam (Flowing Well) merupakan sumur yangberproduksi alamiah yaitu tidak membutuhkan energi tambahanuntuk mengangkat fluida ke permukaan. Sumur ini bisaberproduksi terutama karena tekanan reservoar relatif besar,sehingga mampu mengatasi hambatan-hambatan yang ada disepanjang media yang dilalui sampai ke tanki.

    Sumur sembur alam (Flowing Well) merupakan sumur yangberproduksi alamiah yaitu tidak membutuhkan energi tambahanuntuk mengangkat fluida ke permukaan. Sumur ini bisaberproduksi terutama karena tekanan reservoar relatif besar,sehingga mampu mengatasi hambatan-hambatan yang ada disepanjang media yang dilalui sampai ke tanki.

    KERTAS KERJA WAJIB

    Metode produksi ini yang paling ekonomis ditinjau dariperalatan yang digunakan dibanding dengan metode produksiyang lain seperti sembur buatan (gas lift) atau pompa, yangmenggunakan peralatan yang lebih komplek dan mahal.

  • INTISARI (Lanjutan)

    Guna mendapatkan produksi yang optimal di dalam mengoperasikansumur sembur alam, perlu dilakukan analisa pada sumur produksi yanglebih akurat. Dalam pengoptimasian ini digunakan Analisis SistemNodal untuk menetukan laju produksi yang optimum dan menaikanproduksi sumur.

    Sumur Sembur Alam KRE-XX yang awal beroperasi dengan lajuproduksi 295 BOPD dengan ukuran tubing 2 7/8. Setelah dilakukanOptimasi dengan mengganti ukuran tubing Sumur KRE-XX menjaditubing 3.5 atau tubing 4 dengan ukuran choke 12 mm dan 11 mm,diperoleh laju produksi sebesar 361 BOPD dengan Qo kritis bebaswater coning sebagai batas dari menaikan produksi sumur KRE-XX.Dengan demikian hasil dari optimasi produksi dengan menggantiukuran tubing sumur KRE-XX diperoleh kenaikan produksi sebesar 69BOPD.

    Guna mendapatkan produksi yang optimal di dalam mengoperasikansumur sembur alam, perlu dilakukan analisa pada sumur produksi yanglebih akurat. Dalam pengoptimasian ini digunakan Analisis SistemNodal untuk menetukan laju produksi yang optimum dan menaikanproduksi sumur.

    Sumur Sembur Alam KRE-XX yang awal beroperasi dengan lajuproduksi 295 BOPD dengan ukuran tubing 2 7/8. Setelah dilakukanOptimasi dengan mengganti ukuran tubing Sumur KRE-XX menjaditubing 3.5 atau tubing 4 dengan ukuran choke 12 mm dan 11 mm,diperoleh laju produksi sebesar 361 BOPD dengan Qo kritis bebaswater coning sebagai batas dari menaikan produksi sumur KRE-XX.Dengan demikian hasil dari optimasi produksi dengan menggantiukuran tubing sumur KRE-XX diperoleh kenaikan produksi sebesar 69BOPD.

    KERTAS KERJA WAJIB

  • OPTIMASI SUMUR SEMBUR ALAM KRE-XX

    SUMUR SEMBUR ALAMSUMUR SEMBUR ALAM

    DATA SUMUR KREDATA SUMUR KRE--XXXX

    IPR & PI SUMUR FLOWING KREIPR & PI SUMUR FLOWING KRE--XXXX

    KERTAS KERJA WAJIB

    LAYOUT

    IPR & PI SUMUR FLOWING KREIPR & PI SUMUR FLOWING KRE--XXXX

    GRAFIK OUTFLOW VGRAFIK OUTFLOW V--INFLOW SUMURINFLOW SUMURKREKRE--XXXX

    OPTIMASI PRODUKSI SUMUR KREOPTIMASI PRODUKSI SUMUR KRE--XXXX

    SIMPULAN & SARANSIMPULAN & SARAN

  • SUMUR SEMBUR ALAM(PENGERTIAN)

    Sumur Sembur Alam (FlowingWell) merupakan sumur yangberproduksi secara alamiah, yaitutidak membutuhkan energitambahan unutk mengangkat fluidasampai ke permukaan.

    Sumur dapat berproduksidengan secara alami apabilah;

    Pr > Pwf > THP > Psepdimana perbedaan tekanan ini

    relatif besar,Pr =Tekanan reservoir,Pwf =Tekanan alir dasar sumur,THP =Tubing head pressure,Pesp = Tekanan Separator.

    SEPARATOR

    TUBING

    CHOKE

    PsepPwhSumur Sembur Alam (Flowing

    Well) merupakan sumur yangberproduksi secara alamiah, yaitutidak membutuhkan energitambahan unutk mengangkat fluidasampai ke permukaan.

    Sumur dapat berproduksidengan secara alami apabilah;

    Pr > Pwf > THP > Psepdimana perbedaan tekanan ini

    relatif besar,Pr =Tekanan reservoir,Pwf =Tekanan alir dasar sumur,THP =Tubing head pressure,Pesp = Tekanan Separator.

    KERTAS KERJA WAJIB

    CASING

    PACKER

    PrPwf

  • SUMUR SEMBUR ALAM(Kelakuan Sumur Sembur Alam)

    SEPARATOR

    B

    C

    TUBING

    CASING

    CHOKE

    KERTAS KERJA WAJIB

    CASING

    PACKER

    A.Inflow Performance

    B.Vertical Lift Perrformance

    C.Bean (Choke) Performance

    A

  • DATA SUMUR KRE-XX

    DATA KOMPLESI SUMUR

    Casing ID, inchi 7

    Diameter Tubing, inchi 2 7/8

    Panjang Pervorasi, ft 18

    Jumlah Lubang Perforasi, spf 5

    Panjang lubang Perforasi (Lp),ft

    FLOW LINE & PRODUKSI SUMUR

    Pr, psig 2921

    test, psig 1803

    FE 1

    Ql test, STB/D 406

    PI, BPD/Psig 0.36

    WC, % 28 %

    FVF minyak, RB/STB 1.1

    KERTAS KERJA WAJIB

    Panjang lubang Perforasi (Lp),ft

    0.4

    Radius Perforasi (Rp), ft 0.04

    Radius Perforasi yang kompak(Rc), ft

    0.08167

    Permeabilitas Zona yangkompak (Kp), md

    18

    Diameter perforasi, inchi 0.08

    Radius Pengurasan (Re), ft 1200

    FVF minyak, RB/STB 1.1

    Viscositas minyak 0.76

    SG 0.84

    Kh 71

    Kv 71

    GLR, Scf/bbl 3818

    WOC, ft22 ft dari bottom

    perforasi

    Tebal Lapisan (h), ft 42

    Panjang Flow line, ft 255

    Diameter flow line, in 4

  • IPR SUMUR FLOWING KRE-XX

    Pembuatan grafik IPR padasumur minyak KRE-XXdapat dilakukan denganmemasukan Pwf asumsi kedalam persamaan Vogel;

    Pwf ass, Psig Ql, BFPD

    0 710.1

    200 697.7

    400 680.0

    600 657.0

    800 628.6

    1000 594.9

    KERTAS KERJA WAJIB

    2

    R

    wf

    R

    wf

    omax

    o

    P

    P0.8

    P

    P0.21

    q

    q

    1200 555.9

    1400 511.5

    1600 461.9

    1800 406.9

    2000 346.5

    2200 280.9

    2400 209.9

    2600 133.6

    2800 52.0

    2921 0.0

  • IPR SUMUR FLOWING KRE-X

    2000

    2500

    3000

    Pw

    f, P

    sig

    IPR Sumur KRE-XX (Vogel)

    KERTAS KERJA WAJIB

    0

    500

    1000

    1500

    0.0 100.0 200.0 300.0 400.0 500.0 600.0 700.0

    Pw

    f, P

    sig

    Qo, BOPD

  • PRODUCTIVITY INDEX (PI)SUMUR KRE-XX

    Kemampuan suatu sumur untuk berproduksi pada suatu kondisi tertentubiasanya dinyatakan dalam bentuk Productivity Index ( PI ). Secara definisi PIadalah banyaknya minyak yang diproduksikan setiap hari untuk setiap bedatekanan rata-rata reservoir ( Pr) dan tekanan alir dasar sumur.

    IPR Sumur KRE-XX (Vogel)PI dapat ditentukan dari IPR sumur

    tersebut;

    PI = Tangen ()

    PI sumur KRE-XX adalah;

    PI = Ql/(Pr-Pwf)

    = 406/(2921-1803)

    PI = 0.36 bbl/day/psi

    KERTAS KERJA WAJIB

    0

    500

    1000

    1500

    2000

    2500

    3000

    0.0 200.0 400.0 600.0

    Pw

    f, P

    sig

    Qo, BOPD

    PI dapat ditentukan dari IPR sumur

    tersebut;

    PI = Tangen ()

    PI sumur KRE-XX adalah;

    PI = Ql/(Pr-Pwf)

    = 406/(2921-1803)

    PI = 0.36 bbl/day/psi

  • GRAFIK OUTFLOW-INFLOWSUMUR KRE-XX

    Untuk menentukan Qooptimum sumur dapatdilakukan denganmenggunakan analisissistem Nodal.

    Pnode = PwfDimana perpotongangrafik inflow dan outflowmerupakan laju produksidari sumur tersebut.

    NODE LOCATION

    1, Separator

    2, Surface Choke

    3, Wellhead

    4, Safety Valve

    5, Restriction

    6, Pwf

    7, Pwfs

    8, PR

    4

    2

    1

    3

    Untuk menentukan Qooptimum sumur dapatdilakukan denganmenggunakan analisissistem Nodal.

    Pnode = PwfDimana perpotongangrafik inflow dan outflowmerupakan laju produksidari sumur tersebut.

    KERTAS KERJA WAJIB

    5

    NODE LOCATION

    1, Separator

    2, Surface Choke

    3, Wellhead

    4, Safety Valve

    5, Restriction

    6, Pwf

    7, Pwfs

    8, PR

    6 7 8

    Pnode

  • GRAFIK OUTFLOW-INFLOWSUMUR KRE-XX

    Inflow: Pnode = Pwf Outflow: Pnode = Pwf

    Qo ass Pr, Psig Pwf, Psig

    100 2921 2634

    Qo ass,BOPD Psep, Psig Pwf, Psig

    200 329 1720

    KERTAS KERJA WAJIB

    200 2921 2335

    300 2921 2022

    400 2921 1696

    500 2921 1357

    200 329 1720

    300 329 2080

    400 329 2520

    500 329 2940

  • GRAFIK OUTFLOW VS INFLOWSUMUR KRE-X

    2000

    2500

    3000

    3500

    Pw

    f, P

    sig

    Grafik Inflow-Outflow Sumur KRE-XX

    Pwf Sumur KRE-XX = 2045 Psig

    KERTAS KERJA WAJIB

    0

    500

    1000

    1500

    2000

    0 100 200 300 400 500 600

    Pw

    f, P

    sig

    Qo, BOPD

    Qo SumurKRE-XX = 295

  • Dari Grafik outflow-inflow didapat laju Produksisumur KRE-XX adalah 295 bbl/d, ini merupakankondisi sekarang (tubing terpasang 2 7/8 inchi)

    Pwf = 2045 psia Qo = 295 BOPD Produksi ini masih 57% Qomax

    Sehingga produksi sumur KRE-XX masih dapatdinaikan.

    GRAFIK OUTFLOW-INFLOWSUMUR KRE-XX

    Dari Grafik outflow-inflow didapat laju Produksisumur KRE-XX adalah 295 bbl/d, ini merupakankondisi sekarang (tubing terpasang 2 7/8 inchi)

    Pwf = 2045 psia Qo = 295 BOPD Produksi ini masih 57% Qomax

    Sehingga produksi sumur KRE-XX masih dapatdinaikan.

    KERTAS KERJA WAJIB

  • OPTIMASI SUMUR KRE-XX

    OPTIMASI

    PENENTUAN Q KRITISPENENTUAN Q KRITIS

    PENETUAN UKURAN TUBINGPENETUAN UKURAN TUBING

    EVALUASI Qo TERHADAP QokritisEVALUASI Qo TERHADAP Qokritis

    KERTAS KERJA WAJIB

    OPTIMASI

    PENENTUAN UKURAN JEPITANPENENTUAN UKURAN JEPITAN

    EVA