MODUL ETIKA PROFESI TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI · PDF file Teknologi informasi...

Click here to load reader

  • date post

    13-Feb-2021
  • Category

    Documents

  • view

    0
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of MODUL ETIKA PROFESI TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI · PDF file Teknologi informasi...

  • i

    MODUL

    ETIKA PROFESI

    TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI

    PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI

    STMIK NUSA MANDIRI

    JAKARTA

    2020

  • ii

    KATA PENGANTAR

    Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan

    rahmat dan karunia-Nya, sehingga Modul Etika Profesi Teknologi dan Komunikasi Tahun 2020

    ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar. Modul ini disusun sebagai pertanggungjawaban

    terhadap Pengampuh matakuliah yang akan digunakan untuk proses belajar mengajar. Kami

    menyadari bahwa keberhasilan dalam pembuatan modul yang kami lakukan bukanlah

    keberhasilan individu ataupun kelompok, untuk itu kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-

    besarnya kepada:

    1. Allah SWT, yang telah memberikan kekuatan dan lindungan-Nya.

    2. Ketua STMIK Nusa Mandiri beserta jajarannya.

    3. Ketua Program Studi Sistem Informasi STMIK Nusa Mandiri.

    5. Staff Program Studi Sistem Informasi STMIK Nusa Mandiri.

    Jakarta, Januari 2020

    Eka Rini Yulia

  • iii

    DAFTAR ISI

    Cover ………………………………………………………………………………..i

    Kata Pengantar……………………………………………………………………………ii

    Daftar Isi………………………………………………………………………………….iii

    Tinjauan Umum Etika…………………………………………………………………….1

    Etika Profesi………………………………………………………………………………15

    Prefesional Kerja Bidang IT ……………………………………………………………...32

    Cyber Crime ………………………………………………………………………………38

    Kebijakan Hukum Cyber Crime……………………………………………………………47

    Daftar Pustaka ……………………………………………………………………………..53

  • 1

    TINJAUAN UMUM ETIKA

    A. Pengertian Etika

    Etika (ethic) bermakna sekumpulan azaz atau nilai yang berkenaan dengan akhlak,

    tata cara (adat, sopan santun) mengenai benar dan salah tentang hak dan kewajiban yang

    dianut oleh suatu golongan atau masyarakat.TIK dalam konteks yang lebih luas,

    merangkum semua aspek yang berhubungan dengan mesin (komputer dan telekomunikasi)

    dan teknik yang digunakan untuk menangkap (mengumpulkan), menyimpan,

    memanipulasi, menghantarkan, dan menampilkansuatu bentuk informasi. Komputer yang

    mengendalikan semua bentuk ide dan informasi memainkan peranan penting dalam

    pengumpulan, pemprosesan, penyimpanan dan penyebaran informasi suara, gambar, teks,

    dan angka yang berasaskan mikroelektronik. Teknologi informasi bermakna

    menggabungkan bidang teknologi seperti komputer, telekomunikasi dan elektronik dan

    bidang informasi seperti data, fakta, dan proses.

    Dengan demikian, etika TIK dapat disimpulkan sebagai sekumpulan azaz atau nilai

    yang berkenaan dengan akhlak, tata cara, (adat, sopan santun) nilai mengenai benar dan

    salah, hak dan kewajiban tentang TIK yang dianut oleh suatu golongan atau masyarakat

    dalam pendidikan.

    Untuk menerapkan etika TIK, diperlukan terlebih dahulu mengenal dan memaknai

    prinsip yang terkandung di dalam TIK di antaranya adalah :

  • 2

    1. Tujuan teknologi informasi memberikan bantuan kepada manusia untuk

    menyelesaikan masalah, menghasilkan kreativitas, membuat manusia lebih

    berkarya jika tanpa menggunakan teknologi informasi dalam aktivitasnya.

    2. Prinsip High-tech-high-touch: jangan memiliki ketergantungan kepada teknologi

    tercanggih tetapi lebih penting adalah meningkatkan kemampuan aspek “high

    touch” yaitu “manusia”.

    3. Sesuaikan teknologi informasi kepada manusia : seharusnya teknologi informasi

    dapat mendukung segala aktivitas manusia buka sebaliknya manusia yang harus

    menyuesuaikan kepada teknologi informasi.

    B. Pengertian Moral

    Moral merupakan istilah manusia mengacu pada langkah-langkah manusia atau lainnya

    yang memiliki nilai positif. Manusia yang tidak memiliki apa yang disebut moral yang

    amoral dan tidak bermoral berarti ia tidak memiliki nilai positif di mata manusia lainnya.

    Jadi moral adalah hal mutlak yang harus dimiliki oleh manusia. Apa hal yang berkaitan

    dengan proses sosialisasi moral yang eksplisit dari individu tanpa orang yang bermoral

    tidak bisa melakukan proses sosialisasi. Moral saat ini memiliki nilai implisit karena

    banyak orang yang memiliki sikap moral atau tidak bermoral dari sudut pandang yang

    sempit.

    Sifat moral yang diajarkan di sekolah-sekolah dan manusia harus memiliki moral yang jika

    ia ingin dihormati oleh orang lain. Moral adalah untuk nilai-absolutan dalam masyarakat

    secara keseluruhan. Ukuran penilaian budaya moral yang setempat. Moral adalah suatu

    tindakan / perilaku / ucapan seseorang dalam interaksinya dengan manusia.

    https://www.gurupendidikan.co.id/pengertian-dan-sifat-kebudayaan-terlengkap/

  • 3

    Jika orang tersebut melakukannya sesuai dengan nilai rasa yang berlaku di masyarakat dan

    masyarakat dapat diterima dan menyenangkan, maka orang tersebut dianggap memiliki

    moral yang baik, dan sebaliknya. Moral merupakan produk budaya dan agama. Setiap

    budaya memiliki standar moral yang bervariasi sesuai dengan sistem nilai yang berlaku

    dan telah terbangun lama.

    Pengertian Moral Menurut Para Ahli

    1. Menurut Sonny Keraf

    Moral adalahsegala sesuatu yang dapat digunakan sebagai dasar guna menilai

    perbuatan seseorang yang dirasakan baik atau buruk di dalam sebuah masyarakat.

    2. Menurut Maria J. Wantah

    MOral ialah sesuatu yang bersangkutan dengan keterampilan dalam menentukkan

    benar atau salah serta baik atau buruknya sebuah perilaku pada diri seseorang.

    3. Menurut Russel Swanburg

    Moral merupakan semua pengakuan dari pemikiran yang bersangkutan dengan

    keantusiasan seseorang dalam bekerja dimana urusan tersebut dapat memicu perilaku

    seseorang tersebut.

    4. Menurut Elizabeth B. Hurlock

    Moral yaitu suatu kebiasaan, tata cara, dan adat dari suatu ketentuan perilaku yang

    sudah menjadi kebiasaan untuk anggota suatu kebiasaan dalam masyarkat.

    5. Menurut Maria Assumpta

    Moral yakni sejumlah aturan aturan (rule) tentang sikap (attitude) dan perilaku insan

    (human behavior) sebagai manusia.

  • 4

    6. Menurut Wikipedia

    Moral adalahsalah satu pesan yang di ucapkan atau latihan yang dapat di petik dari

    cerita atau peristiwa.

    7. Menurut Wijaya

    Moral yakni sebuah doktrin baik dan buruk tentang tindakan atau kelakuan (akhlak).

    8. Menurut Al-Ghazali

    Moral atau akhlak merupakan suatu perangai, watak, atau tabiat yang menetap

    powerful dalam jiwa insan dan adalahsumber timbulnya perbuatan tertentu secara

    gampang dan ringan.

    9. Menurut Imam Sukardi

    MOral adalahsuatu karakter yang dicirikan sebagai sesuatu yang baik dalam

    masyarakat melewati nilai-nilai yang diterapkan bersama.

    10. Menurut KBBI

    Moral ialah

    a. Ajaran mengenai baik buruk yang diterima umum tentang perbuatan, sikap dan

    keharusan serta akhlak, budi pekerti dan susila.

    b. Suatu situasi mental yang menciptakan orang tetap berani, bersemangat, bergairah,

    berdisiplin, isi hati atau suasana perasaan sebagaimana terungkap dalam perbuatan.

    c. Segala doktrin kesusilaan yang bisa ditarik dari sebuah cerita.

    11. Menurut Gunarsa

    Moral adalahseperangkat dari nilai-nilai sekian banyak perilaku yang mesti dipatuhi.

  • 5

    12. Menurut Wiwit Wahyuning

    Moral yaitu saat seseorang berkata tentang nilai moral pada lazimnya akan tersiar

    sebagai sikap dan tindakan setiap inividu terhadap kehidupan orang lain.

    13. Menurut Wantah

    Moral adalah sesuatu yang berkaitan atau ada hubungannya dengan kemampuan

    menentukan benar salah dan baik buruknya tingkah laku.

    Teori Perkembangan Moral

    a. Piaget mengembangngkan teori perkembangan moral remaja dengan melakukan

    pengamatan dan wawancara secara ekstensif melalui anak – anak bermain kelereng

    berusia 4 hingga 12 tahun untuk mempelajari mengenai bagaimana mereka

    menggunakan dan memikirkan aturan dalam permainan. Ia menyimpulkan bahwa

    anak – anak berpikir melalui dua cara yang berbeda mengenai moralitas, tergantung

    pada kematangan perkembangannya yaitu :

    b. Moralitas Heteronom (heteronomous morality) adalah tahap pertama dari

    perkembangan moral dalam teori piaget yang berlangsung antara usia 4 hingga 7

    tahun. Keadilan dan aturan – aturan dipandang sebagai sifat –sifat mengenai dunia

    yang tidak dapat diubah, dihilangkan dari kontrol manusia. Seorang pemikir

    heteronom menentukan benar atau tidaknya perilaku dengan mempertimbangkan

    konsekuensi dari perilaku tersebut, bukan intensi dari aktor. Dalam heteronom juga

    dipercayai immanent