MODUL 5 PSIT-1

download MODUL 5 PSIT-1

of 20

  • date post

    29-Dec-2015
  • Category

    Documents

  • view

    77
  • download

    0

Embed Size (px)

description

agregat planning

Transcript of MODUL 5 PSIT-1

  • Halaman | i

    DAFTAR ISI

    MODUL 1 PENELITIAN PASAR 1

    Deskripsi 1

    Input Output 1

    Referensi 1

    Landasan Teori 2

    MODUL 2 PERENCANAAN PRODUK BARU 13

    Deskripsi 13

    Input Output 13

    Referensi 14

    Landasan Teori

    MODUL 3 PERAMALAN 77

    Deskripsi 77

    Input Output 77

    Referensi 77

    Landasan Teori 78

    MODUL 4 PERENCANAAN PROSES

    Deskripsi 91

    Input Output 91

    Referensi 92

    Landasan Teori 92

    MODUL 5 PERENCANAAN AGREGAT DAN

    PROSES PRODUKSI 106

    Deskripsi 106

    Input Output 106

    Referensi 107

    Landasan Teori 107

    MODUL 6 MICROMOTION STUDY 123

    Deskripsi 123

    Input Output 123

    Referensi 124

    Landasan Teori 124

  • Halaman | ii

    MODUL 7 PENYEIMBANG LINI PERAKITAN 142

    Deskripsi 142

    Input Output 142

    Referensi 143

    Landasan Teori 143

    MODUL 8 IMPLEMENTASI PENYEIMBANG

    LINI PERAKITAN 154

    Deskripsi 154

    Input Output 154

    Referensi 155

    Landasan Teori 155

    MODUL 9 ANTROPOMETRI 159

    Deskripsi 159

    Input Output 159

    Referensi 160

    Landasan Teori 160

    MODUL 10 REBA 183

    Deskripsi 183

    Input Output 183

    Referensi 184

    Landasan Teori 184

  • FM-UII-AA-FKU-01/R0

    MATERI / BAHAN PRAKTIKUM

    Fakultas : Teknologi Industri Pertemuan ke : 5

    Program Studi : Teknik Industri Modul ke : 5 Kode Mata Praktikum : Jumlah Halaman :

    Nama Mata Praktikum` : PSIT Mulai Berlaku : 01 Maret 2012

    Halaman | 3

    UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA

    MODUL 5 PERENCANAAN AGREGAT DAN KAPASITAS PRODUKSI

    1. Deskripsi

    Perencanaan Agregat adalah perencanaan jangka menengah yang digunakan untuk

    mengalokasikan sejumlah sumber daya untuk memenuhi permintaan konsumen yang

    didapatkan dari hasil proses peramalan permintaan. Proses perencanaan ini lebih difokuskan

    pada product family, bukan pada masing-masing jenis produk. Sehingga rencana produksi

    pada level agregat ini akan mampu meminimalkan biaya produksi secara keseluruhan.

    Setelah itu dilakukan validasi hasil perencanaan agregat tersebut terhadap kapasitas produksi

    yang tersedia.

    Tujuan:

    1. Mampu merencanakan produksi, inventori dan sumber daya yang stabil terhadap

    fluktuasi permintaan

    2. Mampu menentukan strategi perencanaan produksi yang layak dan dapat

    meminimalkan total biaya produksi

    3. Memahami proses perencanaan agregat dan kapasitas dalam suatu industri

    2. Input dan Output

    Input:

    1. Data ramalan permintaan produk selama 1 tahun pertama hasil praktikum forecasting

    yang kemudian dipecah dalam 12 bulan berdasarkan aturan proporsi yang telah

    diberikan.

    2. Data sumber daya yang tersedia sepanjang periode rencana produksi agregat

    3. Data kebijakan perusahaan yang terkait, seperti; peraturan ketenaga kerjaan

    4. Data berbagai biaya terkait, seperti: biaya recruitment dan pemecatan tenaga kerja,

    biaya lembur dan menganggur, biaya penyimpanan persediaan, biaya subkontrak,

    biaya tenaga kerja paruh waktu, biaya kehabisaan persediaan atau pemesanan ulang.

  • FM-UII-AA-FKU-01/R0

    MATERI / BAHAN PRAKTIKUM

    Fakultas : Teknologi Industri Pertemuan ke : 5

    Program Studi : Teknik Industri Modul ke : 5 Kode Mata Praktikum : Jumlah Halaman :

    Nama Mata Praktikum` : PSIT Mulai Berlaku : 01 Maret 2012

    Halaman | 4

    UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA

    Output:

    1. Hasil perencanaan agregat yang meliputi; level produksi, level pekerja dan level

    inventori

    2. Grafik hasil rencana agregat terhadap kapasitas produksi

    3. Perkiraan total biaya produksi yang timbul

    3. Referensi

    Sule, D.R., 2007, Production Planning and Industrial Scheduling, 2nd

    Edition, CRC Press

    Taylor & Francais Group, United States of America.

    Fogarty, D.W., Blackstone, J.H., Hoffmann, T.R., 1991, Production & Inventory

    Management, 2nd

    Edition, South-Western Publishing Co., United States of America.

    Gaspersz, V., 2008, Production Planning and Inventory Control, PT Gramedia Pustaka

    Utama, Jakarta.

    Sipper, D., Bulfin J.r., R.L., 1998, Production: Planning, Control, and Integration, McGraw-

    Hill Companies Inc., Singapore.

    1. Landasan Teori

    A. Definisi Perencanaan Agregat

    Perencanaan agregat merupakan suatu proses untuk menentukan rencana produksi secara

    keseluruhan yang disesuaikan dengan tingkat permintaan produk. Penentuan rencana

    produksi yang akan diimplementasikan harus dapat meminimalkan total biaya produksi.

    Proses perencanaan ini biasanya dilakukan untuk periode 12 sampai 24 bulan (Fogarty et. al.,

    1991). Terdapat beberapa langkah utama yang perlu dilakuakn untuk membuat perencanaan

    agregat, yaitu (Gaspersz, 2008);

    1. Mendefinisikan Tujuan Perencanaan Produksi

    Misalnya; perencanaan produksi Famili Produk X untuk periode Januari-Desember

    2013

    2. Mengumpulkan Data

  • FM-UII-AA-FKU-01/R0

    MATERI / BAHAN PRAKTIKUM

    Fakultas : Teknologi Industri Pertemuan ke : 5

    Program Studi : Teknik Industri Modul ke : 5 Kode Mata Praktikum : Jumlah Halaman :

    Nama Mata Praktikum` : PSIT Mulai Berlaku : 01 Maret 2012

    Halaman | 5

    UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA

    Mengumpulkan data yang terkait dengan produksi seperti; data hasil peramalan, data

    jumlah pesanan, data backlog (pesanan yang telah diterima pada periode sebelumnya

    namun belum dikirimkan), kuantitas produksi pada periode sebelumnya yang masih

    kurang dan harus diproduksi, data inventori awal dll. Data tersebut kemudian

    dikembangkan dalam bentuk tabel sebagai berkut:

    Tabel 1. Data Input

    Deskripsi Periode Waktu (Bulan)

    0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

    1. Ramalan penjualan -

    2. Pesanan (orders) -

    3. Permintaan total = (1)

    +(2)

    4. Rencana produksi

    5. Inventori

    Keterangan : periode 0 merupakan periode produksi sebelumnya. Informasi yang berkaitan

    dengan inventori awal, backlog atau hutang produksi yang ada dapat ditempatkan pada

    periode 0 tersebut.

    3. Melakukan Perencanaan Agregat

    3.1. Strategi Produksi

    Terdapat tiga strategi dasar dalam perencanaan agregat berdasarkan trade off antara biaya

    yang berkaitan dengan kapasitas produksi, biaya inventori dan biaya back log, yaitu

    (Sule, 2008):

    - Level strategy (level Production)

    Dalam strategi ini, perusahaan memiliki kapasitas produksi yang terbatas dan jumlah

    tenaga kerja yang tetap. Jumlah produksi bersifat tetap dan inventori yang timbul

    dapat digunakan untuk memenuhi kelebihan permintaan produk pada periode tertentu.

  • FM-UII-AA-FKU-01/R0

    MATERI / BAHAN PRAKTIKUM

    Fakultas : Teknologi Industri Pertemuan ke : 5

    Program Studi : Teknik Industri Modul ke : 5 Kode Mata Praktikum : Jumlah Halaman :

    Nama Mata Praktikum` : PSIT Mulai Berlaku : 01 Maret 2012

    Halaman | 6

    UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA

    Level Production

    Time

    Demand

    ProductionUnits

    Chase Demand

    Time

    Units

    Demand

    Production

    Gambar 1. Ilustrasi Level Strategy (Level Production)

    - Chase strategy (Chase Demand)

    Kapasitas dan jumlah produksi yang ditentukan memiliki variabilitas yang sesuai

    variabilitas jumlah permintaan produk pada setiap periode. Strategi ini digunakan

    untuk meminimalkan dan menstabilkan level inventori.

    Gambar 2. Ilustrasi Chase Strategy (Chase Demand)

    - Flexible strategy

    Strategi ini merupakan kombinasi antara level strategy dan chase strategy. Misalnya

    sebuah perusahaan memiliki kapasitas produksiyang cukup, kemudian utilitas fasilitas

    produksi dijadikan acuan dalam penentuan perencanaan agregat. Dalam kasus ini

    jumlah pekerja bersifat tetap, namun jam kerja setiap pekerja memiliki variabilitas

    yang disesuaikan dengan level permintaan produk.

  • FM-UII-AA-FKU-01/R0

    MATERI / BAHAN PRAKTIKUM

    Fakultas : Teknologi Industri Pertemuan ke : 5

    Program Studi : Teknik Industri Modul ke : 5 Kode Mata Praktikum : Jumlah Halaman :

    Nama Mata Praktikum` : PSIT Mulai Berlaku : 01 Maret 2012

    Halaman | 7

    UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA

    3.2. Pendekatan untuk Implementasi Strategi

    Jika permintaan produk bervariasi selama periode perencanaan, terdapat dua alternatif

    pendekatan yang umum yang dapat dilakukan oleh seorang perencana, yaitu:

    a. Mengatur Permintaan

    Pendekatan ini dilakukan untuk mengatur level permintaan, yaitu jika permintaan lebih kecil

    daripada kapasitas atau sebaliknya. Pendekatan ini dapat dilakukan dengan mengatur

    beberapa faktor, yaitu:

    - Strategi harga

    - Promosi

    - Reservasi dan backlog

    b. Mengatur kapasitas

    Dilakukan penyeimbangan sumberdaya yang dibutuhkan dengan mengubah beberapa factor

    yang mempengaruhi kapasitas produksi, yaitu:

    - Pengangkatan dan pemberhentian tenaga kerja

    - Overtime ( kerja lembur)

    - Tenaga kerja paru