Metro Banjar edisi cetak Senin, 21 Januari 2013

Click here to load reader

  • date post

    12-Mar-2016
  • Category

    Documents

  • view

    341
  • download

    16

Embed Size (px)

description

Metro Banjar NO 4.525 TAHUN XIII ISSN 0215-2987

Transcript of Metro Banjar edisi cetak Senin, 21 Januari 2013

  • BERSAMBUNG KE HAL 8

    Eceran Rp 2.000 Langganan Rp 55.000 http://metrobanjar.banjarmasinpost.co.id NO 4.525 TAHUN XIII ISSN 0215-298716 Halaman SENIN 21 JANUARI 2013

    BERSAMBUNG KE HAL 8 BERSAMBUNG KE HAL 8

    BERSAMBUNG KE HAL 8

    Saya TidakMabuk

    Sharena HabiskanTiga Durian

    Nurudin Disuruh Kembali Verifikasi

    MARTAPURA- Ratusan warga diDesa Labatmura, Kecamatan Aluh-aluh, Kabupaten Banjar, sebulanbelakangan gelisah. Pasalnya,jembatan yang menjadi satu-satu-nya akses menuju ke Desa Tanipahkondisinya memprihatinkan.

    Jembatan tersebut tak bisadilewati oleh kendaraan roda dua.Kalaupun bisa, hanya dilewati de-ngan cara berjalan kaki dan harusberpegangan untuk menjaga kese-imbangan.

    Ngeri, jembatan bergoyang-goyang seperti mau roboh, tuturUdin, warga Tanipah RT 1, Minggu(20/1).

    Noor Lolos dari Mautz Buruh Terminum Thinner

    BANJARBARU- Sabtu (19/1) pagiNurudin buru-buru datang ke Ke-camatan Banjarbaru Utara. WargaRT 6 RW 6 Mentaos ini datang kare-na memenuhi surat panggilan darikecamatan untuk mengambil elek-tronik KTP.

    Ketika surat pemanggilan di-

    kumpul, Nurudin hanya perluwaktu sekitar 15 menit namanyadipanggil. E-KTP pun didapatnyacukup cepat. Namun ternyata itubelum selesai. Dia diminta kembalilagi di lain hari untuk verifikasi KTP.

    Alat pemindai sidik jari sedangrusak. Verifikasi KTP di lain hari saja.

    Nanti kembali lagi kalau alat pe-mindai sudah baik, ucap petugaskepada ratusan warga yang akanmengambil e-KTP.

    Nurudin pun nanti dimintakembali lagi kantor kecamatan.

    z Pemindai Sidik Jari E-KTP Rusak

    Udin Ngeri Lewati Jembatan 61 Desa Masih Terisolasi

    BANJARMASIN - Saking hausnya, M Noor (27) tidak berpikirpanjang lagi ketika melihat sebuah botol plastik. Buruh tokomebel itu langsung mengambil botol, membuka tutup botoldan meminum isi botol plastik tersebut.BERSAMBUNG KE HAL 8

    SYUTING film televisi (ftv) Cintaku Terpendam di Kota Intan terusberlanjut. Sabtu (19/1), sejumlah kru dan pemain inti harusrela diterpa sinar matahari menyengat di lokasi pendulanganIntan, Pumpung, Cempaka, Kota Banjarbaru.

    Ijai Terancam MatiMARTAPURA - Pembunuh Sholatiah (16), MJailani alias Ijai (20) terancam hukuman mati.Ijai dinilai melakukan pembunuhan berencanakarena ingin memiliki sepada motor korban danmelakukan persetubuhan secara paksa ter-hadap korban.

    Saat ini, Minggu (20/1), proses pemenuhanpemberkasan kasus pembunuhan Tia --pang-gilan Sholatiah-- terusdilakukan oleh PolresBanjar. Pembunuh gadiswarga Dusun Pasarulin,Cempaka, Banjarbaruitu dalam kondisi sehatsaat dilakukan pemerik-saan.

    Pascaditangkap Se-nin (14/1) lalu, Ijai su-dah dimintai keteranganoleh penyidik SatreskrimPolres Banjar, dibantuPolsek Mataraman. Untuk memastikan,pemeriksaan terhadap Ijai kembali dilakukan.Bedanya, kali ini Ijai didampingi oleh kuasahukum yang didatangkan Polres Banjar. Bertempat di salah satu ruang penyidik,Ijai didampingi kuasa hukumnya, M Noor SH.Pemuda asal Desa Pulaupinang RT 3 RW 5,Kecamatan Binuang, Tapin itu kembali ditanya

    M JailaniM JailaniM JailaniM JailaniM Jailani

    Jago TendanganFirst Time

    COULIBALY Djibril menjadi pah-lawan Barito Putera saat menjamuArema Indonesia pada lanjutan Indo-nesia Super League (ISL) 2012/2013,Minggu (20/1).

    z RD Puji Laskar AntasariBARITO Putera Banjarmasin memenuhi ambisinya

    meraih poin penuh di kandang sendiri. Menjamu timpenuh bintang, AremaIndonesia, Laskar Anta-sari menang 1-0, padalaga lanjutan ISL 2012-2013 di Stadion De-mang Lehman (Indra-sari) Martapura Kabu-paten Banjar, Minggu(20/1).

    Adalah CoulbalyDjibril yang menjadipahlawan Laskar Anta-sari pada laga kemarin.Pemain asal Mali itu

    BERSAMBUNG KE HAL 8

    Tidak ada yangtidak mungkin

    dalam sepak bolaSALAHUDDINPelatih Barito

    Gol itu tidak perluterjadi kalau mereka

    tidak lengahRAHMAD DARMAWAN

    Pelatih Arema

    BERSAMBUNG KE HAL 8

    BANJARMASIN POST GROUP/APUNK

    DJIBRILDJIBRILDJIBRILDJIBRILDJIBRIL (tengah) dan teman-temannya meluapkankegembiraan usai mencetak gol ke gawang Arema, Minggu(20/1). Foto lainnya di halaman 4.

    BANJARMASIN POST GROUP/RENDY NICKO

    JEMBAJEMBAJEMBAJEMBAJEMBATTTTTANANANANAN di Desa Labatmura, Kecamatan Aluhaluh, Kabupaten Banjarrusak parah.

    ISTIMEWA

    SYUTINGSYUTINGSYUTINGSYUTINGSYUTING Cintaku Terpendam di Kota Intan di BandaraSyamsudin Noor.

    2101/M1

  • Tuntutan Pedagang Pasar Ulin Raya

    Para pedagang meminta agar toko yang mereka tempati dipasang kilometer listrik tersendiri Pedagang minta PKL ditertibkan Meminta kepala UPTD Pasar Ulin Raya diganti

    BANJARBARU - Kondisi Ibnu Agil (8,5) bulan masih begitumengkhawatirkan. Kedua tangannya masih menggenggamkaku demikian pula kedua kakinya masih keras melengkung.

    Kesadaran penderita hydocephalus buah hati pasanganRismawati (18) dan Rokhif (23), masih belum pulih. Ibnumasih tergolong kritis. Warga RT 5 RW 2 Kelurahan CempakaKota Banjarbaru ini oleh dokter yang menanganinyaditempatkan di ruang ICCU RS Ulin Banjarmasin.

    Rokhif menceritakan, Ibnu dirawat di ruang ICCU RSUDUlin. Kondisinya, masih tergolong kritis. Kedua tangannyamasih menggenggam dan kedua kakinya masih kaku.

    Meski demikian, keadaan Ibnu agak lebih baik darisebelumnya saat masih dirawat di RSUD Banjarbaru.

    Napas Ibnu tidak lagi kencang dan panasnya tidak lagipanas seperti sebelumnya. Di RSUD Banjarbaru panasnyasampai 40 derajat celcius makanya kami kompres terus, ujarRokhif, Minggu (20/1).

    Menurut dia, Ibnu direncanakan menjalani operasi ataspenyakit yang dideritanya. Tetapi, dokter spesialis anak yangturut mengontrol kondisinya menyatakan Ibnu masih belumsiap untuk dioperasi

    Tekanan darahnya masih terlalu rendah sehingga masihbelum bisa dilakukan operasi, ujar dia.

    Dia sangat berharap putra pertamanya ini bisa kembalisehat seperti sebelumnya. Dia demikian terpukul dengankeadaan putranya sekarang ini karena sebelumnya Ibnusedang lucu-lucunya.

    Saya benar-benar tidak mengira. Ibnu, sebelum ini sangatlincah dan aktif. Umur segitu sedang aktif-aktifnya, katanya.

    Kepala Puskesmas Cempaka, Rina Misna Risnawatimengatakan, Ibnu sudah akan dioperasi. Tetapi, kondisifisiknya masih belum benar-benar siap sehingga dokter yangmenanganinya memutuskan menunda operasinya sampaikondisinya benar-benar siap.

    Terkait dengan biaya operasi, terang Rina, biaya pengo-batan Ibnu diambil dari dana Jamkesprov.

    Untuk biaya pengobatan Ibnu ditanggung Jam-kesprov,terang Rina.

    Koordinator Komunitas Online Peduli, dr Erika DewiEssary juga sudah mengetahui penyakit yang diderita Ibnuserta latar belakang kedua orang tuanya.

    Kita akan buka dompet peduli untuk Ibnu. Mudah-mudahan, upaya kita ini bisa membantu penyembuhanIbnu, ujar dia. (wid)

    DPRD MINTADISPERINDAG TEGAS

    Santunan Kematian kepada ahliwaris SK Walikota No13/2004dan diperkuat Peraturan WalikotaNo8/2006

    Dewasa Meninggal Biasa : Rp 1.000.000 Meninggal Kecelakaan : Rp 1.250.000

    Anak-Anak Meninggal Biasa : Rp 300.000 Meninggal Kecelakaan : Rp 500.000

    Sumber: Pemko Banjarbaru

    Banjarbaru HighlightSENIN 21 JANUARI 20132 Metro Banjar

    BANJARBARU - Santunan kematianyang diberikan Pemko Banjarbaru pada2012 sempat tersendat hinggga lebihdari delapan bulan. Itupun, tahun lalumasih ada warga ahli waris yang belummendapatkannya.

    Memasuki 2013 ini warga berharapsantunan kematian yang diberikan

    Anang Jadi Tak Enak Hatiuntuk keluarga yang ditinggalkan tidaklagi tersendat.

    Ketua RT 12 Kelurahan Sungaitiung,Anang Syarani, mengatakan, danasantunan kematian yang dikucurkanPemko Banjarbaru sangat membantubagi keluarga yang ditinggalkan teru-tama yang tidak mampu.

    Oleh sebab itulah, ia berharap, danasantunan kematian tidak lagi seretseperti tahun lalu.

    Januari 2013 ini, jelas dia, adawarganya yang tergolong tidak mampumeninggal. Harapannya, dana san-tunan kematian ini bisa segera cairkarena dana tersebut sangat diperlukanuntuk biaya pemakaman hingga sela-matan.

    Jangan seperti tahun lalu sampaidelapan bulan belum cair-cair juga. Kitaini ketua RT yang juga nggak enakkarena sering ditanya warga, ungkap

    Syarani, Minggu (20/1).Kabag Kesra Banjarbaru, Drs Abu

    Hanifah yang dikonfirmasi mengakui,tahun tadi bantuan santunan ke-matian tidak bisa segera dicairkankarena adanya permendagri No 32/2011 yang mengharuskan setiap danabantuan sosial direncanakan. Karenaitulah, tahun tadi setelah APBDperubahan diketuk dananya baru bisadibayarkan.

    Untuk 2013 ini, beber dia, aturannyasudah berubah. Permendagri nomor 39/2012 tentang bantuan sosial lebihfleksibel. Didalam permendagri yangbaru ini, ada diatur bantuan yangdirencanakan dan bantuan yang tidakdirencanakan.

    Hanya, lanjut dia, ketentuannyauntuk bantuan yang tidak direncanakantidak boleh lebih besar dari dana yangdirencanakan.

    Misalnya saja, papar dia, dana yangdirencanakan di antaranya untuk ban-tuan untuk masjid dan musala besarnyaRp 1 miliar maka besarnya bantuan yangtidak direncanakan tidak boleh lebihbesar dari dana yang direncanakan.

    Yang jadi masalah kalau dana yangtidak direncanakan ternyata lebih besardari yang direncanakan. Itu yang kitamasih belum tahu solusinya kalauterjadi, katanya.

    Ia menjelaskan, dana santunankematian sejak Desember 2011 sampaiJuli 2012 diberikan kepada 460 jiwa.Masih ada, 270 jiwa lagi yang masihbelum dibayarkan.

    Diperkirakan, April 2013 begitu danaAPBD dikucurkan dana santunan sudahbisa dicairkan. Kita menunggu dana APBD cair.Kalau cair, maka kita bisa segera serah-kan dananya, ungkap dia. (wid)

    BANJARBARU - Meski sudah lebih daridua tahun beroperasi namun PemkoBanjarbaru hingga saat ini belum jugabisa menarik sewa toko di Pasar UlinRaya.

    Pasalnya, pedagang menolak mem-bayar sewa toko yang mereka tempatikarena a