Mekanisme Kerja Antihistamin-final

download Mekanisme Kerja Antihistamin-final

of 23

  • date post

    03-Jun-2018
  • Category

    Documents

  • view

    232
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Mekanisme Kerja Antihistamin-final

  • 8/12/2019 Mekanisme Kerja Antihistamin-final

    1/23

    MEKANISME KERJA

    ANTIHISTAMIN

    Yoyada Sitorus

  • 8/12/2019 Mekanisme Kerja Antihistamin-final

    2/23

    HISTAMIN : Fungsi

    Mediator utama timbulnya peradangan & gejalaalergi.

  • 8/12/2019 Mekanisme Kerja Antihistamin-final

    3/23

    HISTAMIN

    I. RESEPTOR HISTAMINII. DAMPAK HISTAMIN

    a. DAMPAK FISIOLOGIS

    b. DAMPAK PATOLOGIS

  • 8/12/2019 Mekanisme Kerja Antihistamin-final

    4/23

    RESEPTOR HISTAMIN : RESEPTOR H1

    Reseptor H1 diketahui terdapat di otak, retina,medula adrenal, hati, sel endotel, pembuluh darah

    otak, limfosit, otot polos saluran nafas, saluran

    cerna, saluran genitourinarius dan jaringan vaskular.

  • 8/12/2019 Mekanisme Kerja Antihistamin-final

    5/23

    RESEPTOR HISTAMIN : RESEPTOR H2

    Reseptor H2 terdapat di saluran cerna dan dalamjantung.

  • 8/12/2019 Mekanisme Kerja Antihistamin-final

    6/23

    RESEPTOR HISTAMIN : RESEPTOR H3

    Sedangkan reseptor H3 terdapat di korteks serebridan otot polos bronkus (Kaliner MA, 1997).

    Di kulit juga terdapat reseptor H3 yang merupakan

    autoreseptor, mengatur pelepasan dan sintesis

    histamin.

  • 8/12/2019 Mekanisme Kerja Antihistamin-final

    7/23

    HISTAMIN : Dampak PATOLOGIS

    1. KONTRAKSI USUS2. BRONKOKONSTRIKSI

    3. PRURITUS

    4. KEMERAHAN & RASA PANAS DI DAERAH

    WAJAH

    5. HIPOTENSI

    6. EDEMA

  • 8/12/2019 Mekanisme Kerja Antihistamin-final

    8/23

    PRURITUS

    KEMERAHAN &

    RASA PANASDI DAERAH

    WAJAH

    EDEMA

    BRONKONSTRIK

    SI

    HIPOTENSI

    KONTRAKSIUSUS

  • 8/12/2019 Mekanisme Kerja Antihistamin-final

    9/23

    ANTIHISTAMIN

    1. Secara kompetitifmenghambat histamin berikatandengan reseptor H1 atau H2 di organ sasaran.

  • 8/12/2019 Mekanisme Kerja Antihistamin-final

    10/23

    ANTIHISTAMIN H-1

  • 8/12/2019 Mekanisme Kerja Antihistamin-final

    11/23

    ANTIHISTAMIN H-1

    I. GENERASI I, II, & IIIII. PENGGUNAAN KLINIS

    III. ESO

  • 8/12/2019 Mekanisme Kerja Antihistamin-final

    12/23

    ANTIHISTAMIN H-1: PENGGUNAAN KLINIS

    1. Pengobatan simtomatik berbagai penyakit alergi(rinitis alergika, urtikaria & angioedema).

    2. Mencegah atau mengobati mabuk perjalanan.

  • 8/12/2019 Mekanisme Kerja Antihistamin-final

    13/23

    ANTIHISTAMIN H-1: PENGGUNAAN KLINIS

    EFEKTIF TIDAK EFEKTIF

    menghilangkan bersin, rinore, gatal

    pada mata, hidung dan tenggorokan

    pada seasonal hay fever,

    urtikaria kronik

    urtikaria akut

  • 8/12/2019 Mekanisme Kerja Antihistamin-final

    14/23

    ANTIHISTAMIN H-1: EFEK SAMPING OBAT

    EFEK SEDASI

    EFEK

    ANTIKOLINERGIK

  • 8/12/2019 Mekanisme Kerja Antihistamin-final

    15/23

    ANTIHISTAMIN H-2

  • 8/12/2019 Mekanisme Kerja Antihistamin-final

    16/23

    ANTIHISTAMIN H-2

    I. PENGGUNAAN KLINIS

  • 8/12/2019 Mekanisme Kerja Antihistamin-final

    17/23

    ANTIHISTAMIN H-2: PENGGUNAAN KLINIS

    Ulkus peptikum, gastritis atau duodenitis.

  • 8/12/2019 Mekanisme Kerja Antihistamin-final

    18/23

    GENERASI I

    GENERASI II

    GENERASIIII

    Pengaruh terhadap

    elektrofisiologi jantung

    ()

    ESO

    antikolinergik (+)

    ESO sedasi

    rendah

    ESO sedasi (+)

    ESO sedasi (-)

  • 8/12/2019 Mekanisme Kerja Antihistamin-final

    19/23

    GENERASI I

    GENERASI II

    GENERASIIII

    Pengaruh terhadapelektrofisiologi jantung

    ()

    Efek samping

    antikolinergik (+)

    tidak dapat

    melawan efek

    hipersekresi

    asam lambung

    akibat histamin

  • 8/12/2019 Mekanisme Kerja Antihistamin-final

    20/23

    KELAS KELEBIHAN KEKURANGAN

    GENERASI I EFEKTIFITAS

    ANTIALERGI

    ESO SEDASI

    ESO ANTIKOLINERGIK

    GENERASI II EFEKTIFITAS

    ANTIALERGI SEPERTI

    GENERASI I

    ESO SEDASI

  • 8/12/2019 Mekanisme Kerja Antihistamin-final

    21/23

    GENERASI I

    klorfeniramin

    difenhidramin prometazin

    hidroksisin

    dan lain-lain

    GENERASI II

    terfenadin

    astemizol loratadin

    cetirizin

    GENERASI III

    feksofenadin

    norastemizole deskarboetoksi

    loratadin (DCL)

  • 8/12/2019 Mekanisme Kerja Antihistamin-final

    22/23

    ANTIHISTAMIN H-1 (GEN. III):

    PENGGUNAAN KLINIS

    EFEKTIF PADA DAPAT DIGUNAKAN PADA

    Rinitis alergika Urtikaria

    Asma

  • 8/12/2019 Mekanisme Kerja Antihistamin-final

    23/23

    ANTIHISTAMIN : ASPEK ALERGI

    EOSINOFIL