Mata - Anatomi, Fisiologi, Histologi - Biomedik 2 Pemicu 1

download Mata - Anatomi, Fisiologi, Histologi - Biomedik 2 Pemicu 1

of 115

  • date post

    22-Nov-2015
  • Category

    Documents

  • view

    107
  • download

    11

Embed Size (px)

description

MM. Histologi Mata MM. Fisiologi MataMM. Fisika OptikMM. Kelainan Mata

Transcript of Mata - Anatomi, Fisiologi, Histologi - Biomedik 2 Pemicu 1

  • Pemicu 1Aku Bukan Anak Bodoh

    Kelompok 13

    23 November 2010

  • Kelompok 13Tutor: Dr. MelanieKetua: Widya Asri Hapsari405100274Sekretaris: Elvina Elizabeth405100277Penulis: Izka Putri405100271Anggota:Yoshi Hiro405100266Lydia Marshelina405100267Adityawan405100268Zenit Djaja405100269Sylvia Djohan405100270Hendra405100272Ming Budi Santoso405100273Angel Melinda405100275Ellen Monica405100276

  • Kompetensi BlokArea 2. Area Keterampilan KlinisArea 3. Area Landasan Ilmiah Ilmu KedokteranArea 5. Pengelolahan InformasiArea 6. Area Mawas Diri & Pengembangan DiriArea 7. Area Etika, Moral, Medikolegal & Profesionalisme serta Keselamatan Pasien

  • Mata Kuliah Penunjang ModulHistologi MataFisiologi Penglihatan I, II, IIIFisika Bio Optik

  • Aku Bukan Anak BodohIbu guru R mendapatkan bahwa salah satu muridnya di kelas 4 mengalami penurunan prestasi belajar sejak beberapa bulan ini. Ibu R juga menyadari ketika ia menyalin pelajaran dari papan tulis, ia selalu memincingkan matanya. Ketika ibu R melihat catatan yang dibuatnya, ternyata catatan tersebut tidak lengkap dan seringkali salah kutip, tetapi jika ia disuruh membaca buku, ia dapat melakukannya dengan baik. Ia kemudian dipindahkan oleh ibu gurunya ke bangku barisan depan dan ternyata hasil prestasi belajarnya membaik.Ibu guru R kemudian menyarankan agar orang tua murid tersebut memeriksakan anaknya ke dokter spesialis mata. Oleh dokter spesialis mata, murid tersebut didiagnosis miopi dengan visus 6/24, serta diberikan resep kacamata.

    Jelaskan apa yang terjadi pada anak tersebut?

  • Unfamiliar TermsDiagnosis : penentuan jenis penyakit dengan cara meneliti serta memeriksa gejala gejalanya.

    Miopi : sebuah kerusakan refraktif pada mata dimana bayangan yang dihasilkan berada di depan retina.

    Visus : suatu ukuran ketajaman mata.

  • Perumusan MasalahMengapa anak tersebut selalu memicingkan matanya ketika menyalin dari papan tulis ?Apa yang menyebabkan anak tersebut mengalami miopi ?Bagaimana solusi yang dapat diberikan kepada anak yang mengalami miopi tersebut ?

  • Curah PendapatKarena pada saat anak tersebut memicingkan mata, pupil matanya akan lebih kecil sehingga dapat melihat benda dengan fokus. Selain itu, daya akomodasi mata yang dimiliki anak tersebut rendah/ lemah.Anak tersebut memiliki kebiasaan buruk seperti membaca buku dengan cahaya yang kurang memadai, selain itu bisa saja bawaan dari lahir, misal anak tersebut memiliki bola mata yang panjang.Menggunakan kacamata dengan lensa cekung, menggunakan soft lens, menghindari kebiasaan buruk, memberikan suply vitamin A.

  • Mind MappingMATAHISTOLOGIFISIOLOGIFISIKA OPTIKKELAINANLENSASNELLEN CHARTPENYEBABSOLUSIMACAM

  • Learning ObjectiveMM. Histologi Mata MM. Fisiologi MataMM. Fisika OptikMM. Kelainan Mata

  • LO 1 :HISTOLOGIMATA

  • Bola Mata

  • Bola MataSebuah mata terdiri dari :Pembungkus yg menentukan bentuk mataLensa untuk memfokuskan bendaSel fotosensitif untuk merespon stimulus cahayaSejumlah sel untuk memproses informasi visualSerat saraf untuk meneruskan informasi ke otak

    Suatu struktur sferis berisi cairan yang dibungkus oleh 3 lapisan :SkleraLapisan Vaskular (Uvea)Retina

  • SkleraLapisan terluar mataMembentuk bagian putih mataTerdiri dari 3 lapisan :EpiskleralSclera propiusSuprachoroidPada bagian anterior mata, sklera dimodifikasi menjadi kornea

  • KorneaLapisan transparanMembantu memfokuskan cahaya yg masuk ke mataTerdapat 5 lapisan :Epitel corneaMembran bowmanStroma corneaMembran descemetiEndotel

  • Lapisan Vaskular (Uvea)Tediri dari 3 bagian :KoroidBadan ciliarisIrisTerdapat banyak pembuluh darah untuk memberi nutrisi pada sel di retina

  • Retina bagian dari retina adalah sel fotosensitifPada bagian ini sel distimulasi dan merespon cahayaSel fotosensitif ini berakhir di daerah ora serrataTerdapat sel fotoreseptor :Rod (batang)Cone (kerucut)Makula Lutea : bercak berpigmen kekuningan pada bag posterior mata Fovea : cekungan pada bag tengah makula lutea, tidak terdapat sel batang fotoreseptif dan pembuluh darah, terdapat banyak sel kerucut fotosensitif

  • RetinaLapisan pada retina :Lap. Epitel berpigmenLap. Rod & conus (bacili & coni )Lap. Membran limitans externaLap. Nuclear luar (granuler luar)Lap. Plexiform luar (molekuler luar)Lap. Nuclear dalam (granuler dalam)Lap. Plexiform dalam (molekuler dalam)Lap. Sel ganglionLap. Serat saraf optikLap. Membran limitans interna

  • diFiores

  • MataTerdapat tiga ruanganAnterior chamber: terletak diantara kornea dan irisPosterior chamber: terletak diantara iris dan lensaVitreous chamber: terletak diantara lensa dan retina

  • Isi Bola MataAqueous HumorDihasilkan oleh : epitel ciliarisCairan mengalir di anterior dan posterior chambersFungsi: membasahi dan memberi nutrisi serta O2 bagi kornea dan lensaVitreous HumorTerletak di vitreous chamberTransparan, berupa gel dgn kandungan utama airTambahan berupa asam hyaluronic, seratan kolagen yg sangat tipis; beberapa proteinFungsi: menghantarkan cahaya masuk dan mengatur tekanan dalam bola mata

  • Kelopak MataLapisan bagian luar :Epidermis: sel epitel gepeng dengan papilaDermis: folikel rambut yg berhubungan dengan kelenjar lemak dan kelenjar sebaseaLempeng TarsalJar. Ikat kolagenTerdapat kelenjar meibom : modifikasi kel. Sebasea

  • Kelopak MataBagian Tepi bebasBulu mataKelenjar Zeis (modifikasi kel. Sebasea)Kelenjar Moll (modifikasi kel. Sudorifera)

    Lapisan bagian dalam :Palpebra conjuctivaberdampingan dengan bola mataTerdapat beberapa sel goblet

  • Kelenjar LakrimalTubuloalveolar komplex, merokrin, serosaTerdiri dari beberapa lobusLobus dipisahkan oleh jaringan ikatJar. Ikat mengandung serat saraf, jar. Adiposa dan PD

  • Lo 2 :FISIOLOGI MATA

  • Cahaya yang dapat ditangkap oleh mata adalah cahaya tampakCahaya mengalami divergensiBerkas cahaya yang ditangkap oleh mata dibelokkan ke dalam untuk difokuskan ke sebuah titik peka cahaya di retina agar menghasilkan bayangan akurat terhadap sumber cahayaPembelokan ini disebut refraksiKonveks : menyebabkan penyatuan cahayaDengan demikian permukaan refraktif mata bersifat konveks

  • Konkaf : menyebabkan divergensi cahaya,berguna untuk memperbaiki kesalahan refraktif mata tertentu misalnya berpenglihatan dekat.Struktur penting dalam refraktif mata adalah kornea dan lensa.

  • Kornea : struktur pertama yang dilewati cahaya ketika cahaya masuk ke mata.Kemampuan refraksi kornea konstanKemampuan refraksi lensa dapat disesuaikan dengan mengubah kelengkungannya sesuai keperluan melihat jauh atau dekat

  • Apabila bayangan sudah terfokus sebelum mencapai retina maka bayangan yang dihasilkan akan terlihat kaburBerkas cahaya yang berasal dari benda dekat lebih divergenBerkas dari sumber yang berjarak 6 meter dianggap sejajar dengan mataUntuk membawa sumber cahaya yang dekat diperlukan lensa yang lebih kuat

  • Akomodasi : kemampuan menyesuaikan kekuatan lensa untuk memfokuskan sumber cahaya dekat atau jauhDiatur oleh otot siliarisOtot siliaris adalah otot polos melingkar yang melekat melalui ligamentum suspensorium

  • Ketika otot siliaris melemas,ligamentum suspensorium tegang dan menarik lensa sehingga bentuk lensa gepeng dengan kekuatan refraksi minimal untuk penglihatan jauhKetika otot siliaris berkontraksi maka ligamentum suspensorium akan melemas sehingga bentuk lensa menjadi bulat dengan kekuatan refraksi maksimal untuk penglihatan dekat

  • Mata sel-sel batang dan kerucut SSPBagian saraf dari retina terdiri dari :Sel batang dan kerucut (lapisan terdekat dengan koroid)Neuron bipolarSel ganglionAkson sel ganglion menyatu membentuk saraf optikus (sedikit diluar titik tengah retina)Titik di retina tempat keluarnya saraf optikus dan pembuluh darah diskus optikus (titik Buta)Cahaya harus melewati lapisan ganglion dan bipolar sebelum mencapai fotoreseptor di semua daerah retina kecuali fovea

  • Mata memiliki fotoreseptor :Segmen luar: mendeteksi rangsangan cahayaSegmen dalam: mengandung perangkat metabolik selTerminal sinaps: menyalurkan sinyal

  • Perbedaan Sel Batang dan Kerucut

    Sel BatangSel Kerucut100 juta per retina3 juta per retinaPenglihatan dalam rona abu-abuPenglihatan warnaKepekaan tinggiKepekaan rendahKetajaman rendahKetajaman tinggiBanyak konvergensi di jalur retinaSedikit divergensi di jalur retinaLebih banya di periferTerkonsentrasi di fovea

  • FototransduksiFototranduksi yaitu mekanisme eksitasi, pada dasarnya sama untuk semua fotoreseptorCahayakomponen retinen dan opsinmencetuskan aktivitas enzimatik opsinhiperpolarisasi potensial reseptorpengeluaran zat perantara dari terminal sinaps fotoreseptor

  • Saluran gerbang zat kimiawi berespon terhadap perantara kedua internal GMPPerubahan kimiawi yang diinduksi oleh cahaya di fotopigmen saluran Na+ menutupGMP dalam keadaan gelap konsentrasinya tinggiSehingga menjaga saluran-saluran Na+ di fotoreseptor terbukaKebocoran berlangsung pasif depolarisasi fotoreseptor menahan saluran Ca++ tetap terbuka zat perantara tetap dikeluarkan sewaktu keadaan gelap

  • Pada saat mendapat cahaya GMP siklik menurun reaksi yang dicetuskan disosiasi retinen-opsinSaluran Na+ menutup,dan kebocoran berhentiMenimbulkan hiperpolarisasi membranHiperpolarisasi menyebar dari segmen luar ke terminal sinaps fotoresptorPerubahan potensial menyebabkan penurunan pengeluaran transmiterFotoreseptor mengalami inhibisi oleh rangsangan adekuat (hiperpolarisasi yg disebabkan cahaya)Dan mengalami eksitasi apabila tidak mendapat rangsangan(depolarisasi saat gelap)

  • Fotoreseptor bersinaps dengan sel bipolarKemudian berhubungan dengan sel ganglion aksonnya mem