Manusia Purba Merupakanqs Jenis Manusia Yang Hidup Di Zaman Prasejarah

Click here to load reader

  • date post

    09-Dec-2015
  • Category

    Documents

  • view

    271
  • download

    1

Embed Size (px)

description

Manusia purba merupakan jenis manusia yang hidup di zaman prasejarah. Setiap zaman berbeda pula manusia purba yang hidup, jenis manusia purba ini dibedakan melalui ciri-ciri fisiknya. Bagaimana para ilmuwan mengetahui tentang jenis manusia purba beserta ciri-cirinya, tentu saja dengan melakukan penelitian berupa penggalian di wilayah-wilayah tempat hidup dari manusia purba, penelitian ini berkaitan erat dengan palaeoatropologi. Penggalian menghasilkan temuan-temuan sisa organik dari tumbuhan, hewan, serta juga manusia dalam bentuk fosil atau sudah membatu. Fosil inilah yang meyakinkan para peneliti tentang adanya kehidupan manusia sebelumnya atau manusia purba, umur lapisan bumi yang ditempati fosil ini juga dapat menunjukkan berapa usia fosil tersebut.Fosil manusia purba Homo atau manusia adalah jenis manusia purba yang paling dekat dengan manusia dan umurnya relatif lebih muda dari manusia purba lainnya. Homo Erectus berarti manusia berjalan tegak dan Homo Sapiens berarti manusia cerdas.Diketahui fosil manusia purba ini berada pada lapisan Notopurpo dengan cara stratigrafi sehingga diketahui umurnya berkisar 25.000-40.000 tahun.Adapun ciri-ciri dari Pithecanthropus diurai sebagai berikut.enis Jenis Manusia Purba Di Indonesia Dan Ciri-cirinya - Tempat Penemuannya, Di Indonesia penelitian tentang jenis-jenis manusia purba sudah sejak abad ke-18 M, dirintis oleh seorang dokter Belanda bernama Eugene Dubois. Mula mula ia mengadakan penelitian di Sumatera Barat namun tidak membuahkan hasil, lalu ia pindah ke Pulau Jawa . Di Pulau Jawa, ia berhasil menemukan fosil manusia purba di desa Trinil, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur pada tahun 1891. Fosil manusia purba ia beri nama pithecanthropus erectus, yang artinya manusia kera yang berjalan tegakPenemuan fosil selanjutnya pada tahun 1936 oleh Weidenrich. Ia menemukan fosil tengkorak anak di LembahSungai Brantas, desa Jetis, Mojokerto. Weidenrich menamakan fosilnya Pithecanthropus Robustus. Fosil sejenis juga ditemukan oleh von Koenigswald di Mojokerto, ia menyebutnya Pithecanthropus Mojokertensis.Pada penelitian dan penggalian arkeologis antara tahun 1936–1941, von Koenigswald berhasil menemukan fosil manusia purba. Diperkirakan fosil manusia purba itu adalah manusia tertua di Indonesia yang hidup satu sampai dua juta tahun yang lalu. Oleh karena itu para ahli arkeologi menamakannyaMeganthropus Palaeojavanicus, artinya manusia raksasa tertua dari Jawa. Meganthropus Palaeojavanicus hidup sezaman dengan Pithecanthropus Mojokertensis, namun tingkat kehidupannya lebih primitif.

Transcript of Manusia Purba Merupakanqs Jenis Manusia Yang Hidup Di Zaman Prasejarah

Manusia purba merupakan jenis manusia yang hidup di zaman prasejarah. Setiap zaman berbeda pula manusia purba yang hidup, jenis manusia purba ini dibedakan melalui ciri-ciri fisiknya. Bagaimana para ilmuwan mengetahui tentang jenis manusia purba beserta ciri-cirinya, tentu saja dengan melakukan penelitian berupa penggalian di wilayah-wilayah tempat hidup dari manusia purba, penelitian ini berkaitan erat dengan palaeoatropologi. Penggalian menghasilkan temuan-temuan sisa organik dari tumbuhan, hewan, serta juga manusia dalam bentuk fosil atau sudah membatu. Fosil inilah yang meyakinkan para peneliti tentang adanya kehidupan manusia sebelumnya atau manusia purba, umur lapisan bumi yang ditempati fosil ini juga dapat menunjukkan berapa usia fosil tersebut.

Jenis Manusia Purba Beserta Ciri-cirinya

Disini kita bedakan antara manusia-manusia purba di daerah Indonesia dengan manusia purba yang ada diluar IndonesiaJenis Manusia Purba di IndonesiaOrang penting dalam sejarah palaentologi di Indonesia adalah Eugine Dubois yang menemukan atap tengkorak di Trinil tahun 1891. Inilah awal dari penelitian fosil manusia purba di Indonesia.Meganthropus PalaeojavanicusFosil manusia purba Meganthropus Palaeojavanicus atau manusia raksasa jawa kuno adalah jenis paling tua yang pernah ditemukan di Indonesua. Fosil yang ditemukan berupa rahang bawah dan rahang atas gigi lepas oleh Ralph von Koenzgswald. Diketahui bahwa fosil ini berada pada lapisan Pucangan dengan cara stratigrafi sehingga diperkirakan umurnya sekitar 1-2 juta tahun.

Adapun ciri-ciri dari Meganthropus Palaeojavanicus diuraikan sebagai berikut. Berbadan tegap dengan tonjolan tajam di belakang kepala. Bertulang pipi tebal, dengan tonjolan kening yang mencolok. Tidak berdagu. Otot kunyah, gigi, dan rahang besar dan kuat. Makanannya berupa jenis tumbuh-tumbuhan.PithecanthropusFosil manusia purba Pithecanthropus atau manusia kera banyak di temukan di Indonesia. Diketahui fosil dari manusia purba ini berada pada lapisan Pucangan dan Kabuh dengan cara stratigrafi sehingga diperkirakan umurnya bervariasi antara 30.000 - 2 juta tahun.

Adapun ciri-ciri dari Pithecanthropus dijabarkan sebagai berikut. Tinggi tubuhnya kira-kira 165 - 180 cm. Badan tegap, namun tidak setegap Meganthropus. Tonjolan kening tebal dan melintang sepanjang pelipis. Otot kunyah tidak sekuat Meganthropus. Hidung lebar dan tidak berdagu. Makanannya bervariasi tumbuhan dan daging hewan buruan.Penemuan Phitecanthropus yang beragam sehingga terdapat beberapa jenis Phitecanthropus di Indonesia berikut diantaranya. Pithecanthropus MojokertensisFosil manusia purba Pithecanthropus Mojokertensis ditemukan oleh Von Koenigswald di dekat Mojokerto , jawa timur, pada tahun 1936. Fosil berupa tengkorak. Fosil tersebut disebut juga Pithecanthropus Robustua.. Pithecanthropus Erectus

Gambar Pithecanthropus Erectus

Fosil manusia purbaPithecanthropus Erectusditemukan oleh Eugene Dubois pada tahun 1890 di Trinil, Lembah BengawanSolo. Fosil berupa tulang rahang, bagian atas tengkorak. geraham, dan tulang kaki. Manusia purba Pithecanthropus Erectus adalah manusia kera yang telah mampu berjalan tegak. Pithecanthropus Soloensis

Gambar Pithecanthropus Soloensis

Fosil manusia purbaPithecanthropus Soloensisditemukan oleh von Koenigswald dan Openorth di Ngandong dan Sangiran, ditepi Bengawan Solo, antara tahun 1931 - 1933. Fosil berupa tengkorak dan tulang kering.HomoFosil manusia purba Homo atau manusia adalah jenis manusia purba yang paling dekat dengan manusia dan umurnya relatif lebih muda dari manusia purba lainnya. Homo Erectus berarti manusia berjalan tegak dan Homo Sapiens berarti manusia cerdas.Diketahui fosil manusia purba ini berada pada lapisan Notopurpo dengan cara stratigrafi sehingga diketahui umurnya berkisar 25.000-40.000 tahun.

Adapun ciri-ciri dari Pithecanthropus diurai sebagai berikut. Tinggi tubuh 130 - 210 cm. Otak lebih berkembang daripada Meganthropus dan Pithecanthropus. Otot kunyah, gigi, dan rahang sudah menyusut. Tonjolan kening sudah berkurang dan sudah berdagu. Mempunyaj ciri-ciri ras Mongoloid dan AustramelanosoidAda juga beberapa manusia purba jeni Homo sebagai berikut. Homo Soloensis

Fosil manusia purba jenis ini ditemukan Von Koenigswald dan Weidenrich pada tahun 1931-1934 di lembah Bengawan Solo. Fosil yang ditemukan berupa tengkorak. Dari volume otaknya, bukan lagi Pithecantropus. Homo WajakensjsFosil manusia purba jenis ini ditemukan oleh Eugine Dubois pada tahun 1889 di daerah Wajak dekat Tulungagung. Manusia jenis ini sudah mampu membuat alat-alat dan batu maupun tulang. Mereka juga telah mengenal cara memasak makanan.Jenis Manusia Purba di Luar IndonesiaSelain di Indonesia berbagai jenis manusia purba juga ditemukan di berbagai belahan dunia berikut penjelasannya.Australopithecus AfricanusFosil manusia purba jenis ini ditemukan di Taung, dekat Vryburg, Afrika Selatan. Fosil jenis manusia purba ini ditemukan oleh Raymond Dart, pada tahun 1924. Diperkirakan manusia jenis ini hidup 2-3 juta tahun yang lalu.Sinanthropus PekinensisFosil manusia purba jenis ini ditemukan di gua Choukoutien, Peking, Tiongkok. Fosil ini ditemukan oleh Davidson Black pada tahun 1927. Manusia purba jenis ini termasuk Homo Sapiens sehingga sering kali disebut juga disebut Homo Pekinensis.Homo NeanderthalensisFosil manusia purba jenis Ini ditemukan di lembah sungai Neander, dekat Dusseldorf, Jerman, oleh Rudolf Virchow. Ciri-ciri manusia purba ini hampir mirip dengan ciri-ciri Homo Wajakensis.Homo RhodesiensisFosil manusia purba jenis ini ditemukan oleh Raymond Dart dan Robert Brom pada tahun 1924 di gua Broken Hill, Rhodesia (sekarang menjadi Zimbabwe).Homo Cro-MagnonFosil manusia purba jenis ini ditemukan di gua Cro-Magnon, dekat Lez Eyzies, sebelah barat daya Prancis. Fosil tersebut pertama kali ditemukan pada tahun 1868. Ciri-ciri manusia purba jenis ini mendekati ciri-ciri manusia modern.

enis Jenis Manusia Purba Di Indonesia Dan Ciri-cirinya - Tempat Penemuannya, Di Indonesia penelitian tentang jenis-jenis manusia purba sudah sejak abad ke-18 M, dirintis oleh seorang dokter Belanda bernama Eugene Dubois. Mula mula ia mengadakan penelitian di Sumatera Barat namun tidak membuahkan hasil, lalu ia pindah ke Pulau Jawa . Di Pulau Jawa, ia berhasil menemukan fosil manusia purba di desa Trinil, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur pada tahun 1891. Fosil manusia purba ia beri nama pithecanthropus erectus, yang artinya manusia kera yang berjalan tegakPenemuan fosil selanjutnya pada tahun 1936 oleh Weidenrich. Ia menemukan fosil tengkorak anak di Lembah

Sungai Brantas, desa Jetis, Mojokerto. Weidenrich menamakan fosilnya Pithecanthropus Robustus. Fosil sejenis juga ditemukan oleh von Koenigswald di Mojokerto, ia menyebutnya Pithecanthropus Mojokertensis.

Pada penelitian dan penggalian arkeologis antara tahun 19361941, von Koenigswald berhasil menemukan fosil manusia purba. Diperkirakan fosil manusia purba itu adalah manusia tertua di Indonesia yang hidup satu sampai dua juta tahun yang lalu. Oleh karena itu para ahli arkeologi menamakannya

Meganthropus Palaeojavanicus, artinya manusia raksasa tertua dari Jawa. Meganthropus Palaeojavanicus hidup sezaman dengan Pithecanthropus Mojokertensis, namun tingkat kehidupannya lebih primitif.

Selanjutnya, ditemukan fosil-fosil manusia purba Indonesia, yang tingkat kemampuannya lebih tinggi dibanding jenis Pithecanthropus, yaitu jenis Homo Sapiens (manusia yang berpikir). Jenis manusia homo sapiens yang ditemukan di Indonesia, antara lain.

Gambar Ilustrasi Evolusi Manusia Purba

1. Meganthropus (Manusia Besar)Meganthropus berasal dari dua kata. Megas artinya besar atau raksasa dan anthropus artinya manusia. Jenis manusia purba Meganthropus ditemukan oleh Van Koenigswald pada tahun 1936 di daerah Sangiran. Hasil penemuannya ini sering dikenal dengan nama Meganthropus Palaeojavanicus, artinya manusia raksasa dari Jawa. Jenis manusia ini memiliki rahang kuat dengan badan yang tegap. Mereka diperkirakan hidup dengan cara mengumpulkan bahan makanan, terutama tumbuh-tumbuhan. Meganthropus diperkirakan hidup sekitar dua sampai satu juta tahun yang lalu sejak penelitian.

2. Pithecanthropus (Manusia Kera Berjalan Tegak)Jenis Jenis Manusia Purba Di Indonesia - Pithecanthropus merupakan jenis yang paling banyak ditemukan di Indonesia. Hasil penemuan di Indonesia, antara lain Pithecanthropus Erectus, Pithecanthropus Mojokertensis, dan Pithecanthropus Soloensis. Pithecanthropus Erectus artinya manusia kera yang berjalan tegak. Jenis ini ditemukan oleh Eugene Dubois tahun 1891 di Trinil. Pithecanthropus Mojokertensis ditemukan di Jetis dekat Mojokerto Jawa Timur oleh Von Koenigswald. Pithecanthropus Soloensis sementara itu ditemukan di Ngandong, lembah Bengawan Solo oleh Von Koenigswald, Ter Haar, dan Oppenoorth. Beberapa ciri manusia Pithecanthropus, antara lain sebagai berikut.

Ciri Ciri Manusia Purba Pithecanthropus : Pada tengkorak, tonjolan keningnya tebal. Hidungnya lebar, dengan tulang pipi yang kuat dan menonjol. Tinggi sekitar 165180 cm. Pemakan tumbuhan dan daging (pemakan segalanya). Memiliki rahang bawah yang kuat. Memiliki tulang pipi yang tebal. Tulang belakang menonjol dan tajam. Perawakannya tegap, mempunyai tempat perlekatan otot tengkuk yang besar dan kuat.

3. HomoJenis Jenis Manusia Purba Di Indonesia - Ada dua jenis fosil homo yang ditemukan di Indonesia, yaitu Homo Wajakensis dan Homo Soloensis.Manusi Purba Homo Wajakensis berarti manusia dari Wajak. Eugene Dubois menemukan fosil ini pada tahun 1889 di dekat Wajak, Tulungagung Jawa Timur. Homo Wajakensis diperkirakan menjadi nenek moyang dari ras Australoid yang merupakan penduduk asli Australia.Manusia Purba Homo Soloensis adalah manusia dari Solo ditemukan di Ngandong, lembah Bengawan Solo antara tahun 19311934. Penemunya adalah Ter Haar dan Oppenorth. Kehidupan Homo Soloen