Manusia purba di dunia

Click here to load reader

  • date post

    17-Jan-2017
  • Category

    Education

  • view

    768
  • download

    90

Embed Size (px)

Transcript of Manusia purba di dunia

Manusia Purba di dunia

Manusia Purba di duniaRay Widy Anjarsari

Manusia Purba di AsiaManusia purba di Asia, ditemukan di Cina disebut Homo Pekinesis, yang berarti manusia dari peking (Beijing)Kerangka jenis manusia purba ini menyerupai kerangka Pithecanthropus Erectus.Oleh karena itu, para ahli menyebutnya juga dengan nama Pithecanthropus Pekinensis atau Sinanthropus Pekinensis yang berarti manusia kera dari Peking.

Manusia purba di AfrikaManusia purba yang ditemukan di Afrika disebut Homo Africanus yang berarti manusia dari Afrika.Fosil ini di beri nama Australopithecus Africanus, karena hampir mirip dengan penduduk asli Australia.

Manusia purba di EropaManusia purba yang ditemukan di Eropa disebut Homo Neandherthalensis.Nama itu mengandung arti manusia Neanderthal.Di daerah Amerika Selatan ditemukan manusia purba dengan ciri-ciri kapasitas otak 600cc, hidup di lingkungan terbuka, serta memiliki tinggi badan kurang lebih 1,5 meter. Fosil menusia kera tersebut disebut Australopithecus dan Homo Cro Magnon.

Pithecantropus ErectusHomo SapiensRuang tengkorak Pithecanthropus kurang dari 1000 cc,Tulang rahang lebih menonjol ke depanTidak berdaguTulang rahang dan gigi kuatTinggi dan berat badan 165-170 cm dan berat badan 100kgruang tengkorak Homo Sapiens lebih dari 1000 cc.Tulang rahang tidak menonjolBerdaguTulang rahang dan gigi tidak begitu kuatTinggi dan berat badan 130-210 cm dan 30-150 kg

Pola HidupPola hidup manusia pra aksara tidak jauh beda dengan kehidupan manusia pra-aksara di Indonesia, dimulai dari kehidupan berburu, meramu, nomaden, bercocok tanam, mengenal kepercayaan dan masa-masa perundagian (ditemukannya alat-alat).

Karya SeniBangunan : Pada zaman Neolitikum kebudayaan masyarakatnya mulai berkembang dengan dibuatnya rumah dari kayu dan bambu yang sampai sekarang masih tersisa di beberapa daerah di wilayah Indonesia. Selain bangunan dari bahan kayu dan bambu, pada zaman batu besar dikenal pula bangunan yang terbuat dari batu untuk keperluan keagamaan dan

Seni Lukis : Karya seni lukis yang paling tua diketemukan pada zaman batu menengah, yaitu berupa lukisan pada dinding gua seperti: lukisan binatang buruan yang terdapat di dinding gua Leang-Leang di Sulawesi Selatan. Lukisan ini dikerjakan dengan cara menoreh dinding gua dengan penggambaran binatang yang realistic dibubuhi dengan warna merah, putih, hitam dan coklat yang dibuat dari bahan pewarna alam.

Karya Seni Patung : Karya seni patung Indonesia pada zaman pra-sejarah mulai dikenal pada zaman Neolitikum berupa patung-patung nenek moyang dan patung penolak bala. Gaya patungnya disesuaikan dengan bahan baku yang digunakan, yaitu batu, kayu serta bahan lainnya

Kerajinan Tangan : Kebutuhan akan perabot dan didukung oleh kekayaan alam Indonesia memungkinkan untuk berkembangnya seni kerajinan sejak awal zaman batu. Pada zaman batu menengah telah dimulai dikerjakan benda gerabah.

Sistem KepercayaanAnimisme DinamismePolytheisme

Kehidupan ekonomiPada masa pra aksara, pola kehidupan ekonomi dilakukan dengan sistem barter. Dimana barang yang dimiliki dan tidak dibutuhkan oleh seseorang ditukar dengan barang yang dibutuhkan.