Laporan Manajemen keperawatan

Click here to load reader

  • date post

    13-Apr-2016
  • Category

    Documents

  • view

    2.960
  • download

    630

Embed Size (px)

description

manajemen keperawatan

Transcript of Laporan Manajemen keperawatan

LAPORAN STASE MANAJEMEN KEPERAWATANDI RUANG INTERNA 1 RSU DAERAH KOTA

TANGERANG

Disusun Oleh :

1. NenengSatriani.S (Nim: 14311010)

2. Nuraliyani (Nim: 14311012)

3. Nurjazilah (Nim: 14311008)

4. Rukmana (Nim: 14311019)

MAHASISWA PROGRAM PROFESI NERS TAHUN 2014-2015

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes) YATSI TANGERANGTAHUN 2015

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kepada Allah SWT, atas berkat dan rahmatnya kami dapat menyelesaikan tugas ini yang berjudul Laporan Stase Manajemen Keperawatan. Tugas ini disusun untuk memenuhi sistem pembelajaran untuk Gerbong Manajement Keperawatan di STIKes YATSI Tangerang Program Profesi (Ners).

Dalam pembuatan tugas ini kami mendapatkan hambatan dan kesulitan, namun berkat kerja sama dan usaha dalam kelompok serta dukungan dari semua pihak, akhirnya kami dapat menyelesaikan tugas tepat pada waktunya. Oleh karena itu pada kesempatan ini kami mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada :

1. Ibu. Ida Faridah, S.Kp, M.Kes selaku Ketua STIKes YATSI Tangerang sekaligus sebagai CI Akademik Stase Manajemen Keperawatan.2. Ibu Ns. Dian Perwita, S.Kep.M. Kes . selaku Pembimbing Lahan Praktik Stase Managemen3. Bapak Adil Laksana Dewa, AMK selaku Kepala Ruangan Interna 14. Ibu. Ns. Ayu Pratiwi, S.Kep selaku Koordinator Program Profesi (Ners) Atas semua bantuan dan dukungan semua pihak kepada kami, kiranya Allah SWT , akan membalas semua kebaikan yang telah di berikan. Oleh karena itu pada kesempatan ini kami mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun serta memberikan motivasi untuk kedepannya.

Tangerang, 21 Mei 2015 Penyusun

DAFTAR ISIKATA PENGANTAR

i

DAFTAR ISI

ii

BAB I PENDAHULUANA. Latar Belakang

1B. Tujuan

2C. Waktu dan Tempat Praktek

2D. Cara Pengumpulan Data

3E. Peserta Praktek

3BAB II TINJAUAN PUSTAKA

4BAB III HASIL PENGKAJIAN

18BAB III INVENTARIS, PRIORITAS MASALAH DAN POA

124A. Inventaris Masalah

124B. Prioritas Masalah

124C. Tabel Plan Of Action

125BAB IV PELAKSANAAN DAN EVALUASI

127BAB V . KESIMPULAN DAN SARAN

135A. Kesimpulan

135B. Saran

135DAFTAR PUSTAKA

LampiranBAB I

PENDAHULUAN

A. Latar BelakangManajemen merupakan suatu ilmu tentang bagaimana menggunakan sumber daya secara aktif, inovatif dan kreatif serta rasional untuk mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan sebelumnya. Manajemen mencakup kegiatan koordinasi dan supervisi terhadap staf, sarana dan prasarana dalam mencapai tujuan. Manajemen keperawatan merupakan proses bekerja melalui anggota staf keperawatan untuk memberikan asuhan keperawatan secara professional. Keperawatan professional dalam pelayanannya diperlukan adanya pengembangan keperawatan secara professional. Dalam mengoptimalkan peran dan manajemen keperawatan perlu adanya strategi yang salah satunya adalah dengan harapan adanya faktor pengelolaan yang optimal serta mampu meningkatkan efektifitas dan efisiensi pelayanan keperawatan.Suatu organisasi dalam mencapai tujuan perlu didukung oleh pengelolaan faktor-faktor antara lain Man, Money, Machine, Methode dan Material. Pengelolaan yang seimbang dan baik dari kelima faktor tersebut akan memberikan kepuasan kepada klien dan pelanggan rumah sakit. Kelima standar rumah sakit tersebut harusnya telah dimiliki oleh rumah sakit yang telah terakreditasi.

Di dalam suatu rumah sakit unit pelayanan kesehatan terkecil adalah suatu ruangan yang merupakan pelayanan kesehatan tempat perawat untuk menerapkan ilmu dan asuhan keperawatanya secara optimal. Akan tetapi, tanpa adanya tata kelola yang memadai, kemauan, dan kemampuan yang kuat, serta peran aktif dari semua pihak, maka pelayanan keperawatan profesional hanyalah akan menjadi suatu teori. Untuk itu perawat perlu mengupayakan kegiatan penyelenggaraan Model Praktek Keperawatan Profesional yang merupakan penataan sistem pemberian pelayanan keperawatan melalui pengembangan model praktik keperawatan. Model praktek keperawatan professional salah satunya adalah dengan adanya posisi perawat sebagai seorang kepala ruangan, ketua tim atau perawat pelaksana, dalam suatu bagian perlu adanya suatu pemahaman tentang bagaimana mengelola dan memimpin orang lain dalam mencapai tujuan asuhan keperawatan yang berkualitas. Mutu asuhan keperawatan yang baik antara lain: memenuhui

standar profesi yang ditetapkan, sumber daya untuk pelayanan asuhan keperawatan dimanfaatkan secara wajar, efisien, dan efektif, aman bagi pasien dan tenaga keperawatan, memuaskan bagi pasien dan tenaga keperawatan serta aspek sosial, ekonomi, budaya, agama, etika dan tata nilai masyarakat diperhatikan dan dihormati. Kemampuan manajerial dapat dimiliki melalui berbagai cara salah satunya untuk dapat ditempuh dengan meningkatkan ketrampilan melalui bangku kuliah yang harus melalui pembelajaran dilahan praktek.Ruang interna 1 di Rumah Sakit Umum Kota Tangerang merupakan salah satu ruang perawatan membutuhkan manajemen keperawatan yang baik demi tercapainya mutu pelayanan yang optimal. Khususnya Ruang interna 1 merupakan ruang rawat inap penyakit dalam yang terdiri dari 1 ruang khusus perawat 1 ruang isolasi dan 5 kamar dengan single class atau non class dan setiap kamar berisi 5 tempat tidur.

maka perlu dilakukan sebuah studi tentang proses keperawatan di Ruang Interna 1 dimana salah satu terbentuknya adalah praktek stase manajemen keperawatan.B. Waktu dan Tempat PelaksanaanTempat praktek mahasiswa profesi Ners Stase Manajemen Keperawatan dilaksanakan di Ruang Interna 1 Rumah Sakit Umum Kota Tangerang mulai tanggal 30 Maret- 10 April 2014.C. Tujuan

1. Tujuan UmumSetelah melakukan praktek manajemen keperawatan di Ruang Interna 1 Rumah Sakit Umum Kota Tangerang selama 12 hari diharapkan mahasiswa mampu menerapkan konsep dan prinsip manajemen keperawatan pada unit pelayanan kesehatan secara nyata dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan keperawatan.

2. Tujuan Khusus Setelah melakukan praktek manajemen keperawatan di Ruang Interna 1 Rumah Sakit Umum Daerah Kota Tangerang mahasiswa mampu :

a. Mengumpulkan data, menganalisis data dan memahami data masalah dalam pengorganisasian asuhan keperawatan

b. Mengorganisasikan pelaksanaan kegiatan keperawatan

c. Melakukan usaha-usaha koordinasi kegiatan keperawatan

d. Memilih dan menerapkan gaya kepemimpinan yang sesuai di ruangan

e. Memperkenalkan perubahan kecil yang bermanfaat untuk ruangan

f. Mengidentifikasi masalah yang terjadi

g. Merencanakan beberapa alternatif penyelesaian masalah

h. Mengusulkan dan menerapkan alternatif tersebut kepada manajer keperawatan

i. Mengevaluasi hasil penerapan alternatif pemecahan masalahD. Cara Pengumpulan DataDalam melakukan pengumpulan data yang digunakan untuk identifikasi masalah dilakukan dengan metode :

1. Observasi

Observasi dilakukan untuk dapat memperoleh data kondisi fisik ruangan, proses pelayanan, inventaris ruangan, dan asuhan keperawatan yang langsung dilakukan ke pasien.2. Wawancara

Wawancara dilakukan kepada kepala ruangan, perawat, dan keluarga pasien untuk mengumpulkan data tentang proses orientasi pasien baru dan pelayanan pasien.3. Studi Dokumentasi

Kegiatan dilakukan untuk pengumpulan data mengenai karakteristik pasien, ketenagaan, dokumentasi proses keperawatan, manajemen ruangan, prosedur tetap ruangan, dan inventaris ruangan.

E. Peserta Praktek

Mahasiswa tahap profesi Ners Program Studi Ilmu Keperawatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan YATSI Tangerang dengan anggota :

1. Neneng Satriani Sokhibah2. Nuraliyani3. Nurjazilah4. Rukmana

BAB IITINJAUAN PUSTAKA

2.1 Definisi MenejemenManajemen keperawatan mengacu pada pengertian manajemen secara umum. Manajemen adalah proses untuk melaksanakan pekerjaan melalui orang lain. Manajemen keperawatan adalah proses pelaksanaan keperawatan melalui upaya staf keperawatan untuk memberikan asuhan keperawatan, pengobatan dan rasa aman kepada pasien, keluarga, masyarakat

Manajemen adalah pelayanan keperawatan sebagai sub sistem manajemen rumah sakit harus memperoleh tempat dan perhatian sama dengan manajemen lainnya, sehingga rumah sakit dapat berfungsi sebagaimana diharapkan. Lingkup manajemen operasional dan manajemen asuhan keperawatan yaitu merencanakan, mengorganisir, mengarahkan, dan mengawasi sumber daya keperawatan. Fungsi-fungsi manajemen keperawatan adalah perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengawasan, yang harus dilakukan oleh manajer dalam bentuk supervisi. Supervisi yang dilakukan oleh manajer keperawatan secara baik dan terus menerus dapat memastikan pemberian asuhan keperawatan sesuai dengan standar praktek keperawatan ( Depkes RI, 1994 ). Dengan supervisi kepala ruangan sebagai manajer dapat mempengaruhi kinerja perawat pelaksana.Sebagaimana kita ketahui bahwa manajemen keperawatan adalah suatu tugas khusus yang harus dilaksanakan oleh pengelola keperawatan untuk merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan serta mengawasi sumber sumber yang ada, baik sumber daya maupun dana sehingga dapat memberikan pelayanan keperawatan yang efektif baik kepada pasien, keluarga dan masyarakat.2.2 Teori Kepemimpinan dalam Manajemen

2.2.1 Teori Kepemimpinan Sifat ( Trait Theory )

Kepemimpinan merupakan suatu teori sifat-sifat dari aliran perilaku pemikiran psikologi yang berpandangan bahwa sifat sifat kepemimpinan tidak seluruhnya dilahirkan akan tetapi juga dapat dicapai melalui pendidikan dan pengalaman

a. Kecerdasan Berdasarkan hasil penelitian, pemimpin yang mempunyai kecerdasan yang tinggi di atas kecerdasan ra