kl-1-gambaran umum-baru-1

download kl-1-gambaran umum-baru-1

of 23

  • date post

    27-Oct-2015
  • Category

    Documents

  • view

    9
  • download

    0

Embed Size (px)

description

kl-1-gambaran umum-baru-1

Transcript of kl-1-gambaran umum-baru-1

  • KESEHATAN LINGKUNGANBAB I:GAMBARAN UMUM*Pengasuh / PJMK:Prof. H. Didik Sarudji, M.Sc.

  • A. TUJUANMHS MEMAHAMI APA HUBUNGAN ANTARA KESEHATAN MASYARAKAT DENGAN KESEHATAN LINGKUNGAN.

    MHS MEMAHAMI APA KESEHATAN MASYARAKAT DAN KESEHATAN LINGKUNGAN

    MHS MEMAHAMI DEFINISI KESEHATAN MASYARAKAT MENURUT Winslow DAN WHO.

    MHS MEMAHAMI DEFINISI/PENGERTIAN KESEHATAN MASYARAKAT DALAM PERKEMBANGAN TERAKHIR.

    MHS MEMAHAMI SEJARAH PERKEMBANGAN KESEHATAN LINGKUNGAN.

  • B. KEDUDUKAN KESLING DLM IKMKESEHATAN LINGKUNGAN MERUPAKAN PERKEMBANGAN DARI SANITASI LING-KUNGAN (SANITATION OF ENVIRONMENT)

    SANITATION OF ENVIRONMENT MERU-PAKAN BAGIAN DARI ILMU KESEHATAN MASYARAKAT

    APAKAH KESEHATAN MASYARAKAT (PUBLIC HEALTH) ITU ?

  • B. KEDUDUKAN KESLING DLM IKMKESEHATAN MASYARAKAT MENURUT Winslow;

    KESEHATAN MASYARAKAT MENURUT WHO;

    KESEHATAN MASYARAKAT DALAM PERKEMBANGAN TERAKHIR DI INDONESIA;

  • DEFINISI : Public Health (Winslow)

    PUBLIC HEALTH IS THE SCIENCE AND THE ART OF PREVENTING DISEASE, PROLONGING LIFE, AND PROMOTING PHYSICAL AND MENTAL HEALTH AND EFFICIENCY THROUGH ORGANIZED COMMUNITY EFFORT FORTHE SANITATION OF ENVIRONMENT, THE CONTROL OF COMMUNITY INFECTIONS, THE EDUCATION OF THE INDIVIDUAL IN THE PRINCIPLES OF PERSONAL HYGIENE, THE ORGANIZATION OF MEDICAL AND NURSING SERVICE FOR THE EARLY DIAGNOSIS AND PREVENTIVE TREATMENT OF DISEASE, AND THE DEVELOPMENT OF SOCIAL MACHINERY WHICH WILL ENSURE TO EVERY INDIVIDUAL IN THE COMMUNITY AND STANDARD OF LIVING ADUQUATE FOR THE MAINTENANCE OF HEALTH.*

  • DEFINISI : Public Health (WHO)

    PUBLIC HEALTH IS THE SCIENCE AND ART OF PREVENTING DISEASE, PROLONGING LIFE, PROMOTING PHYSICAL AND MENTAL HEALTH AND EFFICIENCY,

    THROUGH ORGANIZED COMMUNITY EFFORT FOR THE EARLY DIAGNOSIS AND PREVENTIVE TREATMENT OF DISEASE AND THE DEVELOPMENT OF SOCIAL MACHI-NERY WITH WILL ENSURE TO EVERY INDIVIDUAL IN THE COMMUNITY A STANDARD OF LIVING ADEQUATE FOR THE MAINTENANCE OF HEALTH FOR THE (a) SANITATION OF ENVIRONMENT, (b) CONTROL OF COMMUNITY INFECTION, (c) EDUCATION OF THE INDIVIDUAL IN PRINCIPLES OF PERSONAL HYGIENE, (d) ORGANIZATION OF MEDICAL AND NURSING SERVICES. *

  • KESEHATAN MASYARAKAT ADALAH:ILMU DAN SENI DLM MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN MASY. YANG SETINGGI-TINGGINYA MELALUI USAHA-USAHA KESEHATAN :

    a. UPAYA KESEHATAN WAJIB:

    KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)KELUARGA BERENCANA (KB)GIZIPENGOBATANPENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR (P2M)UPAYA KESEHATAN LINGKUNGAN*

  • a. UPAYA KESEHATAN WAJIB:

    b. UPAYA PENGEMBANGAN :

    7. UPAYA PERAWATAN KESEHATAN MASYARAKAT8. UPAYA KESEHATAN SEKOLAH (UKS)9. UPAYA KESEHATAN USILA10. UPAYA KESEHATAN KERJA11. UPAYA KESEHATAN GIGI DAN MULUT12. UPAYA KESEHATAN JIWA13. UPAYA KESEHATAN MATA DAN ENCEGAHAN KEBUTAAN14. UPAYA PENYULUHAN KESEHATAN 15. PEMBINAAN PERAN SERTA MASYARAKAT16. UPAYA KESEHATAN OLAH RAGA

    *

  • C. SEJARAH PERKEMBANGANKESLING DLAM PERINTISAN KESMASY DI INDONESIA/PERKEMBANGAN BASIC HEALTH SERVICES.

    a.PERIODE 1917-1941 : PROPAGANDA PEMBERANTASAN PENY. CACING TAMBANG DAN PEMAKAIAN KELAMBU PADA PROYEK KESEHATAN DI BANYUMAS.

    PERIODE ZAMAN JEPANG S.D. PENYE-RAHAN KEDAULATAN R.I. 1941-1950 TIDAK ADA PERKEMBANGAN BERARTI

    c.PERIODE 1950-1960....................................

  • C. SEJARAH PERKEMBANGANKESLING DALAM PERINTISAN KESMASY DI INDONESIA / PERKEMBANGAN BASIC HEALTH SERVICES.

    c.PERIODE 1950-1960MENERAPKAN 8 USAHA KESEHATAN POKOK (UKP) YNG DIDALAMNYA TERDAPAT USAHA KES. LINGKUNGAN (hal. 7)

    d.PERIODE 1960-1990:MENERAPKAN 12 USAHA KESEHATAN POKOK (hal . 8)

    e.PERIODE 1990-SEKARANG MENERAPKAN 18 USAHA KESEHATAN POKOK. (hal. 9)

  • D. DEKLARASI ALMA ATASTUDI YANG DILAKUKAN WHO TH 1972/ 1973 MENGUNGKAPKAN KETIDAK PUASANNYA THD SISTEM KESEHATAN SAAT ITU.

    TH 1977 LAHIR KESEPAKATAN GLOBAL : Health for All by the Year 2000, dengan perubahan orientasi PENEKANAN UPAYA KESEHATAN :DARI KURATIF KE KURATIF-PREVENTIF;DARI PERKOTAAN KE PEDESAAN;DARI GOL MAMPU KE MASY GOL. PENGHASILAN RENDAH;DARI KAMPANYE MASAL-VERTIKAL KE UPAYA KES. TERPADU SBG. KOMPONEN PEMB. SOSEK MENYELURUH.

  • D. DEKLARASI ALMA ATAYANG PADA DASARNYA UPAYA-UPAYA KESEHATAN TERSEBUT ADALAH UPAYA KESEHATAN PRIMER ATAU Primary Health Care (PHC).

    DALAM DEKLARASI ALMA ATA (RUSIA) TGL. 12 SEPTEMBER 1978 DISEPAKATI BEBERAPA PRINSIP:

    PEMERATAAN UPAYA KESEHATANPENEKANAN PADA UPAYA PREVENTIFPENGGUNAAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA DALAM UPAYA KESEHATAN;PERANSERTA MASYARAKAT DALAM UPAYA KEMANDIRIAN;KERJASAMA LINTAS SEKTORAL DALAM PEMBANGUNAN KESEHATAN.

  • D. DEKLARASI ALMA ATAKESEHATAN LINGKUNGAN DL KEGIATAN PRIMARY HEALTH CARE (PHC) YANG DI-DEKLARASIKAN DI ALMA ATA BERBENTUK : SAFE WATER SUPPLY AND BASIC SANITATION :YAITU YANG MENYANGKUT LINGKUP :PENYEDIAAN AIR BERSIHPEMBUANGAN AIR LIMBAH PEMBUANGAN SAMPAH PADATPEMBUANGAN TINJAHIGIENE INDUSTRI.SANITASI PERUMAHAN/PEMUKIMANHAL INI TERDAPAT DALAM RUMUSAN KEGIATAN PELAYANAN KESEHATAN PRIMER (Primary health care/PHC) :...........

  • KEGIATAN PELAYANAN KESEHATAN PRIMER (Alma Ata):(Primary health care/PHC) :

    EDUCATIONAL CONCERNING PREVAILING HEALTH PROBLEMS AND THE METHODS OF PREVENTING AND CONTROLLING THEM.

    LOCAL ENDEMIC ON PREVENTION AND CONTROL.

    EXPANDED PROGRAM FOR IMMUNIZATION AGAINST THE MAJOR INFECTIOUS DISEASEA.

    MATERNAL AND CHILD HEALTH CARE INCLUDING FAMILY PLANNING.

    ESSENTIAL DRUG SUPPLY.

    NUTRITION IMPROVEMENT AND PROMOTION OF FOOD SUPPLY.

    TREATMENT OF COMMON DISEASE AND INJURIES.

    SAFE WATER SUPPLY AND BASIC SANITATION.

    KEGIATAN TSB DISINGKAT : E L E M E N T S.*

  • D. DEKLARASI ALMA ATAPENGERTIAN PHC MENURUT DEKLARASI (hal. 11)

    PRINSIP-PRINSIP PENYELENGGARAAN PHC (hal. 12)

    ELEMENTS KEGIATAN PHC (hal. 12)

    PENERAPAN PERAN SERTA MASYARAKAT DALAM MENUNJANG PHC DI INDONESIA (DALAM PROGRAM PKMD) (hal. 13)

    PENGERTIAN PKMD (hal. 13)

    PRINSIP-PRINSIP PENDEKATAN PKMDBENTUK PELAKSANAAN PKMD. (hal. 14)

  • E. MDGSMillenium Development Goals (MDGs) atau TujuanPembangunan Milenium (TPM) adalah serangkaian tujuan yang telah disepakati oleh para pemimpin dunia dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Milenium pada September 2000. Terdiri atas sejumlah tujuan yang akan dicapai pada tahun 2015, yeng telah disepakati bersama dalam Millenium Declaration dan Indonesia adalah salah satu diantara 189 negara yang menandatanganinya.Tujuan dan Targetnya adalah sbb :(Indrawati, 2005)

  • E. MDGS(1) Tujuan 1 : Menghapuskan tingkat kemiskinan dan kelaparan;Target 1 : Menurunkan proporsi penduduk yang tingkat pendapatannya di bawah $ 1 perhari menjadi setengahnya antara 1990 2015;Target 2: Menurunkan proporsi penduduk yang menderita kelaparan menjadi setengahnya antara tahun 1990 2015;

    (2) Tujuan 2 : Mencapai pendidikan dasar secara universal;Target 3: Menjamin bahwa sampai dengan tahun 2015, semua anak, di manapun, laki-laki dan perempuan, dapat menyelesaikan sekolah dasar (primary schooling);

  • E. MDGS(3) Tujuan 3 : Mendorong kesetaraan gender dan memberdayakan perempuan;Target 4: Menghilangkan ketimpangan gender di tingkat pendidikan dasar dan lanjutan pada tahun 2005, dan di semua jenjang pendidikan tidak lebih dari tahun 2015. Mengurangi perbedaan dan diskriminasi gender dalam pendidikan dasar dan menengah terutama untuk tahun 2005 dan untuk semua tingkatan pada tahun 2015;

    (4) Tujuan 4 : Mengurangi tingkat kematian anak;Target 5: Menurunkan Angka Kematian Balita sebesar dua-pertiganya, antara tahun 1990 dan 2015; Th 2000 Indonesia tlh mencapai target : AKBA(angka kematian balita) = 65/1.000 lahir hidup, dan AKB (IMR) = 35/1.000 lahir hidup.

  • E. MDGS(5) Tujuan 5 : Meningkatkan kesehatan ibu;Target 6: Menurunkan angka kematian ibu antara tahun 1990 dan 2015 sebesar tiga-perempatnya;AKI (MMR) tlh menurun menjadi 307/100.000 lahir hidup) Th 2015 diprediksi dibawah 150/100.000.(6) Tujuan 6 : Memerangi HIV/AIDS, malaria dan penyakit lainnya;Target 7: Mengendalikan penyebaran HIV/AIDS dan mulai menurunnya jumlah kasus baru pada tahun 2015;Ancaman HIV/AIDS terus meningkat di kalangan kelompok resti. Perkiraan: 2003 = 90.000-130.000,tahun 2010 = 110 orang menderita atau meninggal karenaAIDS, serta 1-5 juta mengidap virus HIV.

  • E. MDGSTarget 8: Mengendalikan penyakit malaria dan mulai menurunnya jumlah kasus malaria dan penyakit lainnya pada tahun 2015;

    90 juta penduduk Indonesia tinggal di daerah endemik malaria;Diperkirakan 30 juta kasus malaria terjadi tiap tahun;hanya sekitar 10 % mendapat pengobatan/fasilitas kesehatan;Bagian Timur Indonesia endemik malaria;Malaria muncul kembali di beberapa daerah (re-emerging diseases);

  • E. MDGSTuberkulosis (TB) tahun 1998 prevalensi 786/100.000 penduduk (kasus baru dan lama);44 % diantaranya BTA positif menular;Tahun 2004 BTA positif menular turun menjadi 104/100.000 pndd.Indonesia penyumbang kasus TB ketiga dunia dengan rerata 582.000 kasus baru/tahun;259.970 diantaranya BTA positif menular;Case fatality rate sebesar 24 %;Angka penemuan kasus meningkat 51,8 % tahu 2004;Angka kesembuhan 86,7% (melebihi target global 85%)

  • E. MDGS(7) Tujuan 7 : Menjamin keberlanjutan lingkungan;Target 9. Memadukan prinsip-prinsip pemba-ngunan berkelanjutan dengan kebijakan dan program nasional serta mengembalikan sumber daya lingkungan yang hilang;Target 10. Penurunan sebesar separuh, propor-si penduduk tanpa akses thd sumber air minum yang aman dan berkelanjutan serta fasilitas sa-nitasi dasar pada 2015 (air minum dan sanitasi dasar);Th 2002 sumber air berjarak > 10 m dari tempat pembuangan tinja mencapai 50% (18 % dr perpipaan);Th 2004 meningkat 53,4 %Masih perlu usaha berat