KANDUNGAN HORMON IAA, SERAPAN HARA, DAN .terhadap Aplikasi Pupuk Biologi adalah karya sendiri dan

download KANDUNGAN HORMON IAA, SERAPAN HARA, DAN .terhadap Aplikasi Pupuk Biologi adalah karya sendiri dan

of 70

  • date post

    09-Mar-2019
  • Category

    Documents

  • view

    217
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of KANDUNGAN HORMON IAA, SERAPAN HARA, DAN .terhadap Aplikasi Pupuk Biologi adalah karya sendiri dan

KANDUNGAN HORMON IAA, SERAPAN HARA, DAN

PERTUMBUHAN BEBERAPA TANAMAN BUDI DAYA

SEBAGAI RESPON TERHADAP APLIKASI PUPUK

BIOLOGI

SIGIT TRI WIBOWO

SEKOLAH PASCASARJANA

INSTITUT PERTANIAN BOGOR BOGOR

2008

PERNYATAAN MENGENAI TESIS DAN SUMBER INFORMASI

Dengan ini saya menyatakan bahwa tesis Kandungan Hormon IAA, Serapan Hara, dan Pertumbuhan Beberapa Tanaman Budi Daya sebagai Respon

terhadap Aplikasi Pupuk Biologi adalah karya sendiri dan belum diajukan dalam

bentuk apa pun kepada perguruan tinggi manapun. Sumber informasi yang berasal

atau dikutip dari karya yang diterbitkan maupun tidak diterbitkan dari penulis lain

telah disebutkan dalam teks dan dicantumkan dalam Daftar Pustaka di bagian

akhir tesis ini.

Bogor, Januari 2008

Sigit Tri Wibowo

G351050131

RINGKASAN SIGIT TRI WIBOWO. Kandungan Hormon IAA, Serapan Hara, dan

Pertumbuhan Beberapa Tanaman Budi Daya sebagai Respon terhadap Aplikasi

Pupuk Biologi. Dibimbing oleh HAMIM dan ARIS TRI WAHYUDI.

Penggunaan pupuk kimia (anorganik) yang terus menerus dapat

menurunkan kesuburan tanah. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari

kandungan hormon, tingkat serapan hara, dan pertumbuhan beberapa tanaman

budidaya terhadap aplikasi pupuk biologi. Penelitian ini dilakukan di rumah kaca

Kebun Percobaan Cikabayan IPB, Bogor, Jawa Barat. Rancangan Acak Lengkap

dengan faktor tunggal dilakukan pada lima jenis tanaman budi daya yaitu jagung,

padi, kedelai, kacang tanah, dan caisim, masing- masing dengan 3 ulangan.

Perlakuan terdiri dari 4 taraf yaitu : I. Tanpa pupuk, II. 100% pupuk biologi (dosis

100 g/pot), III. 100% pupuk anorganik, IV. Kombinasi pupuk biologi dan pupuk

anorganik dengan perbandingan 50%: 50%. Pupuk biologi yang digunakan adalah

kompos yang diperkaya mikroba Pseudomonas, Bacillus, Azotobacter,

Azospirillum, Rhizobium, dan pelarut P. Dosis pupuk anorganik adalah 0.5 g/pot

Urea; 0.5 g/pot SP-36; 0.375 g/pot KCl untuk padi, jagung, caisim dan 0.125 g/pot

Urea; 0.5 g/pot SP-36; 0.375 g/pot KCl untuk kedelai dan kacang tanah.

Penggunaan pupuk biologi dapat meningkatkan kandungan hormon IAA pada

jaringan tanaman caisim, jagung, dan kedelai rata-rata sebesar 73-159%.

Penggunaan pupuk biologi juga mampu meningkatkan tingkat serapan hara (N, P,

dan K) pada seluruh tanaman sebesar 2-34 kali dibandingkan tanaman kontrol.

Peningkatan produksi dihasilkan oleh aplikasi pupuk biologi pada tanaman

jagung, kacang tanah, dan caisim. Di sisi lain, perlakuan tersebut belum

meningkatkan pertumbuhan vegetatif dan produksi tanaman padi dan kedelai.

Hasil penelitian ini menunjukkan pupuk kompos yang diperkaya mikroba

aktivator dapat menggantikan pupuk anorganik bagi pertumbuhan dan produksi

beberapa tanaman budidaya.

Kata Kunci: Pupuk biologi, serapan hara, hormon IAA, respon morfologi.

ABSTRACT

SIGIT TRI WIBOWO. Hormone IAA Content, Nutrient Uptake, and Gowth of Some Cultivated Crops in Response to The Application of Biofertilizer. Under the direction of HAMIM and ARIS TRI WAHYUDI Application of inorganic fertilizer simultaneously has been known to cause a decrease in soil fertility. The aim of this research was to study hormone content, nutrient uptake, and productivity of some cultivated crops in response to application of biofertilizer. The research was conducted in a green house of Cikabayan IPB Farm, Bogor Agriculture University, Darmaga, Bogor, West Java. A completely randomized design was applied in single factor experiment for five cultivated crops (maize, rice, soybean, peanut, and caisim) with 3 replications. The treatments consisted of 4 factors : I. Without fertilizer, II. 100% biofertilizer (dosage 100g/pot), III. 100% inorganic fertilizer IV. Combination between biofertilizer and inorganic fertilizer (50%: 50%). Biofertilizer was applied using compost enriched by Pseudomonas, Bacillus, Azotobacter, Azospirillum, Rhizobium, and P-solubilising bacteria. The dosage of inorganic fertilizer are 0.5 g/pot Urea; 0.5 g/pot SP-36; 0.375 g/pot KCl for rice, maize, caisim and 0.125 g/pot Urea; 0.5 g/pot SP-36; 0.375 g/pot KCl for soybean and peanut. Application of biofertilizer enhanced auxin hormone content of caisim, maize, and soybean by average of 73-159%. In addition, the treatment also increased the uptake of N, P, and K of all the plants by 2 to 35 times as compared to control plant. The production was increased on maize, peanut, and caisim due to application of biofertilizer. On the other hand, the treatment did not affect vegetative growth and production of soybean and rice. The result indicated that application of compost enriched by microbial activator was able to replace inorganic fertilizer for growth and production of some cultivated crops. Keywords: Biofertilizer, nutrient uptake, hormone IAA, morphology responses.

Hak cipta milik IPB, tahun 2008

Hak cipta dilindungi undang-undang 1) Dilarang mengutip sebagian atau seluruh karya tulis ini tanpa mencantumkan

atau menyebutkan sumber a. Pengutipan hanya untuk kepentingan pendidikan, penelitian, penulisan

karya ilmiah, penyusunan laporan, penulisan kritik atau tinjauan suatu masalah

b. Pengutipan tidak merugikan kepentingan yang wajar IPB 2) Dilarang mengumumkan dan memperbanyak sebagian atau seluruh karya tulis

dalam bentuk apapun tanpa ijin IPB

KANDUNGAN HORMON IAA, SERAPAN HARA, DAN

PERTUMBUHAN BEBERAPA TANAMAN BUDI DAYA

SEBAGAI RESPON TERHADAP APLIKASI PUPUK

BIOLOGI

SIGIT TRI WIBOWO

Tesis

Sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar

Magister Sains pada

Departemen Biologi

SEKOLAH PASCASARJANA

INSTITUT PERTANIAN BOGOR BOGOR

2008

Judul Tesis : Kandungan Hormon IAA, Serapan Hara, dan Pertumbuhan Beberapa Tanaman Budi Daya sebagai Respon terhadap Aplikasi Pupuk Biologi

Nama : Sigit Tri Wibowo NIM : G351050131

Disetujui

Komisi Pembimbing

Dr. Ir. Hamim, M.Si. Dr. Aris Tri Wahyudi, M.Si.

Ketua Anggota

Diketahui

Ketua Program Studi Dekan Sekolah Pascasarjana IPB

Biologi

Dr. Dedy Duryadi Solihin, DEA. Prof. Dr. Ir. Khairil Anwar Notodiputro,

MS.

Tanggal Ujian: 29 Januari 2008 Tanggal Lulus: 4 Februari 2008

PRAKATA

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang Maha Pengasih

lagi Maha Penyayang atas segala rahmat dan berkah-Nya, sehingga karya ilmiah

ini dapat diselesaikan. Tema yang dipilih dalam penelitian yang dilaksanakan

sejak Desember 2006 ini ialah peranan pupuk biologi dengan judul Kandungan

Hormon IAA, Serapan Hara, dan Pertumbuhan Beberapa Tanaman Budi Daya

sebagai Respon terhadap Aplikasi Pupuk Biologi.

Penulis sangat berterima kasih sebesar-besarnya kepada Dr. Ir. Hamim,

M.Si. dan Dr. Aris Tri Wahyudi, M.Si. selaku komisi pembimbing, atas segala

bimbingan, saran, dan kritiknya selama penelitian hingga selesainya penulisan

karya ilmiah ini, serta Dr. Ir. Miftahudin, M.Si yang telah banyak memberi saran.

Penelitian ini didanai dari Proyek Penelitian Kerja Sama antara LPPM IPB

dengan Ditjen PLA Departemen Pertanian RI Melalui CF-SKR 2006, untuk itu

kami mengucapkan terima kasih. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada

istriku tercinta, ayah, ibu, dan keluarga atas segala doa dan kasih sayangnya.

Rekan- rekan seperjuangan (Eky, Ifun, Eko, Indra, Oim, Elvi, dan Asri) terima

kasih atas kerja samanya.

Penulis berharap karya ilmiah ini bermanfaat.

Jakarta, Januari

2008

Sigit Tri

Wibowo

RIWAYAT HIDUP

Penulis dilahirkan di Gunung Kidul pada tanggal 30 Januari 1978 dari

ayah Drs. Marsiono dan ibu Sujati. Penulis merupakan putra ketiga dari tiga

bersaudara.

Tahun 2001 penulis lulus sarjana dari Jurusan Biologi, Fakultas

Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Pertanian Bogor. Pada tahun

2005, penulis diterima di Program Studi Biologi pada Sekolah Pascasarjana IPB.

Beasiswa pendidikan pascasarjana diperoleh dari Universitas Islam Negeri Syarif

Hidayatullah Jakarta.

Penulis bekerja sebagai dosen tidak tetap pada Jurusan Pendidikan IPA,

Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Syarif

Hidayatullah Jakarta sejak tahun 2004 hingga sekarang.

DAFTAR ISI

Halaman

DAFTAR TABEL. xii

DAFTAR GAMBAR xiii

DAFTAR LAMPIRAN. xiv

PENDAHULUAN. 1

TINJAUAN PUSTAKA

Hara Mineral Tumbuhan 4

Sumber-sumber Hara Mineral 5

Pemanfaatan Pupuk Organik dan Pupuk Hayati 7

Pemanfaatan Mikroba sebagai Pupuk Hayati.. 8

Interaksi Mikroba dan Tumbuhan 10

BAHAN DAN METODE

Bahan Tanaman.. 13

Tanah Percobaan dan Kompos.. 13

Waktu dan Tempat Penelitian 13

Rancangan Percobaan 14

Pemeliharaan. 14

Pemanenan dan Uji Hasil.. 14

Analisis Jaringan Tanaman 15

Analisis Data. 16

HASIL DAN PEMBAHASAN

Hasil. 17

Hasil Analisis Uji Fisik dan Kimia Ta