KAMIS, 07.00 WIB – 09.30 WIB; R 1.18 KAMIS, 09.30 WIB – 12.00 WIB; R 2.11

Click here to load reader

download KAMIS, 07.00 WIB – 09.30 WIB; R 1.18 KAMIS, 09.30 WIB – 12.00 WIB; R 2.11

of 58

  • date post

    24-Feb-2016
  • Category

    Documents

  • view

    85
  • download

    0

Embed Size (px)

description

MANAJEMEN DANA BANK /A0B208. 8. MANAJEMEN KREDIT. KAMIS, 07.00 WIB – 09.30 WIB; R 1.18 KAMIS, 09.30 WIB – 12.00 WIB; R 2.11. Sumber : Rachmat Firdaus. 8. MANAJEMEN KREDIT. BERDASARKAN UNDANG-UNDANG PERBANKAN NO.10 TAHUN 1998 - PowerPoint PPT Presentation

Transcript of KAMIS, 07.00 WIB – 09.30 WIB; R 1.18 KAMIS, 09.30 WIB – 12.00 WIB; R 2.11

JADWAL NGAJAR 2012-FINNY REDJEKI S.E.,M.M.(B1075)

KAMIS, 07.00 WIB 09.30 WIB; R 1.18KAMIS, 09.30 WIB 12.00 WIB; R 2.11

MANAJEMEN DANA BANK/A0B2088. MANAJEMEN KREDIT

Sumber : Rachmat FirdausBERDASARKAN UNDANG-UNDANG PERBANKAN NO.10 TAHUN 1998

KREDIT adalah penyediaan uang atau tagihan yang dapat dipersamakan dengan itu, berdasarkan persetujuan atau kesepakatan pinjam meminjam antara bank dengan pihak lain yang mewajibkan pihak peminjam untuk melunasi utangnya setelah jangka waktu tertentu dengan pemberian bunga

8.1. PENGERTIAN KREDIT

8. MANAJEMEN KREDIT

MENURUT MAC LEOD

Credit is the personal or reputation a person has, in consequence of which he can buy money or goods or labor, by giving in exchange for them, a promise to pay at a future time

8.1. PENGERTIAN KREDIT

8. MANAJEMEN KREDIT

MENURUT MAC LEOD

KREDIT adalah suatu reputasi yang dimiliki seseorang, yang memungkinkan ia bisa memperoleh uang, barang-barang atau buruh/tenaga kerja dengan jalan menukarkannya dengan suatu janji untuk membayarnya disuatu waktu yang akan datang.

8.1. PENGERTIAN KREDIT

8. MANAJEMEN KREDIT

MENURUT TUCKER

Credit is the transfer something valuable to another, whether money goods or services in the confidence that he will be both willing and able, at a futureday, to pay its equivalent

8.1. PENGERTIAN KREDIT

8. MANAJEMEN KREDIT

MENURUT TUCKER

KREDIT adalah Pertukaran/pemindahan sesuatu yang berharga dengan barang lainnya baik berupa uang, barang ataupun jasa dengan keyakinan bahwa ia akan bersedia dan mampu untuk membayar dengan harga yang sama dimasa yang akan datang

8.1. PENGERTIAN KREDIT

8. MANAJEMEN KREDIT

8.2. UNSUR- UNSUR KREDIT

8. MANAJEMEN KREDIT

8.2. UNSUR- UNSUR KREDIT

8. MANAJEMEN KREDIT

Kreditur adalah orang atau Badan yang memiliki uang,barang atau jasa yang ber-sedia untuk meminjamkannya kepada pihak lain.8.2. UNSUR- UNSUR KREDIT

8. MANAJEMEN KREDIT

Debitur adalah pihak yang membutuhkan/meminjamuang, barang atau jasa8.2. UNSUR- UNSUR KREDIT

8. MANAJEMEN KREDIT

Kepercayaan dimaksud adalah adanya kemampuan dan kemauan membayar dari pihak Debitur kepada Kreditur. 8.2. UNSUR- UNSUR KREDIT

8. MANAJEMEN KREDIT

Merupakan janji Debitur & adanya kemauan Debitur untuk melakukan pembayaran kepada Kreditur sesuai waktu yang telah disepakati berupa yang terdiri dari jumlah cicilan ditambah dengan bunga8.2. UNSUR- UNSUR KREDIT

8. MANAJEMEN KREDIT

Adanya perbedaan waktu saat penyerahan uang, barang atau jasa oleh Kreditur dengan saat pembayaran kembali yang dilakukan oleh Debitur8.2. UNSUR- UNSUR KREDIT

8. MANAJEMEN KREDIT

Dalam pemberian kredit terkandung adanya risiko sebagai akibat perbedaan waktu . Dimana pembayaran yang dilakukan Debitur dilaksanakan pada masa yang akan datang yang merupakan hal yang belum pasti. Risiko yang muncul dapat berasal dari macam macam sumber termasuk didalamnya penurunan nilai uang karena inflasi dsb.8.3. FUNGSI KREDIT

8. MANAJEMEN KREDIT

FUNGSI KREDIT

Adalah pemenuhan jasa untuk melayani kebutuhan masyarakatdalam rangka mendorong dan melancarkan perdagangan, mendorong dan melancarkan produksijasa-jasa dan bahkan konsumsi yang kesemuanya itu padaakhirnya ditujukan untuk menaikkan taraf hidup manusia8.3. FUNGSI KREDIT

8. MANAJEMEN KREDIT

FUNGSI KREDIT DAPAT DIJALANKAN KARENA SEBAB SEBAB SBB :Kredit dapat memajukan arustukar menukar barang-barang & jasa-jasa.Kredit dapat mengaktifkan alatpembayaran yang idle.Kredit dapat menciptakan alatpembayaran baru.Kredit sebagai alat pengendali harga

8.3. FUNGSI KREDIT

8. MANAJEMEN KREDIT

FUNGSI KREDIT DAPAT DIJALANKAN KARENA SEBAB SEBAB SBB :

Kredit dapat mengaktifkan dan meningkatkan faedah/ kegunaanpotensi-potensi ekonomi yang ada. (membantu meningkatkanpendapatan masyarakat)8.4. JENIS KREDIT

8. MANAJEMEN KREDIT

KREDIT MENURUT TUJUAN PENGGUNAANNYAKREDIT DITINJAU DARI SEGI MATERI YANG DIALIHKAN HAKNYAKREDIT MENURUT CARA PENGUANGANNYAKREDIT MENURUT JANGKA WAKTUKREDIT MENURUT CARA PENARIKAN DAN PEMBAYARANNYA KEMBALI

8.4. JENIS KREDIT

8. MANAJEMEN KREDIT

6. KREDIT MENURUT SEKTOR EKONOMI7. KREDIT MENURUT AGUNAN/ JAMINANNYA8. KREDIT MENURUT PEMBERINYAKREDIT MENURUT SUMBER DANANYA 8.4. JENIS KREDIT

8. MANAJEMEN KREDIT

KREDIT MENURUT ASAL NEGARA PEMBERINYA KREDIT MENURUT SUBJEK HUKUM DEBITURNYA12.KREDIT MENURUT KUALITAS ATAU KOLEKTIBILITASNYA8.4. JENIS KREDIT

8. MANAJEMEN KREDIT

KREDIT MENURUT TUJUAN PENGGUNAANNYA8.4. JENIS KREDIT

8. MANAJEMEN KREDIT

KREDIT MENURUT TUJUAN PENGGUNAANNYA8.4. JENIS KREDIT

8. MANAJEMEN KREDIT

KREDIT MENURUT TUJUAN PENGGUNAANNYA8.4. JENIS KREDIT

8. MANAJEMEN KREDIT

KREDIT MENURUT TUJUAN PENGGUNAANNYA8.4. JENIS KREDIT

8. MANAJEMEN KREDIT

KREDIT MENURUT TUJUAN PENGGUNAANNYA8.4. JENIS KREDIT

8. MANAJEMEN KREDIT

2. KREDIT DITINJAU DARI MATERI YG DIALIHKAN HAKNYA8.4. JENIS KREDIT

8. MANAJEMEN KREDIT

3. KREDIT DITINJAU DARI CARA PENGUANGANNYA8.4. JENIS KREDIT

8. MANAJEMEN KREDIT

4. KREDIT MENURUT JANGKA WAKTUNYA8.4. JENIS KREDIT

8. MANAJEMEN KREDIT

5. KREDIT MENURUT CARA PENARIKAN & PEMBAYARAN NYA8.4. JENIS KREDIT

8. MANAJEMEN KREDIT

6. KREDIT MENURUT SEKTOR EKONOMINYA8.4. JENIS KREDIT

8. MANAJEMEN KREDIT

7. KREDIT DILIHAT DARI AGUNAN/ JAMINANNYA8.4. JENIS KREDIT

8. MANAJEMEN KREDIT

7.2. KREDIT DGN MENGGUNAKAN AGUNAN/ SECURED LOAN8.4. JENIS KREDIT

8. MANAJEMEN KREDIT

8. KREDIT MENURUT PEMBERINYA8.4. JENIS KREDIT

8. MANAJEMEN KREDIT

9. KREDIT MENURUT ALAT PEMBUKTIANNYA8.4. JENIS KREDIT

8. MANAJEMEN KREDIT

10. KREDIT MENURUT SUMBERNYAKREDIT YG BERASAL DARI PENCIPTAAN UANG BARU AKAN MENIMBULKAN INFLASI KARENA DIBUAYAI OLEH PENAMBAHAN JUB, SEDANGKAN KREDIT YG BERASAL DARI TABUNGAN TDK BERDAMPAK INFLASI8.4. JENIS KREDIT

8. MANAJEMEN KREDIT

11. KREDIT MENURUT ASAL NEGARA PEMBERINYA8.4. JENIS KREDIT

8. MANAJEMEN KREDIT

12. KREDIT MENURUT SUBJEK HUKUM DEBITURNYA8.4. JENIS KREDIT

8. MANAJEMEN KREDIT

13. KREDIT MENURUT KUALITAS ATAU KOLEKTIBILITASNYAKE-5 KUALITAS KREDIT TSB DIDASARKAN ATAS PROSPEK USAHA, KONDISI KEU & KEMAMPUAN LEMBAGA8.5. PERENCANAAN KREDIT BANK

8. MANAJEMEN KREDIT

I. FAKTOR YG MEMPENGARUHIPERENCANAAN KREDIT BANKANTARA LAIN :PERTUMBUHAN EKONOMI MAKROSITUASI PERSAINGAN ANTAR LEMBAGA KEUANGAN BANK MAUPUN LEMBAGA KEUANGAN BUKAN BANKALTERNATIF INVESTASI YANG DITETAPKAN OLEH PASAR MODAL

8.5. PERENCANAAN KREDIT BANK

8. MANAJEMEN KREDIT

I. FAKTOR YG MEMPENGARUHIPERENCANAAN KREDIT BANKANTARA LAIN :KEMAMPUAN BANK MENGHIMPUN DANAPERATURAN PEMERINTAH ATAU OTORITAS MONETERSITUASI POLITIK, EKONOMI, SOSIAL DAN PERKEMBANGAN TEKNOLOGIDLS

8.5. PERENCANAAN KREDIT BANK

8. MANAJEMEN KREDIT

II. ASUMSI-ASUMSI ANTARA LAIN :PERKIRAAN PERTUMBUHAN/ TREND PERMINTAAN KREDIT.PERKIRAAN TINGKAT SUKU BUNGA DANA.STABILITAS EKONOMIDSB

III. SASARAN KREDIT TERDIRI DARI:APAKAH U/ MENINGKATKAN LABA?

8.5. PERENCANAAN KREDIT BANK

8. MANAJEMEN KREDIT

III. SASARAN KREDIT TERDIRI DARI:APAKAH U/ PENETRASI DLM RANGKA MENINGKATKAN PANGSA PASAR/MARKET SHAREAPAKAH U/ MELAKSANAKAN KEBIJAKAN PEMERINTAH/ OTORITAS MONETER ?DLS

IV. RISIKO PERKREDITAN ANTARALAIN :1. RISIKO ALAT USAHA

8.5. PERENCANAAN KREDIT BANK

8. MANAJEMEN KREDIT

IV. RISIKO PERKREDITAN ANTARALAIN :2. RISIKO GEOGRAFIS3. RISIKO POLITIK & SOSIALRISIKO INFLASIRISIKO PERSAINGAN

V. PENDEKATAN PERENCANAAN KREDIT ANTARA LAIN :BERDASARKAN SUMBER DANA YG TERSEDIABERDASARKAN LABA YG AKAN DICAPAI

8.5. PERENCANAAN KREDIT BANK

8. MANAJEMEN KREDIT

V. PENDEKATAN PERENCANAAN KREDIT ANTARA LAIN :BERDASARKAN KEMAMPUAN/ DAYA SERAP MASYARAKAT/ PASARBERDASARKAN KETENTUAN PEMERINTAH/ OTORITAS MONETERBERDASARKAN ANGGARAN BANK

8.6. KEBIJAKANPERKREDITAN BANK

8. MANAJEMEN KREDIT

DALAM RANGKA MENGELOLA KREDIT SECARA HATI-HATI / PRUDENTIAL BANKING, MAKA SETIAP BANK HARUS MEMBUAT KEBIJAKAN KREDIT SESUAI DG KETENTUAN YG TELAH DITETAPKAN, DAN HARUS MENYAMPAIKAN KEBIJAKAN TSB KEPADA BANK INDONESIA8.6. KEBIJAKANPERKREDITAN BANK

8. MANAJEMEN KREDIT

SECARA UMUM KEBIJAKANPERKREDITAN BANK / KPB BERISIPERNYATAAN DIREKSI,KOMISARIS& DEWAN PENGAWAS BANKTERHADAP KREDIT YANG AKANDISALURKAN BANK SESUAI DGNVISI, MISI, SASARAN DANANGGARAN BANK, YANG ISINYAHARUS SEJALAN DGN / TDKMELANGGAR KETENTUAN/PERATURAN DARI PEMERINTAHMAUPUN BI/ OTORITAS MONETER.8.6. KEBIJAKANPERKREDITAN BANK

8. MANAJEMEN KREDIT

RAMBU-RAMBU PERKREDITANYANG HARUS DIPATUHI :1PEMBERIAN KREDIT TDK MELANGGAR BMPK-BATASAN MINIMUM PEMBERIAN KREDIT/ LEGAL LENDING LIMIT (LLL) BAIK U/ DEBITUR PERORANGAN ATAU KELOMPOK2PEMBERIAN KREDIT TDK MELANGGAR LDR-LOAN TO DEPOSIT RATIO8.6. KEBIJAKANPERKREDITAN BANK

8. MANAJEMEN KREDIT

RAMBU-RAMBU PERKREDITANYANG HARUS DIPATUHI :3ALOKASI KREDIT HRS MEMENUHI KRITERIA YG TELAH DITENTUKAN, MISALNYA KREDIT U/ PENGUSAHA KECIL BERJUMLAH SEKURANG-KURANGNYA 20% DARI PORTPOLIO YG DIBERIKAN4KREDIT BERMASALAH/ NPL (NON-PERFORMANCE LOAN) TDK MELEBIHI KETENTUAN BERLAKU YAITU MAX 5%8.6. KEBIJAKANPERKREDITAN BANK

8. MANAJEMEN KREDIT

RAMBU-RAMBU PERKREDITANYANG HARUS DIPATUHI :5PROSES PEMBERIAN KREDIT HARUS DILAKSANAKAN SECARA HATI-HATI & PROFESIONAL SERTA MENGACU KEPADA SISTEM PEMBERIAN KREDIT YG SEHAT & OBJEKTIF/ SOUND CREDIT PROCES